Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Anglers:
- Ferry (Leader)
- Als
- Jerry
- Rudy
- Igo
Boat:
Bintang Utara
Strikes:
- Kuwe Lilin 3-4 kilo (1 ekor)
- Baby GT 2 kilo (1 ekor, CnR)
- Cendro 0.5 kilo (1 ekor)
- Jablay 1 kilo (4 ekor)
- Babby Garouppa 0.1 kilo (5 ekor, CnR)
- Selar 0.05 kilo (76 ekor, habis disantap saat lunch )
Akhirnya kesampean juga mancing setelah dua tahun off karena sibuk mountainbiking. Rasanya maknyus apa lagi pas strike. Begitu nongol ajakan trip macing setelah lebaran, langsung saya disamber. Soalnya udah lama pengen belajar popping dan piranti udah di-setup sejak 2 tahun lalu dan baru lepas keparawanannya kemaren. Untung ada teman2 yang mo ngajakain mancing, terlebih lagi mo ngajarin popping.
Jam 4.00 am udah nyampe di meeting point di pintu tol Cikupa. Ternyata baru bisa jalan jam 4.40 berhubung satu dan lain hal. Itupun mobil saya dan Pak Als jalan duluan karena 3 yang lain masih di belakang. Tepat jam 5.50 tiba di Mabak, tidak pake basa-basi langsung cabut ke laut dibawah panduan Capt. Supar dan Tono (ABK).
Trolling dipasang sebelum Pulau Tempurung sampe di karang arah Sanghyang, cuman tidak ada seekor ikan pun yang ngelirik. Begitu sampe karang, mulai deh ngoncer pake selar yang dikumpulkan di sekitar bouy Merak. Sudah ada 1 perahu lebih dulu sampe di sana dan udah sibuk ngoncer, cuman sepertinya belum strike 1 pun.
Jam 8.30 reel Okuma Epixor-ku berdenging nyaring: STRIKE. Kenceng juga tarikannya, untung bisa dilawan dengan rod Shimano Basterra-ku. Tim tetangga makin panas, udah duluan datang eh yang strike rombongan sirkus duluan Karena tidak mau menyia-nyiakan waktu, langsung aja dihajar biar bisa cepat ngoncer lagi. Ternyata yang naik Kuwe Lilin 3-4 kilo. Lumayanlah buat penglaris di pagi hari.
Yang lain makin bersemangat, semuanya sibuk ngoncer. Cuman sayang, sampai jam 10-an tidak ada satupun strike yang berulang di tim kami. Tim tetangga pun cuman bisa naikin Kuwe dengan berat yang sama, serta 1 salem 4 kiloan. Akhirnya diputuskan untuk lanjut ke Sanghyang, para popping mania sudah gatal pengen bergoyang
Tiba di spot GT, semuanya sibuk mengayunkan piranti popping-nya kecuali Jerry yang konsisten dengan casting pake top water jig. Berkali-kali Pak Als dan Rudy melempar popping, tapi tidak ada towelan sedikit pun. Saya yang baru pertama kali melakukan popping juga ikut-ikutan melempar tapi juga belum bernasib baik. Light tackle casting yang dilakukan Jerry juga sama saja hasilnya. Akhirnya diputuskan untuk ngoncer di karang seputaran Sanghyang sambil iseng nyari Jablay.
Tiba di spot ngoncer, semuanya sibuk dengan umpan selar hidup. Hampir 5 line yang saling berebut tempat di buritan kapal. Ditambah lagi kapal tim yang ketemu di karang seputaran tempurung juga ikut mengadu peruntungan di spot ini. Tapi seperti sebelumnya, hasilnya masih nihil. Entah kenapa ikannya sombong-sombong banget dengan selar yang kami koncer. Sampe makan siang pun juga demikian sehingga diputuskan untuk mancing cendro dan jablay. Strike cendro pertama didapat oleh Pak Rudy. Kemudian 4 ekor jablay berhasil dinaikkan Capt. Supar. Saya dan Pak Jerry juga sibuk dengan rebon dan cumi iris untuk menarik perhatian si jablay, tapi apa mau dikata tidak seekor pun yang tertarik. DIputuskan untuk kembali popping di spot sebelum makan siang.
Tiba di spot popping, kembali saya, Rudy, Pak Ferry, dan Pak Als sibuk melempar tarik popper yang ada. Macam-macam kombinasi warna yang dipake, tapi tetap tidak seekor pun yang tertarik perhatiannya. Untung saja keheningan itu berubah manjadi riuh saat Jerry strike dengan light tackle castingnya. Seekor baby GT 2 kiloan berhasil ditaklukkan dan tidak lupa di-release setalah diabadikan dengan camera.
Bosan di spot tersebut, diputuskan untuk lanjut ke batu mandi. Sama juga seperti sebelumnya, tidak ada satupun GT yang mengejar popper. AKhirnya diputuskan untuk kembali ke darat seiring dengan turunnya sang surya di ufuk barat. Mungkin hasil hari ini dipengaruhi oleh suasana lebaran, komunitas GT-nya mungkin juga ikutan mudik dan belum kembali lagi ke 'rumah'nya.
Moral of this trip, tetap enjoy walaupun hasilnya kurang memuaskan. Toh kami pun masih bisa cekakak cekikik sambil bermain dengan rod dan reel. We'll be back next time..... Selain itu, mo ngasih two thumbs up untuk Pak Ferry yang sudah mau membantu meng-organize trip ini.
Ini ada foto my big smile after the strike. Tolong tambahin foto-foto yang lain yah, Jer.
Anglers:
- Ferry (Leader)
- Als
- Jerry
- Rudy
- Igo
Boat:
Bintang Utara
Strikes:
- Kuwe Lilin 3-4 kilo (1 ekor)
- Baby GT 2 kilo (1 ekor, CnR)
- Cendro 0.5 kilo (1 ekor)
- Jablay 1 kilo (4 ekor)
- Babby Garouppa 0.1 kilo (5 ekor, CnR)
- Selar 0.05 kilo (76 ekor, habis disantap saat lunch )
Akhirnya kesampean juga mancing setelah dua tahun off karena sibuk mountainbiking. Rasanya maknyus apa lagi pas strike. Begitu nongol ajakan trip macing setelah lebaran, langsung saya disamber. Soalnya udah lama pengen belajar popping dan piranti udah di-setup sejak 2 tahun lalu dan baru lepas keparawanannya kemaren. Untung ada teman2 yang mo ngajakain mancing, terlebih lagi mo ngajarin popping.
Jam 4.00 am udah nyampe di meeting point di pintu tol Cikupa. Ternyata baru bisa jalan jam 4.40 berhubung satu dan lain hal. Itupun mobil saya dan Pak Als jalan duluan karena 3 yang lain masih di belakang. Tepat jam 5.50 tiba di Mabak, tidak pake basa-basi langsung cabut ke laut dibawah panduan Capt. Supar dan Tono (ABK).
Trolling dipasang sebelum Pulau Tempurung sampe di karang arah Sanghyang, cuman tidak ada seekor ikan pun yang ngelirik. Begitu sampe karang, mulai deh ngoncer pake selar yang dikumpulkan di sekitar bouy Merak. Sudah ada 1 perahu lebih dulu sampe di sana dan udah sibuk ngoncer, cuman sepertinya belum strike 1 pun.
Jam 8.30 reel Okuma Epixor-ku berdenging nyaring: STRIKE. Kenceng juga tarikannya, untung bisa dilawan dengan rod Shimano Basterra-ku. Tim tetangga makin panas, udah duluan datang eh yang strike rombongan sirkus duluan Karena tidak mau menyia-nyiakan waktu, langsung aja dihajar biar bisa cepat ngoncer lagi. Ternyata yang naik Kuwe Lilin 3-4 kilo. Lumayanlah buat penglaris di pagi hari.
Yang lain makin bersemangat, semuanya sibuk ngoncer. Cuman sayang, sampai jam 10-an tidak ada satupun strike yang berulang di tim kami. Tim tetangga pun cuman bisa naikin Kuwe dengan berat yang sama, serta 1 salem 4 kiloan. Akhirnya diputuskan untuk lanjut ke Sanghyang, para popping mania sudah gatal pengen bergoyang
Tiba di spot GT, semuanya sibuk mengayunkan piranti popping-nya kecuali Jerry yang konsisten dengan casting pake top water jig. Berkali-kali Pak Als dan Rudy melempar popping, tapi tidak ada towelan sedikit pun. Saya yang baru pertama kali melakukan popping juga ikut-ikutan melempar tapi juga belum bernasib baik. Light tackle casting yang dilakukan Jerry juga sama saja hasilnya. Akhirnya diputuskan untuk ngoncer di karang seputaran Sanghyang sambil iseng nyari Jablay.
Tiba di spot ngoncer, semuanya sibuk dengan umpan selar hidup. Hampir 5 line yang saling berebut tempat di buritan kapal. Ditambah lagi kapal tim yang ketemu di karang seputaran tempurung juga ikut mengadu peruntungan di spot ini. Tapi seperti sebelumnya, hasilnya masih nihil. Entah kenapa ikannya sombong-sombong banget dengan selar yang kami koncer. Sampe makan siang pun juga demikian sehingga diputuskan untuk mancing cendro dan jablay. Strike cendro pertama didapat oleh Pak Rudy. Kemudian 4 ekor jablay berhasil dinaikkan Capt. Supar. Saya dan Pak Jerry juga sibuk dengan rebon dan cumi iris untuk menarik perhatian si jablay, tapi apa mau dikata tidak seekor pun yang tertarik. DIputuskan untuk kembali popping di spot sebelum makan siang.
Tiba di spot popping, kembali saya, Rudy, Pak Ferry, dan Pak Als sibuk melempar tarik popper yang ada. Macam-macam kombinasi warna yang dipake, tapi tetap tidak seekor pun yang tertarik perhatiannya. Untung saja keheningan itu berubah manjadi riuh saat Jerry strike dengan light tackle castingnya. Seekor baby GT 2 kiloan berhasil ditaklukkan dan tidak lupa di-release setalah diabadikan dengan camera.
Bosan di spot tersebut, diputuskan untuk lanjut ke batu mandi. Sama juga seperti sebelumnya, tidak ada satupun GT yang mengejar popper. AKhirnya diputuskan untuk kembali ke darat seiring dengan turunnya sang surya di ufuk barat. Mungkin hasil hari ini dipengaruhi oleh suasana lebaran, komunitas GT-nya mungkin juga ikutan mudik dan belum kembali lagi ke 'rumah'nya.
Moral of this trip, tetap enjoy walaupun hasilnya kurang memuaskan. Toh kami pun masih bisa cekakak cekikik sambil bermain dengan rod dan reel. We'll be back next time.....
Ini ada foto my big smile after the strike. Tolong tambahin foto-foto yang lain yah, Jer.
WAH,Top water condition dong!!!siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiip deh tripnya!
Igo saat fight. Tahaaaan. Hahaha Nikmat banget tuh liat rod melengkung kayak gitu
Suasana di KM. Bintang Utara saat tiba di spot Karang Tempurung
Jalu kulit kasar dgn 2 taji
Jalu biasa dgn 1 taji, lihat bedanya? Mnrt Kapt. Supar, yg kulitnya kasar lebih enak utk dibakar, tdk banyak minyaknya dan dagingnya putih & tdk bau spt jalu biasa.
Popping lagi and lagi, biar kapal goyang dombret popping jalan terus.
Me and Baby GT sekitar 1-2 Kg. Ternyata lure Meteor dari Soni Magelang benar2 killer utk baby GT.
Thanks to Kapt. Supar and ABK Tono yg cekatan dan sudah sabar melayani kita.
Special thanks to Om Ferry, Pak Als, bro Rudy anda bro Igo atas trip macning yg benar2 fun walaupun hasilnya kurang OK, yg penting ketawanya itu lho.
Wooowwwww.....Matap....Julukannya sich team boncos...tapi hasilnya Makyussss...
Terutama utk bro Igo....gile..2 tahun puasa...tapi kebayar khan...kalau ikut om ferry mah udah jaminan mutu dech....bukan jaminan dapat yach...tapi jaminan anda bisa nyebut "Jablay" heheheheh
Bro jerry....coba lihat pic om ferry dech....dari wajahnya ketauan tuch...kalau doi lagi sedih karena ai kagak ikut....
alasannya sich gaul banget dech...katanya kagak ada org yang buat diledekin...heheheheh...
Coba lihat dipostingan ini dech...om kagak responkan...om tuch maunya saya dulu respon baru doi...hahahah (Ampunnnn Guru....ai lagi happy neh...heheheh)
Sewaktu ai telp...suaranya berat banget...katanya tidak enak kalau egk ada gw....yang ikut kali ini pada mahir semua....jadi kagak ada yang mau diajarin...hehehehehehe
Btw....kok egk ada yang jackpot yach....beruntung yach ai kagak ikut...kalau ai ikut...pasti ai jackpot dech...dan bikin aib team boncos...
Salam,
__________________
koesoet van der khumell Soedaranja moenyet
ADILKah Aku ?
Pagi sampai sore menjadi Ayah rumah tangga
Sore sampai malam menjadi suami
Malam sampai pagi menjadi karyawan
Kawanku....hari ini...... kita telah .....mancing....bercanda....dan....lelah
bersama - sama .....mungkinkah ditrip - trip yang akan datang kita bisa
bersama - sama lagi ?????
Me and Baby GT sekitar 1-2 Kg. Ternyata lure Meteor dari Soni Magelang benar2 killer utk baby GT.
Thanks to Kapt. Supar and ABK Tono yg cekatan dan sudah sabar melayani kita.
Special thanks to Om Ferry, Pak Als, bro Rudy anda bro Igo atas trip macning yg benar2 fun walaupun hasilnya kurang OK, yg penting ketawanya itu lho.
Selamat ...... dan suksesssss........Fishing Fun
Congrat ya boss Jerry, boss, Als, boss Ferry & boss rudy, picnya manis banget, joran sampe melengkung abis....
waktu mancing Pak Ferry sempat sms-an sama sy "dapet jablay aja susah ....! he he he