Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyTrollBincang-bincang tentang teknik mancing Trolling dengan umpan buatan
Ada beberapa rekan yang menanyakan teknik rigging umpan jenis ini.
Pertama tama saya ingin tegaskan, ada banyak sekali teknik rigging skirted lure, ada yang satu mata pancing ada yang dua mata pancing, ada yang mata pancing dekat kepala umpan, ada yang sejauh jauhnya., ada yang kaku, ada yang fleksibel, dll. Masing masing teknik punya pengikut sendiri sendiri.
Yang saya berikan disini adalah yang saya gunakan untuk umpan-umpan saya.
Bahan:
1. Umpan yang akan di-rig
2. Mata pancing Mustad 7691 atau 76LGS berukuran sedikit lebih besar dari kepala umpan (untuk Moldcraft Wide Range 8/0)
3. 2-3 meter leader monofilamen 200 lbs.
4. 49 strand cable sekitar 10 cm
5. 2 buah sleeve oval aluminium untuk mono leader, 2 buah sleeve 'double' dari kuningan atau tembaga untuk cable.
6. Heat shrink (bisa beli di toko listrik)
7. tape isolasi
leader mono 200lbs dicrimp dibelakang kepala umpannya, lalu disambung dengan cable 400 lbs sekitar 5-7 cm, baru hook.
Sambungan mono dengan cable dibalut pakai isolasi agar kaku, lalu cable ke hook dengan heatshrink sehingga kaku juga.
Hanya lubang mata pancing yang berada didalam skirt.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
ada satu pertanyaan yang ngeganjel neh, kalo pake skirted lure, kan leader mono udah gabung jadi satu sama lurenya, kalo gw mo pake wind-on brarti mono ketemu mono? artinya sama aja keganjel swivel lagi dunk?
mana yang lebih efektif , kalo pake skirted + down rigger / atau dikasi timah dan free dipermukaan?
Pak: Skirted lure itu dirancang untuk di permukaan, jadi tidak dianjurkan untuk digunakan di downrigger atau diberi timah. Kecuali: skirted lure yang memang kepalanya dari timah (biasanya untuk tuna) atau menggunakan bait yang dipasang didalam skirted lure (ini pada dasarnya bait fishing, penggunaan lure hanya agar berenangnya lebih baik).
Quote:
Originally Posted by Jabricks
seberapa pendek? sampe tinggal sejengkal kah? idealnya? sorry nanya mulu.
trus spread untuk featherjig sama kona sama aja ya? paling deket di ombak keberapa?
Boss: Penggunaan wind on leader biasanya dilakukan untuk big game fishing dimana panjang leader bisa 9 meter (maks yg diijinkan IGFA) jadi sebagian leader bisa masuk ke joran dan ikan bisa diajar sampai dekat kapal. Sebenarnya kalau kita menggunakan leader <2 meter sudah tidak dibutuhkan wind on lagi, karena jarak 2 meter dari ujung joran kita itu sudah dekat sekali. Kalau dipotong sampai tinggal sejengkal bpada dasarnya bisa saja, tapi gw khawatir sambungannya (swiver/snap swivel) menimbuilkan buih/bubble yang mengguanggu action lure.
Kalo gw biasanya umpan-umpan tenggelam begitu gw taruh di paling belakang. Aturan umumnya umpan paling gede dan paling agresif ditaruh paling dekat ke kapal. Spread bisa mulai dari ombak ke dua atau ke tiga.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Boss: Penggunaan wind on leader biasanya dilakukan untuk big game fishing dimana panjang leader bisa 9 meter (maks yg diijinkan IGFA) jadi sebagian leader bisa masuk ke joran dan ikan bisa diajar sampai dekat kapal. Sebenarnya kalau kita menggunakan leader <2 meter sudah tidak dibutuhkan wind on lagi, karena jarak 2 meter dari ujung joran kita itu sudah dekat sekali. Kalau dipotong sampai tinggal sejengkal bpada dasarnya bisa saja, tapi gw khawatir sambungannya (swiver/snap swivel) menimbuilkan buih/bubble yang mengguanggu action lure.
Kalo gw biasanya umpan-umpan tenggelam begitu gw taruh di paling belakang. Aturan umumnya umpan paling gede dan paling agresif ditaruh paling dekat ke kapal. Spread bisa mulai dari ombak ke dua atau ke tiga.
wah... kamsia.. xie xie... atas pencerahannya, ya maksud gw emang leader yang panjang kok, kalo leader pendek ya ga usah wind-on hehehe, gw aja bikin wind-on selalu 6 meter panjangnya.
ada satu pertanyaan yang ngeganjel neh, kalo pake skirted lure, kan leader mono udah gabung jadi satu sama lurenya, kalo gw mo pake wind-on brarti mono ketemu mono? artinya sama aja keganjel swivel lagi dunk?
Wiwied....
Sewaktu saya mancing di Ghana teman saya pake wind on dan swivelnya juga untuk wind on dan sangat kecil sekali...kalau tidak salah dia pake swivel merek 'spro' deh....
Betul ad swivel merk spro yang katanya aman masuk joran, at least jora trolling dengan roller yaa. Kalo joran dengan guide SIC gw gak bisa jamin, tapi waktu itu ada teman yg pake di joran jifgging dengan guide SIC aman-aman aja
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Bos mau tanya juga nih sedikit, saya selalu ngerig buat konahead selalu dua hook dibuat yang satu eatas dan yang satu lagi kebawah dan dua2nya ditubing. kenapa kenapa peluang untuk hook upnya kurang baik yah?? beberapa kali moncel terus???
Kalo buat billfish lebih baik satu hook karena billnya sangat keras.
Rigging 2 hook 180 derajat akan mengakibatkan kedua hook berada dalam posisi mendatar, satu ke kiri dan satu ke kanan, tidak akan membuat satu ke atas dan satu ke bawah. Kalo mau bikin dua hook sudur 60-90 derajat rasanya lebih baik.
Ini pendapat saya yaa, seperti saya bilang di permulaan thread ini banyak sekali pendapat berbeda dalam hal ini.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Sewaktu saya mancing di Ghana teman saya pake wind on dan swivelnya juga untuk wind on dan sangat kecil sekali...kalau tidak salah dia pake swivel merek 'spro' deh....
Wah Pak Pur, kapan kapan ceritera atau report deh tentang acara mancingnya di Ghana, Afrika Selatan dan (Maldives?). Pasti menarik tuh!