Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Lokasi: P. Tempurung (Merak)
Cara mancing: dasaran dan ngoncer
Hasil: 1 kakap merah 3 kg-an, 5 kuwe <1 kg, 7 kuwe 1-3 kg, 7 ikan cendro, 1 anak salem ½ kg dan beberapa ikan dasaran lainnya.
Setelah membaca thread beberapa rekan FF yang lain saya juga merasa senasib, hasilnya hanya untuk makan malam doang.
Tiba di Merak jam 4, beli udang hidup dan cumi di bagan lsg ke lokasi di P.Tempurung. Sampai lokasi jam 7 dan belum ada tanda2 kehidupan, baru sekitar pk 8 pecah telor dengan naikin kuwe sekitar 2 kg-an dan beberapa kuwe kecil. Mancing sampai sekitar jam 11 dan pindah lokasi ke sebelah barat pulau karena arus juga berubah.
Sambil makan siang kami melihat beberapa nelayan mancing ikan cendro. Saya
tertarik dan langsung ganti pancing koncer dengan umpan udang mati dan berhasil naikin cendro 5 ekor. Melihat tenggiri mengejar ikan2 kecil langsung kami koncer dengan umapan kembung hidup. Strike dan sempat melawan sekitar beberapa detik yang kemudian putus, melayanglah tenggiriku he3. Tetapi tak lama kemudian bisa terobati dengan naiknya kakap merah sekitar 3 kg. Sore sekitar jam 3an kembali mancing dasaran dan sempat naikin beberapa kuwe lilin dan kuwe gepeng 1-3 kg.
Sebenarnya saat mancing di sana saya sedikit bingung karena saat kapal kami beberapa kali naikin kuwe. Beberapa perahu lain mulai mendekat dan menempel ke kapal kami sehingga benar2 tidak ada jarak antara perahu alias benar2 menempel. Sehingga saat itu ada sekita 5-6 kapal yang berjejer dan saling menpel dengan kapal lain. Saya sempat mengeluh ke ABK kapal apakah memang tidak ada etika di laut hingga harus saling mendahului seperti metromini di Jakarta saja!!! Tetapi memang kalau rejeki tidak kemana, saat itu hanya kapal kami saja yang naikin ikan, walaupun lokasi berlabuh kami sudah bergeser karena desak2an dengan kapal lain dan arus yang berubah2.
Sesampai didarat saya juga mendapat informasi seperti yang rekan FF bilang, bahwa disana dipotas paginya. Mudah2an pelakunya dapat ditindak sehingga tidak merusak lingkungan dan kelestarian alam.
Pak Yantosu giman hasil mancing anda nih?? Sukses?
Silakan temukan hasil mancing saya di pic dibawah ini.
Romo Singo Dimejo Mangku Sangga Bumi Gemah Ripah Loh Jinawi
Location: Jakarta, Indonesia
RegularFishy
Join Date: Nov 2006
Posts: 950
Quote:
Originally Posted by crazy_bear
Lokasi: P. Tempurung (Merak)
Cara mancing: dasaran dan ngoncer
Hasil: 1 kakap merah 3 kg-an, 5 kuwe <1 kg, 7 kuwe 1-3 kg, 7 ikan cendro, 1 anak salem ½ kg dan beberapa ikan dasaran lainnya.
Setelah membaca thread beberapa rekan FF yang lain saya juga merasa senasib, hasilnya hanya untuk makan malam doang.
Tiba di Merak jam 4, beli udang hidup dan cumi di bagan lsg ke lokasi di P.Tempurung. Sampai lokasi jam 7 dan belum ada tanda2 kehidupan, baru sekitar pk 8 pecah telor dengan naikin kuwe sekitar 2 kg-an dan beberapa kuwe kecil. Mancing sampai sekitar jam 11 dan pindah lokasi ke sebelah barat pulau karena arus juga berubah.
Sambil makan siang kami melihat beberapa nelayan mancing ikan cendro. Saya
tertarik dan langsung ganti pancing koncer dengan umpan udang mati dan berhasil naikin cendro 5 ekor. Melihat tenggiri mengejar ikan2 kecil langsung kami koncer dengan umapan kembung hidup. Strike dan sempat melawan sekitar beberapa detik yang kemudian putus, melayanglah tenggiriku he3. Tetapi tak lama kemudian bisa terobati dengan naiknya kakap merah sekitar 3 kg. Sore sekitar jam 3an kembali mancing dasaran dan sempat naikin beberapa kuwe lilin dan kuwe gepeng 1-3 kg.
Sebenarnya saat mancing di sana saya sedikit bingung karena saat kapal kami beberapa kali naikin kuwe. Beberapa perahu lain mulai mendekat dan menempel ke kapal kami sehingga benar2 tidak ada jarak antara perahu alias benar2 menempel. Sehingga saat itu ada sekita 5-6 kapal yang berjejer dan saling menpel dengan kapal lain. Saya sempat mengeluh ke ABK kapal apakah memang tidak ada etika di laut hingga harus saling mendahului seperti metromini di Jakarta saja!!! Tetapi memang kalau rejeki tidak kemana, saat itu hanya kapal kami saja yang naikin ikan, walaupun lokasi berlabuh kami sudah bergeser karena desak2an dengan kapal lain dan arus yang berubah2.
Sesampai didarat saya juga mendapat informasi seperti yang rekan FF bilang, bahwa disana dipotas paginya. Mudah2an pelakunya dapat ditindak sehingga tidak merusak lingkungan dan kelestarian alam.
Pak Yantosu giman hasil mancing anda nih?? Sukses?
Silakan temukan hasil mancing saya di pic dibawah ini.
Selamat Bung Herman, paling tidak ada ikan yang dibawa pulang. Jumlah hasil pancingan sebanyak itu, sudah merupakan barang mewah di Merak.... Apalagi potas,bom dan trawl semakin menggila didaerah tersebut
Kalo perilaku seperti itu bukan hanya di Merak saja, di P.Seribu-pun kadang2 seperti itu,...pada rebutan posisi.... Karena kalau posisi kita tidak persis diatas "school bait",..jangan harap dapet ikan....kalopun dapet paling ikan nyasar...hehehe
Mungkin kalo mancing di Sea Mount Reef...baru tidak "crowded", karena areanya luas dan spotnya menyebar...
Salam,
JS
__________________
[SIGPIC][/SIGPIC]
No risk No Return
No Pain No Gain
No Money No Ship
No Ship No Fisssshhh....
Pak Herman, congrat atas tripnya yg masih lumayan dpt narik bbrp ikan dgn ukuran di atas 2 Kg.
Padahal ada bbrp rekan FF yg juga trip ke sana kosong Pak.
Perihal 1 sodok-sodokan itu udah biasa Pak, biasanya ini ulah nelayan/kapten kapal yg tdk ingin mengecewakan tamunya.
Pengalaman sy mancing di Kep. 1000, pernah ada 20 lebih kapal dari Tanjung Pasir, saling mepet di 1 spot Karang Jana yg notabene cuma seukuran kurang lebih 5x5 m. Memang waktu itu sedang musim tembang dan banyak tenggiri.
Selamat Pa' Herman.... Mudah2an Merak bisa memberikan kepuasan kepada Pa'Herman untuk menikmati weekend sambil memancing.
Saya sendiri kemarin hasilnya 0.
Mengenai perahu yang menempel dan saling bersenggolan (jika angin dan arus sama-sama tidak kencang) itu adalah hal biasa di Merak terutama di P.Tempurung. Apalagi jika arus timur, kita mancing menghadap tebing. Di situ kapten harus pintar2 mengarahkan perahunya. Kalo tidak, tamunya bisa bengong melihat perahu sebelah narik terus.
Jadi harap maklum- dan sesama kapten perahu udah biasa dan tdk akan menyulut keributan.....
Kalo Pa'Herman nyampe Merak Jam 4 pagi , saya juga melihat beberapa angler yang lagi duduk duduk di parkiran mobil.... (ngobrol dalam bahasa Bangka). Apakah itu groupnya Pa'Herman?
Betul pak itu grup saya yang bapak temui jam 4 pagi pakai bahasa bangka. Kebetulan kami datang dalam jumlah cukup banyak dan dibagi dalam 2 perahu. Saya sebenarnya cukup puas dengan pengalaman pertama saya mancing di merak, mungkin lain kali saya harus turun bareng pak yantosu nih. Mungkin saja ada ilmu mancing yang bisa di sharing sama saya .
Kapan nih rencananya akan turun lg pak Yanto?
Kemarin saya naik kapalnya pak Jamal, sebenarnya saya sangat puas dengan pelayanan kapal dan ABK nya dan mereka sangat cekatan dan helpfull. KAlau pak yanto naik kapal sapa?
Halo pak Adrianus?
Ohhh anda juga salah satu peserta yang kumpul pas sore itu juga yah. Wah kalau tau anda disitu juga kita bisa pindah2 kapal tuh dan sharing hehehhehe. Gimana hasil nya pak Adrianus? Kapan rencana mo turun lg pak?
Betul pak itu grup saya yang bapak temui jam 4 pagi pakai bahasa bangka. Kebetulan kami datang dalam jumlah cukup banyak dan dibagi dalam 2 perahu. Saya sebenarnya cukup puas dengan pengalaman pertama saya mancing di merak, mungkin lain kali saya harus turun bareng pak yantosu nih. Mungkin saja ada ilmu mancing yang bisa di sharing sama saya .
Kapan nih rencananya akan turun lg pak Yanto?
Kemarin saya naik kapalnya pak Jamal, sebenarnya saya sangat puas dengan pelayanan kapal dan ABK nya dan mereka sangat cekatan dan helpfull. KAlau pak yanto naik kapal sapa?
Pa' Herman, waktu pagi itu kan saya masih sempat ngobrol sama Toni (adik Jamal)...., Berarti Pa'Herman asalnya dari Bangka dong.....
Kemarin saya pake perahu KM.Bintang Utara. Weekend saya tidak mancing karena ada urusan keluarga. Rencana tanggal 07 Juli saya baru turun lagi.
Kapan2 kite turun che-che ok.... Sin mung.
Lumayan masih ada harapan dan tanda-tanda kehidupan juga disana....Jadi rekan2 yg lain kita bisa ambil kesimpulan bahwa ikan disana masih ada tp tidak seperti biasa....so jangan pesimis...dan kita tunggu aja sampai perkembangannya.
Pak Herman selamat untuk tripnya...Lumayan pak dari pada bengong...hehehehe
Perahu saling bergandengan juga merupakan salah satu trik agar ikan berkumpul disatu lokasi karena banyaknya umpan yg terkumpul juga.......
Sukses pak...
Iya pak Yanto, saya orang Bangka dan kebetulan kemaren yang turun orang bangka semua. Btw mangnya pak Yanto orang bangka juga yah, jangan2 orang satu kampung nih
Oh kemaren sempat ngobrol sama Toni juga yah,saya pakai kapal Jamal 2 unit. Teman saya sama Toni sedangkan saya sama si jabrik, kalo ngak salah nama panggilannya ali ato sapa yah lupa gt.
Wah boleh tuh pak yanto kalo mo turun ajak2 saya juga. Mo belajar poping n narikin GT nih mah pak Yanto.