Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
pemancing : Mas agus dan saya sendiri
waktu : 17-18 juni 2007
lokasi : gesirat, pangggang, gunung kidul
teknik : mancing dasar dan kambangan
target : ikan dasar dan ikan pelagis
umpan : tongkol dan kembung 5 kg
Setelah dua minggu sebelumnya trip ke Grindan yang gagal, kami mencoba mancing ke daerah panggang, tepatnya gesirat. Sampai di lokasi jam 3 sore kami mulai mancing dasar dengan umpan seset. ikan-ikan kecil berhasil dinaikkan, seperti kakap merah, kuniran dan kerapu. Bahkan seekor lobster pun secara tak sengaja ikut kecantol.
Saat hari mulai gelap, kami mulai mancing dengan umpan tongkol utuh. Pukul 8 malam ril cybernatic saya berderit kencang, pertarungan pun di mulai namun hanya sebentar, ikan ngangas ato kakap merah seberat 3 kg berhasil dinaikan. Dua jam kemudian ril saya kembali berderit, kali ini kakap batu atau kakap hitam 3 kg dinaikkan. Pukul 12 malam kami sibuk mancing kambangan, karena ikan layur sedang rame. Sampai jam 3 kami berhasil mendapatkan 6 ekor layur dan 1 ekor barakuda sekiloan. Tak berapa lama kemudian pancing dasar saya kembali dimakan ikan. kali ini kakap ato bambangan seberat 2 kg yang berhasil dinaikkan. Setelah itu kami memutuskan tidur, karna tidak ada lagi ikan yang menyambar umpan.
Pukul 8 pagi kami bangun dan packing untuk pulang. Senang rasanya semua ikan berhasil dinaikkan. Mengobati rasa kecewa kami setelah dua minggu sebelumnya saya gagal menaikkan ikan di Grindan.
pemancing : Mas agus dan saya sendiri
waktu : 17-18 juni 2007
lokasi : gesirat, pangggang, gunung kidul
teknik : mancing dasar dan kambangan
target : ikan dasar dan ikan pelagis
umpan : tongkol dan kembung 5 kg
Setelah dua minggu sebelumnya trip ke Grindan yang gagal, kami mencoba mancing ke daerah panggang, tepatnya gesirat. Sampai di lokasi jam 3 sore kami mulai mancing dasar dengan umpan seset. ikan-ikan kecil berhasil dinaikkan, seperti kakap merah, kuniran dan kerapu. Bahkan seekor lobster pun secara tak sengaja ikut kecantol.
Saat hari mulai gelap, kami mulai mancing dengan umpan tongkol utuh. Pukul 8 malam ril cybernatic saya berderit kencang, pertarungan pun di mulai namun hanya sebentar, ikan ngangas ato kakap merah seberat 3 kg berhasil dinaikan. Dua jam kemudian ril saya kembali berderit, kali ini kakap batu atau kakap hitam 3 kg dinaikkan. Pukul 12 malam kami sibuk mancing kambangan, karena ikan layur sedang rame. Sampai jam 3 kami berhasil mendapatkan 6 ekor layur dan 1 ekor barakuda sekiloan. Tak berapa lama kemudian pancing dasar saya kembali dimakan ikan. kali ini kakap ato bambangan seberat 2 kg yang berhasil dinaikkan. Setelah itu kami memutuskan tidur, karna tidak ada lagi ikan yang menyambar umpan.
Pukul 8 pagi kami bangun dan packing untuk pulang. Senang rasanya semua ikan berhasil dinaikkan. Mengobati rasa kecewa kami setelah dua minggu sebelumnya saya gagal menaikkan ikan di Grindan.
Trims.
Waahhh SLAMAT YA MAS AZWAR!!!!!
Mantaafff ...tangkapa nya tuuuhhh
kapan2x kalo ke Jogja boleh dunk...mancing bareng
Ok...thx & slm kenal
__________________ GOD BLESS Ur Fishing Trip,
Fabo Sahadagi
---------------------------------------- IFC & Sahadagi Family Fishing Team email & YM :hendrosahadagi@yahoo.co.id
“save our coral sea”
Wuih mantap hasilnya.
Nice report Mas. Thanks for sharing.
BTW yg dimaksud mancing kambang dgn target ikan layur apakah memakai pelampung besar? Apakah memakai 'glow in the dark' pd pelampungnya utk mendeteksi apabila umpan dimakan ikan?
Wuih mantap hasilnya.
Nice report Mas. Thanks for sharing.
BTW yg dimaksud mancing kambang dgn target ikan layur apakah memakai pelampung besar? Apakah memakai 'glow in the dark' pd pelampungnya utk mendeteksi apabila umpan dimakan ikan?
Selamat untuk Bung Azwar. Menarik sekali Rock Fishing itu ya? Saya juga penasaran nih ingin membaca penjelasan untuk Bung Jerry Bonito. LAlu saya juga mohon penjelasan, yang dimaksud dengan rock fishing disini apakah mancingnya dari "rock" bebatuan atau sekitar rock gitu? Apakah tekniknya dasaran saja? Jadi peralatannya juga yang biasa untuk dasaran saja begitu? Maklum nih walupun sudah "old" ya dalam hal mancing masih pemula!. Terima kasih ya!
Rock Casting adalah mancing dari atas tebing karang, dengan sendirinya dasar laut disekitarnya juga karang Oom.
Kalau mancing sekitar rok wah itu 17 th ke atas he3x, just kidding Oom.
Salam
Dari dulu rasanya ga pernahnaik ikan yang gede ya di gesirat.
Dulu th 87 an masih sering tengiri kelihatan bermain di pinggir, ujung selatan.
Kalau malem mancing di bwh pohon, apa pohonnya msh ada ya sekarang?
Mas Aswar dulu kalau di Grindan biasanya pagi jam 5 ampe jam 8 an GT nya gede2 lho. Mancing pakai belanak atau kembung mati tanpa bandul (koncer) pernah coba belum?
Tapi itu dulu tah 90 an.
Wuih mantap hasilnya.
Nice report Mas. Thanks for sharing.
BTW yg dimaksud mancing kambang dgn target ikan layur apakah memakai pelampung besar? Apakah memakai 'glow in the dark' pd pelampungnya utk mendeteksi apabila umpan dimakan ikan?
Yup, betul pak. Menggunakan pelampung seukuran kotak rokok yang di beri stick light. Sehingga jika dimakan ikan akan terlihat cahayanya tenggelam. Umpan yang digunakan adalah ikan tongkol/kembung mati.
Selamat untuk Bung Azwar. Menarik sekali Rock Fishing itu ya? Saya juga penasaran nih ingin membaca penjelasan untuk Bung Jerry Bonito. LAlu saya juga mohon penjelasan, yang dimaksud dengan rock fishing disini apakah mancingnya dari "rock" bebatuan atau sekitar rock gitu? Apakah tekniknya dasaran saja? Jadi peralatannya juga yang biasa untuk dasaran saja begitu? Maklum nih walupun sudah "old" ya dalam hal mancing masih pemula!. Terima kasih ya!
Rock fishing itu mancing dari atas bebatuan ato tebing dengan ketinggian tertentu. Umumnya dilakukan malam hari dan teknik yang digunakan adalah bottom fishing dengan target ikan dasar, seperti jenis kakap dan kerapu.
Namun dapat juga menggunakan teknik drifting ato memakai pelampung untuk menghanyutkan ikan dengan target ikan pelagis, seperti barakuda dan tenggiri.
Untuk tebing yang rendah, seperti Grindan, (1-3m dari permukaan air) bisa juga digunakan teknik Land Based Popping, pada sore dan pagi hari. Klo untuk yang ini tentunya harus menggunakan peralatan khusus popping.
Dari dulu rasanya ga pernahnaik ikan yang gede ya di gesirat.
Dulu th 87 an masih sering tengiri kelihatan bermain di pinggir, ujung selatan.
Kalau malem mancing di bwh pohon, apa pohonnya msh ada ya sekarang?
Mas Aswar dulu kalau di Grindan biasanya pagi jam 5 ampe jam 8 an GT nya gede2 lho. Mancing pakai belanak atau kembung mati tanpa bandul (koncer) pernah coba belum?
Tapi itu dulu tah 90 an.
Klo di gesirat, pernah ada tenggiri dinaikkan pak. Sekitar tahun 2000an oleh pak Tatang Mino. Klo di gerslangu, sebelah timur gesirat, bulan april kemarin naik tenggiri 21 kg.
Klo GT nya masih sering terlihat, di gesirat, grindan bahkan di semua tebing pesisir selatan jogja saya pernah melihat gerombolan GT. Cuma tidak mau menyenggol umpan.
Klo di Grindan biasanya Land Based Popping pak, pake peraalatan khusus popping. Pak Eko Mino pernah mendapatkan GT dengan teknik ini di Grindan.
Kalau Sardi & Tugimin masih sering nganterin (jadi Porter) atau sudah jadi juragan lobster?
Pak Djupri
Wah, maaf saya gak kenal tuh. Soalnya klo ke gesirat gak pernah pake porter, abis barang bawaan nya cuma sedikit. Klo ke Grindan, Wedi Ombo baru pake porter, biasa nya sama Pak Wardi & Pak Sakiman.
Wah, maaf saya gak kenal tuh. Soalnya klo ke gesirat gak pernah pake porter, abis barang bawaan nya cuma sedikit. Klo ke Grindan, Wedi Ombo baru pake porter, biasa nya sama Pak Wardi & Pak Sakiman.
Tlg infonya pak, kalo grindan lokasinya dimana sih? Bisa kasih panduannya?
Saya suka rockcasting juga, tapi belum pernah di daerah jogja dan sekitarnya, thx.