Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Reportnya telat, soalnya baru sempat.
Mancing tradisional, daerah Korido, Supiori, pas di reef pulau Rani, cuma sekitar 20m dari tubir/tebing pantai.
Pergi dari biak naik truk, perjalanan sekitar 4 jam sampai korido, lanjut naik perahu nelayan sekitar 1/2 jam (mesin johnson yamaha 25pk) ke pulau rani. Tiba di pulau jam 18.30an, mancing dasar selama 6 jam. Dapat kakap merah 10-15kg kira2 6 ekor, ikan campuran lumayan banyak, sekitar 3 coolbox (dibiak sistem mancingnya jarang yang catch n release, kebiasaan penduduk).
Masuk pulau buat makan, keluar lagi jam 3 pagi.
Masuk jam 4, temen dapat bobara lumayan gede pake mancing dasar. kata orang2 sini bobara dasar (mungkin GT ya istilahnya).
Jam 8 pagi udah cabut ke biak lagi. Lumayan bobaranya ditimbang beratnya 35kg .karena ini yang paling gede, ini doang yang difoto...
Wah selamat bos, bobaranya gede amat, Ade itu mancing kebanyakan hand line karena org di papua jarang bahkan bisa dibilang tidak ada yang menggunakan reel dan joran. Mancingnya pun masih berorientasi untuk makan bukan sportfishing.
__________________
Im just a baby jigger and poppinger.....
YM/Email : blue_walu2@yahoo.co.id
Hebat, rendah hati sekali, sampai kakap 10 kg lebih dikatakan tak layak posting. two thumbs up!
wah pak, nyindir ya ... sori kilo2an nya kira2, ga sempat ditimbang..tapi bener gede2 kok pak...panjang sekitar 70cm-an...ya kira2 seberat itu lah ya ..? kakap merah ga ngelawan pak kalo ditarik, cuman berat aja..apalagi di kedalaman sekitar 150 - 200m, ngelawannya dikit2, ga seberat bobara, yang sampe harus tarik ulur dulu...
Wah selamat,and sukses trip nya bung d4ta kenapa kakap nya gak di foto sekalian kalau panjang 70 cm besar dong ,GT nya juga besar lho.
Thks.
Isur.
Dah telanjur dimasukkan coolbox pak, n dibawa pulang ama teman...jadi ga sempet difoto.... maunya emang difoto sih pak, biar ada bukti ya..lain kali ya..
Kapal Belanda yang terdampar di reef dekat P. Rani masih ada tidak ?
Jon .
Kapal belanda yang mana ya pak..? dekat pulau rani sebelah laut (samping insumbabi) memang ada kapal kayu, tapi tenggelam..kalau yang terdampar saya kurang tau, emang ada kaya pulau kecil (seperti kapal) cuma saya tidak perhatikan jelas apa itu kapal atau pulau... kita mancing di p. rani sebelah dalam pak, yang menghadap ke korido, dan pas sudah mau pagi kita sudah berpidah agak ke dalam hole indeki...
Engga ingat tetapi rasanya kalau keluar dari Korido tuh menuju Mios Num ada disebelah barat , kapal besi Belanda peninggalan PD2 . Mungkin sudah hilang waktu gempa atau besi tuanya diambil utk dijual .
Saya pernah nginap di Insubabi juga krn angin kencang , disana saya ngumpulin oyster utk dimakan dgn saos dari Wendy's Burger , orang Papua bingung melihat saya makan oyster nya mentah mentah .
Ada group mancing dari Singapore baru baru ini mancing ke Biak , anda tau tidak group ini ? Mereka mancing di timur di daerah Kep. Padaido .
Bung d4ta, maaf agak terlambat nih nimbrung. Saya cuma mau tanya, itu dari Biak ke lokasi harus naik truk 4 jam? Apa tidak ada sarana transportasi lain? Mobil yang agak kecil sejenis jeep atau kijang yang bisa disewa? Terima kasih!
Engga ingat tetapi rasanya kalau keluar dari Korido tuh menuju Mios Num ada disebelah barat , kapal besi Belanda peninggalan PD2 . Mungkin sudah hilang waktu gempa atau besi tuanya diambil utk dijual .
Saya pernah nginap di Insubabi juga krn angin kencang , disana saya ngumpulin oyster utk dimakan dgn saos dari Wendy's Burger , orang Papua bingung melihat saya makan oyster nya mentah mentah .
Ada group mancing dari Singapore baru baru ini mancing ke Biak , anda tau tidak group ini ? Mereka mancing di timur di daerah Kep. Padaido .
Wah saya ngga pernah dengar beritanya tentang pemancing2 asal singapura itu...tapi memang sepertinya beberapa kali ada pemancing2 yang datang dari malaysia, saya pernah dengar ada orang yang cerita pada saat berkunjung ke toko saya, cuma saya kurang tau persis kapan, mancing dimana, n diantar oleh siapa..
Di kepulauan padaido sekarang musti agak keluar agak jauh, mendekati padaiodo luar (laut bebas), saya sendiri belum pernah ke daerah sana, paling jauh di Pakreri, Mansurbabo, Pasi. Soalnya di daerah padaido luar rawan terkena angin barat, bisa2 nyasar kemana2... di daerah kep.padaiodo sendiri masih lumayan, walau mungkin tidak seperti dulu lagi, asal dapat tempat yang pas (untuk mancing dasar, kalo popping/jigging saya kurang tau karena blm pernah coba )
Bung d4ta, maaf agak terlambat nih nimbrung. Saya cuma mau tanya, itu dari Biak ke lokasi harus naik truk 4 jam? Apa tidak ada sarana transportasi lain? Mobil yang agak kecil sejenis jeep atau kijang yang bisa disewa? Terima kasih!
Naik mobil kecil sekarang bisa sampai disana, saya dengar beritanya barusan sekali sudah diaspal jalanan yang kurang2 bagus. mungkin 2 mingguan lagi saya akan kesana lagi, baru saya bisa kasih kepastian mengenai jalanannya. Sebenarnya sih dari dulu juga pake mobil kecil sebangsa kijang bisa, cuma melalui jalur Biak Utara, putarnya agak jauh dan jalanannya sangat2 tidak nyaman dilalui (berlobang2). Bisa juga melalui jalur laut, kira2 4 jam naik perahu nelayan..
Wah saya ngga pernah dengar beritanya tentang pemancing2 asal singapura itu...tapi memang sepertinya beberapa kali ada pemancing2 yang datang dari malaysia, saya pernah dengar ada orang yang cerita pada saat berkunjung ke toko saya, cuma saya kurang tau persis kapan, mancing dimana, n diantar oleh siapa..
Di kepulauan padaido sekarang musti agak keluar agak jauh, mendekati padaiodo luar (laut bebas), saya sendiri belum pernah ke daerah sana, paling jauh di Pakreri, Mansurbabo, Pasi. Soalnya di daerah padaido luar rawan terkena angin barat, bisa2 nyasar kemana2... di daerah kep.padaiodo sendiri masih lumayan, walau mungkin tidak seperti dulu lagi, asal dapat tempat yang pas (untuk mancing dasar, kalo popping/jigging saya kurang tau karena blm pernah coba )
Wah dengar lagi itu nama Mansurbabo , Pakreri n Pasi , didekat P. Pasi ada reef ditengah , banyak tenggiri besar besar , kalau Mansurbabo sih bagus untuk diving yah ? Saya mancing sampai Kr. Samares , sekitar 30 mil laut utaranya Korim , disana dulu ada rumpon tuna bekas perusahaan penangkapan tuna milik Mantrust .
Saya pernah juga mancing ke Barat sampai Kr. Isabella , banyak Dogtooth tuna nya . Sayang sekarang sudah tidak punya fasilitas lagi di Biak untuk mancing jauh jauh .
Kirim salam sama Alex + keluarga di Toko Sinar Harapan .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .