Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Sebenarnya, ini tidak bisa dibilang resep masakan, sebab cuma motong-motong daging ikan, diatur di piring terus dimakan pakai "sambel dan saos" yang banyak di jual di toko....
Tapi aku tetap mau cerita. Jadi hari minggu kemarin, sempat bikin Sashimi di rumah, dengan memakai daging ikan Hamachi (Buri/Yellowtail tapi yang masih agak kecil).
Bahan yang perlu disiapkan:
1. Daging ikan
2. Kecap Asin (Shouyu)
3. Wasabi (Beli di toko Jepang pasti ada)
Alat:
1. Pisau (bersih, tajam dan cukup panjang)
2. Talenan/Landesan buat motong ikan
3. Lap / Kitchen Paper
Caranya:
1. Daging Ikan dicuci sebentar tapi bersih dengan air mengalir dan dilap hingga kering
2. Letakan di atas talenan
3. Potong dengan pisau bersih dan tajam, dengan cara potong dengan sekali gores dari arah depan ditarik ke belakang
Terima kasih atas kiriman "Home made sashimi" nya Wibowo San, lebih enak mana antara Yellow tail dgn Tuna? untuk sashimi.
Boleh minta advice ikan apa saja yg ada di Indonesia yang enak untuk di Sashimi.
Salam,
__________________
Anke
"An Idle Mind Is The Devil's Workshop"........ let's go fishing !!
Em, gimana, ya.... kalau dari "kelas" nya sih, yellowtail itu jauh dibawah tuna (maguro) yang kelas "hon-maguro". Kalau yang kihada maguro (tuna jenis kihada) itu sekelas sama yellowtail ini (dari sisi harga) dan rasa juga tidak terlalu beda. FYI, setahu saya, tuna/maguro yang ada di Indonesia ini termasuk yang kihada maguro atau black maguro (?).... maaf yang ini saya kurang paham, cuman pernah dengar-dengar saja.
kalau mengenai ikan apa saja yang bisa dibuat sashimi, sebenarnya semua ikan bisa, mulai dari yang besar seperti hon-maguro itu sampai iwashi (sejenis lemuru). Cuman, namanya ikan, kan ada yang amis banget, ada yang tidak terlalu amis. Contoh ikan yang dagingnya agak bau adalah tongkol dan ikan yang dagingnya tidak terlalu bau itu kakap.
Selain itu faktor duri-duri kecil itu mesti dipikir juga, sebab duri-duri kecil itu mesti diambil juga kalau mau dibuat sashimi. Jadi kalau seperti bandeng, mungkin agak sulit, ya....
Sebenarnya ada perlakuan khusus untuk ikan yang mau dibuat sashimi, yaitu darahnya harus dibuang / dikeluarkan saat ikan itu masih hidup segar. Hal ini untuk mengurangi bau amis pada ikan. Caranya adalah dengan memotong insang, atau menusuk bagian belakang sirip depan agak ke atas sedikit, atau bisa juga bagian dekat ekor.
Ikan yang enak untuk sashimi adalah ikan yang banyak mengandung lemak. ( Dengan alasan ini, di negara 4 musim, ikan yang paling enak rasanya untuk dikonsumsi sebagai sashimi adalah ikan di penghujung musim gugur, sebab, selama musim semi, panas, dan gugur, ikan ini menyimpan lemak dalam tubuhnya, yang mencapai puncaknya pas sebelum musim dingin, sebab simpanan lemak dalam tubuh ikan akan dipakai menghangatkan badan selama musim dingin. Jadi, pas musim semi, ikan sudah minimal stok lemaknya, jadi kurang enak.
Tapi, kalau di Indonesia, ya, saya tidak tau.... Tapi, kalau mau coba (terutama bagi yang belum pernah) cobalah awali dengan makan ikan kakap. Itu ikan paling tidak amis dan enak (agak manis dagingnya).
thanks infonya,
emangnya ada perbedaan yah kalo motong nya bukan dari depan kebelakang & cuci pake air mengalir? binun...
sebenarnya cara potong itu saya lihat dari ahli bikin sashimi, baik dari tv maupun langsung. Omnya istri saya kebetulan adalah pemilik rumah makan sashimi dan sushi. Pernah beberapa kali liat dia bikin itu.
Pisau sashimi yang sedikit miring di salah satu sisinya itu sangat tajam dan mudah digunakan dengan gerakan dari depan ditarik ke belakang (seperti gerakan menyayat daging). selain itu, dengan gerakan seperti itu, dengan sekali gres (sayatan), daging bisa lgs putus. hal ini untuk menghidari daging ikan menjadi memar / lebam yang akan mengurangi rasa ikan, serta menghindari daging ikan menjadi lembek.
kalau masalah dicuci dengan air mengalir, itu untuk menghindari air kotor bekas cucian itu masuk ke daging ikan. (sebenarnya, daging ikan itu malah lebih baik kalau tidak dicuci tapi dilap saja). Selain itu, meskipun dengan air mengalir pun, tidak boleh lama mencucinya dan harus segera dilap dengan lap kering / kitchen paper agar air yang nempel di daging ikan bisa segera terambil karena itu bisa membuat rasa daging ikan itu berkurang / jadi hambar.
bronang bisa di pake buat sashi...gak ??? dan bumbu nya emang harus pake kecap asin buatan jepang aja ya,bisa di ganti atau bikin sendiri?
he.. he.. he... saya tidak tahu, bisa atau tidak. kalau di sini, baronang itu dibuat ikan asin karena ada bau amoniaknya (katanya, lho )
kalau masalah bumbu, itu kan sekedar penambah rasa. Setahu saya, rasa kecap asin Jepang dan kecap asin Indonesia itu agak beda. Tapi kalau adanya cuma itu (kecap asin Indonesia) dan bisa makan dengan itu, ya, saya kira ndak masalah, sih... Kadang saya lihat orang makan sashimi malah tidak pakai apa-apa, cuman daging ikan mentah doang.
Dan, lebih "asyik" lagi, saya pernah pagi-pagi mancing ikan di dermaga. Waktu itu ada ikan iwashi (sarden) dan aji (kembung) yang terpancing oleh seorang kakek. Dia langsung saja pakai tangan, potong kepala itu ikan, dibelah pakai tangan, diambil durinya, dibersihkan pakai tangan, langsung ...lheb! dimakan begitu saja.....
Terima kasih atas kiriman "Home made sashimi" nya Wibowo San, lebih enak mana antara Yellow tail dgn Tuna? untuk sashimi.
Boleh minta advice ikan apa saja yg ada di Indonesia yang enak untuk di Sashimi.
Salam,
Saya sering kalau lagi mancing dapat baby GT langsung di buang darah nya dengan cara menusuk insang hingga darah nya muncrat keluar...
Setelah itu langsung buang kulit dan sayat potongan dagingnya dengan pisau potong special yg di siapin emang untuk itu..
Langsung keluar kan kecap dan wasabinya dan di makan langsung..
Rasanya manis dan garing dagingnya.. Menurut saya lebih enak dari maguro....
__________________ Nenek moyang ku seorang pemancing.......
he.. he.. he... saya tidak tahu, bisa atau tidak. kalau di sini, baronang itu dibuat ikan asin karena ada bau amoniaknya (katanya, lho )
kalau masalah bumbu, itu kan sekedar penambah rasa. Setahu saya, rasa kecap asin Jepang dan kecap asin Indonesia itu agak beda. Tapi kalau adanya cuma itu (kecap asin Indonesia) dan bisa makan dengan itu, ya, saya kira ndak masalah, sih... Kadang saya lihat orang makan sashimi malah tidak pakai apa-apa, cuman daging ikan mentah doang.
Dan, lebih "asyik" lagi, saya pernah pagi-pagi mancing ikan di dermaga. Waktu itu ada ikan iwashi (sarden) dan aji (kembung) yang terpancing oleh seorang kakek. Dia langsung saja pakai tangan, potong kepala itu ikan, dibelah pakai tangan, diambil durinya, dibersihkan pakai tangan, langsung ...lheb! dimakan begitu saja.....
weew...gimana rasa nya tuh ya....amis bgt kali yaa
sebenarnya cara potong itu saya lihat dari ahli bikin sashimi, baik dari tv maupun langsung. Omnya istri saya kebetulan adalah pemilik rumah makan sashimi dan sushi. Pernah beberapa kali liat dia bikin itu.
Pisau sashimi yang sedikit miring di salah satu sisinya itu sangat tajam dan mudah digunakan dengan gerakan dari depan ditarik ke belakang (seperti gerakan menyayat daging). selain itu, dengan gerakan seperti itu, dengan sekali gres (sayatan), daging bisa lgs putus. hal ini untuk menghidari daging ikan menjadi memar / lebam yang akan mengurangi rasa ikan, serta menghindari daging ikan menjadi lembek.
kalau masalah dicuci dengan air mengalir, itu untuk menghindari air kotor bekas cucian itu masuk ke daging ikan. (sebenarnya, daging ikan itu malah lebih baik kalau tidak dicuci tapi dilap saja). Selain itu, meskipun dengan air mengalir pun, tidak boleh lama mencucinya dan harus segera dilap dengan lap kering / kitchen paper agar air yang nempel di daging ikan bisa segera terambil karena itu bisa membuat rasa daging ikan itu berkurang / jadi hambar.
wah,thanks yah infonya....ngerti deh sekarang.maklum baru mulai brani makan sashimi
wah,thanks yah infonya....ngerti deh sekarang.maklum baru mulai brani makan sashimi
Hi..hi..hi.. jadi inget sashimi di tj. panto... padahal potongannya sudah tipis2.. potongan pertama masuk dengan sempuran.. potongan kedua.. rodo lancar... pas potongan ketiga.. mendadak ada dorongan dari perut... wueeeeeeeeeeeek wak kak kak kak
Kesimpulannya : kudu nggak boleh pake otak/mikir kalau makan sashimi (soalnya pas potongan ke dua otak mulai mikir itu ikan mentah.... mendadak perut kontan eneg wak kak kak kak dasar wong deso)
^
Bos, kalau makan sashimi, biasanya kan ada acar jahe tuh... nah biar nggak enek, pas abis makan sashimi, coba deh acar jahe itu dimakan, sedikit aja juga nggak papa. Emang acar jahe itu agak pedas, tapi bikin rasa enek karena makan sashimi jadi berkurang jauh...