Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyBoatNgomong ngomong soal kapal buat mancing dan perlengkapannya disini tempatnya. Tidak untuk mendiskusikan kapal sewaan
aku mau tanya biasanya teman2 pake apa ya mesin listrik untuk dikapal? genset bensin ato solar ya?
soalnya nih aku pengen pake mesin genset bensin utk dikapal karena beberapa alasan spt fisiknya yg kecil n suara mesinnya yg ga berisik..
tapi ada yg bilangin ke aku katanya mesin genset bensin sangat rawan terbakar kalo diatas kapal. sedangkan kalo mesin genset diesel kan gede trs berisik banget suaranya..
Pak Chris, kalau mau yang murah meriah ya yang pakai bensin, sekirat 1000 watt, made in China, harganya 750 an ribu, selama ini kami pakai sih oke oke aja tuh, lagian kan naruhnya didalam palka kapal toh, kalau hati2 sih ngak juga ya. Gensetnya ada yang 1000,2000,3000,3500,4500,5500,7500 watt tinggal pilih aja
Oh ya Pak Chris, ada juga yang Diesel type Silence suaranya sekitar 65 db tapi watt nya gak ada yang kecil, minimum 5500 watt harganya sekitar 8 jutaan, juga made in China
Pak Chris, kalau mau yang murah meriah ya yang pakai bensin, sekirat 1000 watt, made in China, harganya 750 an ribu, selama ini kami pakai sih oke oke aja tuh, lagian kan naruhnya didalam palka kapal toh, kalau hati2 sih ngak juga ya. Gensetnya ada yang 1000,2000,3000,3500,4500,5500,7500 watt tinggal pilih aja
pak boy,
aku sih pertama rencananya seperti itu, hanya karena teman bilang mesin genset bensin gampang terbakar jadinya saya rada takut. malah saya mau tarohnya dikamar mesin, tapi katanya lagi nih kalo mesin gensetnya tar panas lebih gampang terbakarnya.. makanya saya bingung bener nih...
Oh ya Pak Chris, ada juga yang Diesel type Silence suaranya sekitar 65 db tapi watt nya gak ada yang kecil, minimum 5500 watt harganya sekitar 8 jutaan, juga made in China
emang merknya apa pak yg silent? trz bedanya apa sih yang silent ini?
Pak Chris, Silent itu emang genset biasa yang diberi rumah yang dalamnya dilapisin bahan kedap suara, kalau emang takut panas dikamar mesin pak Chris bisa pakai 2 buah pipa paralon letakan berlawanan arah dan agak jauh, salah satu pangkal paralon dipakaiin exhaust fan kecil yang ukuran 4", kalau exh fan nya nyala udara dalam ruang mesin akan tersedot keluar, dan dari paralon yang satunya lagi otomatis akan sedot udara luar kedalam kamar mesin, dengan begitu terjadi sirkulasi udara yang terus menerus jadi gak panas lagi toh. Diesel yang Silent itu suaranya sebesar mesin motor dua tak kalau dihidupkan tapi dalam keadaan stasioner kira2 begitulah 64 db itu
sedikit tambahan, kalau Made in China mereknya bisa puluhan atau bahkan ratusan, tapi menurut saya merk tdk menjadi masalah kwalitasnya rata2 sama aja, asalnya disana cuma beberapa pabrik aja , tapi ama importir Indonesia diberi lebel semaunya, belum lagi sampai ketoko diganti lagi dengan lebel toko sendiri, biasalah orang toko yang mau nyari sesuap nasi, kalau ganti merek kan jadi tidak bisa dibandingkan ama merek yang lain harganya. kalau boleh tahu pak Chris domisilinya didaerah apa nanti saya coba berikan alamat toko yang dekat ama pak Chris, kebetulan saya banyak kenal dibidang ini, krn saya main spare partnya
wah pak, saya sangat berterima kasih atas bantuannya. saya berdomisili di Pulau Nias. lebih dekat dengan Sibolga ato Medan.
jadi sebenarnya merk itu hanya ulah dari importir indonesia ya, pantes merknya sangat banyak sekali sampai2 kita bingung milih mana..
saya sih ada tanyakan ke Medan merk Honda dgn merk Mutari dengan harga selisih jauh beda sekitar 500rb-1jt utk merk Honda, tapi katanya merk Mutari tersebut spare part sama dgn merk Honda.
aku mau tanya biasanya teman2 pake apa ya mesin listrik untuk dikapal? genset bensin ato solar ya?
soalnya nih aku pengen pake mesin genset bensin utk dikapal karena beberapa alasan spt fisiknya yg kecil n suara mesinnya yg ga berisik..
tapi ada yg bilangin ke aku katanya mesin genset bensin sangat rawan terbakar kalo diatas kapal. sedangkan kalo mesin genset diesel kan gede trs berisik banget suaranya..
kalo menurut teman2 gimana ya?
thanx...
Beli saja genset portable buatan Cina yang 1000watt, harganya murah. Bahan bakarnya bensin campur, karena mesinnya 2 tak. Bensin memang mudah terbakar, tetapi kalau kita apik, maksudnya menyimpan bensin dijerrycan yang memang untuk bensin, kebakaran bisa dihindarkan. Genset portable begitu beratnya hanya 8kg, ringan saja. Jadi kalau mau dipakai justru jangan ditaruh diruang mesin yang panas, taruh saja diatap kapal atau didepan/dibelakang sekali. Atau paling tidak jauh dari orang yang merokok, dan juga agar suaranya tidak terlalu mengganggu. Harganya murah, sehingga kalau 1 atau 2 tahun toch rusak beli saja yang baru. Kalau diesel tidak ada yang kapasitas kecil, sehingga ukuran besar dan berat, harga tinggi. Keuntungan dari yang portable itu selain kecil dan ringan, pemakaian bahan bakarnya juga sangat irit.
Pak Chris ide DD itu cukup bagus oleh dipertimbangkan, kalau mau beli di Medan mungkin setiap toko Mesin ada yang jual, apalagi Medan sekarang tiap hari Mati Listriknya, laku sekali dan tiap toko punya stock, kalau dekat ama Sibolga di sana kalau gak salah ada toko Karya Harapan disitu juga kayaknya ada jual Genset tsb.
emang sih paling baik ya taroh diatas atap kapal. hanya gimana kalo hujan, kan ga mungkin ditutup pake terpal mesinnya, bisa panas juga toh...
Quote:
Originally Posted by DeDe
Beli saja genset portable buatan Cina yang 1000watt, harganya murah. Bahan bakarnya bensin campur, karena mesinnya 2 tak. Bensin memang mudah terbakar, tetapi kalau kita apik, maksudnya menyimpan bensin dijerrycan yang memang untuk bensin, kebakaran bisa dihindarkan. Genset portable begitu beratnya hanya 8kg, ringan saja. Jadi kalau mau dipakai justru jangan ditaruh diruang mesin yang panas, taruh saja diatap kapal atau didepan/dibelakang sekali. Atau paling tidak jauh dari orang yang merokok, dan juga agar suaranya tidak terlalu mengganggu. Harganya murah, sehingga kalau 1 atau 2 tahun toch rusak beli saja yang baru. Kalau diesel tidak ada yang kapasitas kecil, sehingga ukuran besar dan berat, harga tinggi. Keuntungan dari yang portable itu selain kecil dan ringan, pemakaian bahan bakarnya juga sangat irit.
Kan sudah saya katakan beratnya tidak seberapa. Kalau hujan ya diangkat saja pindahkan ketempat yang teduh. Atau matikan gensetnya, tutup dengan terpal, berhenti mancing dan pulang.....mudah saja toch!
Semua tergantung dari pemakaian listriknya berapa besar ? ada AC, Frezzer ? atau hanya lampu?
Genset juga banyak type mulai dari yg Rp600.000 sampai yg ratusan juga. semua tergantung dari kebutuhan. Yg paling cocok genset utk kapal ya genset yang di design utk marine cthnya merk Onan ada yg 5500watt, selain silent juga coolingnya pake air laut -- maksudnya air laut utk cooling air tawar. Tapi ini mahal dgn angka puluhan juta.
Saya punya genset made in china 650watt 2 tak sdh 2 buah yg jadi bangkai. Tdk tahan lama dan sparepartnya tdk ada. Cth nya busi nya kaga ada yg jual di sini. Akhirnya saya beli bekas Honda dari teman 2200 watt, sdh 2 thn masih tokcet. Fungsinya utk jaga berokan di Jemb V tempat penampungan Nila.
Kalau memang perlu saya sarankan lebih baik beli merk jepang seperti Honda dll, lebih baik beli Honda bekas daripada Made in China baru. Ingat bukan hanya mesin tapi juga coil nya. Menurut bengkel koil / trafo, gulungan tangan Indo masih lebh bagus daripada made in china (waktu abis banjir saya lagi servis honda dan saya lihat banyak genset made in china rusak di pangeran Jayakarata). Tapi Honda (Asli) jauh lebih bagus dari gulungan tangan Indo.
Kalau hanya utk penerangan kenapa tdk pakai Aki saja, saya di Jatiluhur full menggunakan aki utk penerangan dan TV (Tosiba Bomba 14") dgn Solar cell sebagai generatornya. Sekarang banyak lampu hemat energi dgn menggunakan 12 V (Inverter). Selain tdk berisik, polusi, bebas dari kebakaran dan tdk kalah terangnya dgn lampu 220 V. Tentu aki nya di charge dulu di rumah sebelum berangkat -- charger cuman Rp200.000.
Ini cuman sekedar ide -- silahkan compare mana yg lebih cocok.