Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyLureBincang-bincan tentang teknik mancing dengan umpan buatan / lure
rekan2 sekalian mohon pencerahan untuk pertanyaan berikut,
1. Apakah penggunaan kili2 perlu pada popper? (saya liat diarticle GT Popping Guidance yg ditulis senior forum ini katanya lebih bagus langsung tanpa kili2, saya sdh coba tapi efeknya braidednya jadi keriting2 he...,)
2. Apakah popping/jigging itu mutlak harus pakai leader?
3. Misalnya spot Popping sedalam 30 meter mungkinkah kita melakukan jigging dilokasi dangkal tersebut?
4. Warna jig apa yg lebih disukai GT?
5. Tehnik jig apa yg lebih potensial untuk GT long stroke/ short stroke?
terima kasih,
1. Apakah penggunaan kili2 perlu pada popper? (saya liat diarticle GT Popping Guidance yg ditulis senior forum ini katanya lebih bagus langsung tanpa kili2, saya sdh coba tapi efeknya braidednya jadi keriting2 he...,)
Kalau saya berpendapat ke-dua2-nya betul. Masalahnya hanya terletak pada PE line yg anda pergunakan. Pada PE line kualitas tinggi, PE-nya cenderung lebih 'soft' dan tidak gampang melintir/'keriting' sehingga penggunaan swivel tidak terlalu berpengaruh atau malah percuma saja disini. Karena meskipun PE melintir/keriting tetap saja tidak punya 'kekuatan' untuk memutar balik swivel-nya. Dan untuk PE line yg sifatnya 'hard' atau kaku (terutama yg poundage besar, untuk popping), swivel akan sedikit membantu menurut hemat saya........
2. Apakah popping/jigging itu mutlak harus pakai leader?
Selama anda pakai kenur PE sebagai main line, leader mutlak dipakai. Sudah banyak dibahas disini juga,.... tolong pergunakan fasilitas 'search'.
3. Misalnya spot Popping sedalam 30 meter mungkinkah kita melakukan jigging dilokasi dangkal tersebut?
Jigging dapat dilakukan bahkan dikedalaman 5meteran ! Ini minimal menurut Catch & Report angler dari Philipine, mereka menyebutnya 'skinny water'.......atau dikedalaman air antara 3-5meter. Mungkin casting dengan menggunakan metal jig kali yah ?
4. Warna jig apa yg lebih disukai GT?
Kalau saya lebih suka mengunakan warna biru untuk perairan dangkal (up to 50m) dan warna pink untuk perairan dalam...... Kenapa ? Yah....., cuma suka2 saja. Saya juga punya pertanyaan balik, apakah ikan (GT) dapat melihat warna ? Dan toh kalaupun ikan dapat melihat warna seperti mata kita, mungkin kita sudah banyak tahu perubahan(transformasi) warna menurut kedalam air (lihat gambar attachment).
Warna merah yg mempunyai panjang gelombang paling tinggi 701 nma, akan lebih cepat menghilang warnanya dan berubah jadi 'gelap' (monochrome) pada kedalam tidak sampai 10meter (28.6% color loss per meter-nya). Lalu warna hijau jadi gelap di kedalaman sekitar 30-40m (2.78% loss/mtr) dan warna biru di kedalaman sekitar 70-90mtr (1.37% loss/mtr).......
Tentu angka2 diatas tergantung juga terhadap tingkat kejernihan air, suhu, dsb. Jadi tidak mutlak penuh, tetapi dapat dipakai sebagai gambaran/bayangan.....
5. Tehnik jig apa yg lebih potensial untuk GT long stroke/ short stroke?
Sepanjang pengetahuan saya teknik short stroke lebih efektif...... Gak tahu rekan yg lain mungkin saja punya pengalaman yg berbeda.
1. Apakah penggunaan kili2 perlu pada popper? (saya liat diarticle GT Popping Guidance yg ditulis senior forum ini katanya lebih bagus langsung tanpa kili2, saya sdh coba tapi efeknya braidednya jadi keriting2 he...,)
Kalau saya berpendapat ke-dua2-nya betul. Masalahnya hanya terletak pada PE line yg anda pergunakan. Pada PE line kualitas tinggi, PE-nya cenderung lebih 'soft' dan tidak gampang melintir/'keriting' sehingga penggunaan swivel tidak terlalu berpengaruh atau malah percuma saja disini. Karena meskipun PE melintir/keriting tetap saja tidak punya 'kekuatan' untuk memutar balik swivel-nya. Dan untuk PE line yg sifatnya 'hard' atau kaku (terutama yg poundage besar, untuk popping), swivel akan sedikit membantu menurut hemat saya........
2. Apakah popping/jigging itu mutlak harus pakai leader?
Selama anda pakai kenur PE sebagai main line, leader mutlak dipakai. Sudah banyak dibahas disini juga,.... tolong pergunakan fasilitas 'search'.
3. Misalnya spot Popping sedalam 30 meter mungkinkah kita melakukan jigging dilokasi dangkal tersebut?
Jigging dapat dilakukan bahkan dikedalaman 5meteran ! Ini minimal menurut Catch & Report angler dari Philipine, mereka menyebutnya 'skinny water'.......atau dikedalaman air antara 3-5meter. Mungkin casting dengan menggunakan metal jig kali yah ?
4. Warna jig apa yg lebih disukai GT?
Kalau saya lebih suka mengunakan warna biru untuk perairan dangkal (up to 50m) dan warna pink untuk perairan dalam...... Kenapa ? Yah....., cuma suka2 saja. Saya juga punya pertanyaan balik, apakah ikan (GT) dapat melihat warna ? Dan toh kalaupun ikan dapat melihat warna seperti mata kita, mungkin kita sudah banyak tahu perubahan(transformasi) warna menurut kedalam air (lihat gambar attachment).
Warna merah yg mempunyai panjang gelombang paling tinggi 701 nma, akan lebih cepat menghilang warnanya dan berubah jadi 'gelap' (monochrome) pada kedalam tidak sampai 10meter (28.6% color loss per meter-nya). Lalu warna hijau jadi gelap di kedalaman sekitar 30-40m (2.78% loss/mtr) dan warna biru di kedalaman sekitar 70-90mtr (1.37% loss/mtr).......
Tentu angka2 diatas tergantung juga terhadap tingkat kejernihan air, suhu, dsb. Jadi tidak mutlak penuh, tetapi dapat dipakai sebagai gambaran/bayangan.....
5. Tehnik jig apa yg lebih potensial untuk GT long stroke/ short stroke?
Sepanjang pengetahuan saya teknik short stroke lebih efektif...... Gak tahu rekan yg lain mungkin saja punya pengalaman yg berbeda.
wah ...
makasih banget om lod, infonya benar2 berguna,