Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyTronicBincang-bincang soal alat elektronik untuk kapal atau untuk mancing. GPS, Fish Finder/Depth Sounder/Sonar, Radar, dll.
Om Chris, FF 160 c itu sebenarnya gak cocok lho utk di laut dalam, Kenapa? karena resolusi layarnya kecil sedangkan kemampuan sonarnya besar, jadi gambar yg ditampilkan juga gak maksimal.
__________________
Im just a baby jigger and poppinger.....
YM/Email : blue_walu2@yahoo.co.id
Om Chris, FF 160 c itu sebenarnya gak cocok lho utk di laut dalam, Kenapa? karena resolusi layarnya kecil sedangkan kemampuan sonarnya besar, jadi gambar yg ditampilkan juga gak maksimal.
pak,
saya sih sampai saat ini pake ff 160c itu hanya sampai daleman 60mtr koq pak. tapi ga bisa beda2in itu struktur lautnya..
Lagi iseng2 baca buku2 mancing edisi lama di toko erwin, ketemu gambar ini dan difoto. Ga inget itu judul bukunya apa..
Kalau kita paham cara baca sounder kita dan sudah terbiasa, kita pasti bisa bedakan struktur2 dasar laut, bahkan jenis ikan (livebait fish atau pun ikan besar spt kakap or kerapu jumbo) yg ada di layar pun bisa kita prediksikan dengan baik.
Lagi iseng2 baca buku2 mancing edisi lama di toko erwin, ketemu gambar ini dan difoto. Ga inget itu judul bukunya apa..
Kalau kita paham cara baca sounder kita dan sudah terbiasa, kita pasti bisa bedakan struktur2 dasar laut, bahkan jenis ikan (livebait fish atau pun ikan besar spt kakap or kerapu jumbo) yg ada di layar pun bisa kita prediksikan dengan baik.
Saya setuju banget,cuma kadang saya liat orang hanya mementingkan harga dan tingkat tehnologi nya.
Misalnya, ada 2 tipe konsumen, yang satu hanya kepengennya murah meriah tapi pas udah dibeli nyesel ternyata barang murah meriahnya ga berguna, yang satu mempunyai daya beli tinggi, maunya yang high end ujung2 nya nyesel juga karena banyak fitur barang yang dibeli ga kepake.
Guys, saya pernah bilang kalau sesuaikan dengan kebutuhan. Anda mancingnya dimana? Kalau perairan indonesia yang kebanyakan laut dalam (40mtr +) jangan pake FF yang hanya murah. Pak fishy pernah bilang kalo ga salah ff garmin di indo ga kepake, dimatiin karena useless. Garmin laku di amerika dan australia karena banyak dipakai (di pasang di barra boat atau bass boat)di danau, makanya ada istilah thermocline. Mana ada garmin yang watt nya besar. Maximum yang saya tau 500 watt. Di perairan indonesia, minimum menurut saya harus pake furuno 600 watt (fcv 620) malah kalao bisa yang 1 kw. Karena yang di buru itu banyakan pelagic dan banyakan air dalam.
Yang penting dapat ikannya, kalau anda beli ff asal asalan tanpa melihat kebutuhan, ya maaf pasti susah dapat ikannya.
Ok ini sharing aja, sebenarnya saya malu juga nih ceritanya...dan saya ga pernah lagi ceritain pengalaman ini, cuma yah saya harap saya jangan diketawain yah...
Dulu saya pernah mati2 an mempertahankan pendapat saya kalo B/W sounder itu ga jauh beda dibanding color sounder dan garmin 240 blue saya yang murah meriah sudah berjasa mendatangkan banyak ikan. Karena apa? Saya make FF itu hanya di laut yang cuma dalamnya maximum 15 meter dan dekat dengan pantai. Om jon mati2 an bilangin saya, kalau B/W itu useless. Saya bilang saya dapat ikan kok pake b/w, tapi guys, one day I went off shore ke bass strait untuk nyari hiu, garmin 240 blue saya nyerah disana, kadang gambarnya putus2, trus ga karu2 an, ada titik2 yang saya kira ikan tapi kok ga biting. Lalu saya ikut teman saya yang punya furuno fcv 620 ke spot yang sama di bass strait, bener2 keliatan bedanya, disitu saya dalam hati malu banget. So learn from 1 mistake. Setelah itu saya selalu pake yang color!! Jadi sorry nih om jon hehehehehe, maklum saya masih kecil ga mau ngalah hehehe
But its ok, we are in a learning curve, setelah peristiwa itu saya beli fvc 620, puas banget setelah itu. Kapal saya jual saya pindahin ke seafox 2052, lalu karena orang yang beli seafox saya kepincut ama 620 nya saya jual sama kapalnya. Sekarang saya pake humminbird 787c2, kalau di perairan teluk di melbourne, cukup memadai saya suka resolusinya tajam sekali dan kalau cuma mau nyari kakap doang sih wah tokcer deh. Kalau buat off shore ga bisa, saya sudah coba.
Fishfinder (video echo sounder)om jon yang tua itu (masih ada fotonya ga om?) bisa outfish any hybrid product (garmin, lowrance, humminbird, eagle) mungkin yah 200 to 1. Mungkin waktu itu om jon jualnya lebih murah dari pada anda beli garmin baru. Mungkin lho ya, hehehe kalo saya di indo saya mau tuh.
__________________
Mancing yang penting relax, dapet gak dapet belakangan