Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
kemarin (kamis), sudah pukul 4 pagi dan masih aja tidak bisa tidur. Rasa ngantuk sudah mulai terasa tetapi belum maksimal. Kepikiran terus dengan yang namanya bream!! Dengan bawaan loyo saya coba2 aja browse BOM (Bureau of Meteorology). Ternyata air akan pasang dalam dalam waktu 4 jam!!!! Wah2, penyakit mancing langsung menjadi kronis dan tenaga langsung kena cas. Gawat deh, tugas sudah harus di kumpulin hari senin, bukanya istirahat buat mulihin tenaga biar bisa buat tugas, malah terpacu untuk mancing. Dari pada ngeliatin bream berenang-renang ria di dalam kepala, lebih baik pergi mancing aja.
Saya istirahat sebentar, selama 1 setengah jam dan langsung berangkat menuju lokasi pertama untuk bertemu dengan air yang lagi mau pasang. Sesampai di tempat, persiapan senjata pun berlangsung tanpa tunda dan peluru pilihan pertama untuk hari ini adalah softplastic (sp) suidgy 70mm flick bait warna hijau. Lemparan pertama di lanjuti dengan hentakan halus. Hentak hentak dan hentak. Tiba2, terasa sambaran ikan dan tanpa ragu, strike. haha, rupanya baby tailor dan tralala ikan nomor 1. Setelah di lepas, lempar lagi, deg dan strike! flathead kecil. Wah sepertinya hari ini ikannya kelaparan. Setelah melepaskan ikan, sp pun ikut lepas dan terbang masuk ke air. Tetapi terlihat bahwa gaya berenangnya sp sudah mulai aneh. Dengan pemeriksaan yang lebih teliti, ternyata sp sudah sobek2. Apa boleh buat, ganti baru deh. Kali ini, sp yang saya pilih agak tembus pandang. Lempar lagi, 30 detik kemudian, terasa di makan ikan lagi. Cuman kali ini beda, rasanya seperti bream. Tanpa banyak pikir, saya strike. Wah, yang ini langsung zzzzzzzzzzzzzz. Dengan gemas saya kencengin itu drag dan mulai memompa ikan. Waduh masih nekan ikannya, dan ini pasti ikan lumayan. Tidak lama dan jauh dari tepi, saya sempat melihat kilauan badan ikan yang menandakan bream. Kira2 ikannya berukuran 35 cm ++. Tiba2, ikan panic, langsung lari lagi, dan kali ini kail pun lepas. Kok bisa yah, hmmm. Gpp lah, salut sama tuh ikan, bisa lolos begitu saja. Setelah itu, yah lempar lagi, haha, dan kali ini pun di hajar ikan. Wah bener2 lagi hoki nih. Tapi baru fight sebentar ikan pun lolos juga. Gpp juga, terasa kok itu ikan kecil, jadi lolos atau tidak ga masalah.
Setelah mendapatkan 4 strike berturut2, tiba2 suasana menjadi sepi. Matahari pun sudah mulai terik dan saya merasa perlunya untuk pindah. Beres2 dan langsung pindah lokasi. Ini adalah lokasi potensial yang saya jelaskan di thread "sydney luring". Sesampai di sana, terlihat banyak aktifitas ikan. Segerombolan belanak2 ukuran 20-30cm an terlihat bermain2 di dekat permukaan air. Waduh, nyesel deh ngga bawa roti. Tidak apa2, yang penting masih bisa luring. Dengan gerak cepat, saya ganti sp saya ke gulp sandworm dan lemparan pertama ke sebelah pohon tumbang pun di sambut oleh ikan. kali ini hanya senar saya yang terlihat berjalan, dan tanpa ragu saya strike. Perlawanan hanya sebentar karena hookup tidak sempurna, dan sp pun terpotong menjadi setengah. Merasa tidak puas, saya pasang yang baru dan lempar lagi ke posisi yang sama. Tapi sayang, sambutan berikutnya adalah “nyangkut”. Pasang lagi yang baru dan setelah beberapa lemparan tanpa sambutan, saya merasa sudah cukup. Akhirnya beres2 dan pulang.
foto:
1,2) lokasi pertama
3) tailor
4) flathead kecil
5,6) belanak
Hari ini, jam 8.40 pagi (waktu sydney), dinyatakan oleh BOM bahwa air akan pasang. Tetapi, sayangnya kekuatan angin dari tenggara telah di prediksi untuk mencapai 11-13 knot. Gawat deh, sepertinya gangguan casting harus di terima dengan lapang dada. Dengan tidak putus asa, saya jalan terus menuju lokasi. Sesampai disana, langsung bersiap2 dan “sheeeeeek”, lemparan pertama. Lure yang saya gunakan squdgy flick bait tembus pandang, dan setelah 3-4 hentak, terasa sambaran. Saya strike dan terasa gelengan kepala ikan. Ini pasti flathead. Sayang fight hanya berlangsung kurang lebih 5-7 detik, dan ikan meloloskan diri.
Angin membuat luring sangat susah, karena lemparan tidak bias mencapai jarak maksimal, dan sambaran ikan lebih susah terdeteksi. Singkat cerita, saya melaju ke marina, tempat yang lebih terteduh. Sp cacing2an menjadi pilihan pertama karena lokasi ini mempunyai dasaran lumpur, dan teknik seret menyeret di kondisi seperti ini sangat efektif.
Lemparan pertama di arahkan ke samping dermaga, dan setelah 2 seret, sp pun di hajar ikan. Stike dan meleset. Lepar lagi, dan deg2, strike, lolos lagi. Waduh, ini pasti ikan2 kecil. Gpp, sekarang lemparan di arahkan ke kolong dermaga, dan sebelum saya mendapatkan kesempatan untuk menghentakan joran, sp sudah di santap flathead. Naik deh baby flathead. Setelah ini, leparan saya arahkan ke pohon2 bakau yang ada di samping dermaga. Sambutan pun langsung terjadi, tuk tuk tuk, dan strike. Karena drag saya agak kendor kali ini, ikan pun dapat melarikan diri masuk ke akar2 bakau dan tes, putus deh senar.
Beberapa saat kemudian aktifitas ikan pun sepi dan akhirnya saya mengambil keputusan untuk pergi ke lokasi potensial selagi air masih hidup. Sesampai di tempat, rupanya, sudah ada 2 pemancing blackfish (blackfish adalah ikan semacam baronang yang bias tumbuh sangat besar. Tenaganya pun mantap dan sukanya memakan lumut). Tanpa membuang banyak waktu, saya langsung memasang gulp sandworm 6inch yang telah di potong setengah. Selama setengah jam, aktifitas ikan-ikan pemakan luire pun tidak terdeteksi dan pindah tempat lagi.
Kali ini angin pun sudah mulai mereda dan lokasi berikutnya adalah lokasi baru. Sesampai di lokasi, jam tangan menunjukan pukul 9.15, air pun sudah sangat pasang. Karena malas menggunakan sp, kali ini hardbody menjadi pilihan. Untuk menghindari putus senar, drag saya naikanm kira2 40%. Tanpa tunda2, ecogear sx40 berwarna emas belang2 pun bersetubuh dengan rangkaian pancing. 15 menit pertama di samping pohon2 bakau tiada sambutan. Akhirnya pindah ke sebelah tiang2 penahan pipa. Setelah 10 lemparan, sambutan pertama dari ikan dan suara zzz “pendek” pun disusul. Herannya tekanan flathead ini, lain daripada flathead yang biasa. Yang satu ini rada bertenaga sampai bisa mengulur senar (biarpun sedikit). Setelah ini aktifitas pun menjadi sepi.
Akhirnya Pindah deh ke lokasi pertama, ke samping pohon2 bakau, dan lure pun saya tukar warna. Setelah beberapa cast, terasa sabetan ikan. Yang ini beda. Dengan otomatis, saya hentikan itu lure dan zzzzzzz, haha, ini pasti bream. Ikan langsung mengarah ke pohon2 bakau dan tanpa ampun saya seret itu ikan. Bream no 1. Lalu setelah aktifitas kembali sepi, saya pindah tempat lagi. Kali ini, tempatnyanya agak unik. Tempat ini menyerupai irigasi kecil2an, dan biar foto saja yang menjelaskan. Di mulut sungai kecil ini, saya strike 3 ekor bream, hanya dapat menaikan 2 ekor. Merasa puas telah menaikan dan mengantar ikan pulang ke alam bebas, saya beres2 dan pulang.
foto:
1) flathead dermaga
2,3) lokasi baru, tiang2 dan tembok2 penahan pipa
5) flathead dari tiang2 dan tembok2
6) bream dari sebelah pohon bakau
6,7,8 ) sungai buatan
9) bream ke 2
10) bream terakhir.
Mas Rocky bentuknya softplastic yg utuh itu kayak apa, kalo gak keberatan boleh dong minta gambarnya. Sekalian mau nanya apa sp itu juga udah dipasangi treble hook dari sananya.
Terus kalo pake umpan cacing palsu itu seberapa efektif ya sambutan ikannya, soalnya saya pikir baunya kan gak alami gitu.
Maaf banyak nanya nih, penasaran banget baca report-2 mas Rocky yg selalu sukses.
Thanks.
__________________ Begini ini kalau lama gak mancing
Mas Rocky bentuknya softplastic yg utuh itu kayak apa, kalo gak keberatan boleh dong minta gambarnya. Sekalian mau nanya apa sp itu juga udah dipasangi treble hook dari sananya.
Terus kalo pake umpan cacing palsu itu seberapa efektif ya sambutan ikannya, soalnya saya pikir baunya kan gak alami gitu.
Maaf banyak nanya nih, penasaran banget baca report-2 mas Rocky yg selalu sukses.
Thanks.
Halo mas Arip,
Softplastic itu banyak kok bentuknya. Yang utuh dan yang setelah di rangkai dapat dilihat di Sydney luring. Di foto2 tersebut hanya yang umum saja. Kebanyakan sp dari sananya tidak di lengkapi oleh kail ataupun treble, jadi yah harus di pasang sendiri. Umumnya sih treble tidak di perlukan (kecuali dalam keadaan tertentu), karena akan menggangu gerakan sp.
Cacing palsu itu boleh di katakan sp yang terefektif untuk ikan2 di muara sydney. Sambutan biasanya, dari ikan kecil maupun besar, sangat sering dalam kondisi yang tepat (air mau pasang, dll). Untuk baunya mereka, memang sih tidak terlalu alami, tapi yang jelas mereka itu efektif. Dan nggak apa2 kok, hehe, FF kan buat sharing pengalaman2.
Quote:
Originally Posted by bonito
Waw, nice catch n release.
Congrat ya Pak. Nice luring!!
thanx pak.
BTW apakah Black Fish identik dgn Piggy? Umpannya lumut yg bebentuk daun kol/cabbage?
Iya betul, blackfish dan piggy itu sama. Umpannya lumut daun dan rambut.
fotonya ada di bawah.
Quote:
Originally Posted by candra
Nice report bro Rocky, btw ikan bream bentuknya mirip dgn tilapia ya?
Hmm sedikit mirip sih. Tapi lebih mirip ke ikan kapas2 (betul ngga yah).
Quote:
Originally Posted by GT Man
Siip, nice report. Pilihan lokasinya tepat banget, rame sambaran ikan.
Sambarannya cuman datang kalau waktunya tepat, jadi yah hoki2an juga.
Thx atas penjelasannya Pak.
BTW bukankah Piggy dan Bream menjadi primadona pemancing rock fishing?
Kalau tdk salah ikan ini juga populer di Jepang, sampai ada tackle khusus dan tournamentnya.
Terimakasih banyak pencerahannya mas Rocky, jadi begitu to cara masang kail ke sp, ada kail khusus yg udah diteploki timah gitu ya.
betul. Sebenarnya sih masih banyak cara2 lain untuk merangkai plastik, cuman kadang gaya2 lain kurang cocok dengan kondisi dan ikan target.
Quote:
Originally Posted by bonito
Thx atas penjelasannya Pak.
BTW bukankah Piggy dan Bream menjadi primadona pemancing rock fishing?
Kalau tdk salah ikan ini juga populer di Jepang, sampai ada tackle khusus dan tournamentnya.
Kalau tentang primadona itu sih lebih ke individu. Tapi mayoritas menganggap blue groper, kingfish, jewfish dan monster piggy sebagai primadona rock fishing. Saya juga pernah dengar kalau ikan2 ini populer di jepang cuman belum pernah lihat sih, tackle khususnya. Mungkin semacam tegek kali.
Hi Rocky,
Anda tinggal di Sydneynya dimana? Kalau boleh tahu lho.
Saya sering mancing di Maroubra dan sekitarnya.
Nggak punya target ikan khusus jadi asal ditarik ikan sudah merasa senang apalagi kalau legal size.
Banyak orang Korea, Jepang dan China selain Indonesia saya temui disana.
Tapi pengalaman saya dengan menggunakan lure masih kurang. Tampaknya posting anda sangat menarik bagi saya.
Cheers
Andy
Hi Rocky,
Anda tinggal di Sydneynya dimana? Kalau boleh tahu lho.
Saya sering mancing di Maroubra dan sekitarnya.
Nggak punya target ikan khusus jadi asal ditarik ikan sudah merasa senang apalagi kalau legal size.
Banyak orang Korea, Jepang dan China selain Indonesia saya temui disana.
Tapi pengalaman saya dengan menggunakan lure masih kurang. Tampaknya posting anda sangat menarik bagi saya.
Cheers
Andy
halo Andy,
akhirnya ketemu juga orang indo yang suka mancing di sydney. haha.
Saya tinggalnya di beverly hills, kamu dimana?
Wah kalau mancing di daerah eastern suburb saya jarang, paling cuman pernah di mosman.
kalau mau mancing dengan lure sebaiknya mulai2 dengan bream atau flathead aja, di muara, karena lebih ideal dan gampang. haha.
kamu ada msn messenger?
akhirnya ketemu juga orang indo yang suka mancing di sydney. haha.
Saya tinggalnya di beverly hills, kamu dimana?
Wah kalau mancing di daerah eastern suburb saya jarang, paling cuman pernah di mosman.
kalau mau mancing dengan lure sebaiknya mulai2 dengan bream atau flathead aja, di muara, karena lebih ideal dan gampang. haha.
kamu ada msn messenger?
Hi Rocky,
Terima kasih atas responsenya.
Saya tinggal di Kingsford.
Saya ada 3 orang teman lagi yang sama-sama dari Jakarta dan menetap di Sydney dan punya hobby sama. 3 dari kami tinggal di Kingsford dan 1 di Dolls Point.
Kapan-kapan kita bisa atur untuk ketemu di suatu spot mancing nih.
Memang mancing pakai lure lebih terasa sport nya ya dibandingkan dengan umpan biasa. Dan terasa tertantang untuk bisa mengalahkan/menipu ikan dengan keahlian memanuver lurenya. Tentu kita bukan bicara mancing yang off shore.
Saat ini cuaca di Sydney sedang hujan/mendung seharian sehingga tidak memungkinkan untuk mancing nih. Rasanya lama bener kalau harus tinggal dirumah tapi kalau dilaut kok terasa cepat amat ya waktu berjalannya.