Closed Thread
Page 1 of 2
1 2 LastLast
Results 1 to 10 of 11

Thread: Pencahayaan, Speed, Diafragma & ISO

  1. Jovan's Avatar
    Jovan is offline RegularFishy Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future
    Real Name
    Jovan
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,600

    Pencahayaan, Speed, Diafragma & ISO

    Pencahayaan, Speed, Diafragma & ISO

    Pencahayaan

    Pencahayaan atau exposure adalah terang tidaknya cahaya yang diperbolehkan masuk, intensitas (diatur oleh bukaan lensa) dan durasi (diatur oleh shutter speed) cahaya yang masuk dan mengenai film.
    Film dengan ASA ( ISO ) tinggi, memerlukan sedikit cahaya untuk menghasilkan gambar yang jelas. Sebaliknya, film dengan ASA rendah memerlukan banyak cahaya uantuk menghasilkan gambar yang jelas.
    Exposure diukur oleh alat yang disebut light-meter. Jika light-meter menunjukkan kekurangan cahaya, maka kita bisa memperkecil bukaan diafragma atau memperlambat shutter speed. Sebaliknya, jika light meter menunjukkan kelebihan cahaya maka kita bisa memperbesar bukaan diafragma atau mempercepat shutter speed.

    (Source: Nikon DSLR basic training DVD ... ada yg mo ngopi ???)

    Overexposure
    Merupakan keadaan dimana jumlah cahaya yang masuk terlalu banyak. Gambar yang dihasilkan akan terlalu terang.

    Underexposure
    Merupakan keadaan dimana jumlah cahaya yang masuk terlalu sedikit. Keadaan ini menghasilkan gambar yang gelap.

    (source Glosary Dpreview.com)

    Speed Cepat

    Nah kalo ente ingin memotret benda yang bergerak dengan cepat, misalnya foto mobil yg bergerak dan ingin tuh objek itu benar-benar keliatan diam, itu harus diatur bro shutterspeed secepat mungkin. Misalnya setting shutterspeed 1/2000 detik atau mungkn 1/4000 detik, selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengatur diafragma agar indikator eksposure tetap berada di tengah.

    Speed Lambat

    sendangkan kalo mo buat efek “Panning” (foto benda bergerak yang dengan background yang ikut seakan bergerak), kita harus membuka kamera lebih lama sekitar 1/30 detik atau mo coba 1 detik . tinggal diikutin dech gerakan objeknya.

    Diafragma (Bukaan Lensa )
    Diafragma atau bukaan fungsi utamanya untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk. yg punya DSLR tinggal buka tuh lensa liat aja dech pasti ada di belakang lensa. puter puter bisa lebih lebar atau lebih sempit.

    yg umum sih angkanya f/2, f/2.8, f/4, f/5.6, f/8, f/11, dan f/16, dan seterusnya dan sebagainya
    Bukaan_diafragma.jpg


    Rumus nih bro
    Semakin kecil angka diafragma, maka bukaan yang dihasilkan akan semakin lebar (cahaya yang masuk semakin banyak ) dan berlaku kebalikannya bro

    Bukaan Besar

    Bukaan diafragma yang besar digunakan untuk menghasilkan foto dengan subjek yang tajam dengan latar belakang blur ( biasanya )

    Bukaan Kecil
    Bukaan kecil akan menghasilkan gambar yang tajam mulai dari foreground hingga background. Bukaan kecil biasanya digunakan dalam pemotretan landscape yang memang membutuhkan detail dan ketajaman di seluruh bagian foto.

    ISO or ASA

    Terakhir nih bro kalo dah lulus kombinasi shutterspeed dan diafragma, maka kombinasi selanjutnya ditambah dengan ISO.
    studycsenya misalkan mau motret di ruangan atau saat malam dah pasti cahaya kurang, ente tinggal atur bukaan gede bro , agar indikator eksposure tepat di tengah hanya mendapat shutterspeed 1/5 detik yang sangat rawan akan blur atau shake. Padahal kita tidak boleh kehilangan momen. Tidak dapat juga menurunkan speed agar tidak blur, karena foto akan menjadi under eksposure alias gelap.Solusi dari masalah ini adalah menaikan ISO. Jika sebelumnya setting ISO 200, naikan menjadi ISO 400, 800, 1000, dst. Tergantung kebutuhan. ISO yang tinggi berarti menambah kemampuan kamera menangkap cahaya. Speed yang tadi hanya 1/5 bisa menjadi 1/60 detik dengan menaikan ISO. biasanya sih efek samping dari menaikkan adalah munculnya bintik-bintik pada foto, (noise atau grain).

    Depth of field

    Depth of field adalah jumlah jarak antara subjek yang paling dekat dan yang paling jauh yang dapat muncul di fokus tajam sebuah foto. Misalnya, jika kita memotret pohon-pohon yang berdiri bersaf-saf, maka yang akan tampak pada foto yang telah dicetak adalah beberapa pohon di depan tampak jelas kemudian makin ke belakang makin kabur. ( source: wikipedia)

    Depth of field sangat tergantung pada:
    • Diafragma. Semakin kecil bukaan diafragma, semakin besar depth of field yang dihasilkan. Bukaan penuh akan menghasilkan depth of field yang sangat dangkal.
    • Jarak fokus lensa (focal length). Semakin panjang focal length,semakin sempit depth of field. Maka dari itu, lensa wide angle memiliki depth of field yang sangat besar.
    • Jarak pemotretan. Semakin dekat jaraknya, semakin sempit depth of field yang dihasilkan.

    Source: dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi yg gagal melulu ( maklum gue juga baru belajar .. wakakakaka )
    Attached Images
    Last edited by Jovan; 04-07-2008 at 16:09. Reason: lupa fotonya .. he he he
    Jovan
    Facebook: Jovanovsky@gmail.com


    Humas RAFAC

  2. innal's Avatar
    innal is offline RegularFishy innal is just really nice innal is just really nice innal is just really nice innal is just really nice innal is just really nice
    Real Name
    Innal Rahman
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Tenggarong
    Posts
    808

    ooooo....... makaseh atas infonya.......
    STOP RACUN & SETRUM.
    http://www.yfatkukar.blogspot.com / http://ikansungaimahakam.blogspot.com

  3. samsung's Avatar
    samsung is offline RegularFishy samsung is a splendid one to behold samsung is a splendid one to behold samsung is a splendid one to behold samsung is a splendid one to behold samsung is a splendid one to behold samsung is a splendid one to behold samsung is a splendid one to behold
    Real Name
    Eddy Kho
    Join Date
    May 2007
    Location
    Balikpapan Oil City
    Posts
    736

    bujubuneng, pantaslah hasil jepretan ane kurang mantap selalu
    tp tetep ora ngarti, kudu nyari wong sing ahli buat demokan ke ane caranya wekekekekeee
    bro jovan, xie xie!
    Caution is a most valuable asset in fishing, especially if you are the fish

  4. equinox's Avatar
    equinox is offline RegularFishy equinox has a spectacular aura about equinox has a spectacular aura about
    Real Name
    Tony Jassin
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Jogja,Sadang,Jakarta
    Posts
    293

    Thanks pak jovan buat infonya. wah saya harus banyak blajar neeh! bisa nggak di kasih contoh misalnya kalau siang hari panas (itu ukuran cahaya nya brp?) sebaiknya pakai speed brp dan f brp?
    [URL="http://www.indokiblok.com"]www.indokiblok.com[/URL]
    How fast can you build!

  5. candra's Avatar
    candra is offline ArchAngler candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future
    Real Name
    Candra ArchAngler Son
    Join Date
    Jun 2005
    Location
    Bandung
    Posts
    2,863

    @Tony
    Dengan kamera digital modern biasanya sdh ada metode pengukuran cahaya otomatis, jadi kita tdk perlu pusing2.
    Tapi untuk mode manual, dan atau jika menggunakan kamera analog/jadul, memang harus punya sedikit pengetahuan tentang teknik pencahayaan/ekposure.

    Rata2 untuk keperluan pemotretan pada situasi umum di luar ruangan kecepatan rana/shuter speed di set pada kecepatan 1/125 dtk.
    misal :
    1. Di pantai, siang hari yg cerah : speed=1/125 diaf=f.11-f16 (tergantung jenis kamera ada yg s/d f11, ada yg sampai f16)
    2. Dipantai siang hari, di tempat teduh: speed=1/125 diaf=f11-f.8 (turun 1 stop)
    dst.............

    catatan: setiap penambahan atau pengurangan eksposure/pencahayaan, baik itu speed atau diafragma 1 tingkat diberikan istilah 1 stop.

    Contoh di atas kita menggunakan speed tetap pada 1/125 dtk, bisa saja kita balik menggunakan bukaan diafragma tetap, misal pada bukaan f.11, tapi shutter speed yg kita atur supaya mendapatkan eksposure yg cocok untuk situasi berbeda.
    contoh:
    1 Dipantai siang hari yg cerah: diaf=f11 speed=1/125
    2. Di pantai siang hari di tempat teduh: diaf=f11 speed=1/100 (turun 1 stop)
    dst...............

    Catatan :
    Kecepatan dibawah 1/60dtk biasanya sdh rawan dgn goncangan tangan sehingga bisa menyebabkan hasil pemotretan blur/kabur.
    Penggunaan setting ISO/ASA yg berbeda juga mempengaruhi hasil pemotretan, umumnya setiap penambahan ISO/ASA toleransi ekposure boleh dikurangi 1-2stop karena bertambahnya kepekaan penerimaan cahaya.

    sory kalau kurang jelas, maklum cuman belajar otodidak.
    Kita tunggu penjelasan lbh lengkap dari bro Jovan

  6. jackass's Avatar
    jackass is offline RegularFishy jackass is on a distinguished road
    Real Name
    jack
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    surabaya
    Posts
    89

    wah mantap2 infonya bos chandra and bos jovan buat yg gemar fotografi.....

    btw, saya mo nanya nie kalo buat kalian berdua(jovan n chandra) dslr yg cocok buat landscape apa? ada yg blg canon speednya ga nutuut kalo pagi hari,tp ada juga yg bilang kalo nikkon buat foto2 senja kurang bagus hasilnya. Bingung deh????(canon 30d and nikkon d80)

    moga2 semakin banyak fotografer yg suka mancing.
    CP: jack
    081-8306558

  7. candra's Avatar
    candra is offline ArchAngler candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future candra has a brilliant future
    Real Name
    Candra ArchAngler Son
    Join Date
    Jun 2005
    Location
    Bandung
    Posts
    2,863

    @Jack
    Saya juga dengar dari reviewnya begitu, teknologi CMOS dari Cannon, konon katanya lebih oke u low light condition.

  8. Jovan's Avatar
    Jovan is offline RegularFishy Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future Jovan has a brilliant future
    Real Name
    Jovan
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,600

    @ Jack

    Ibarat Agama .. agama gue Nikon .. so pasti gue saranin pake nikon .. he he he ...
    Jovan
    Facebook: Jovanovsky@gmail.com


    Humas RAFAC

  9. equinox's Avatar
    equinox is offline RegularFishy equinox has a spectacular aura about equinox has a spectacular aura about
    Real Name
    Tony Jassin
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Jogja,Sadang,Jakarta
    Posts
    293

    Yah jadi kita beda agama dong mas jovan! well emang sekarang daiwa dan shimano eeeh nikon dan canon yg ngerajain dslr. saya sih pakai canon karena range lensanya banyak (padahal baru punya 2 ,itu pun yg standard banget) Karena masih blajar juga dslrnya pun masih entry level 400D. cuman yah yg masih bingung tentang kondisi cahayanya itu. thanks banget bro chandra atas infonya! cuman yg diomong 1 stop itu patokannya apa masih bingung hehehehe. krn contoh yg pertama dr f/11-f/16 turunnya kok f/8-f11? kenapa bukan dr f/11 turun ke f/10? Nah untuk menjelaskan siang panas tuh bagaimana bro chandra? apakah ada satuannya? apa benar yg satuannya (K)kelvin itu? Apa memang photograhpy itu harus cari sendiri yg pas yg bagaimana? memang sih ada yg automatisnya tapi kan nggak seru kalo nggak dicobain satu satu. Sorry yah bro chandra banyak tanya and thanks sebelumnya
    [URL="http://www.indokiblok.com"]www.indokiblok.com[/URL]
    How fast can you build!

  10. beemaro is offline RegularFishy beemaro is on a distinguished road
    Real Name
    Walther Lee
    Join Date
    Mar 2007
    Location
    Klapa Gading, Jkt
    Posts
    94

    Guys

    If use canon DSLR body, besides canon own lens, can also use better lens like Leica/Contax Zeiss/Olympus Zuiko/Rollei/Nikon lens. Using adaptor costing RP300,000.

    However, will loose autofocus capabilities and must use manual aperture. Not so suitable for action photography

    Nikon body - can only take in nikkor lens and zeiss lends (made for nikkor)
    Attached Images

Closed Thread
Page 1 of 2
1 2 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts