Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Setelah beberapa kali mancing karangan namun tidak menghasilkan, saya mencoba mancing siang hari dengan teknik casting. Tujuan saya kali ini adalah spot watu mejo, parang tritis.
Hari rabu siang 12 september saya berangkat dari jogja. Sampai di parangtritis jam 1, setelah parkir motor langsung menuju spot dengan berjalan menyusuri pantai dan karang-karang. Perlu nyali lebih melewati karang-karang tersebut, karna beberapa diantaranya sudut kemiringannya 70 derajat.
Sampai di lokasi langsung set alat dgn umpan bulu-bulu+tinah 50gr. Berulang kali casting namun belum ada sambaran dari ikan, tak terasa sudah jam 4.30 sore. Rasa lelah dan bosan mulai datang, namun niat untuk pulang masih saya tahan. Akhirnya saat yang dinanti pun tiba, menit-menit terakhir menjelang pulang terjadi sambaran, setelah ikan naik ternyata caru/baby trevally 0,7 kg. Pada lemparan berikutnya kembali terjadi sambaran dan total yang naik 4 ekor.
Waktu sudah menunjukan pukul 5.30. Karna tidak membawa head lamp, saya pun bergegas packing dan pulang saat matahari mulai terbenam. Senang rasanya karna walaupun badan letih dan hasil cuma sedikit, namun teknik casting berhasil saya praktekkan. I'm sorry this report without pic, coz mancingnya cuma sendiri dan gak bawa camera.
Setelah beberapa kali mancing karangan namun tidak menghasilkan, saya mencoba mancing siang hari dengan teknik casting. Tujuan saya kali ini adalah spot watu mejo, parang tritis.
Hari rabu siang 12 september saya berangkat dari jogja. Sampai di parangtritis jam 1, setelah parkir motor langsung menuju spot dengan berjalan menyusuri pantai dan karang-karang. Perlu nyali lebih melewati karang-karang tersebut, karna beberapa diantaranya sudut kemiringannya 70 derajat.
Sampai di lokasi langsung set alat dgn umpan bulu-bulu+tinah 50gr. Berulang kali casting namun belum ada sambaran dari ikan, tak terasa sudah jam 4.30 sore. Rasa lelah dan bosan mulai datang, namun niat untuk pulang masih saya tahan. Akhirnya saat yang dinanti pun tiba, menit-menit terakhir menjelang pulang terjadi sambaran, setelah ikan naik ternyata caru/baby trevally 0,7 kg. Pada lemparan berikutnya kembali terjadi sambaran dan total yang naik 4 ekor.
Waktu sudah menunjukan pukul 5.30. Karna tidak membawa head lamp, saya pun bergegas packing dan pulang saat matahari mulai terbenam. Senang rasanya karna walaupun badan letih dan hasil cuma sedikit, namun teknik casting berhasil saya praktekkan. I'm sorry this report without pic, coz mancingnya cuma sendiri dan gak bawa camera.
Trims
Selamat mas.. kenapa gak dicoba pake softplastic ?? itu ikannya keliatan di permukaan atau bagaimana ?? ada gerombolan teri disitu ??
Benar bgt p Sony, aku pernah pake soft plastik warna hijau atau jambon hasilnya lumayan, Pak Azwar cobain pake MInoRio pasti hasilnya memuaskan, kapan2x mancing bareng yuk...Pak
salam kasih
Andi
Quote:
Originally Posted by punxerkid
Salam semua
Setelah beberapa kali mancing karangan namun tidak menghasilkan, saya mencoba mancing siang hari dengan teknik casting. Tujuan saya kali ini adalah spot watu mejo, parang tritis.
Hari rabu siang 12 september saya berangkat dari jogja. Sampai di parangtritis jam 1, setelah parkir motor langsung menuju spot dengan berjalan menyusuri pantai dan karang-karang. Perlu nyali lebih melewati karang-karang tersebut, karna beberapa diantaranya sudut kemiringannya 70 derajat.
Sampai di lokasi langsung set alat dgn umpan bulu-bulu+tinah 50gr. Berulang kali casting namun belum ada sambaran dari ikan, tak terasa sudah jam 4.30 sore. Rasa lelah dan bosan mulai datang, namun niat untuk pulang masih saya tahan. Akhirnya saat yang dinanti pun tiba, menit-menit terakhir menjelang pulang terjadi sambaran, setelah ikan naik ternyata caru/baby trevally 0,7 kg. Pada lemparan berikutnya kembali terjadi sambaran dan total yang naik 4 ekor.
Waktu sudah menunjukan pukul 5.30. Karna tidak membawa head lamp, saya pun bergegas packing dan pulang saat matahari mulai terbenam. Senang rasanya karna walaupun badan letih dan hasil cuma sedikit, namun teknik casting berhasil saya praktekkan. I'm sorry this report without pic, coz mancingnya cuma sendiri dan gak bawa camera.
Benar bgt p Sony, aku pernah pake soft plastik warna hijau atau jambon hasilnya lumayan, Pak Azwar cobain pake MInoRio pasti hasilnya memuaskan, kapan2x mancing bareng yuk...Pak
salam kasih
Andi
Kalau pakai sftplastic atau Minorio ditambah timah ya. Kalau ngga ditambah timah apa jarak lemparnya masih bisa nyampe?
Gimana kabarnya Ndorowati? Kalau garon dulu di sebelah timur Ndorowati OK sekali cuma musti waspada, kalau laut owah bisa2 ngga pulang.