Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyRonmentDiskusi tentang lingkungan dan konservasi Sumber Daya Alam.
Boro boro masyarakat Pak Soni, pemerintah ajah cuex bebex. Cuma mikirin duit pemasukan dari carbon trading ajah..... Tindakan pengrusakan alam seperti : penggunaan racun (sianida / portas), bom, pukat harimau, dsb kayaknya kok cuma dicuekin juga....
Lalu, pelaku pembalakan liar juga dibebaskan - dengan alasan barang bukti kurang (weeeeehhh!!!! kayu segunung masih kurang??)..... wow kereeeeennnn!!!! hakimnya pada buta euy!!!
Banyak Perusahaan Industri yang dengan bebas membuang limbahnya ke sungai / laut. Contohnya udah bejibun : Pindo Deli, Raja Garuda Mas, Buyat, dsb dsb.... tapi gak ada tindakan dari otoritas tuch, bahkan terkesan melindungi.
Ketentuan tentang uji emisi juga gak jalan - just another impotent regulation
Susah akh kalo pemerintah masih menerapkan sistem jahiliyah.......
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
Boro boro masyarakat Pak Soni, pemerintah ajah cuex bebex. Tindakan pengrusakan alam seperti : penggunaan racun (sianida / portas), bom, pukat harimau, dsb kayaknya kok cuma dicuekin juga....
Lalu, pelaku pembalakan liar juga dibebaskan - dengan alasan barang bukti kurang (weeeeehhh!!!! kayu segunung masih kurang??)..... wow kereeeeennnn!!!! hakimnya pada buta euy!!!
Banyak Perusahaan Industri yang dengan bebas membuang limbahnya ke sungai / laut. Contohnya udah bejibun : Pindo Deli, Raja Garuda Mas, Buyat, dsb dsb.... tapi gak ada tindakan dari otoritas tuch, bahkan terkesan melindungi.
Ketentuan tentang uji emisi juga gak jalan - just another impotent regulation
.......
setuju dengan ini...
tapi susah juga ngomongnya,yang milih pemerintahan sekarang kan rakyat juga,tentunya mayoritas rakyat jelata yang diiming2i ini itu..
harusnya mereka udah melek,toh setelah yang dipilih naek..hidup mereka tetep susah.
kapan rakyat bisa pinter,wong sekolah aja mahallll.