Guys,
Mancing di Sungai Batanghari hampir selalu menemukan kejutan-kejutan. Salah satunya adalah mendapatkan species yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Salah satunya adalah Ikan jenggot/kumis (nama lokal).
Ikan ini sering terpancing saat mancing udang. Rata-rata yang terpancing masih ukuran kecil, paling-paling 2-4 jari. Meskipun ukurannya kecil, tarikannya sangat dasyat. Lihat saja bentuk ekornya. Sayangnya, ikan ini gampang sekali stress. Beberapa kali dicoba untuk dipelihara tidak pernah berhasil. Selalu mati. Bahkan, sekali kena pancing, meskipun langsung CnR pun biasanya tak lama kemudian mati juga.
Yang ukuran besar sangat mahal di pasaran. Harganya bisa mencapai Rp. 90ribu/kilo. Lebih mahal dari belida. Rasanya kalau dimasak tim... wuiih.... mak nyuuss tenan.... lembut dan gurih, tulang hanya di bagian tengah saja.
Ikan ini unik, karena mempunyai sirip dada yang sangat panjang, lebih dari 2 kali panjang badan. Melihat bentuknya fisiknya, mestinya habitat ikan ini adalah dasar sungai yang berlumpur. Sungut dada yang panjang tersebut, sepertinya berfungsi sebagai alat peraba untuk mencari makan.
Sekilas bentuk fisiknya sangat mirip dengan ikan kuro/ikan surung (bhs jawa). Apakah ini ikan kuro versi air tawar? Atau ikan laut yang tahan terhadap perbedaan salinitas seperti ikan pari air tawar??
Adakah rekan-rekan ada yang memberikan info lebih dalam mengenai ikan ini? Yang bisa kasih info lengkap tak bagi cendol dah....
salam
ary