Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyRonmentDiskusi tentang lingkungan dan konservasi Sumber Daya Alam.
US ARMY Survival Manual : Red Snapper (Kakap Merah) & Jack (Kuwe) Beracun...???
Guys,
Barusan baca artikel yang dikeluarkan oleh US Dept of ARMY mengenai US ARMY Survival Manual.
Diulas mengenai berbagai macam hewan yang bisa dikonsumsi dalam keadaan darurat.
Di bagian ikan2an -- disebutkan bahwa Barracuda dianjurkan tidak dimakan mentah karena mengandung Ciguatera. (Its OK lah...)
Lalu disebut juga bahwa :daging Red Snapper (Kakap Merah) dan Jack (GT/Kuwe) BERACUN...!!
Ini benar atau nggak yah.. soalnya saya paling suka makan kakap merah dan GT/Kuwe soale kalo dibakar uenaaakkk tenaaaan.... masa beracun sih...?? wong saya sampai saat ini juga masih sehat walafiat kok...
Berikut adalah kutipannya :
Fish
Fish represent a good source of protein and fat. They offer some distinct advantages to the survivor or evader. They are usually more abundant than mammal wildlife, and the ways to get them are silent. To be successful at catching fish, you must know their habits. For instance, fish tend to feed heavily before a storm. Fish are not likely to feed after a storm when the water is muddy and swollen. Light often attracts fish at night. When there is a heavy current, fish will rest in places where there is an eddy, such as near rocks. Fish will also gather where there are deep pools, under overhanging brush, and in and around submerged foliage, logs, or other objects that offer them shelter.
There are no poisonous freshwater fish. However, the catfish species has sharp, needlelike protrusions on its dorsal fins and barbels. These can inflict painful puncture wounds that quickly become infected.
Cook all freshwater fish to kill parasites. Also cook saltwater fish caught within a reef or within the influence of a freshwater source as a precaution. Any marine life obtained farther out in the sea will not contain parasites because of the saltwater environment. You can eat these raw.
Certain saltwater species of fish have poisonous flesh. In some species the poison occurs seasonally in others, it is permanent. Examples of poisonous saltwater fish are the porcupine fish, triggerfish, cowfish, thorn fish, oilfish, red snapper, jack, and puffer (Figure 8-2). The barracuda, while not actually poisonous itself, may transmit ciguatera (fish poisoning) if eaten raw.
=======
Mohon penjelasan, siapa tahu ada yang lebih paham..
salam
ary
__________________ The worst day fishing is still better than a good day at work Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
Barusan baca artikel yang dikeluarkan oleh US Dept of ARMY mengenai US ARMY Survival Manual.
Diulas mengenai berbagai macam hewan yang bisa dikonsumsi dalam keadaan darurat.
Di bagian ikan2an -- disebutkan bahwa Barracuda dianjurkan tidak dimakan mentah karena mengandung Ciguatera. (Its OK lah...)
Lalu disebut juga bahwa :daging Red Snapper (Kakap Merah) dan Jack (GT/Kuwe) BERACUN...!!
Ini benar atau nggak yah.. soalnya saya paling suka makan kakap merah dan GT/Kuwe soale kalo dibakar uenaaakkk tenaaaan.... masa beracun sih...?? wong saya sampai saat ini juga masih sehat walafiat kok...
Berikut adalah kutipannya :
Fish
Fish represent a good source of protein and fat. They offer some distinct advantages to the survivor or evader. They are usually more abundant than mammal wildlife, and the ways to get them are silent. To be successful at catching fish, you must know their habits. For instance, fish tend to feed heavily before a storm. Fish are not likely to feed after a storm when the water is muddy and swollen. Light often attracts fish at night. When there is a heavy current, fish will rest in places where there is an eddy, such as near rocks. Fish will also gather where there are deep pools, under overhanging brush, and in and around submerged foliage, logs, or other objects that offer them shelter.
There are no poisonous freshwater fish. However, the catfish species has sharp, needlelike protrusions on its dorsal fins and barbels. These can inflict painful puncture wounds that quickly become infected.
Cook all freshwater fish to kill parasites. Also cook saltwater fish caught within a reef or within the influence of a freshwater source as a precaution. Any marine life obtained farther out in the sea will not contain parasites because of the saltwater environment. You can eat these raw.
Certain saltwater species of fish have poisonous flesh. In some species the poison occurs seasonally in others, it is permanent. Examples of poisonous saltwater fish are the porcupine fish, triggerfish, cowfish, thorn fish, oilfish, red snapper, jack, and puffer (Figure 8-2). The barracuda, while not actually poisonous itself, may transmit ciguatera (fish poisoning) if eaten raw.
=======
Mohon penjelasan, siapa tahu ada yang lebih paham..
salam
ary
ikan buntel aja masih ada yg makan pak.....yg penting gimana ngolah nya sama porsi nya aja
Basi!!!....Gak kreatif!!!...
jangan percaya propaganda murahan spt itu!!!.. lha ikan buntel / fugu beracun di jepang di makan kok kakap merah sama kuwe dilarang. Tujuannya: kalo dilarang kan banyak yg takut makan, akhirnya populasi melimpah terus harga jatuh, dia beli deh sebanyak2nya. soalnya popularitas kakap merah dan kuwe mengalahkan salmon yang harganya sama spt emas. Lagian kalo tentaranya udah sekali makan ikan kakap dan kuwe bakar khas Indonesia ntar jadi ketagihan dan gak mau lagi makan ikan khas amerika(bass,herring, salmon dll) Tul gak???
intinya: JANGAN PERCAYA PROPAGANDA MURAHAN SEMACAM ITU, KECUALI YANG MENGELUARKAN BPPOM-RI. (tentara amrik mau aja dikadalin sama pemerintahnya)
Kalau menurut saya sih gampang aja..... isi dan muatan yang ada di dalamnya itu
NGAWUR!!!! jangan2 apa yang dikatakan izzuman betul adanya...
Wes pokoke ORA SETUJU.....
Basi!!!....Gak kreatif!!!...
jangan percaya propaganda murahan spt itu!!!.. lha ikan buntel / fugu beracun di jepang di makan kok kakap merah sama kuwe dilarang. Tujuannya: kalo dilarang kan banyak yg takut makan, akhirnya populasi melimpah terus harga jatuh, dia beli deh sebanyak2nya. soalnya popularitas kakap merah dan kuwe mengalahkan salmon yang harganya sama spt emas. Lagian kalo tentaranya udah sekali makan ikan kakap dan kuwe bakar khas Indonesia ntar jadi ketagihan dan gak mau lagi makan ikan khas amerika(bass,herring, salmon dll) Tul gak???
intinya: JANGAN PERCAYA PROPAGANDA MURAHAN SEMACAM ITU, KECUALI YANG MENGELUARKAN BPPOM-RI. (tentara amrik mau aja dikadalin sama pemerintahnya)
============
Eiitss.... sabar...sabar......
Bukannya ngebelain US Army loh... tapi ini konteksnya survival loh...
Tahu kan gadung..?? tuh gadung kalo dijadikan kripik emang enak banget.. tapi kalo dimakan fresh from the trees, pasti orangnya KO'IT..
Ada juga umbi-umbian yang beracun tanpa pengolahan lebih lanjut.
Kluwak (yang buat rawon) juga begitu.. kalo langsung dari pohon kita makan dijamin KoIt juga...
Yang kaya begini ini jelas DILARANG untuk dimakan dalam konteks "survival"..
Nah, kembali ke artikel itu.. dalam konteks "survival" bagaimana dengan red snapper, jack, dan trigger fish (a.k.a pogot, a.k.a papakuluk, a.k.a ayam-ayam)...??
Kalo dimasak jelas uenak puooolll...... dan dijamin tidak beracun.. wong buktinya saya juga masih tegak gagah perkasa menantang langit... wakakaka...
salam
ary
__________________ The worst day fishing is still better than a good day at work Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
Kakap merah dan kuwe termasuk yang beresiko ciguatera deh, jadi gak salah juga.
Lagian ngapain US Army ngelarang tentaranya makan ikan? Biar pada mati kelaparan? Ini manual kalo memang benar manual US Army, kan buat internal bukan buat disebarluaskan
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Dalam konteks survival, makanan yang boleh dimakan tentunya harus bebas resiko apabila langsung dimakan tanpa pengolahan lebih lanjut -- Atau dalam pengolahan yang sangat minimal.
Alasannya, jangan sampai kita konyol.. gara-gara sembarangan makan -- bukannya survive tapi malah KoIt...
Ikan fugu, jelas dalam konteks survival tidak boleh dimakan karena supaya aman dikonsumsi harus ada teknik khusus untuk membersihkannya. (Setahu saya di Jepang juga hanya "certified chef" saja yang boleh menyajikan hidangan ikan fugu)
Dalam artikel yang saya posting sebelumnya, disebutkan bahwa ikan air tawar apapun jenisnya tidak ada yang beracun.
Sedangkan untuk ikan laut, ada beberapa jenis yang beracun (sekali lagi dalam konteks survival)
Mengapa saya postingkan artikel ini, kan kita-kita para anglers sering keluar masuk hutan, berhari-hari di laut, etc... Saya pikir ada baiknya juga tahu tentang "survival" terlepas dari instansi mana yang me'release'. Yah.. buat jaga-jaga saja apabila (amit-amit) ada sesuatu dalam trip kita... kita bisa bertahan hidup. Toh.. siapapun yang mengeluarkan petunjuk, basic dan tujuannya tetap sama kok...
So, kita kembali ke konteks semula benarkah kakap merah, kuwe, pogot beracun..?? Mengapa...?? Potensi Ciguatera kah..?? Atau ada sebab lain kah..?? Sekali lagi dalam konteks survival loh...
Kalo sudah dimasak jelas no problem..
Apakah ada yang bisa memberi pencerahan....???
salam
ary
__________________ The worst day fishing is still better than a good day at work Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
Let me share my view :
- Kalo keluarga 'boxfish' sama keluarga 'buntel' emang mengandung racun 'tetrodotoxin ; konsentrasi racun yang tinggi terutama pada ovary (saluran telur), hati dan jeroan lainnyah. Kalo dibagian daging, racun ini relatif lebih rendah dan dapat dikurangi dengan metode pencucian dan pemotongan yang benar. Masih inget kasus yang dapet buntel di Ancol ; korban yang meninggal hampir sekeluarga lhhohh.. itu karena kesalahan dalam proses penyiangan ikan.
- Lalu kalo perihal 'snapper' dan 'GT' - saya rasa gak pernah disebutkan bahwa kedua jenis ikan tersebut beracun. Namun, pada ukuran yang babon ; resiko keracunan ciguaterra akan meningkat.
Ok, sebelum lebih lanjut ; apa seh 'ciguatera' itu?? racun ini merupakan akumulasi dari ciguatoxin, semakin tinggi tingkat predator ikan - maka resiko keracunan ciguatera akan meningkat pula. Bar-cud, snapper, dan GT adalah ikan yang termasuk hampir 'top predator' - dan resiko keracunan pun relatif meningkat pula.
Nich gw kutip dari bahan kuliah "Clemson University : Ciguatera is a unique type of food poisoning caused by the consumption of marine species that harbor natural toxins originating in certain tropical waters. These species and locations are linked by a food chain, which generates and accumulates a heat-resistant, acid-stable collection of toxic substances known as ciguatoxin. The initial culprits are certain species of microplankton or dinoflagellates that form the toxins that higher-order predators and man consume. These natural toxins can concentrate as they move up the food chain, but their adverse effects appear limited to man.
Lalu :
WHERE DOES CIGUATERA OCCUR?
Ciguatera occurs in marine waters near tropical reefs. The common boundaries referenced are for tropical reef waters between latitudes 35° south and north. Within these areas the occurrence is unpredictable and patchy, both in distribution and time. The majority of reefs are not ciguatoxic and outbreaks are usually localized. Thus, knowledge of the ciguatoxic areas or reefs is usually based on the local experience of fishermen and consumers.
Artikel itu juga tidak menyatakan bahwa ikan - ikan itu 'pasti' beracun .... tertulis : species the poison occurs seasonally in others, it is permanent dan lebih lanjut lagi... may transmit ciguatera (fish poisoning)
Saya sama sekali tidak ngebelain artikel itu, cuma mencoba untuk mendudukan pada porsinya ajah. Pada prinsipnya artikel ini hanya mengedepankan resiko.
So, bukan propaganda negatif laahhh, pliss dech kita netral dulu dan pelajari lebih lanjut. Ojo shu'udon se' toch massss .......
Cuma yang saya tahu, ciguatera ini bersifat akumulatif pada ikan - semakin 'babon' (terutama predators) semakin tinggi resiko nyah... Pliss pliss.... be cool......
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
So, kita kembali ke konteks semula benarkah kakap merah, kuwe, pogot beracun..?? Mengapa...?? Potensi Ciguatera kah..?? Atau ada sebab lain kah..?? Sekali lagi dalam konteks survival loh... Kalo sudah dimasak jelas no problem..>> Aryanto
Gak getto lah Pak, gak pasti beracun - tapi mengandung resiko adanya racun itu - so its maybe yes may be not...
Lalu kalo dimasak juga, racunnyah gak hilang : lihat text a heat-resistant, acid-stable collection of toxic substances known as ciguatoxin
Its just view sharing ajah, peace .....peace.....
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
Let me share my view :
- Kalo keluarga 'boxfish' sama keluarga 'buntel' emang mengandung racun 'tetrodotoxin ; konsentrasi racun yang tinggi terutama pada ovary (saluran telur), hati dan jeroan lainnyah. Kalo dibagian daging, racun ini relatif lebih rendah dan dapat dikurangi dengan metode pencucian dan pemotongan yang benar. Masih inget kasus yang dapet buntel di Ancol ; korban yang meninggal hampir sekeluarga lhhohh.. itu karena kesalahan dalam proses penyiangan ikan.
- Lalu kalo perihal 'snapper' dan 'GT' - saya rasa gak pernah disebutkan bahwa kedua jenis ikan tersebut beracun. Namun, pada ukuran yang babon ; resiko keracunan ciguaterra akan meningkat.
Ok, sebelum lebih lanjut ; apa seh 'ciguatera' itu?? racun ini merupakan akumulasi dari ciguatoxin, semakin tinggi tingkat predator ikan - maka resiko keracunan ciguatera akan meningkat pula. Bar-cud, snapper, dan GT adalah ikan yang termasuk hampir 'top predator' - dan resiko keracunan pun relatif meningkat pula.
Nich gw kutip dari bahan kuliah "Clemson University : Ciguatera is a unique type of food poisoning caused by the consumption of marine species that harbor natural toxins originating in certain tropical waters. These species and locations are linked by a food chain, which generates and accumulates a heat-resistant, acid-stable collection of toxic substances known as ciguatoxin. The initial culprits are certain species of microplankton or dinoflagellates that form the toxins that higher-order predators and man consume. These natural toxins can concentrate as they move up the food chain, but their adverse effects appear limited to man.
Lalu :
WHERE DOES CIGUATERA OCCUR?
Ciguatera occurs in marine waters near tropical reefs. The common boundaries referenced are for tropical reef waters between latitudes 35° south and north. Within these areas the occurrence is unpredictable and patchy, both in distribution and time. The majority of reefs are not ciguatoxic and outbreaks are usually localized. Thus, knowledge of the ciguatoxic areas or reefs is usually based on the local experience of fishermen and consumers.
Artikel itu juga tidak menyatakan bahwa ikan - ikan itu 'pasti' beracun .... tertulis : species the poison occurs seasonally in others, it is permanent dan lebih lanjut lagi... may transmit ciguatera (fish poisoning)
Saya sama sekali tidak ngebelain artikel itu, cuma mencoba untuk mendudukan pada porsinya ajah. Pada prinsipnya artikel ini hanya mengedepankan resiko.
So, bukan propaganda negatif laahhh, pliss dech kita netral dulu dan pelajari lebih lanjut. Ojo shu'udon se' toch massss .......
Cuma yang saya tahu, ciguatera ini bersifat akumulatif pada ikan - semakin 'babon' (terutama predators) semakin tinggi resiko nyah... Pliss pliss.... be cool......
=====
Thank you Boss Ferry..... Sharingnya sangat bagus dan sangat membantu...
Its nice to have someone with cool and clear mind like you do..
salam
ary
__________________ The worst day fishing is still better than a good day at work Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
Fish
........
Certain saltwater species of fish have poisonous flesh. In some species the poison occurs seasonally in others, it is permanent. Examples of poisonous saltwater fish are the porcupine fish, triggerfish, cowfish, thorn fish, oilfish, red snapper, jack, and puffer (Figure 8-2). The barracuda, while not actually poisonous itself, may transmit ciguatera (fish poisoning) if eaten raw.
=======
Mohon penjelasan, siapa tahu ada yang lebih paham..
salam
ary
waks....ikan gindara juga (oil fish)...????? kan enak tuh kalo di bakar....
Keterlaluan tuh warning... kasian tentara Amerika..gak bisa nyoba masakan enak...
Gindara itu bukan oil fish, gindara seh kalo gak salah masih sodaraan ama salmon / cod / trout(???). Ciguatera ini spesifik terdapat pada daerah tropik, karena bermuasal dari gang gang tropik.
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
Gindara itu bukan oil fish, gindara seh kalo gak salah masih sodaraan ama salmon / cod / trout(???). Ciguatera ini spesifik terdapat pada daerah tropik, karena bermuasal dari gang gang tropik.
kalo kita search ke google akan muncul jenis2 oil fish dari berbagai negara. Gambar dari Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan menyebutkan nama lain dari Gindara yaitu oil fish,(sekedar info, nelayan jawa barat menyebut ikan setan karena bentuknya yg kayak setan) berikut gambarnya, dan gambar ini sama persis dengan ikan gindara yang sering gw beli di pasar palmerah, segede ikan tenggiri (2-5kilo lebih). Ciri2nya kulit item kasar, jelek, gigi tajem2, tapi dalemnya booo...enak banget putih bersih. Sekedar saran, kalo mau beli ikan gindara ke Pasar Palmerah aja(kudu pagi banget kalo mo beli), Rp 23-25 ribu per kilo harga daging doang/fillet. bandingin sama supermarket yang 45 per kilo plus kulit plus tulang. (eh jadi promosi padahal bukan tukang ikan).
Saya rasa tepat jg pepatah melayu uang bilang alah bisa karena biasa: maksudnya bisa /racun/toksin dalam skala terbatas dapat dikalahkan oleh tubuh kita lewat antibodi, bukankah begitu kerjanya vaksin?
Dan yang paling penting dikhawatirkan adalah yang kita konsumsi setiap hari. Apakah ikan yang kita makan / diperjualbelikan di Jakarta aman? Apakah BPOM kita care terhadap logam berat yang ada di teluk Jakarta, teluk Banten dll, dan itu kita makan setiap hari. Bahkan kasus teluk Buyat yang nyata2 membuat effek seketika juga di "amankan"
Tungau diseberang lautan kelihatan, Gajah dipelupuk mata tak tampak.
Hanya ikut nimbrung aja mas, mungkin lebih banyak yg kita khawatirkan