Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Seperti yang kita ketahui, DAIWA MATE adalah salah satu dari joran Tegeg yang cukup terkenal, bahkan sampai sekarang masih diburu oleh kolektor dengan harga sampai 3 juta, gile cing!!! Bahan dasar joran ini adalah tubular glass construction (fiberglass), tegeg ini diproduksi antara tahun 78 s/d 80 an. Pernah beberapa rekan saya tanyain, “Kenapa ente cari Daiwa padahal udah punya Sunlith horse, Metanium dan lain-lain. Dia bilang “ Belum pemancing baronang namanya bila belum punya Daiwa”.
Beruntung saya masih mengoleksi Daiwa Merah (ruas panjang, sebelum daiwa Mate) dan Daiwa ruas pendek, daiwa komputer istilahnya, karena tulisannya seperti ikon komputer (lihat gambar). Yang paling dicari tentunya Daiwa Merah dan Daiwa Mate yang dari bahan fiber merah. Daiwa Mate sendiri mengeluarkan 2 type yaitu ruas panjang dan ruas pendek. Sementara untuk type ruas panjang ada 3 jenis yaitu dari bahan fiber merah, hitam dan abu abu.
Pengalaman saya sewaktu memakai Daiwa Mate ruas panjang (yang terdiri dari fiber warna merah, warna hitam dan abu2) mempunyai sifat alot dan kelenturan yang amat tinggi. Ikan terberat yang saya pancing adalah baronang Tompel 12 jari (± 1,5 kg) pada tahun 1994 di batu Bolong (Dulu Pelabuhan peti kemas Indah Kiat yang di Merak sebelum diurug ). Beberapa pengalaman dari tetua pemancing mereka pernah menaikin grander di Anyer, Binuangen, Ujung Genteng dan Pameungpeuk dengan ukuran diatas 1 kilo. Bahkan rekan saya Neng, pernah menaikkan ikan Napoleon (Wrasess Sp) di Ujung genteng dengan ukuran nyaris 4 kilo dengan joran daiwa Mate warna abu-abu 5,4 m, sewaktu ditimbang di TPI Ujung Genteng pada tahun 90 an. Suatu ukuran yang sulit kita bayangkan jika dinaikkan dengan joran tegeg.
Salah satu keistimewaan daiwa Mate adalah ruas kedua mempunyai sifat fast taper karena pada ruas kedua, bagian bawah ruasnya mempunyai diameter 16 mm dan pada ujungnya mempunyai diameter 6 mm sehingga mempunyai effect kaku sewaktu digentak dan sewaktu strike. Yang tidak bisa ditiru oleh tegeg sekelasnya seperi Nissin, Olympic, golden Fish dan Haas.
Sekarang joran ini sudah tentu tidak bisa diandalkan untuk menaikkan baronang2 besar lagi, disamping material utamanya sudah tua material epoxy dan resinnya juga sudah fatigue. Sehingga hanya cocok untuk dipajang didinding.
wah top tuh koleksinya....
hanya sedikit senior garongers yg msh punya tegeg ini....kalaupun ada kebanyakan dah ga utuh lagi karena termakan usia dan jam terbang ngebaron....
__________________
cheers, Tom RAFAC ers
PREMIUM MEMBER...IS THE BEST CHOICE !!! LET'S JOIN WITH US !!!
wowww....nice collection....ada beberapa temen saya yang mempunyai tegeg tersebut....tapi kalo saya lihat kondisinya sudah sangat menyedihkan....dah ga kinclong lagi...tapi entah kenapa tegeg itu tetap menjadi kebanggan bagi para garongers...
wowww....nice collection....ada beberapa temen saya yang mempunyai tegeg tersebut....tapi kalo saya lihat kondisinya sudah sangat menyedihkan....dah ga kinclong lagi...tapi entah kenapa tegeg itu tetap menjadi kebanggan bagi para garongers...
He..he..he.....Kalo denger dari cerita oom Rabbit, kaya'nye mesti punya koleksi tegeg "ampuh" yang sekarang masih beredar...... Sapa tahu 5 tahun lagi udah nggak keluar dan kita masih punya barangnya, lumayan banget tuh buat jadi koleksi "barang antik" yang harganya bisa njut2an besok, ha..ha..ha.....
Hhhmmmmmm......mesti ngumpulin hepeng buat beli metanium, gin-ei, kevlar (udah punya, he..he..he...), ape lagi yech? Tica Wonder/Apexis masuk itungan nggak yech (sambil nglirik bos Lingkis), hua..ha..ha..... Sayang Hinomiya Stacia udah nggak keluar lagi (stock kosong di Aneka Ragam). Hhhmmmmm........ Beruntung nich bos Jovan, bos Lingkis, bos Irlan & bos-bosok yang laen yang udeh ngoleksi duluan.
Awass..... hati2 sama kolektor "sejati", bos Jerry Dogol, koleksi tegegnye kumplit...... paling nggak masing2 tipe doi punya 2 set, he..he..he..... Tinggal Metanium, Gin-Ei sama Kevlar yang masih belom punya tuch....... Awassss.....toko pancing bakal diborong.....! Ha..ha..ha..ha......
Salam kompor mbledug,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!
Sekalian nimbrung nih. Mau nanya kpd baronang mania, apa masih ada/punya joran Green Mate yang rusak atau tidak kepakai lagi ? Karena kebetulan joran Green Mate saya tutup bawahnya pecah kebentur batu waktu mancing di Manado bulan lalu. Jadi kalo boleh biar saya bayarin. Atau apa ada informasi dimana yang ada ngejual tutupnya itu ? Ok makasih ya sebelumnya.
Salam,
KeaKea
Sekalian nimbrung nih. Mau nanya kpd baronang mania, apa masih ada/punya joran Green Mate yang rusak atau tidak kepakai lagi ? Karena kebetulan joran Green Mate saya tutup bawahnya pecah kebentur batu waktu mancing di Manado bulan lalu. Jadi kalo boleh biar saya bayarin. Atau apa ada informasi dimana yang ada ngejual tutupnya itu ? Ok makasih ya sebelumnya.
Salam,
KeaKea
Kang KeaKea, mungkin bisa dicoba dgn membeli tegeg dgn merk yg sama tapi yg agak murah spt Daiwa Royal. Asal panjangnya sama, biasanya tegeg dgn merk yg sama mggunakan tutup bawah dgn ukuran yg sama.
Kang Budi, Daiwa Mate ini apakah lebih baru dan lebih tinggi serinya dari Daiwa 3030H warna hijau?
Apakah Diawa 3030H yg warna hijau ini yg biasa disebut sbg Green Mate?
Mohon pencerahan.
Thanks.
Kang Budi, Daiwa Mate ini apakah lebih baru dan lebih tinggi serinya dari Daiwa 3030H warna hijau?
Apakah Diawa 3030H yg warna hijau ini yg biasa disebut sbg Green Mate?
Mohon pencerahan.
Thanks.
Mas Jerry, Daiwa 3030 H, warna hijau adalah seri baru dari Daiwa tapi bahannya dari carbon.
Green mate yang dimaksud adalah joran keluaran Golden Fish yang 2 ruas atas terdiri carbon dan ruas lainnya carbon composite. Jadi Green Mate dan Daiwa beda pabrik.
Mas Jerry, Daiwa 3030 H, warna hijau adalah seri baru dari Daiwa tapi bahannya dari carbon.
Green mate yang dimaksud adalah joran keluaran Golden Fish yang 2 ruas atas terdiri carbon dan ruas lainnya carbon composite. Jadi Green Mate dan Daiwa beda pabrik.
Om "Rabbit" kebetulan nih sampai sekarang saya masih koleksi Daiwa Mate nya 3 ekor, 2 yang abu2 , 1 belum pernah dipakai dari baru dan satu bekas, dan 1 nya lagi yang merah maron bekas pakai, tapi sampai saat ini ketiganya masih kayak ABG mulus banget, ketiganya ruas panjang 5,4 meter. yang abu dan merah maron udah dioprek, yang abu satunya utuh, ntar deh kalau sempat saya suruh Erwin foto dan postingin, kalau soal foto saya gak bisa ambil anglenya supaya bagus dan jelas. lain kalau Erwin selain dukun plampung dia juga fotografer lho. Daiwa 3030 yang 7 meter juga saya koleksi 1 juga baru gak pernah dipakai. yang lainnya 3030 yang 6 meter terus Sunlithose yang 5,4 meter juga koleksi.yang kalau sunlite udah agak budukan karena tiap kali pakai dia terus.
Om "Rabbit" kebetulan nih sampai sekarang saya masih koleksi Daiwa Mate nya 3 ekor, 2 yang abu2 , 1 belum pernah dipakai dari baru dan satu bekas, dan 1 nya lagi yang merah maron bekas pakai, tapi sampai saat ini ketiganya masih kayak ABG mulus banget, ketiganya ruas panjang 5,4 meter. yang abu dan merah maron udah dioprek, yang abu satunya utuh, ntar deh kalau sempat saya suruh Erwin foto dan postingin, kalau soal foto saya gak bisa ambil anglenya supaya bagus dan jelas. lain kalau Erwin selain dukun plampung dia juga fotografer lho. Daiwa 3030 yang 7 meter juga saya koleksi 1 juga baru gak pernah dipakai. yang lainnya 3030 yang 6 meter terus Sunlithose yang 5,4 meter juga koleksi.yang kalau sunlite udah agak budukan karena tiap kali pakai dia terus.
Kira kira apa ada niat untuk di hibahkan ke orang lain ?????
waduh kalau yang ini sih sorry2 bangat deh, walau hanya joran tapi dipingitin terus gak pernah keluar kamar, kalau gak kepepet, om tahu sendirikan artinya sang legenda bagi seorang pemancing, dulu kita mancing kan pakai motor ibarat kata yang pakai Honda Tiger, kita pakai bebek butut tapi yang kita tenteng Daiwa Mate, tetap kren an kita ya gak?
waduh kalau yang ini sih sorry2 bangat deh, walau hanya joran tapi dipingitin terus gak pernah keluar kamar, kalau gak kepepet, om tahu sendirikan artinya sang legenda bagi seorang pemancing, dulu kita mancing kan pakai motor ibarat kata yang pakai Honda Tiger, kita pakai bebek butut tapi yang kita tenteng Daiwa Mate, tetap kren an kita ya gak?
Om "Rabbit" kebetulan nih sampai sekarang saya masih koleksi Daiwa Mate nya 3 ekor, 2 yang abu2 , 1 belum pernah dipakai dari baru dan satu bekas, dan 1 nya lagi yang merah maron bekas pakai, tapi sampai saat ini ketiganya masih kayak ABG mulus banget, ketiganya ruas panjang 5,4 meter. yang abu dan merah maron udah dioprek, yang abu satunya utuh, ntar deh kalau sempat saya suruh Erwin foto dan postingin, kalau soal foto saya gak bisa ambil anglenya supaya bagus dan jelas. lain kalau Erwin selain dukun plampung dia juga fotografer lho. Daiwa 3030 yang 7 meter juga saya koleksi 1 juga baru gak pernah dipakai. yang lainnya 3030 yang 6 meter terus Sunlithose yang 5,4 meter juga koleksi.yang kalau sunlite udah agak budukan karena tiap kali pakai dia terus.
Mantap tuh koleksinya mas Boy, perlu dipertahankan, ngomong2 pernah dites gak kekuatannya. Masalahnya cuma Daiwa Mate agak berat apalagi yang abu2. (480gr) Tapi kekuatannya mak nyossss
kekuatan Daiwa Mate: kalau yang merah pernah narik kwue didermaga P.Ayer sekitar 3 kg an yang narik yang pemilik pertama sebelum dihibahkan ke saya, waktu mancing bersama. kalau yang abu2 pernah naikin Kakak tua juga 2 Kg lebih didermaga P.Damar kenur yang dipakai waktu itu SPLIT 16 lb kayaknya waktu itu ada mas Erwin deh, kalau soal beratnya tegeg itu gak usah ditanya deh makanya kalau mancing lebih sering pakai Sunlite yang 5,4 dan tegeg itu dah pernah narik tompel 10 jari di P.gede Merak juga bareng Erwin waktu itu, dulu kalau mancing selalu ama dia terus,dari dulu dia tuh emang berbakat gak taunya akhirnya jadi dukun juga, kerena dari dulu Plampung nya hampir semua dia yang bikinin untuk group kita
Pak Kar bukan begitu soalnya saya juga dihibahkan orang lain, dan udah janji akan "menyayanginya" bagai anak kandung, jadi kalau diadopsi lagi ntar takut bapak kandungnya ngamuk....he..he...he...