Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Salam kenal dari saya, kalau mau nyebut saya sebut saja Winale, sebab memang itu nama panggilan buat saya. Saya memasuki forum ini karena memang sedang mencari-cari forum seperti ini untuk bisa saya masuki. Napa perlu masuk? Ya karena saya ingin ada tempat di mana sesama penggila mancing bisa share.
O ya, saya orang yg belum pernah mancing pakai joran modern dan apalagi pakai reel, tapi saya baru saja beberapa bulan ini kesetrum penyakit menggilai mancing dan sedang mempersiapkan diri terjun secara serius menikmati dunia permancingan, sebagai hobi.
Kalau memancing dengan gaya mancing seperti jaman kuda gigit besi sih, saya udah pernah dulu waktu masih di usia SD. Mancing pake joran bambu di sawah, parit, kolam, situ, empang, alur dan tambak rakyat.
Nah napa pas di usia 40 th ini saya baru memulai hobi mancing? Sebabnya banyak rekan di seputar saya hobi mancing dan saya sering ikut tapi malas megang pancing. Suatu waktu pikiran saya tiba2 seperti mendapat pencerahan, emangnya napa saya tak mau serius menjalani hobi mancing? Gitu timbul di benak saya. Kemudian saya mulai surfing web tentang segala hal mengenai dunia mancing, singkat kata saya merasa memancing adalah dunia yg sebetulnya sedang saya cari dan cocok dengan jiwa saya, yg suka adventure!
O ya, saya tinggal di Doha, Qatar. Aslinya anak Medan, Sumut. Bersama adik saya yg bisa saya jadikan guru mancing, sekarang ini saya baru melek dikit soal tetek-bengek seluk-beluk disain dan kegunaan alat vital pancing seperti joran dan macam2 jenis reel dan berikut umpannya. Berhubung di Timur Tengah lagi mausim panas, sekarang ini saya cuman sedang pelan2 nyiapin kebutuhan untuk mancing ketika musim panas nanti akan berakhir.
Oke dah ... itu dulu perkenalan dari saya.
Lebih dan kurang mohon maaf.
Salam mancing!
Winale
Doha, State of Qatar
Mohon maaf Pak Win, thread anda sy pindah ke Fishy Intro sesuai ruangannya. Trims. -SM.
Selamat datang Bung Winale di forum kita. Saya pastikan anda akan mendapat banyak pengetahuan dan ilmu mengenai permancingan melalui pergaulan via dunia maya di forum ini. Itu yang saya alami anyway. nanti kalau musim panas sudah berakhir dan anda mulai mancing sering sering lah membuat report nya OK? Salam!
selamat bergabung pa win . . .
saya juga belum lama bergabung di FF yg tercinta ini tapi dah banyak baget ilmu yg saya dapet dari sini, anda datang pada tempat yg benar disini berkumpul banyak banget ahli-ahli mancing dari air tawar sampai air laut . . .
semoga anda mendapatkan yg anda cari disini seperti saya . . .
selamat bergabung pa . . . .
Selamat bergabung pak, dengan masuknya anda di forum ini, disamping bakalan dapat ilmu yang banyak, anda pasti gak perlu jauh2 jika kangen dengan tanah air.
Best Regards, Budi.........
Salam kenal Pak Winale, welcome to the forum. Semoga kerasan dan aktif di forum yg kita cintai ini.
Bisa sharing tentang pengalaman mancing Bapak?
Oh ya sudahkah Bapak mencoba fitur search? Sangat berguna untuk mencari topik-topik menarik yg sudah pernah dibahas di forum ini.
Mungkin dengan pengalaman Bapak, ada beberapa trip yg bisa di share reportnya? Silahkan mencoba membuat new thread di Fishy Report sesuai regionnya di Fishy Region sehingga dapat mempromosikan potensi daerah Bapak utk report mancing di laut.
Di Fishy Pond atau Fishy Wild utk report mancing air tawar, di Fishy Rabbit dan Fishy Squid utk baronang dan cumi.
Dan region Luar Negeri bagi anda yg berdomisili di luar Indonesia.
Utk mengetahui pertanyaan yg umum ditanyakan (Frequently Asked Questions) tentang fitur di FF, silahkan lihat di menu FAQ.
Dan untuk panduan dan tips upload gambar/picture bisa dilihat di sini: Cara Upload Foto/Gambar
Kalau ada yg masih kurang mengerti tentang fitur di forum ini, jangan sungkan utk bertanya di Fishy Talk. Nanti rekan-rekan yang lain akan membantu.
Sekedar infromasi, ada bbrp agenda kegiatan FF ke depannya.
Seperti Fishy Fish Together, Fishy Expedition, Fishy Gets Together, Fishy Gathering dll.
Ada juga rencana utk membuat club mancing sebagai bagian dari FF. Kami harap Bapak bisa ikut berpartisipasi.
Salam Kenal Pak Winale, selamat datang & selamat bergabung di Forum ini, dgn bergabungnya bpk di FF ini akan lebih banyak mendapatkan pengalaman khususnya dlm hal memancing , kami tunggu report mancing di QATAR nya pak win
Terimakasih dengan ajakan dan arahannya. Terus terang saya terharu sekali dan merasa seperti balik kampung. Memang itu yg saya tuju, mencari ilmu di komunitas gila mancing di sini dlm suasana seperti di kampung halaman.
Pengalaman mancing yg spesial sebetulnya bisa dibilang tidak ada, tapi pengalaman pahit yg tak akan terlupakan tentu saja ada.
Ceritanya ialah ketika saya melanggar aturan perusahaan!
Tempat saya bekerja sekarang mengharamkan karyawannya memancing (pelabuhan gas dan minyak tanker) di seluruh area. Tapi maklumlah, ada kalanya kalau kerja shift malam tanpa kegiatan berarti, saya dan beberapa rekan sesekali memanfaatkan waktu luang dengan mencuri-curi mancing di pelabuhan. Caranya sangat simpel dan kuno, dengan tali pancing tanpa joran dan umpan hidup lalu ditambat begitu saja terus ditinggalin. Nanti sesekali tambatan/panjar pancing ditengok apa udah kena atau belum. Harus dengan cara seperti ini, sementara kalau mancing ditongkrongi dan apalagi pakai joran jelas akan mengundang perhatian sekuriti yg tiap 1/2 jam sekali melintas! (Maklum, pelabuhan tanker minyak dan LNG/LPG sangat ketat pengawasan dari sekuriti, mereka takut ada pendatang gelap dari negara jiran seperti Bahrain, Iran atau pengungsi gelap dari Irak).
Singkat cerita, saya dapat dua ekor ikan kerapu masing2 sekitar 4 dan 5 kg. Pagi harinya alat2 pancing dikemas dan ikan dibungkus rapi dan disimpan di jok mobil belakang. Biasanya sewaktu pulang melewati gerbang sekuriti saya tak pernah dicheck dan isi mobil diperiksa secara teliti, sekali itu dasar apes benar. Saya dan seorang teman yg berada dalam satu mobil dengan saya diperiksa berikut isi mobil. Wadow! Ketahuan deh ada alat pancing dan ikan di dalam. Artinya saya udah melanggar peraturan perusahaan.
Singkat cerita lagi, dengan peristiwa itu saya dapat warning letter! Kalau kedapatan melakukan hal yg sama untuk ketiga kalinya maka dipecat!
Yah ... itu sekelumit pengalaman mancing "haram" yg saya lakukan dan selalu teringat aja.
Terimakasih dengan ajakan dan arahannya. Terus terang saya terharu sekali dan merasa seperti balik kampung. Memang itu yg saya tuju, mencari ilmu di komunitas gila mancing di sini dlm suasana seperti di kampung halaman.
Pengalaman mancing yg spesial sebetulnya bisa dibilang tidak ada, tapi pengalaman pahit yg tak akan terlupakan tentu saja ada.
Ceritanya ialah ketika saya melanggar aturan perusahaan!
Tempat saya bekerja sekarang mengharamkan karyawannya memancing (pelabuhan gas dan minyak tanker) di seluruh area. Tapi maklumlah, ada kalanya kalau kerja shift malam tanpa kegiatan berarti, saya dan beberapa rekan sesekali memanfaatkan waktu luang dengan mencuri-curi mancing di pelabuhan. Caranya sangat simpel dan kuno, dengan tali pancing tanpa joran dan umpan hidup lalu ditambat begitu saja terus ditinggalin. Nanti sesekali tambatan/panjar pancing ditengok apa udah kena atau belum. Harus dengan cara seperti ini, sementara kalau mancing ditongkrongi dan apalagi pakai joran jelas akan mengundang perhatian sekuriti yg tiap 1/2 jam sekali melintas! (Maklum, pelabuhan tanker minyak dan LNG/LPG sangat ketat pengawasan dari sekuriti, mereka takut ada pendatang gelap dari negara jiran seperti Bahrain, Iran atau pengungsi gelap dari Irak).
Singkat cerita, saya dapat dua ekor ikan kerapu masing2 sekitar 4 dan 5 kg. Pagi harinya alat2 pancing dikemas dan ikan dibungkus rapi dan disimpan di jok mobil belakang. Biasanya sewaktu pulang melewati gerbang sekuriti saya tak pernah dicheck dan isi mobil diperiksa secara teliti, sekali itu dasar apes benar. Saya dan seorang teman yg berada dalam satu mobil dengan saya diperiksa berikut isi mobil. Wadow! Ketahuan deh ada alat pancing dan ikan di dalam. Artinya saya udah melanggar peraturan perusahaan.
Singkat cerita lagi, dengan peristiwa itu saya dapat warning letter! Kalau kedapatan melakukan hal yg sama untuk ketiga kalinya maka dipecat!
Yah ... itu sekelumit pengalaman mancing "haram" yg saya lakukan dan selalu teringat aja.
Salam,
Winale
Salam kenal Pak Winale dari saya, kalo denger cerita bpk sedih banget yah kalo lagi pengen mancing, ntar udah di indonesia baru puas-puas deh mancingnya
Salam kenal juga.
Kebetulan salah satu kakak ipar saya juga lagi kerja di Timteng, tapi di Dubai tempatnya. Dia lagi kerja di Gasco kalau gak salah eja.
Hehehe...
Betul bung Irland, baru sekali ketahuan. Ntar kalau saya lakukan kedua kalinya masih warning juga kalau ketahuan, baru ketahuan ke-3 kalinya langsung pecat.
hi...hi...hi....
kasian deh Bapak ini koq mancing aja payah sembunyi2 gitu kayak maling aja kita dibuatnya ya? padahal laut itu kan punyanya umum hehehehehe. Tapi yang namanya peraturan ya tetap peraturan ya kan Pak???
Selamat bergabung aja deh.