Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyBoatNgomong ngomong soal kapal buat mancing dan perlengkapannya disini tempatnya. Tidak untuk mendiskusikan kapal sewaan
Teman2 Pemancing yang saya hormati, Saya sudah lama mengamati kapal2 mancing di daerah Binuangeun. Kebanyakan kapal kayu besar dan menggunakan mesin yang besar pula. Dan kecepatan kapal2 tersebut tidak terlalu cepat. Ada kapal yang menggunakan 2 mesin mitsubishi FUSO, dan speednya hanya 9 knot. Saya memutuskan untuk membuat kapal dari Fiber Glass dengan ukuran panjang 15 meter, dan Lebar 3 Meter, Saya gunakan satu mesin yanmar berukuran 44 pk. Alhasil kapal saya dapat mencapai kecepatan 9 knot. Bayangkan perbedaan solarnya. saya mengajak teman2 pemancing yang memiliki kapal di Binuangeun atau di mana saja kalian berada, mari kita tinggalkan budaya mesin2 besar dan budaya penggundulan Hutan untuk mengambil kayu untuk membuat kapal. Memang harga Fiber Glass tidak murah, akan tetapi dalam jangka panjang kita mengirit bahan bakar dan penggunaan kayu. kalaupun kita mau menggunakan mesin besar, tentu kita dapat menghasilkan kecepatan yang optimal dengan menggunakan body Fiber Glass. kalau ada yang mau bertanya tentang kapal saya silahkan hubungi saya di 0818754969. (Richard).
Sekedar Informasi, kini saya sedang mengerjakan pembuatan kapal saya yang kedua, dengan ukuran panjang 15 meter dan lebar 4 meter. Twin Screw, mudah2an kecepatannya bisa mencapai 20 knot. kalau sudah Jadi nanti saya akan informasikan untuk rekan2 sekalian.
Happy Fishing Guys.
Dear Om Albatros,
Menghindari penggundulan hutan sebagai upaya menghindari efek rumah kaca dan pemanasan global harus di dukung. Tetapi upaya lain dengan menghindari pemakaian resin yg mengandung unsur Flour Carbon juga patut disosialisasikan.
Mohon sharing berapa investasi kapal kayu dan kapal fiber buatan Om tersebut?
Dear Pak Peter,
Sekedar informasi, kapal kayu yang pernah saya buat di binuangeun menghabiskan antara 50 juta sampai 75 juta.(Body Only) mereka (Tukang di binuangeun) memilih kayu bungur atau laban. tetapi, kapal kayu yang saya buat paling bertahan 1 tahun, pasti papannya sudah di makan "kapang" (istilah kutu yang membolongi perahu).
kapal fiber yang saya buat dengan ukuran 15 m X 3 m menghabiskan biaya kurang lebih hampir 250 juta. mesin marine 44 pk hampir 50 juta. tetapi bila pak Peter mau membuat, saya sarankan menggunakan mesin mitsubishi eks singapur, karena lebih murah dan spare partsnya juga seperti kacang goreng. juga hpnya lebih besar.
kenapa saya bilang investasi jangka panjang? karena selama almarhum ayah saya main di binuangeun, entah sudah berapa belas kali beliau membuat kapal kayu, dan tidak ada yang bertahan lama.
Sebelum saya membuat sendiri, saya sempat keliling mendatangi pembuat kapal fiber dan harga mereka bervariasi antara 300 hingga 500 juta. lumayan irit juga membuat sendiri dan kita lebih puas karena kita tahu persis berapa lapis ketebalan bottom hull kita.
Menarik sekali Pak Albatros,
Sekali2 kalo ada gambar/fotonya pingin lihat kapal hasil buatan Bapak.
Soalnya saya nggak ngerti seluk beluk pembuatan kapal.
Thanks
Dwi
__________________
Fishing is always in my mind
Visit my blog at:
http://www.senengmancing.blogspot.com/
Thank's Pak Dwi,
Albatross yang saya buat itu typenya kalau di luar negeri jenis Walkaround. dan kebetulan di binuangeun kapal2nya memang sudah seperti itu. Tapi model kapal yang saya sedang kerjakan kurang lebih hampir seperti cabo yachts. Kalau mancing ke binuangeun, mampir aja pak lihat albatross di rumah saya.
Cheers.
Terima kasih Pak Richard,
Bagus juga ya kapal buatan Bapak. Kalo ada waktu pas mancing ke Binuangen nanti saya mampir lihat2 kapal Albatross.
Btw thanks atas fotonya.
salam,
Quote:
Originally Posted by albatross
Thank's Pak Dwi,
Albatross yang saya buat itu typenya kalau di luar negeri jenis Walkaround. dan kebetulan di binuangeun kapal2nya memang sudah seperti itu. Tapi model kapal yang saya sedang kerjakan kurang lebih hampir seperti cabo yachts. Kalau mancing ke binuangeun, mampir aja pak lihat albatross di rumah saya.
Cheers.
__________________
Fishing is always in my mind
Visit my blog at:
http://www.senengmancing.blogspot.com/
Sama2 Pak Dwi. Kalo mau juga pak Dwi boleh cobain Kapal saya.
FYI, Albatros goyangannya lebih stabil pak. dan belah ombaknya juga lumayan oke. tidak "ngebanting" seperti kapal kayu. Dan speednya lumayan juga buat mainkan kona head.
Thank you Pak, kalau tidak salah kita ketemu di Pelabuhan Ratu yah?
Bagaimana Kabarnya Pak? Masih sering mancing kah? kapan nih mancing bareng? saya lagi tunggu kapal saya yang twin screw jadi, mau nyobain ke tengah. hehehe... mau nyari broad bill.
Thank you buat komentarnya Pak Jerry L.
Ya buat kedepannya memang albatross bisa di sewa. Silahkan hubungi saya di HP: 0818754969. Dan juga saya terima kalau ada yang mau order buat kapal fiber. saya juga udah gak sabar untuk test drive kapal saya yang kedua. mudah2an sih bisa sampai 20 knot. hehehe...
Cheers...
Thank you buat komentarnya Pak Jerry L.
Ya buat kedepannya memang albatross bisa di sewa. Silahkan hubungi saya di HP: 0818754969. Dan juga saya terima kalau ada yang mau order buat kapal fiber. saya juga udah gak sabar untuk test drive kapal saya yang kedua. mudah2an sih bisa sampai 20 knot. hehehe...
Cheers...
Pak Richard, bisa tolong PM ke sy harga sewanya Pak? Sekalian fitur yg ada di kapal Albatross anda spt FF. GPS, VHF dll.
Thanks.
Pak Richard, salam kenal neh. saya tertarik dengan design kapal yg dibuat. Akan tetapi mungkin bapak dapat memberikan penjelasan lagi karena sering sekali saya mendengar kabar n cerita dari nelayan kalau kapal dari fiber lebih mudah pecah dan tenggelam bila dihantam ombak yang lumayan besar dibandingkan dengan kapal kayu. Sehingga itulah sebab banyak nelayan yang kembali keperahu kayu.
Pak Richard, salam kenal neh. saya tertarik dengan design kapal yg dibuat. Akan tetapi mungkin bapak dapat memberikan penjelasan lagi karena sering sekali saya mendengar kabar n cerita dari nelayan kalau kapal dari fiber lebih mudah pecah dan tenggelam bila dihantam ombak yang lumayan besar dibandingkan dengan kapal kayu. Sehingga itulah sebab banyak nelayan yang kembali keperahu kayu.
Kalau bikin nya under spec. dalam tebal laminasi nya tentu ada kemungkinan pecah tetapi banyak tuh fiberglass boat buatan tahun '80 kebawah yang sampai sekarang masih kokoh , malah cenderung over spec. bila dibandingkan dgn buatan sekarang .
Penggunaan nelayan sangat berbeda dgn penggunaan untuk rekreasi , kalau nelayan umumnya maintenance nya setiap hari sedangkan utk rekreasi mungkin sesekali saja , begitu juga penggunaan nya jadi sama kuat KALAU dalam pembuatan nya tidak nyolong bahan .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Dear Pak Peter,
Sekedar informasi, kapal kayu yang pernah saya buat di binuangeun menghabiskan antara 50 juta sampai 75 juta.(Body Only) mereka (Tukang di binuangeun) memilih kayu bungur atau laban. tetapi, kapal kayu yang saya buat paling bertahan 1 tahun, pasti papannya sudah di makan "kapang" (istilah kutu yang membolongi perahu).
kapal fiber yang saya buat dengan ukuran 15 m X 3 m menghabiskan biaya kurang lebih hampir 250 juta. mesin marine 44 pk hampir 50 juta. tetapi bila pak Peter mau membuat, saya sarankan menggunakan mesin mitsubishi eks singapur, karena lebih murah dan spare partsnya juga seperti kacang goreng. juga hpnya lebih besar.
kenapa saya bilang investasi jangka panjang? karena selama almarhum ayah saya main di binuangeun, entah sudah berapa belas kali beliau membuat kapal kayu, dan tidak ada yang bertahan lama.
Sebelum saya membuat sendiri, saya sempat keliling mendatangi pembuat kapal fiber dan harga mereka bervariasi antara 300 hingga 500 juta. lumayan irit juga membuat sendiri dan kita lebih puas karena kita tahu persis berapa lapis ketebalan bottom hull kita.
Dear Om Richard Albatross,
Thanks ukt infonya. Boleh sharing lebih detail lagi:
1. Untuk kapal dengan ukuran yg sama berapa perbandingan berat kapal fiber Bapak dibandingkan kapal kayu konvensional
2. Berapa konsumsi kapal fiber bapak untuk perjalanan mancing di Binuangen (berangkat sabtu pagi 07.00, trolling ke tinjil, casting 2 jam di tinjil, sore dan malam mancing dasaran di kr benowo dan sekitarnya, minggu pagi casting 3 jam di p deli dan troling 2-3 jam sebelum pulang ke muara binuangeun.
3. Berapa konsumsi kapal kayu typical Binu untuk route yg sama?
Salam Kenal juga Pak Aditya,
Selama saya mancing di laut, hampir tidak pernah saya lihat nelayan menggunakan kapal fiber. Jadi kalau mereka bilang fiber lebih mudah retak atau patah, itu mungkin seperti yang pak Jon bilang. kalau under spec(lebih tipis) dan yang paling pegang peranan adalah cara pengerjaannya pak. justru kapal kayu di binuangeun kalau sudah di makan kapang, malah cepat jebol. kalau masalah tenggelam, kita bisa mengantisipasi dengan PU (Polyeurethane Foam) dan kantong udara di body kapal.
Pak Peter,
maaf atas jawaban yang terlambat. karena saya baru kembali dari binuangeun.
1. saya belum pernah membandingkan secara langsung berat kedua jenis kapal. Tapi yang jelas albatross berbobot kurang lebih 5 ton. sudah dengan solarnya. Perbedaan yang mencolok adalah: Kayu menyerap air, sedangkan Fiber glass tidak.
2. waktu turnamen formasi terakhir di binuangeun, sekitar bulan mei kalau tidak salah ingat, Albatross jalan dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore dengan kecepatan 9 knot rata2 karena saya waktu itu hanya menggunakan kona head, solarnya tidak lebih dari 100 liter. kalau pp dari M.Binuangeun ke Deli, waktu itu hanya menghabiskan tidak sampai 40 liter solar.
3. kapal Angela saya waktu itu pakai yanmar 115 pk, max speed hanya 7-8 knot. PP M.binu ke deli minimal 100 liter. apalagi yang pakai 2 mesin mitsubishi fuso.
jadi kalau Bapak sering mancing, otomatis penghematan lewat BBM sangat signifikan pak. Dan dengan kapal Fiber Glass yang di buat secara baik dan benar, walaupun pada awalnya mahal, tapi BBMnya jadi jauh lebih Hemat. dan kapalnya lebih tahan lama terhadap cuaca. sebab ada juga kapal Fiber Glass buatan lokal yang sudah pakai mesin 8 silinder 2 unit, larinya hanya 12 knot. Berarti Design kapalnya yang salah pak. Bukan Mesinnya yang kurang besar.