Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyJigBincang-bincang tentang teknik mancing jigging
rekan2 mohon pencerahan reel utk jigging, mengapa toko2 pancing selalu recomended ke tipe PG(power gear) ? apakah tipe HG kurang bagus utk jigging? sebab setelah saya coba pakai reel tipe HG ternyata lebih enak dan tdk terlalu melelahkan...
trim's
Bung Danny, saya mau nimbrung nanya juga nih ya biar sekalian ada yang bantu kita sekaligus disini. Pertanyaannya begini. Apakah untuk jigging lebih baik (enak, efektif, dsbg.) menggunakan reel model spinning (seperti Biomaster nya Shimano) atau reel model "open" (model untuk light trolling seperti Daiwa Sealine DH atau SH, Penn GT seri 3, Okuma Convector) dll? Saya selalu mengira bahwa untuk jigging lebih tepat pakai open reel sedangkan untuk popping lebih tepat pakai model spinning! Terima kasih!
Salam!
Bung Danny, saya mau nimbrung nanya juga nih ya biar sekalian ada yang bantu kita sekaligus disini. Pertanyaannya begini. Apakah untuk jigging lebih baik (enak, efektif, dsbg.) menggunakan reel model spinning (seperti Biomaster nya Shimano) atau reel model "open" (model untuk light trolling seperti Daiwa Sealine DH atau SH, Penn GT seri 3, Okuma Convector) dll? Saya selalu mengira bahwa untuk jigging lebih tepat pakai open reel sedangkan untuk popping lebih tepat pakai model spinning! Terima kasih!
Salam!
Pak Ruki
kedua model boleh di pake jigging,tergantung enaknya kita yang mana,makanya spinning reel yang untuk jigging dibuat yang tipe PG/slow gear ratio
Pak Danny
kenapa mereka menyarankan tipe PG,supaya jig berada agak lama di dalam air karena sekali putaran,tali yang masuk lebih sedikit daripada yang tipe HG,apalagi kalo menggunakan jig yang 300gr up,kita akan cepat capek karena turun naiknya jig lebih cepat,tapi ya itu tergantung dari kemampuan kita
Om Ruky kalo menurut saya, penggunaan reel open maupun spinning tergantung tempat jiggin. Kalau emang dah 100 meteran wah mending pake overhead, soalnya peluang ikan gede kan besar jadi cocok buat overhead yg muat banyak benang. kalo cuma 50 meteran pake spinning atau baitcaster kecil aja.
__________________
Im just a baby jigger and poppinger.....
YM/Email : blue_walu2@yahoo.co.id
Kayaknya saya pernah baca deh di FF tentang hal ini udah pernah dibahas sama pak adrianus, pak jon, pak lod, dll...
coba search lagi pak..
kalo pribadi saya sih, saya lebih seneng pake spinning untuk jigging dan popping..
kalo masalah HG dan PG, saya setuju kalo HG cocok bener buat popping.
pernah popping pake PG, popper larinya kurang bagus. kalo pake HG maennya popper menurut saya bisa lebih bagus.....
dan juga karena biasanya kalo pas lagi popping itu perahu jalan pelan-pelan, maka retrieve nya juga harus cepet supaya nggak ketinggalan kereta... jadi HG lebih cocok...
jigging pake PG atau HG menurut saya sih ampir sama ajalah.. soalnya dua duanya pernah dicoba dan dapet ikan... tapi saya prefer PG dari HG buat jigging...apalagi kalo targetnya ikan yang didapat dari short stroke seperti ruby snapper dll...
__________________ Yomi yomi@fishyforum.com
“Give me a fish and you feed me for a day. Teach me to fish and i will sit on my boat drinking beer all day. Oh, I so wish somebody would teach me how to fish.”
Kalau untuk Popping sich harus pake spinning, Soalnya jarak lemparnya jauh lebih jauh dibandingkan dengan overhead.
Tapi kalo untuk jigging sich tergantung selera saja.
*Overhead/Open Reel/Baitcaster lebih direkomendasikan karena dapat memuat benang lebih banyak, drag yang tinggi dan kalo kita capek, joran bisa disandarkan di tempat yang bisa dijadikan sandaran.
Hansen.
__________________
Is it possible for a Duck to fish Tuna?
Of course, but only in cartoon.
Kalau untuk Popping sich harus pake spinning, Soalnya jarak lemparnya jauh lebih jauh dibandingkan dengan overhead.
Tapi kalo untuk jigging sich tergantung selera saja.
*Overhead/Open Reel/Baitcaster lebih direkomendasikan karena dapat memuat benang lebih banyak, drag yang tinggi dan kalo kita capek, joran bisa disandarkan di tempat yang bisa dijadikan sandaran.
Hansen.
Pak Hansen
bukannya drag spinning lebih besar,misalkan aja stella 20000/6500exp mak drag 66lb/30kg,ocea jigger 5000/ishidai mak drag 33lg/15kg CMIIW
Iya, ada spinning yang dragnya lebih besar dari over-head.
Tetapi dalam soal ketahanan dan keawetan reel, spinning dengan drag tinggi akan mudah merusak shaftnya dan build-armnya, sedangkan reel over-head tidak memiliki build-arm. Jadi kalau di set pada drag yang tinggi pada reel over-head hanya akan mengalami kerusakan pada shaft tengahnya saja.
Kesimpulan saya untuk setting drag tinggi :
Reel Spinning memiliki kelemahan lebih banyak dibandingkan dengan reel over-head.
Hansen.
__________________
Is it possible for a Duck to fish Tuna?
Of course, but only in cartoon.
Kesimpulan saya untuk setting drag tinggi :
Reel Spinning memiliki kelemahan lebih banyak dibandingkan dengan reel over-head.
Ikutan nimbrung....
Berbicara soal implementasi drag tinggi pada reel, untuk kenur mono tidak terlalu masalah. Tetapi kalau pada kenur PE, reel2 overhead mungkin akan mengalami PE 'terbenam' pada PE lainnya yg tergulung di spool.... Hal ini dikarenakan reel overhead ini tidak seperti reel spinning yg mempunyai bail-arm, reel overhead tuh langsung tergulung di spool-nya.
Jadi yg menahan 'tekanan' drag adalah spool langsung. Fenomena PE 'terbenam' ini akan diperparah kalau gulungan PE di spool tidak padat dan tekanan drag sangat tinggi, 10kg ke-atas...... Begitu PE terbenam, bisa dipastikan kenur akan putus atau joran patah atau pemancing terseret/kecebur air !
Sedang pada reel spinning, kenur akan lewat roller bail-arm dulu sebelum ke spool. Jadi bail-arm juga berfungsi menerima sebagian 'tekanan' drag. Resiko PE terbenam akan lebih kecil dibanding reel overhead, meski juga harus tetap benar2 padat sewaktu menggulung PE ke dalam spool....
Terima kasih untuk pencerahan dari teman teman muda yang pakar pakar semua. Pengetahuan saya jadi bertambah lagi. Mengenai "PE terbenam" yang dijelaskan oleh Lod dengan bahaya bahayanya saya juga pernah diberi penjelasan oleh Omar Okuma sehingga penjelasan tambahan dari Lod lebih meyakinkan saya tentang hal itu!
info yg bermanfaat di kemudian hari
krn sy blm pernah pk PE, abs ga ngerti cara ngiketnya hehe
tp kl mslh PE terbenam, perna liat sendiri punya temen
mgkn krn wkt pertama digulung ke spool ga padat
Memang, kalo pengisiannya tidak padat, Reel over-head berkemungkinan lebih besar untuk mengalami terbenamnya benang PE atau benang Braided.
Apakah ada alat untuk memegang spool PE atau Braided, yang akan diisi ke reel, yang sekaligus dapat membuat tension atau drag. Jadi pengisian benangnya jadi mudah, cepat dan padat.
???
Hansen.
__________________
Is it possible for a Duck to fish Tuna?
Of course, but only in cartoon.
Memang, kalo pengisiannya tidak padat, Reel over-head berkemungkinan lebih besar untuk mengalami terbenamnya benang PE atau benang Braided.
Apakah ada alat untuk memegang spool PE atau Braided, yang akan diisi ke reel, yang sekaligus dapat membuat tension atau drag. Jadi pengisian benangnya jadi mudah, cepat dan padat.
???
Hansen.
Kalau cara yg paling gampang adalah dengan bantuan orang lain, yang membantu memegang bobin kenur dan memberikan tahanan/tekanan pada bobin. Sehingga kenur yg keluar dari bobin menjadi sangat 'tegang' dan bisa masuk ke spool-nya reel dengan sangat padat. Saya tekankan lagi, SANGAT PADAT...., setelah tergulung di spool kalau ditekan dengan jari terasa seperti 'batu', sangat keras.
Kalau sendirian (ini yg biasa saya lakukan), anda bisa menaruh bobin pada alat (bisa gerinda tangan, bor tangan, dsb.) lalu buat alat tersebut 'berat' untuk berputar.... Seperti misalnya membalut poros as-nya dengan kain, karet, dsb. Tekanan/tahanan bisa ditambah/dikurangi sesuai dengan kebutuhan......
Memang, kalo pengisiannya tidak padat, Reel over-head berkemungkinan lebih besar untuk mengalami terbenamnya benang PE atau benang Braided.
Apakah ada alat untuk memegang spool PE atau Braided, yang akan diisi ke reel, yang sekaligus dapat membuat tension atau drag. Jadi pengisian benangnya jadi mudah, cepat dan padat.
???
Hansen.
Ada juga alat yang dijual di toko pancing terdiri dari pegas/per yang ketegangannya bisa di setel.
Jarak lemparan menggunakan spinning reel belum tentu lebih jauh drpd overhead.........Ron Ara (kalau saya nggak salah tulis) yg pernah juara dunia long casting, menggunakan overhead. Tetapi, saya setuju utk di asia tenggara (khususnya di negara kita) penggunaan reel overhead utk casting masih kurang populer, sehingga msh banyak yang berpendapat spinning reel menghasilkan jarak lempar yg lbh jauh. Harus diakui, susah sekali untuk melempar menggunakan overhead reel / baitcaster, dan butuh latihan yang memadai.
Penggunaan overhead reel utk popping, selain terbenamnya PE menurut Lodewijk, mungkin juga disebabkan gear ratio yang terlalu rendah, sehingga susah untuk memainkan popper secara baik.
sy pernah liat vcd mancingnya pak wong, wkt mereka trip ke taiwan
wkt di toko pancing, ada mesin utk penggulung PE ke overhead reel
langsung dgn line counternya, tp wkt diperhatikan alatnya bukan pabrikan
alias buatan sendiri, tp menggunakan mesin utk memutar handle reelnya
sedangkan utk mengatur PE agar rata, masi manual aja dgn bantuan tangan
oia, sy perhatikan antara pa hansen dgn pa lod
ada perbedaan dlm penulisan build-arm vs bail-arm pd spinning reel
yg bener yg mana ya? hehehee
sorry, bknnya mau adu pa hansen vs pa lod loohhh....
__________________
Caution is a most valuable asset in fishing, especially if you are the fish