Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Setelah rencana mancing hari Minggu 12 Agustus 2007 batal, saya jadi gatal pengin cepat-cepat ngelaut dan akhirnya hari ini 15 Agustus 2007 kita paksa Mas Hanes and Mas Joko untuk nganterin ke spot double six.
Seperti biasa, kita lepas daratan jam 6 pagi lebih 45 menit dan langsung kesasaran umpan hidup kira kira 30 menit perjalanan. Sementara mereka cari umpan hidup sekali lagi saya boleh tidur. Ngak sampai lima belas menit saya terbangun dikagetin mesin distarter…
Rupanya dibawah ngak ada yang suka sama bulu-bulu…kita putusin pindah lokasi…
Tapi apesssss…..begitu mesin hidup dan baling-baling diturunin ke air ech itu propeller ngak muter alias perahu diam ditempat, selidik punya selidik ternyata bos penahan as habis tergerus sehingga baling-baling ngak nyambung ke mesin. Kita beusaha tenang untuk mencari jalan keluar dan akhirnya kita perbaiki seadanya dan berhasil kira2 sampai jam 10 lewat2 dikit.
Saya bertanya ke crew apakah mancing diterusin dengan kondisi seperti ini, rupanya spot double six tinggal 15 menit lagi dari posisi sekarang dan kita lanjutin saja toh hanya satu spot yang dituju…cuman tanpa umpan hidup(lemuru) dan beruntung kita sudah bawa udang hidup dari darat. Dan kita sampai di spot dengan selamat.
30 menit belalu, mas Joko mulai menderit reelnya…dan ternyata yang naik ikan demi begitu juga mas Johanes…sama ikan demi. Saya sempat ciut nyali juga melihat ikan itu naik…soalnya itu ikan yang biasa jadi partner hiu bersihin badan…nah kalo petugas kebersihannya ada dibawah…pasti yang dibersihin ada disitu juga. Wah ada Hiu nich dibawah…
Ngak lama berselang, kali ini barengan mereka berdua reelnya menderit…dan seruuuu..mereka sempat fighting kira-kira 5 menitan …naiklah masing-masing satu ekor Cakal poso(menurut Om Kiki namanya Kwe garis biru), punya mas Joko 4 kg dan mas Hanes 2,5 kg. Saya mulai panik dapat giliran kapan nich???? ech ternyata sticknya melengkung juga tapi sesaat dan hilang..terus saya tarik tanpa perlawanan tapi agak berat, harap-harap cemas dan menduga-duga ech malah cotek kecil yang nyikat udang umpan yang besarnya hampir sama. Sableng juga nich cotek guman saya.
Sampai jam 13.00 ngak ada kegiatan, alias sepi terus mas Hanes kasih warning, kita tunggu ½ jam lagi kalo ngak ada yang mendebarkan hati kita cabut…sambil kasih saran ke saya untuk nurunin stick kedua biar lebih banyak peluang. Kayaknya dia sedih juga liat saya manyun belum narik ikan. Sesuai saran saya lengkapi tuch Stick Pioneer Apache dan Reel Daiwa (punya Om Kiki) dengan senjatanya Daici no. 8. Turun….
Benar juga, ngak sampai setengah jam….stick yang kedua malah melengkung duluan dan saya secepat menyambar untuk fighting.
Dalam hati berguman..kenapa ikan nyamber stick yang lebih kecil ya? kan jadi alot nich perjuangan…benar saja…yang dibawah rupanya tidak mau menyerah dan tahu yang dilawan stick kecil….jadi ditarik habis! Mas Hanes kasih advise..biarin aja ditarik sampai lelah sambil kita lawan pelan-pelan. Saya rada psimis ikan bakal bisa naik…soalnya setiap saya coba gulung yang dibawah malah bereaksi melawan..keliatan tuch ujung stick menukik-nukik sampai hampir masuk air. Mungkin sekitar 10 menit bertarung, kayaknya rival saya mulai kehabisan tenaga dan ngikut saja waktu ditarik. Begitu keliatan putih mengkilap melayang saya semakin bersemangat menggulung, tapi sekali lagi rival saya melawan dan menukit kebawah lagi. Itu perlawanan terkakhir sebelum akhirnya diserok sama mas Hanes. Lega, puas, puas, puas…..4.5 kg cakal poso bisa juga ditaklukan. (trim untuk Om kiki, reelnya mantap).
Saya lengkapin photo dikit.
Dan itu pula ikan terkakhir hari ini terus kita cabut jam 14.++, tapi sekali lagi…propeller bermasalah dan kita perbaiki lagi dan benar-benar meninggalkan spot sekitar jam 15.00 lah.
Melihat pengalaman baling-baling macet…perkakas ringan untuk temporary repair jika diperlukan sebaiknya tersedia jika kita pake jukung tradisonal. Syukurnya diperahu mas Hanes sudah disiapkan perkakas yang cukup untuk mengatasi masalah saat itu, kalo ngak??? Selamat mendayung dech ketepian, paling juga nyampe darat besok paginya.
__________________
Untuk Sementara Tidak Mancing
"Olenk"
Setelah rencana mancing hari Minggu 12 Agustus 2007 batal, saya jadi gatal pengin cepat-cepat ngelaut dan akhirnya hari ini 15 Agustus 2007 kita paksa Mas Hanes and Mas Joko untuk nganterin ke spot double six.
Seperti biasa, kita lepas daratan jam 6 pagi lebih 45 menit dan langsung kesasaran umpan hidup kira kira 30 menit perjalanan. Sementara mereka cari umpan hidup sekali lagi saya boleh tidur. Ngak sampai lima belas menit saya terbangun dikagetin mesin distarter…
Rupanya dibawah ngak ada yang suka sama bulu-bulu…kita putusin pindah lokasi…
Tapi apesssss…..begitu mesin hidup dan baling-baling diturunin ke air ech itu propeller ngak muter alias perahu diam ditempat, selidik punya selidik ternyata bos penahan as habis tergerus sehingga baling-baling ngak nyambung ke mesin. Kita beusaha tenang untuk mencari jalan keluar dan akhirnya kita perbaiki seadanya dan berhasil kira2 sampai jam 10 lewat2 dikit.
Saya bertanya ke crew apakah mancing diterusin dengan kondisi seperti ini, rupanya spot double six tinggal 15 menit lagi dari posisi sekarang dan kita lanjutin saja toh hanya satu spot yang dituju…cuman tanpa umpan hidup(lemuru) dan beruntung kita sudah bawa udang hidup dari darat. Dan kita sampai di spot dengan selamat.
30 menit belalu, mas Joko mulai menderit reelnya…dan ternyata yang naik ikan demi begitu juga mas Johanes…sama ikan demi. Saya sempat ciut nyali juga melihat ikan itu naik…soalnya itu ikan yang biasa jadi partner hiu bersihin badan…nah kalo petugas kebersihannya ada dibawah…pasti yang dibersihin ada disitu juga. Wah ada Hiu nich dibawah…
Ngak lama berselang, kali ini barengan mereka berdua reelnya menderit…dan seruuuu..mereka sempat fighting kira-kira 5 menitan …naiklah masing-masing satu ekor Cakal poso(menurut Om Kiki namanya Kwe garis biru), punya mas Joko 4 kg dan mas Hanes 2,5 kg. Saya mulai panik dapat giliran kapan nich???? ech ternyata sticknya melengkung juga tapi sesaat dan hilang..terus saya tarik tanpa perlawanan tapi agak berat, harap-harap cemas dan menduga-duga ech malah cotek kecil yang nyikat udang umpan yang besarnya hampir sama. Sableng juga nich cotek guman saya.
Sampai jam 13.00 ngak ada kegiatan, alias sepi terus mas Hanes kasih warning, kita tunggu ½ jam lagi kalo ngak ada yang mendebarkan hati kita cabut…sambil kasih saran ke saya untuk nurunin stick kedua biar lebih banyak peluang. Kayaknya dia sedih juga liat saya manyun belum narik ikan. Sesuai saran saya lengkapi tuch Stick Pioneer Apache dan Reel Daiwa (punya Om Kiki) dengan senjatanya Daici no. 8. Turun….
Benar juga, ngak sampai setengah jam….stick yang kedua malah melengkung duluan dan saya secepat menyambar untuk fighting.
Dalam hati berguman..kenapa ikan nyamber stick yang lebih kecil ya? kan jadi alot nich perjuangan…benar saja…yang dibawah rupanya tidak mau menyerah dan tahu yang dilawan stick kecil….jadi ditarik habis! Mas Hanes kasih advise..biarin aja ditarik sampai lelah sambil kita lawan pelan-pelan. Saya rada psimis ikan bakal bisa naik…soalnya setiap saya coba gulung yang dibawah malah bereaksi melawan..keliatan tuch ujung stick menukik-nukik sampai hampir masuk air. Mungkin sekitar 10 menit bertarung, kayaknya rival saya mulai kehabisan tenaga dan ngikut saja waktu ditarik. Begitu keliatan putih mengkilap melayang saya semakin bersemangat menggulung, tapi sekali lagi rival saya melawan dan menukit kebawah lagi. Itu perlawanan terkakhir sebelum akhirnya diserok sama mas Hanes. Lega, puas, puas, puas…..4.5 kg cakal poso bisa juga ditaklukan. (trim untuk Om kiki, reelnya mantap).
Saya lengkapin photo dikit.
Dan itu pula ikan terkakhir hari ini terus kita cabut jam 14.++, tapi sekali lagi…propeller bermasalah dan kita perbaiki lagi dan benar-benar meninggalkan spot sekitar jam 15.00 lah.
Melihat pengalaman baling-baling macet…perkakas ringan untuk temporary repair jika diperlukan sebaiknya tersedia jika kita pake jukung tradisonal. Syukurnya diperahu mas Hanes sudah disiapkan perkakas yang cukup untuk mengatasi masalah saat itu, kalo ngak??? Selamat mendayung dech ketepian, paling juga nyampe darat besok paginya.
wah selamat atas trip yg bener2 mendebarkan krn masalah propeller mungkin lain kali bisa lebih teliti dalam hal pemilihan perahu jangan sampe niat mau olahraga macing berubha jadi olahraga mendayung
btw Cakal poso itu sih Blue Fin Treavelly
__________________ Moezhar BFC ------------------------- SCHIZOPOPPINGMANIA moezhar@fishyforum.com
-------------------------
Cplok... Cplok... Jebyuurrrrrrrr....... kreeeeekkkkkkk !!!!
I Love This Game
Setelah rencana mancing hari Minggu 12 Agustus 2007 batal, saya jadi gatal pengin cepat-cepat ngelaut dan akhirnya hari ini 15 Agustus 2007 kita paksa Mas Hanes and Mas Joko untuk nganterin ke spot double six.
Seperti biasa, kita lepas daratan jam 6 pagi lebih 45 menit dan langsung kesasaran umpan hidup kira kira 30 menit perjalanan. Sementara mereka cari umpan hidup sekali lagi saya boleh tidur. Ngak sampai lima belas menit saya terbangun dikagetin mesin distarter…
Rupanya dibawah ngak ada yang suka sama bulu-bulu…kita putusin pindah lokasi…
Tapi apesssss…..begitu mesin hidup dan baling-baling diturunin ke air ech itu propeller ngak muter alias perahu diam ditempat, selidik punya selidik ternyata bos penahan as habis tergerus sehingga baling-baling ngak nyambung ke mesin. Kita beusaha tenang untuk mencari jalan keluar dan akhirnya kita perbaiki seadanya dan berhasil kira2 sampai jam 10 lewat2 dikit.
Saya bertanya ke crew apakah mancing diterusin dengan kondisi seperti ini, rupanya spot double six tinggal 15 menit lagi dari posisi sekarang dan kita lanjutin saja toh hanya satu spot yang dituju…cuman tanpa umpan hidup(lemuru) dan beruntung kita sudah bawa udang hidup dari darat. Dan kita sampai di spot dengan selamat.
30 menit belalu, mas Joko mulai menderit reelnya…dan ternyata yang naik ikan demi begitu juga mas Johanes…sama ikan demi. Saya sempat ciut nyali juga melihat ikan itu naik…soalnya itu ikan yang biasa jadi partner hiu bersihin badan…nah kalo petugas kebersihannya ada dibawah…pasti yang dibersihin ada disitu juga. Wah ada Hiu nich dibawah…
Ngak lama berselang, kali ini barengan mereka berdua reelnya menderit…dan seruuuu..mereka sempat fighting kira-kira 5 menitan …naiklah masing-masing satu ekor Cakal poso(menurut Om Kiki namanya Kwe garis biru), punya mas Joko 4 kg dan mas Hanes 2,5 kg. Saya mulai panik dapat giliran kapan nich???? ech ternyata sticknya melengkung juga tapi sesaat dan hilang..terus saya tarik tanpa perlawanan tapi agak berat, harap-harap cemas dan menduga-duga ech malah cotek kecil yang nyikat udang umpan yang besarnya hampir sama. Sableng juga nich cotek guman saya.
Sampai jam 13.00 ngak ada kegiatan, alias sepi terus mas Hanes kasih warning, kita tunggu ½ jam lagi kalo ngak ada yang mendebarkan hati kita cabut…sambil kasih saran ke saya untuk nurunin stick kedua biar lebih banyak peluang. Kayaknya dia sedih juga liat saya manyun belum narik ikan. Sesuai saran saya lengkapi tuch Stick Pioneer Apache dan Reel Daiwa (punya Om Kiki) dengan senjatanya Daici no. 8. Turun….
Benar juga, ngak sampai setengah jam….stick yang kedua malah melengkung duluan dan saya secepat menyambar untuk fighting.
Dalam hati berguman..kenapa ikan nyamber stick yang lebih kecil ya? kan jadi alot nich perjuangan…benar saja…yang dibawah rupanya tidak mau menyerah dan tahu yang dilawan stick kecil….jadi ditarik habis! Mas Hanes kasih advise..biarin aja ditarik sampai lelah sambil kita lawan pelan-pelan. Saya rada psimis ikan bakal bisa naik…soalnya setiap saya coba gulung yang dibawah malah bereaksi melawan..keliatan tuch ujung stick menukik-nukik sampai hampir masuk air. Mungkin sekitar 10 menit bertarung, kayaknya rival saya mulai kehabisan tenaga dan ngikut saja waktu ditarik. Begitu keliatan putih mengkilap melayang saya semakin bersemangat menggulung, tapi sekali lagi rival saya melawan dan menukit kebawah lagi. Itu perlawanan terkakhir sebelum akhirnya diserok sama mas Hanes. Lega, puas, puas, puas…..4.5 kg cakal poso bisa juga ditaklukan. (trim untuk Om kiki, reelnya mantap).
Saya lengkapin photo dikit.
Dan itu pula ikan terkakhir hari ini terus kita cabut jam 14.++, tapi sekali lagi…propeller bermasalah dan kita perbaiki lagi dan benar-benar meninggalkan spot sekitar jam 15.00 lah.
Melihat pengalaman baling-baling macet…perkakas ringan untuk temporary repair jika diperlukan sebaiknya tersedia jika kita pake jukung tradisonal. Syukurnya diperahu mas Hanes sudah disiapkan perkakas yang cukup untuk mengatasi masalah saat itu, kalo ngak??? Selamat mendayung dech ketepian, paling juga nyampe darat besok paginya.
Wah P.Putu .........pengalaman mancing yg mengesankan dgn baling2 macet syukur bisa diperbaiki klo ndak ...? mendayung dong sampai besok pagi belum tentu bisa sampai .....hehe he.... any way Congrat for Trip nya P.Putu
Spot double six itu dimana Pak ,mungkin klo ada anggota FF yg lain berkunjung ke Bali bisa mancing kesana pak ?
Wah P.Putu .........pengalaman mancing yg mengesankan dgn baling2 macet syukur bisa diperbaiki klo ndak ...? mendayung dong sampai besok pagi belum tentu bisa sampai .....hehe he.... any way Congrat for Trip nya P.Putu
Nama double six apa spot atau daerah and mancing nya dimana Pak ,mungkin klo ada anggota FF yg lain berkunjung ke Bali bisa mancing kesana pak ?
Wassalam,
Trim's Pak Yanto, Nama double six adalah spot mancing yang lurus ke barat pantai double six sekitar pantai legian, Kuta.
__________________
Untuk Sementara Tidak Mancing
"Olenk"
Pak Putu selamat yah buat tangkepannya... Sampeyan kuwalat tuh sama saya and Resdi mancing diem2 aja ngga ngajak2... Pantesan kemarin dikantor kok tumben ngga ada orang sesiangan, rupanya dia ngelayap mancing toh...
Lah buat apa kuatir lah wong ada engineer kok yang mancing???? Sampeyan kan ngerti mesin pesawat, klo cuman mesin as panjang mah sambil merem juga seleseilah heheheheheh...
__________________ K i k i -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"A good rule of angling philosophy is not to interfere with any fisherman’s ways of being happy, unless you want to be hated."
**Zane Grey, Tales of Fishes, 1919**
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Oh iya lupa cendol ijo nya semangkok buat pak putu
__________________ K i k i -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"A good rule of angling philosophy is not to interfere with any fisherman’s ways of being happy, unless you want to be hated."
**Zane Grey, Tales of Fishes, 1919**
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
wow......, selamat P. Putu, rupanya ikannya udah mulai galak2, ombak sudah tdk tinggi cuma cuaca/angin kayaknya masih kenceng ya..... menurut informasi nelayan kedonganan sekarang waktu paling bagus utk mancing ketengah sampai hari minggu, senin arus air sdh berubah lagi, akan sulit utk dapet ikan..... merdeka
Oh iya lupa cendol ijo nya semangkok buat pak putu
Ha..ha..ha, Om Kiki tuch yang kuwalat...orang diajakin mancing kok nolak katanya lagi ada gawe.....ya berangkat sendiri.....pokoke...ngak ada teman mancing ngak masalah...yang penting ada umpan, jadi.
Trim's cendolnya...saya belajar dulu ach.....
__________________
Untuk Sementara Tidak Mancing
"Olenk"
wow......, selamat P. Putu, rupanya ikannya udah mulai galak2, ombak sudah tdk tinggi cuma cuaca/angin kayaknya masih kenceng ya..... menurut informasi nelayan kedonganan sekarang waktu paling bagus utk mancing ketengah sampai hari minggu, senin arus air sdh berubah lagi, akan sulit utk dapet ikan..... merdeka
Bagaimana klo kita berangkat lagi????????
__________________
Untuk Sementara Tidak Mancing
"Olenk"
dikedongan rata2 sewa perahu berapa ya ? ada no yg bisa di hubungi ga?
selamat ya.
me member baru yg jarang2 post. banyakan liat2
Silahkan anda lihat di Fishy Charter di Region BALI mas... sdh ada kok sebagian datanya disana...
__________________ K i k i -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"A good rule of angling philosophy is not to interfere with any fisherman’s ways of being happy, unless you want to be hated."
**Zane Grey, Tales of Fishes, 1919**
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sama sama mas robi, salam kenal juga dari saya hehehehe...
__________________ K i k i -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"A good rule of angling philosophy is not to interfere with any fisherman’s ways of being happy, unless you want to be hated.&quo