FishyForum

Go Back   FishyForum > FishySalt > FishyRegion > Merak & Ujung Kulon > FishyReport

Notices


Closed Thread
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 03-07-2007, 10:53
The Old Man and the Sea's Avatar
Achmad S. Ruki
Location: Ciputat - Tangerang
PremiumFishy
 
Join Date: Feb 2007
Posts: 2,308
Points: 11,185, Level: 45 Points: 11,185, Level: 45 Points: 11,185, Level: 45
Activity: 48% Activity: 48% Activity: 48%
Send a message via Yahoo to The Old Man and the Sea
Default Fun Trip (Piknik) ke Krakatau

Laporan Fun Trip Krakatau Via Sumur 30 Juni – 1 Juli 07 (Foto-foto akan dia upload oleh Gajami!)
Catatan
Dengan didahului ucapan terima kasih kepada Pak Jack Sparrow yang telah melaporkan “Fishing Trip” beliau ke Krakatau yang beliau anggap sebagai perjalanan yang sangat mengecewakan maka sebelum berangkat kami telah melakukan sejumlah perubahan dalam tujuan dan strategi perjalanan kami. Pertama, kami tidak berani menyebut perjalanan kami sebagai “Fishing Trip” tetapi hanya sebagai sebagai sebuah perjalanan “eksploratori” dan boleh dibilang pula sebagai piknik (“Fun Trip”). Tujuan perjalanan kami sepenuhnya adalah memenuhi keingin tahuan kami atas Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda tersebut. Seperti diketahui letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada tahun 1883 telah ditulus menjadi beberapa buku, di jadikan tema film, dan menjadi obyek penelitian para pakar dunia.
Peserta. Seluruhnya berjumlah 8 orang terdiri dari “anggota” FF dan non-anggota FF. Anggota FF adalah; A. S. Ruky (The Old Man and the Sea), Susilo (HarjonoS), Werry (Gajami) dan Walther Lee (Beemaro). Non anggota terdiri dari Yayat Ruky (Adik A.S. Ruky), Farid (Putra Yayat Ruky), Alex Djauhari (Menantu A. S. Ruky) dan Ross (Teman Alex dari New Zealand)
Perjalanan
Perjalanan menuju kepulauan Krakatau kami mulai dari desa Sumur dimana terletak resort wisata Pulau Umang. Perjalanan menggunakan KM Samudra yang mampu membawa sampai 12 orang penumpang. Jarak Sumur – Krakatau ditempuh oleh kapal/perahu bermesin mobil kira kira 60 PK tersebut dalam waktu 4 jam. Untuk perbandingan, pelayaran dari Sumur ke Ujung Kulon memerlukan waktu 2.5 jam. Cuaca ketika menuju ke Krakatau sangat bagus dan laut begitu teduh dan tenang seperti air danau. Kami meninggalkan Sumur jam 08.30 dan tiba di kompleks Krakatau jam 12.30 siang. Alasan utama kami mengapa tidak melakukan perjalanan ini via Labuan, Carita atau Merak karena sewa kapal dari Sumur cukup murah apalagi bisa dibagi dengan jumlah peserta yang cukup besar.
Krakatau
Setelah meletus pada tahun 1883 gunung Krakatau berubah menjadi sebuah kompleks pulau yang terdiri dari Pulau pulau Krakatau Besar, Pulau Sertung dan Pulau Panjang. Mulau tahun 1950an muncul pulau baru yang berlokasi hampir persis ditengah tengah bekas kawah besar yang kemudian dinamai Anak Krakatau. Menurut para penjaga, bila pada awal 1980an anak krakatau masih kadang kadang tertutup bila air laut sedang pasang maka saat ini tinggi sang anak telah mencapai 560 meter dari permukaan laut. Kawasan kepulauan tersebut sangat menakjubkan serta menimbulkan pula perasaan ngeri bila kami menyadari bahwa perahu kami sebanrnya terapung apung diatas permukaan kawah gunung berapi aktif yang tertutup air laut. Sewaktu perahu kami memasuki perairan krakatau kami seperti memasuki perairan yang berbeda dan batasnya terlihat dengan jelas seperti sebuah garis lurus. Air laut di dalam kompleks Krakatau berwarna hijau agak muda seperti tercampur sejenis bahan kimia walaupun kedalamannya ada yang mencapai ratusan meter. Kami juga mersakan arus air yang cukup kuat yang menimbulkan gelombang yang agak tinggi.
Fasilitas di Krakatau
Krakatau bukanlah daerah kunjungan wisata sehingga di kompleks Krakatau tidak ada fasilitas apapun untuk pengunjung misalnya penginapan apalagi rumah makan. Pengunjung dengan kapal yang cukup besar dapat menginap di kapal mereka. Pengunjung yang menggunakan kapal cepat biasanya melakukan perjalanan sehari saja berangkat dari Carita atau Anyer dengan waktu tempuh 3 jam untuk satu arahnya. Bagi pengunjung yang kepalang tanggung dan ingin menginap bisa berkemah di pulau Anak Krakatau atau di sebuah telauk di pulau Krakatau Besar yang disebut Legon Cabe. Sayangnya, dikedua tempat tersebut tidak ada sumber air tawar sama sekali. Di semua pulau di kompleks Krakatau termasuk di Anak Krakatau tidak ada dermaga untuk perahu menyandar. Dengan demikian pengunjung yang ingin turun harus menggunakan sekoci kecil atau perahu karet yang dibawa sendiri atau terpaksa “ngoyor”. Rombongan kami beruntung karena setelah melapor ke patroli BKSDA kami malah ditawari untuk menginap di pos (barak) mereka di Pulau Panjang yang ada sumber air tawar dan memiliki Gen Set. Dengan senang hati kami terima tawaran tersebut. Dari perahu kami di angkut kedarat menggunakan perahu Jukung mereka secara bergiliran. Kami tidur bersama mereka dan malah dipinjami kasur lipat tipis dan makan minum bersama mereka. Baru pada hari Minggu tanggal 1 Juli jam 8 pagi kami diantar kembali ke peerahu kami untuk kemudian melakukan penjelajahan disekitar kompleks tersebut dan mendekat ke Anak Krakatau untuk mengambil foto dari jarak dekat.
Mancing di Krakatau. Karena sejak awal sudah disepakati bahwa tjuan perjalanan adalah bukan mancing maka kalaupun sebagian peserta membawa peralatan mancing tetapi yang dibawa adalah peralatan untuk mancing dasaran dan trolling. Memang sesampainya di Krakatau kami mencari spot yang diperkirakan ada ikan tanpa bantuan Finder karena kami tidak membawanya. Kami hanya mencari pinggir pinggir pulau dimana diperkirakan ada terumbu karang. Kami mulai melakukan kegiatan mancing untuk mencari lauk untuk makan siang dan malam. Hasilnya hanya ikan ikan karang kecil dan ada lencam sebesar 4 jari. Untungnya di pasar Panimbang kami telah membeli cukup banyak ikan dan cumi segar yang cukup untuk makan siang sampai malam! Trolling yang dilakukan selama perjalan pergi dan pulang ( 4 jam) tidak menghasilkan strike apapun!
Penjagaan Krakatau
Selama berada di tempat para penjaga, Pak Ikbal menjelaskan bawa seluruh kompleks cagar alam Krakatau berada dibawah pengelolaan (pengawasan) Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Lampung. Pemerintah Indonesia mempunyai keinginan keras untuk menjaga kelestarian kompleks ini sepenuhnya. Perubahan apapaun yang dilakukan oleh manusia (misalnya menanam pohon yang dibawa dari kota) tidak diperbolehkan. Oleh karena itu kompleks tersebut dijaga dengan sangat ketat oleh sebuah tim penjaga yang berjumlah 6 orang dan dipersenjatai dengan 2 buah Sten Gun. Siapapun yang ingin mengunjungi Krakatau harus meminta ijin terlebih dahulu dari Kantor BKSDA Lampung dan setiba di lokasi harus segera melaporkan kedatangannya ke pos BKSDA disana. Kegiatan pengunjung terutama yang melakukan penelitian diatas gunung, dibawah atau didalam air harus dipandu dan diawasi oleh para penjaga disana. Pemanduan dan pengawasan tersebut ada biaya resmi antara rp. 220.rb sampai rp.330.ribu per rombongan (kriteria untuk perbedaan tarif tersebut saya lupa). Karena fihak BKSDA menyadari bahwa sangat repot dan mahal bagi pengunjung bila pergi ke Lampung untuk meminta ijin permohonan ijin bisa dilakukan melalui fax ke nomor ini: 0721-703882. Mereka juga cukup fleksibel bahwa pengunjung “dadakan” seperti misanya yang ingin mencoba mancing atau melancong kesana secara “mendadak” mereka tetap ijinkan asalkan begitu masuk wilayah komplek Karakatau segera melapor ke Pos Penjagaan seperti layaknya tamu yang datang ke rumah orang atau kampung orang!

Kesimpulan
1. Krakatau adalah kompleks “kepulauan” yang menarik dan merangsang bagi kita yang punya minat pada alam dan ingin merasakan bertualang (atau ingin menyepi!).
2. Mengacu pada pengalaman kami mancing yang ternyata hasilnya seperti yang diceriterakan Capt. Jack maka Krakatau bukanlah tempat potensil untuk mancing serius. Kalau ingin juga mancing seperti kata Yantosu bawalah Fish Finder!
3. Bila anda sekedar ingin mengunjungi Krakatau secara singkat tanpa harus menginap maka anda biasa lakukan perjalanan pulang pergi dalam sehari dari Labuan, Carita, Anyer atau Merak. Biayanya memang bisa mencapai 3.5 sampai 6 juta rupiah untuk paling banyak 7 orang!
  #2 (permalink)  
Old 03-07-2007, 10:57
The Old Man and the Sea's Avatar
Achmad S. Ruki
Location: Ciputat - Tangerang
PremiumFishy
 
Join Date: Feb 2007
Posts: 2,308
Points: 11,185, Level: 45 Points: 11,185, Level: 45 Points: 11,185, Level: 45
Activity: 48% Activity: 48% Activity: 48%
Send a message via Yahoo to The Old Man and the Sea
Default

Sorry, langsung nyundul. Soalnya kok salah kamar? Kok masuk ke Jabotabek - Pantura? Bung Admin tolong dipindahkan dong ke Merak Ujungkulon! Thanks
  #3 (permalink)  
Old 03-07-2007, 11:14
underground_angler's Avatar
Marzuki_Harahap
Location: Bumi Bintaro Permai
mamung owners club
 
Join Date: May 2006
Posts: 428
Points: 5,442, Level: 31 Points: 5,442, Level: 31 Points: 5,442, Level: 31
Activity: 12% Activity: 12% Activity: 12%
Send a message via Yahoo to underground_angler
Default

...infonya sangat lengkap pak...bisa jadi acuan kalo berkunjung kesana..tks..
__________________
Marzuki aka Ukee aka Jukai...
www.mamung-jaya.web.id
  #4 (permalink)  
Old 03-07-2007, 11:27
wongsolo's Avatar
Yanto Irwanto
Location: Villa Galaxi Bekasi
Super Moderator
 
Join Date: Dec 2006
Posts: 3,620
Points: 23,623, Level: 67 Points: 23,623, Level: 67 Points: 23,623, Level: 67
Activity: 60% Activity: 60% Activity: 60%
Default

P.Ruky ,....informasi yg sangat berguna buat rekan2 FF apabila berkunjung ke Krakatau utk memancing dll........ any way nice trip Mr.Ruky,frends and family to krakatau

Quote:
Originally Posted by underground_angler View Post
...infonya sangat lengkap pak...bisa jadi acuan kalo berkunjung kesana..tks..
__________________
Yanto Irwanto
Email : wongsolo@fishyforum.com
Email :yanto@ptoaj.co.id
  #5 (permalink)  
Old 03-07-2007, 11:51
Andri Jangkoeng's Avatar
Andri Nugroho
Location: Bandar Lampung
Regular Fishy
 
Join Date: May 2007
Posts: 745
Points: 6,018, Level: 33 Points: 6,018, Level: 33 Points: 6,018, Level: 33
Activity: 18% Activity: 18% Activity: 18%
Default

Wah, report bagus dan lain dari yg biasanya....sangat berguna...walaupun gak dapat ikan gede...dimata-matain dulu baru digempur ikannya...bukan begitu Pak Ruky.....

Salam Manceng...
Andri Jangkoeng
  #6 (permalink)  
Old 03-07-2007, 12:03
The Old Man and the Sea's Avatar
Achmad S. Ruki
Location: Ciputat - Tangerang
PremiumFishy
 
Join Date: Feb 2007
Posts: 2,308
Points: 11,185, Level: 45 Points: 11,185, Level: 45 Points: 11,185, Level: 45
Activity: 48% Activity: 48% Activity: 48%
Send a message via Yahoo to The Old Man and the Sea
Default

Quote:
Originally Posted by Andri Jangkoeng View Post
Wah, report bagus dan lain dari yg biasanya....sangat berguna...walaupun gak dapat ikan gede...dimata-matain dulu baru digempur ikannya...bukan begitu Pak Ruky.....

Salam Manceng...
Andri Jangkoeng
Mas Andri (juga, Yanto dan Kiki), memang sengaja, reportnya saya muati dengan informasi yang rinci agar bermanfaat bagi teman teman lain yang belum pernah ke Krakatau. Selain itu juga untuk menyeimbangkan kekecewaan dalam hal mancingnya, he, he, he! Pemandangannya memang menakjubkan. Sebentar lagi Gajami akan meng up load foto fotonya.
Oh ya, setelah ngobrol lama sekali (hampir setengah malam) denga Pak Ikbal pimpinan kelompok petugas BKSDA disana dengan beberapa anggotanya saya memperoleh kesan yang lain (lebih positif) tentang mereka, apalagi setelah menyaksikan sendiri kondisi hidup mereka disana. Komentar saya yang dulu agak negatif saya harus tarik atau koreksi!
  #7 (permalink)  
Old 03-07-2007, 12:23
Andri Jangkoeng's Avatar
Andri Nugroho
Location: Bandar Lampung
Regular Fishy
 
Join Date: May 2007
Posts: 745
Points: 6,018, Level: 33 Points: 6,018, Level: 33 Points: 6,018, Level: 33
Activity: 18% Activity: 18% Activity: 18%
Default

Quote:
Originally Posted by The Old Man and the Sea View Post
Mas Andri (juga, Yanto dan Kiki), memang sengaja, reportnya saya muati dengan informasi yang rinci agar bermanfaat bagi teman teman lain yang belum pernah ke Krakatau. Selain itu juga untuk menyeimbangkan kekecewaan dalam hal mancingnya, he, he, he! Pemandangannya memang menakjubkan. Sebentar lagi Gajami akan meng up load foto fotonya.
Oh ya, setelah ngobrol lama sekali (hampir setengah malam) denga Pak Ikbal pimpinan kelompok petugas BKSDA disana dengan beberapa anggotanya saya memperoleh kesan yang lain (lebih positif) tentang mereka, apalagi setelah menyaksikan sendiri kondisi hidup mereka disana. Komentar saya yang dulu agak negatif saya harus tarik atau koreksi!
Iya Pak, kita udah Suuzon duluan....Tentunya menjadi koreksi kita semua kalo sebelum mencoba jangan berkata....

Salam Manceng...
Andri Jangkoeng
  #8 (permalink)  
Old 03-07-2007, 14:17
ANAK LAUT's Avatar
Yanto-Su.
Location: Tangerang
Popping Mania
 
Join Date: Feb 2006
Posts: 1,226
Points: 10,043, Level: 43 Points: 10,043, Level: 43 Points: 10,043, Level: 43
Activity: 40% Activity: 40% Activity: 40%
Default

Wer......, upload dong.... udah pada nunggu ni........
__________________
Salam,
Yanto-Su.

NO BOMB AND POTASSIUM PLIZ
  #9 (permalink)  
Old 03-07-2007, 15:15
candra's Avatar
Candra Son
Location: Bandung
Fishyfreak
 
Join Date: Jun 2005
Posts: 2,567
Points: 18,869, Level: 59 Points: 18,869, Level: 59 Points: 18,869, Level: 59
Activity: 49% Activity: 49% Activity: 49%
Send a message via Yahoo to candra
Default

Informasinya lengkap bener Om, thanks for sharing
__________________
Selalu rindu mancing 085722258849, 081809782090
Moderator
fishing_freak@fishyforum.com

Anda suka dgn forum ini? mendapatkan manfaat dari forum ini? Gabung yuk, bersama komunitas mancing terbesar di tanah air
Dapatkan lebih banyak manfaat dgn FISHY PREMIUM :
http://www.fishyforum.com/t2700/
  #10 (permalink)  
Old 03-07-2007, 15:41
Moezhar's Avatar
Mushar
Location: Bekasi Timur
Bobara Striker
 
Join Date: Jan 2006
Posts: 948
Points: 7,661, Level: 37 Points: 7,661, Level: 37 Points: 7,661, Level: 37
Activity: 79% Activity: 79% Activity: 79%
Send a message via Yahoo to Moezhar
Default

wah pak Ruky, tulisan yg hebat pak buat kita2 yang belum pernah ke Krakatau, jadi kita punya gambaran ttg Krakatau.

Btw.... Spot Popping ada nggak pak? spot spt Kr.Jajar atau Tj. Layar gitu.
Kalo kata Si Jabrick potenstial fishing ground utk popping itu ada di selatan P. Sertung yg mengahadap ke Samudera Hindia langsung, pak Ruky berlayar sampe sana nggak?

Trus gimana pak pelayanan KM. Samudera? apa ada perubahan? kaptenya masih si Hasan kan?
__________________
Moezhar BFC
-------------------------
SCHIZOPOPPINGMANIA
moezhar@fishyforum.com
-------------------------
Cplok... Cplok... Jebyuurrrrrrrr....... kreeeeekkkkkkk !!!!
I Love This Game
  #11 (permalink)  
Old 03-07-2007, 15:44
r0ch2's Avatar
Rochman
Location: Cilegon
Regular Fishy
 
Join Date: Jan 2007
Posts: 302
Points: 2,633, Level: 21 Points: 2,633, Level: 21 Points: 2,633, Level: 21
Activity: 10% Activity: 10% Activity: 10%
Send a message via Yahoo to r0ch2
Default

Report yang sangat sangat bermanfaat, good trip, good report, thanx for sharing experience.
__________________
Rochman
  #12 (permalink)  
Old 03-07-2007, 16:05
Iam
Location: Jakarta
RegularFishy
 
Join Date: Jun 2007
Posts: 123
Points: 1,739, Level: 16 Points: 1,739, Level: 16 Points: 1,739, Level: 16
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default

Nice trip & Nice report Pak Ruky.
Bisa dijadikan referensi utk trip ke Krakatau
  #13 (permalink)  
Old 03-07-2007, 16:45
Hang Tuah's Avatar
Syailendra Sang Wisaksana Wangsa Indra Parama Arta
Location: Tambelan Island South China Sea, Indonesia
PremiumFishy
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 68
Points: 1,186, Level: 13 Points: 1,186, Level: 13 Points: 1,186, Level: 13
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default

Quote:
Originally Posted by The Old Man and the Sea View Post
Oh ya, setelah ngobrol lama sekali (hampir setengah malam) denga Pak Ikbal pimpinan kelompok petugas BKSDA disana dengan beberapa anggotanya saya memperoleh kesan yang lain (lebih positif) tentang mereka, apalagi setelah menyaksikan sendiri kondisi hidup mereka disana. Komentar saya yang dulu agak negatif saya harus tarik atau koreksi!
Laporannye sangat bagos Pak Ruky, kite enjoy bacenye....awak jadi pengin pule pergi kesane...

Tapi takot gak..kalu dengar laporan Capt.jack, yang katenye dicegat petugas BKSDA pake sten-gun....ternyate bener....mereka tu rupenye punye sten-gun seperti yang dilaporkan oleh Pak Ruky....

Tapi Pak Ruky, apekah kite boleh bersikap permisif (memberikan uang) karene melihat kondisi mereke yang serbe kurang???? Apekah petugas bise memberikan kuitansi untuk biaye pemanduan? Kalo tidak apekah itu bukan namenye "pungli"???

Saye tak tahu apekah Capt.Jack pade saat dimintai uang itu disertekan juga kuitansi??? Haloooo capt.jack...biseke kasih penjelasan???

Aniwei, makaseh Pak Ruky atas laporannye yang lengkap dan bagos...mohon maaf kepade semua anggota FF kalau komentar awak kurang sejok dihati...

Hang Tuah,
Retired Pirate
  #14 (permalink)  
Old 03-07-2007, 16:52
JackSparrow's Avatar
Romo Singo Dimejo Mangku Sangga Bumi Gemah Ripah Loh Jinawi
Location: Jakarta, Indonesia
RegularFishy
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 950
Points: 6,209, Level: 33 Points: 6,209, Level: 33 Points: 6,209, Level: 33
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default

Quote:
Originally Posted by Hang Tuah View Post
Laporannye sangat bagos Pak Ruky, kite enjoy bacenye....awak jadi pengin pule pergi kesane...

Tapi takot gak..kalu dengar laporan Capt.jack, yang katenye dicegat petugas BKSDA pake sten-gun....ternyate bener....mereka tu rupenye punye sten-gun seperti yang dilaporkan oleh Pak Ruky....

Tapi Pak Ruky, apekah kite boleh bersikap permisif (memberikan uang) karene melihat kondisi mereke yang serbe kurang???? Apekah petugas bise memberikan kuitansi untuk biaye pemanduan? Kalo tidak apekah itu bukan namenye "pungli"???

Saye tak tahu apekah Capt.Jack pade saat dimintai uang itu disertekan juga kuitansi??? Haloooo capt.jack...biseke kasih penjelasan???

Aniwei, makaseh Pak Ruky atas laporannye yang lengkap dan bagos...mohon maaf kepade semua anggota FF kalau komentar awak kurang sejok dihati...

Hang Tuah,
Retired Pirate
Hi Tuah.......mereka nggak mo ngasih kuitansi...alasannya nggak bawa.. Mintanya Rp.300.000,---, katanya biaya pemanduan...padahal kita nggak minta dipandu kokcuma mo mancing doang, nggak melakukan penelitian apapun....

Nggak apa2 kok, akhirnya mereka mau juga terima Rp.100.000,-- setelah nego dengan temen saya yang dari Bandar Lampung

Pak Ruky,

Very good trip and good report....

Salam,
JS
__________________
[SIGPIC][/SIGPIC]
No risk No Return
No Pain No Gain
No Money No Ship
No Ship No Fisssshhh....
  #15 (permalink)  
Old 03-07-2007, 17:33
Harjonos's Avatar
Harjono Soesilo
Location: Jakarta
PremiumFishy
 
Join Date: Mar 2007
Posts: 864
Points: 4,412, Level: 28 Points: 4,412, Level: 28 Points: 4,412, Level: 28
Activity: 3% Activity: 3% Activity: 3%
Default

Quote:
Originally Posted by The Old Man and the Sea View Post
Laporan Fun Trip Krakatau Via Sumur 30 Juni – 1 Juli 07 (Foto-foto akan dia upload oleh Gajami!)
Catatan
Dengan didahului ucapan terima kasih kepada Pak Jack Sparrow yang telah melaporkan “Fishing Trip” beliau ke Krakatau yang beliau anggap sebagai perjalanan yang sangat mengecewakan maka sebelum berangkat kami telah melakukan sejumlah perubahan dalam tujuan dan strategi perjalanan kami. Pertama, kami tidak berani menyebut perjalanan kami sebagai “Fishing Trip” tetapi hanya sebagai sebagai sebuah perjalanan “eksploratori” dan boleh dibilang pula sebagai piknik (“Fun Trip”). Tujuan perjalanan kami sepenuhnya adalah memenuhi keingin tahuan kami atas Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda tersebut. Seperti diketahui letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada tahun 1883 telah ditulus menjadi beberapa buku, di jadikan tema film, dan menjadi obyek penelitian para pakar dunia.
Peserta. Seluruhnya berjumlah 8 orang terdiri dari “anggota” FF dan non-anggota FF. Anggota FF adalah; A. S. Ruky (The Old Man and the Sea), Susilo (HarjonoS), Werry (Gajami) dan Walther Lee (Beemaro). Non anggota terdiri dari Yayat Ruky (Adik A.S. Ruky), Farid (Putra Yayat Ruky), Alex Djauhari (Menantu A. S. Ruky) dan Ross (Teman Alex dari New Zealand)
Perjalanan
Perjalanan menuju kepulauan Krakatau kami mulai dari desa Sumur dimana terletak resort wisata Pulau Umang. Perjalanan menggunakan KM Samudra yang mampu membawa sampai 12 orang penumpang. Jarak Sumur – Krakatau ditempuh oleh kapal/perahu bermesin mobil kira kira 60 PK tersebut dalam waktu 4 jam. Untuk perbandingan, pelayaran dari Sumur ke Ujung Kulon memerlukan waktu 2.5 jam. Cuaca ketika menuju ke Krakatau sangat bagus dan laut begitu teduh dan tenang seperti air danau. Kami meninggalkan Sumur jam 08.30 dan tiba di kompleks Krakatau jam 12.30 siang. Alasan utama kami mengapa tidak melakukan perjalanan ini via Labuan, Carita atau Merak karena sewa kapal dari Sumur cukup murah apalagi bisa dibagi dengan jumlah peserta yang cukup besar.
Krakatau
Setelah meletus pada tahun 1883 gunung Krakatau berubah menjadi sebuah kompleks pulau yang terdiri dari Pulau pulau Krakatau Besar, Pulau Sertung dan Pulau Panjang. Mulau tahun 1950an muncul pulau baru yang berlokasi hampir persis ditengah tengah bekas kawah besar yang kemudian dinamai Anak Krakatau. Menurut para penjaga, bila pada awal 1980an anak krakatau masih kadang kadang tertutup bila air laut sedang pasang maka saat ini tinggi sang anak telah mencapai 560 meter dari permukaan laut. Kawasan kepulauan tersebut sangat menakjubkan serta menimbulkan pula perasaan ngeri bila kami menyadari bahwa perahu kami sebanrnya terapung apung diatas permukaan kawah gunung berapi aktif yang tertutup air laut. Sewaktu perahu kami memasuki perairan krakatau kami seperti memasuki perairan yang berbeda dan batasnya terlihat dengan jelas seperti sebuah garis lurus. Air laut di dalam kompleks Krakatau berwarna hijau agak muda seperti tercampur sejenis bahan kimia walaupun kedalamannya ada yang mencapai ratusan meter. Kami juga mersakan arus air yang cukup kuat yang menimbulkan gelombang yang agak tinggi.
Fasilitas di Krakatau
Krakatau bukanlah daerah kunjungan wisata sehingga di kompleks Krakatau tidak ada fasilitas apapun untuk pengunjung misalnya penginapan apalagi rumah makan. Pengunjung dengan kapal yang cukup besar dapat menginap di kapal mereka. Pengunjung yang menggunakan kapal cepat biasanya melakukan perjalanan sehari saja berangkat dari Carita atau Anyer dengan waktu tempuh 3 jam untuk satu arahnya. Bagi pengunjung yang kepalang tanggung dan ingin menginap bisa berkemah di pulau Anak Krakatau atau di sebuah telauk di pulau Krakatau Besar yang disebut Legon Cabe. Sayangnya, dikedua tempat tersebut tidak ada sumber air tawar sama sekali. Di semua pulau di kompleks Krakatau termasuk di Anak Krakatau tidak ada dermaga untuk perahu menyandar. Dengan demikian pengunjung yang ingin turun harus menggunakan sekoci kecil atau perahu karet yang dibawa sendiri atau terpaksa “ngoyor”. Rombongan kami beruntung karena setelah melapor ke patroli BKSDA kami malah ditawari untuk menginap di pos (barak) mereka di Pulau Panjang yang ada sumber air tawar dan memiliki Gen Set. Dengan senang hati kami terima tawaran tersebut. Dari perahu kami di angkut kedarat menggunakan perahu Jukung mereka secara bergiliran. Kami tidur bersama mereka dan malah dipinjami kasur lipat tipis dan makan minum bersama mereka. Baru pada hari Minggu tanggal 1 Juli jam 8 pagi kami diantar kembali ke peerahu kami untuk kemudian melakukan penjelajahan disekitar kompleks tersebut dan mendekat ke Anak Krakatau untuk mengambil foto dari jarak dekat.
Mancing di Krakatau. Karena sejak awal sudah disepakati bahwa tjuan perjalanan adalah bukan mancing maka kalaupun sebagian peserta membawa peralatan mancing tetapi yang dibawa adalah peralatan untuk mancing dasaran dan trolling. Memang sesampainya di Krakatau kami mencari spot yang diperkirakan ada ikan tanpa bantuan Finder karena kami tidak membawanya. Kami hanya mencari pinggir pinggir pulau dimana diperkirakan ada terumbu karang. Kami mulai melakukan kegiatan mancing untuk mencari lauk untuk makan siang dan malam. Hasilnya hanya ikan ikan karang kecil dan ada lencam sebesar 4 jari. Untungnya di pasar Panimbang kami telah membeli cukup banyak ikan dan cumi segar yang cukup untuk makan siang sampai malam! Trolling yang dilakukan selama perjalan pergi dan pulang ( 4 jam) tidak menghasilkan strike apapun!
Penjagaan Krakatau
Selama berada di tempat para penjaga, Pak Ikbal menjelaskan bawa seluruh kompleks cagar alam Krakatau berada dibawah pengelolaan (pengawasan) Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Lampung. Pemerintah Indonesia mempunyai keinginan keras untuk menjaga kelestarian kompleks ini sepenuhnya. Perubahan apapaun yang dilakukan oleh manusia (misalnya menanam pohon yang dibawa dari kota) tidak diperbolehkan. Oleh karena itu kompleks tersebut dijaga dengan sangat ketat oleh sebuah tim penjaga yang berjumlah 6 orang dan dipersenjatai dengan 2 buah Sten Gun. Siapapun yang ingin mengunjungi Krakatau harus meminta ijin terlebih dahulu dari Kantor BKSDA Lampung dan setiba di lokasi harus segera melaporkan kedatangannya ke pos BKSDA disana. Kegiatan pengunjung terutama yang melakukan penelitian diatas gunung, dibawah atau didalam air harus dipandu dan diawasi oleh para penjaga disana. Pemanduan dan pengawasan tersebut ada biaya resmi antara rp. 220.rb sampai rp.330.ribu per rombongan (kriteria untuk perbedaan tarif tersebut saya lupa). Karena fihak BKSDA menyadari bahwa sangat repot dan mahal bagi pengunjung bila pergi ke Lampung untuk meminta ijin permohonan ijin bisa dilakukan melalui fax ke nomor ini: 0721-703882. Mereka juga cukup fleksibel bahwa pengunjung “dadakan” seperti misanya yang ingin mencoba mancing atau melancong kesana secara “mendadak” mereka tetap ijinkan asalkan begitu masuk wilayah komplek Karakatau segera melapor ke Pos Penjagaan seperti layaknya tamu yang datang ke rumah orang atau kampung orang!

Kesimpulan
1. Krakatau adalah kompleks “kepulauan” yang menarik dan merangsang bagi kita yang punya minat pada alam dan ingin merasakan bertualang (atau ingin menyepi!).
2. Mengacu pada pengalaman kami mancing yang ternyata hasilnya seperti yang diceriterakan Capt. Jack maka Krakatau bukanlah tempat potensil untuk mancing serius. Kalau ingin juga mancing seperti kata Yantosu bawalah Fish Finder!
3. Bila anda sekedar ingin mengunjungi Krakatau secara singkat tanpa harus menginap maka anda biasa lakukan perjalanan pulang pergi dalam sehari dari Labuan, Carita, Anyer atau Merak. Biayanya memang bisa mencapai 3.5 sampai 6 juta rupiah untuk paling banyak 7 orang!
Reportnya bagus, detail & informatif sekali pak.
Nih aku timpuk pake kolor hejo... eh salah bata hejo......... ha......ha........ha........
  #16 (permalink)  
Old 03-07-2007, 17:44
Fish Finders's Avatar
Budi Prasetya
Location: Surabaya
Lego rasane atiku!
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 1,116
Points: 8,596, Level: 39 Points: 8,596, Level: 39 Points: 8,596, Level: 39
Activity: 37% Activity: 37% Activity: 37%
Send a message via Yahoo to Fish Finders
Default

Wah tripnya enjoy banget ya pak, tapi mana pictsnya. Biasanya khan bapak juga ambil gambarnya. Pasti bagus2. Picts dari Werry juga mana? Biasanya dia paling jago ambil moment2 unik. So Beemaro, where's your picts?
Sayang khan kalo gak ada pictnya......
  #17 (permalink)  
Old 03-07-2007, 17:48
Jabricks's Avatar
Wiwied
Location: Makassar
Ayo Mbak... pisangnya dimakan!