Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyBoatNgomong ngomong soal kapal buat mancing dan perlengkapannya disini tempatnya. Tidak untuk mendiskusikan kapal sewaan
Teman2 Pemancing,
ini kapal kedua yang saya buat di binuangeun, setelah albatross.
rencananya ada dua kamar tidur, dua toilet, dapur dan ruang tamu.
mesin 2 (Twin Screw) mitsubishi 6D15.mudah2an bisa mencapai speed 20+ knots. Bagaimana modelnya? Ide saya buat kapal ini adalah murah meriah tapi enak di lihat dan larinya lumayan maksimal di lihat dari penggunaan mesin yang tidak sebesar kapal2 import. Mohon komentar teman2 agar saya bisa mengoreksi kekurangan2 kapal buatan saya. Terima kasih.
Kalo boleh tau murah meriahnya ngabisin berapa?, saya lagi mikir2 pensiun tingal di pantai dan punya kapal ukuran sedang yg ekonomis utk kegiatan sehari-hari.. mancing, yah sekarang sih mimpi2 dulu kali ya..
butuh biaya berapa ya pak bikin kapal kaya gini....trus perkiraan biaya operasional (minus kapten abk dll) berapa yaa....jadi ngilerr deh..udah gak sabar nih desember di binu.
__________________
Kita mancing supaya bisa kerja
Kita kerja supaya bisa mancing
wah mantep pak ! kapan siap nie pak ???? kalo buat di charter murah meriah juga gak pak ? bagaimana dgn albatros pak ? di sewain juga kan pak ??? berapa duit pak ?
Samapi sejauh ini biayanya sudah mencapai 550jt, belum termasuk railing. tapi sudah berikut mesin, gear box, as, dan propeller. Fighting chair juga lagi dalam proses pembuatan. maksud saya murah bila di bandingkan dengan kapal buatan australia atau america yang saya lihat di majalah Blue Water, dengan ukuran sama harganya 1,5 juta Dollar U.S. dan speednya kapal mereka hanya 28 knot max. dengan mesin 1000 HP. yanmar @500 hp. sedangkan saya hanya pakai mesin 300 hp.
perkiraan saya including finishing mudah2an gak lewat dari angka 600 jt. trus kalau masalah biaya operasionalnya tergantung dari speed yang kita jalani. kalau full speed terus pastinya solarnya juga akan bertambah boros kan pak. tapi yang jelas saya mengusahakan semaksimal mungkin dengan solar yang boros tapi kita sesuaikan dengan lari kapal yang cepat juga. kalau di banding dengan kapal yang udah ada di binu, pakai mesin yang sama 2 unit, kapalnya max 15 knot. itu menurut informasi dari kapten2 di binu Om. Trus kalau masalah genset, utk menghemat biaya malah saya mau pakai ac mobil untuk siang hari jadi gak perlu pakai genset lagi. tapi ac mobil aja katanya yang baru full set sudah 7 jutaan.
Mudah2an 2 bulan lagi udah selesai pak. Ya rencananya memang mau di sewakan. kalau albatross rencananya mau di sewakan 5 jt, tp yg baru ini rencananya 8 jt pak.
silahkan telepon aja langsung ke 0818754969.
tapi dari tgl 5 sampai tgl 13 sept saya umroh dulu pak.
Penggunaan mesin besar dibutuhkan pada planing hull untuk 'mengangkat' badan kapal. Ini mengakibatkan kapal bisa mencapai kecepatan tinggi, tetap stabil pada laut yang berombak, dan nyaman digunakan. Kekurangannya tentu saja penggunaan bahan bakar yang boros.
Desain 'longboat' biasanya digunakan agar kapal bisa mencapai kecepatan tinggi dengan mesin kecil tapi kalau ombak agak besar kapal seperti ini tidak dapat berlari cepat dan tidak nyaman digunakan. Kelebihannya entu saja penggunaan bahan bakar yang efisien.
Jadi setiap design ada keuntungan dan kerugiannya
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Betul Sekali Pak,
Tetapi itu teori lama yang sekarang mulai di tinggalkan. bahkan di Australia aja mereka udah mulai memodifikasi bottom hull supaya bisa efisien. kalau masalah di ombak besar, itu saya rasa tidak tergantung dari model long atau shortnya pak, tetapi dari design lambung kapal itu sendiri pak. kalau kapal kayu yang ada di Indonesia, kebanyakan ambil dari model eropa, (Round body) yang mana gejala rolling kapal di saat menghadapi ombak samping akan terasa sekali. sementara model aplikasi dari kapal jepang, kebanyakan square U jadi dalam menghadapi ombak samping akan lebih cepat kembali ke posisi netral. dan itupun setau saya deadrise tidak boleh melebihi 18 derajat kalau tidak mau merasakan gejala rolling yang cukup parah.
Mohon koreksi bila ada kesalahan pak. Thank you
maksud saya longboat bukan kapal yang panjang, tapi design hull yang diciptakan oleh Yamaha. Desain ini cukup banyak ditiru disini, dan memang bentuk kapalnya relatif panjang bila dibandingkan dengan lebarnya sehingga disebut longboat.
Anyway saya bukan ahli kapal, punya aja nggak, hehehe. Kalo soal beginian mending sama pak Jon atau Johan
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
maksudnya long boat kalau saya tidak salah, perbandingan panjang dan lebar kapal melebihi 1 : 5. terkadang 1 : 5 pun sudah bisa di kategorikan long boat. misalnya lebar kapal 1 meter dan panjang kapal 5 meter, ini pun sudah bisa di kategorikan jadi long boat pak. apalagi kalau lebar 1 meter, panjangnya 9 meter. nah kalau kapal buatan luar kebanyakan lebih lebar misalnya panjang kapal 15 meter, lebarnya bisa sampai 5 atau 6 meter. mereka(amerika atau australia ) lebih suka perbandingan 1:3. maka dari itu water plane mereka berubah drastis. jadi rata2 kapal import membutuhkan misin yang jauh lebih besar untuk mencapai speed di atas 20 knot. ( Khusus untuk mesin inboard, long shaft )
Anyway saya juga bukan ahli dalam perkapalan tapi saya sangat antusias mempelajari ini agar supaya para pemilik kapal bisa mendapatkan hasil maksimal dari penggunaan mesin2 mereka yang besar2 tenaganya pak.
kapal kedua saya juga saya belum tahu bisa lari berapa. tapi mudah2an saja bisa mencapai 20 knot pak. doakan yah pak mudah2an berhasil.
slam kenal juga pak Is, Thank you buat komentarnya... kita lihat nanti yah pak tentang diskon. itu aja kalau top speednya dapet 20 knot, pasti kita lebih cepet sampai di lokasi mancing pak. hehehe....
Faktor yang paling dominan agar kapal bisa melaju cepat adalah BERAT kapal dan TENAGA mesin kapal , dgn menggunakan 2 engines kapal cenderung lebih berat daripada hanya menggunakan 1 engine dgn total HP yang sama . Ini belum memperhitungkan drag dari under water gears yang double juga tetapi untuk safety , memang Twin engined boat lebih baik .
Kalau soal hull design , umumnya Deep Vee lebih cocok untuk menggunaan offshore sedangkan Shallow Vee untuk daerah pantai , keuntungan Deep Vee sangat terlihat kalau kapal lagi melaju dgn di dorong ombak dari belakang , dgn Deep Vee kapal akan tetap lurus sesuai arah kemudi sedangkan dgn Shallow Vee , kapal cenderung harus terus di kompensasi arahnya , dgn Flat bottom dgn keadaan yang sama , bisa surfing n bukan boating .
The boat looks nice tapi banyak detail yang harus anda perhatikan untuk dapat mencapai target 20 knots , jangan terpana dgn apa yang anda baca di boating magazine bahwa kapal merk import bisa mencapai 30+ knot , article mereka cenderung menggunakan 1/2 fuel + no water serta kapal dalam keadaan baru , kapal yang sama setelah di isi dgn bermacam macam peralatan n barang bawaan mungkin hanya mampu cruising sekitar 28 knot .
Ada juga yang membaca 1 mph adalah sama dgn 1 knot , FYI 1 knot tuh sekitar 1.15 miles
atau 1.85 km , banyak article menggunakan figure mph sebagai knot agar data specs. kapal menjadi berbunga bunga .
Kalau saya sih merasa lebih nyaman cruising pada speed sekitar 18 ~ 23 knot tergantung besar kecil nya ombak , kalau deal calm flat yah boleh cruising 30+ knot tetapi kalau situasi di Binuangeun cruising 30+ knot bisa bisa body kapal + peralatan nya cepat rusak n penumpangnya babak belur .
Just my honest opinion .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Thank's Pak Jon,
Your opinions are very true... tapi kapal2 yang kebanyakan di buat di indonesia, khusus utk twin screw (inboard), kebanyakan terjadi kavitasi, sehingga banyak yang kehilangan tenaga. jadi sangatlah mubazir kalau solar terbuang percuma pak.
kebanyakan orang setuju kalau fuel equals to speed. tapi kenyataannya banyak kapal yang salah design sehingga fuel yang boros pun tidak dapat optimum speed.
BTW, doakan yah pak, mudah2an bisa dapat lari 20 knot.
Kapal buatan Indonesia kebanyakan adalah hasil cloning dari kapal import dan umumnya sih kalau hanya niru saja tanpa ada re-engineering , hasil nya cukupan lah kendati masih ada kekurangan disini dan disana , body yang terlalu tipis ditempat yang vital dan terlalu tebal di bagian yang sebenarnya tidak perlu serta tebalnya dempul krn mould nya tidak sempurna .
Yang anda sebutkan tuh adalah hasil re-engineering tanpa perhitungan seperti merubah power system dari kapal yang mulanya stern drive/outboard ke shaft drive , ini hanya akan mengakibatkan shaft angle yang besar sehinnga pada waktu power dari engine diteruskan ke propeller untuk mendorong body kapal , scenario terburuknya mengakibatkan buritan kapal cenderung naik dan mendorong bagian depan kapal malah memedam ke air , dgn naiknya buritan maka terjadi cavitation serta rudder tidak berfungsi baik dan dgn memendamnya bagian depan kapal membuat kapal susah terkendali . Belum lagi pilihan propeller nya , baik diameter , number of blade dan pitch nya , gear ratio dari engine , rudder size , etc. , etc. .
Kalau cloning secara keseluruhan dari kapal yang memang sudah twin screw akan sangat mudah untuk memperoleh hasil cukupan tetapi harus diperhatikan juga tebal body sehingga kapal tidak miring kesatu arah , posisi perabotan terpasang juga perlu diperhatikan dan furniture untuk rumah umumnya terlalu berat digunakan diatas kapal .
Good luck with your 20 kt. quest !
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Teman2 Pemancing,
ini kapal kedua yang saya buat di binuangeun, setelah albatross.
rencananya ada dua kamar tidur, dua toilet, dapur dan ruang tamu.
mesin 2 (Twin Screw) mitsubishi 6D15.mudah2an bisa mencapai speed 20+ knots. Bagaimana modelnya? Ide saya buat kapal ini adalah murah meriah tapi enak di lihat dan larinya lumayan maksimal di lihat dari penggunaan mesin yang tidak sebesar kapal2 import. Mohon komentar teman2 agar saya bisa mengoreksi kekurangan2 kapal buatan saya. Terima kasih.
wuiidiiihh...tambahin senjata di depan nya keren nih pak, kyk kapal us navy..hehehhehee keren pak, mdh" cepet slesai dan di ajakin nyobain