Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Om Metzad,
dgn kedalaman segitu cukup 2-2,5 meter saja.sebab kalau lebih tali akan tertiup angin sehingga menyamarkan pergerakan pelampung,tapi apabila Anda menggunakan tehnik mancing celep(pelampung tidak digantung)boleh-boleh saja karena bisa mencapai titik spot yg agak jauh dari jangkauan ujung tegeg.mungkin Rekan's lain ada yg menambahkan monggo Mas??
Itu relativ jika dilihat dari kedudukan anda berdiri, jika daratan sedikit lebih tinggi dari permukaan air pake kenur 2 m udah cukup tapi di dermaga ketinggian air dengan permukaan daratan 2,5 m tidak mungkin pake panjang kenur 2,5 m, mungkin pemakaian kenur 4 m lebih cocok kalau tidak joran akan tegeg akan menukik kebawah. Saran saya sesuaikan sendiri dengan kondisi lapangan. Usahakan kedudukan joran pada keadaan bersiap pada posisi horizontal selanjutnya tidak terlalu merepotkan pada waktu menyiapkan / mengganti umpan
[quote=metzad;25888]Saya punya tegeg panjang 5 meter, untuk lebih sip-nya panjang kenur harus berapa meter ... ???.
Dengan kedalaman mancing 1 - 1.5 meter
mas slamet,
itu kedalaman mancing apa kedalaman air?
karena tiap garonger punya kebiasaan+pengalaman berbeda-beda,sy sharing opini sy;
untuk kedalaman air 1.5 m
*kondisi cuaca normal
--->umpan lumut 2.5 m (dari ujung joran ke pelampung 1.5m,dari pelampung ke air 1 m
--->umpan nasi 3 m (dari ujung joran ke pelampung 1.5m,dari pelmpung ke air 1.5 m/kandas )
*kondisi cuaca extreme
--->umpan lumut 2 m (dari ujung joran ke pelampung 1 m,dr pelampung ke air 1m)
--->umpan nasi 2.5 meter (dari ujung joran ke pelampung 1 m,dari pelampung ke air 1.5 m/kandas)
ps.ini jika daratan sedikit lbh tinggi dr permukaan air,jika daratan jauh lbh tinggi dari air tinggal panjang senar di sesuaikan agar pada saat pengisian umpan,strike ngga kerepotan/terlalu nukik
__________________
cheers, Tom RAFAC ers
PREMIUM MEMBER...IS THE BEST CHOICE !!! LET'S JOIN WITH US !!!
Saya punya tegeg panjang 5 meter, untuk lebih sip-nya panjang kenur harus berapa meter ... ???.
Dengan kedalaman mancing 1 - 1.5 meter
mas slamet,
itu kedalaman mancing apa kedalaman air?
karena tiap garonger punya kebiasaan+pengalaman berbeda-beda,sy sharing opini sy;
untuk kedalaman air 1.5 m
*kondisi cuaca normal
--->umpan lumut 2.5 m (dari ujung joran ke pelampung 1.5m,dari pelampung ke air 1 m
--->umpan nasi 3 m (dari ujung joran ke pelampung 1.5m,dari pelmpung ke air 1.5 m/kandas )
*kondisi cuaca extreme
--->umpan lumut 2 m (dari ujung joran ke pelampung 1 m,dr pelampung ke air 1m)
--->umpan nasi 2.5 meter (dari ujung joran ke pelampung 1 m,dari pelampung ke air 1.5 m/kandas)
ps.ini jika daratan sedikit lbh tinggi dr permukaan air,jika daratan jauh lbh tinggi dari air tinggal panjang senar tinggal di sesuaikan agar pada saat pengisian umpan,strike ngga kerepotan/terlalu nukik
Jadi Intinya, kenur harus lebih pendek dari Joran.
Spot baronang yang biasa saya kunjungi, tinggi tempat saya berdisi 40 - 50 cm dari air
Thank' every body
__________________
Health Body Is Important for Happy Fishing ================================= Mancing Tetap Hobby, Bodybuilding Jalan Terus
---------- ooooo OOO ooooo ----------
(Persahabatan Harus Selalu Terjalin, Meskipun Tidak Saling Temu Muka)
Jadi Intinya, kenur harus lebih pendek dari Joran.
Spot baronang yang biasa saya kunjungi, tinggi tempat saya berdisi 40 - 50 cm dari air
Thank' every body
Ndak betul mas Slamet, di Pelabuhan Banten lama saya memakai kenur panjang 6 m sementara joran cuma 4,8 m (golden fish green mate). Waktu itu mancing jalu dan tompel.
soalnya ikan main didasar, percuma aja menggantung umpan ditengah air, jadi tergantung kondisi setempat.
Kalau kondisi yang seperti anda sebutkan itu benar, joran 5 m, kedalaman air 1-1,5m, ketinggian tempat berdiri 40 cm dr muka air. Pakai kenur 2-2,5 m
Ndak betul mas Slamet, di Pelabuhan Banten lama saya memakai kenur panjang 6 m sementara joran cuma 4,8 m (golden fish green mate). Waktu itu mancing jalu dan tompel.
soalnya ikan main didasar, percuma aja menggantung umpan ditengah air, jadi tergantung kondisi setempat.
Kalau kondisi yang seperti anda sebutkan itu benar, joran 5 m, kedalaman air 1-1,5m, ketinggian tempat berdiri 40 cm dr muka air. Pakai kenur 2-2,5 m
Apa nggak ribet nariknya kalau panjangnya lebih dari joran ? hrs dibantu tangan narik kenur ?
Apa nggak ribet nariknya kalau panjangnya lebih dari joran ? hrs dibantu tangan narik kenur ?
Betul mas Alfon harus dibantu ama teman, selama ini saya mancing di dermaga dermaga baik di Jawa ataupun sumatera dibantu sama teman pemancing nangkap kenurnya waktu joran udah naik (rigger kali ha ha ha )
salam
Betul mas Alfon harus dibantu ama teman, selama ini saya mancing di dermaga dermaga baik di Jawa ataupun sumatera dibantu sama teman pemancing nangkap kenurnya waktu joran udah naik (rigger kali ha ha ha )
salam
Apa gak lebih asyik kalau tegek dikombinasi dengan small reel Om ? mungkin modifikasi jorannya ?
Apa gak lebih asyik kalau tegek dikombinasi dengan small reel Om ? mungkin modifikasi jorannya ?
Mungkin udh saya jelaskan sebelumnya, benang pada joran tegeg diikatkan pada ujung joran, waktu kita hanya sepersekian detik utk bisa mengaitkan garong ke dagu sang baron.
Coba diperhatikan dengan seksama kala kita mancing garong dg joran reel, waktu kita gentak, garongan (kail) pada ujung benang yang berada 4 m dibawah permukaan baru akan ada reaksi setelah benang menegang, sedangkan ujung joran udh berada pada titik puncak, karena ada faktor elastisitas benang dan pergeseran benang dengan kolongan (merit).
Lain dengan mancing biasa, benang menegang karena mata kail ditarik ikan. Biar gak penasaran coba aja sendiri.
................Biar gak penasaran coba aja sendiri.Salam
Oom Budi,
Oom Alfon udah nyoba negeg bareng kita lho! 2 minggu lalu di belakang terminal Merak & Kepindis, cuman sayang lagi nggak bagus peruntungan kita saat itu.
Kadang2 itulah salah satu dilema kita saat ngajak new garonger untuk trial/training mbaronang untuk pertama kali. Kalo pas apes nggak ada ikan yang njawil umpan samasekali, takutnya mereka langsung mutung nggak mau lagi nyoba nggarong untuk selanjutnya (apalagi harus berpanas2 ria dari pagi sampe sore).
Beda kasus kalau kita ngajak new garonger untuk trial/latihan untuk pertama kali dan kondisi ikan sedang banyak dan galak2nya, sehingga acara training bisa berlangsung dengan sukses. Justru "klik" (kuncinya) yang bikin orang (new garonger) bisa langsung "keracunan" dan "kepatil" mbaronang adalah dimana dia bisa menikmati saat mulai memperhatikan dan membedakan getaran pelampung (1); saat umpan dimakan ikan dan pelampung bergetar dengan hebat (2); saat menggentak tegeg dan tegeg langsung melengkung di betot ikan (3); saat fight dengan ikan - apalagi langsung "melawan" baronang ukuran >4 jari saat pertama kali (4); saat memenangkan "pertandingan" (5); saat senar putus dibetot ikan / tergesek karang, dll (6) saat berfoto bersama ikan hasil pancingan (7); saat pulang membawa ikan (; saat ikan dibakar (9) dan saat makan baronang bakar bersama keluarga (10), he..he..he.....slrup.....
Itulah cerita diatas yang persis ogut alamin bareng suhu2 ogut nggarong (bos Tom & bos Didi) saat pertama kali belajar mbaronang di lampu merah kresek. Pas bulan2 penghabisan musim baronang (menjelang & pas puasa tahun lalu). Training pertama dengan bos Tom, dapet susu 3 jarian belasan ekor & bonus tompel sebiji plus senar putus sekali kebetot tompel. Training kedua pas bulan puasa, "pesta" lingkis di spot bos Didi (batu jatoh) dan jejer suhunye langsung (walopun mungkin doi sempet gondok, gue bom spotnye pake lumut lumpur setengah plastik item gede, hua..ha..ha..ha....) sekitar 2 jam-an langsung bisa nanggok lingkis 3-4 jarian sebanyak 33 butir, he..he..he..... Gimane nggak nikmat, belajar nggarong pas musim ikan....... langsung cepet bisa!
Nah.....mudah2an sekitar bulan Mei-Juni 2007 besok, minturut ilmu nujum dari mbah MJO Ijo Ireng, musim baronang di Kresek dimulai. Saat yang baik dan pas untuk ngajak sebanyak mungkin new garonger trial/latihan/belajar/training mbaronang. Mudah2an nggak kuciwa dan bisa langsung keracunan kaya' ogut, he..he..he.......
Salam keracunan,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!
Kadang2 itulah salah satu dilema kita saat ngajak new garonger untuk trial/training mbaronang untuk pertama kali. Kalo pas apes nggak ada ikan yang njawil umpan samasekali, takutnya mereka langsung mutung nggak mau lagi nyoba nggarong untuk selanjutnya (apalagi harus berpanas2 ria dari pagi sampe sore).
Benar sekali om Ichang dulu gw negek pertama kali taon 92 di batu bolong (sekarang udah direklamasi jadi pelabuhan peti kemas indah kiat merak). Waktu itu saya bawa golden fish mate warna item pake kenur 20 lbs umpan pake bakwan ikut nasehat pemancing lokal. Pulangnya bawa bonggolnya doank, diatas bonggol dibawa sitompel, maklum joran baru nggak pake diikat. Abis itu nggak berani ngegarong lagi abis tarikannya mengerikan . Baru 6 bulan berikutnya beli daiwa mate cokelat di kali mati Rajawali, (sekarang toko pancingnya udah tutup). Abis itu baru belajar mancing pake lumut di Permai (sekarang juga udah jadi peti kemas Priok). Tapi pengalaman joran pecah jadi pengalaman itu tak terlupakan.
.................................................. ...................... Nah.....mudah2an sekitar bulan Mei-Juni 2007 besok, minturut ilmu nujum dari mbah MJO Ijo Ireng, musim baronang di Kresek dimulai. Saat yang baik dan pas untuk ngajak sebanyak mungkin new garonger trial/latihan/belajar/training mbaronang. Mudah2an nggak kuciwa dan bisa langsung keracunan kaya' ogut, he..he..he.......
Salam keracunan,
Bos..... dulu waktu kecil sih hampir tiap hari saya mancing di empang pake bambu tegeg yg diraut sendiri panjang 2 meteran trus ujungnya diikat kenur untuk maen layangan 1-2 meter.... paling seru kalo dapet lele atau gabus...
mancing baronang pake tegeg yg panjang 4-5m pasti seru tuh..... saya tertarik tuh ikut les mancing baronang.... kresek dimana sih?? Kalau tidak terlalu jauh saya mau daftar nih....
Oom Alfon udah nyoba negeg bareng kita lho! 2 minggu lalu di belakang terminal Merak & Kepindis, cuman sayang lagi nggak bagus peruntungan kita saat itu.
Kadang2 itulah salah satu dilema kita saat ngajak new garonger untuk trial/training mbaronang untuk pertama kali. Kalo pas apes nggak ada ikan yang njawil umpan samasekali, takutnya mereka langsung mutung nggak mau lagi nyoba nggarong untuk selanjutnya (apalagi harus berpanas2 ria dari pagi sampe sore).
Beda kasus kalau kita ngajak new garonger untuk trial/latihan untuk pertama kali dan kondisi ikan sedang banyak dan galak2nya, sehingga acara training bisa berlangsung dengan sukses. Justru "klik" (kuncinya) yang bikin orang (new garonger) bisa langsung "keracunan" dan "kepatil" mbaronang adalah dimana dia bisa menikmati saat mulai memperhatikan dan membedakan getaran pelampung (1); saat umpan dimakan ikan dan pelampung bergetar dengan hebat (2); saat menggentak tegeg dan tegeg langsung melengkung di betot ikan (3); saat fight dengan ikan - apalagi langsung "melawan" baronang ukuran >4 jari saat pertama kali (4); saat memenangkan "pertandingan" (5); saat senar putus dibetot ikan / tergesek karang, dll (6) saat berfoto bersama ikan hasil pancingan (7); saat pulang membawa ikan (; saat ikan dibakar (9) dan saat makan baronang bakar bersama keluarga (10), he..he..he.....slrup.....
Itulah cerita diatas yang persis ogut alamin bareng suhu2 ogut nggarong (bos Tom & bos Didi) saat pertama kali belajar mbaronang di lampu merah kresek. Pas bulan2 penghabisan musim baronang (menjelang & pas puasa tahun lalu). Training pertama dengan bos Tom, dapet susu 3 jarian belasan ekor & bonus tompel sebiji plus senar putus sekali kebetot tompel. Training kedua pas bulan puasa, "pesta" lingkis di spot bos Didi (batu jatoh) dan jejer suhunye langsung (walopun mungkin doi sempet gondok, gue bom spotnye pake lumut lumpur setengah plastik item gede, hua..ha..ha..ha....) sekitar 2 jam-an langsung bisa nanggok lingkis 3-4 jarian sebanyak 33 butir, he..he..he..... Gimane nggak nikmat, belajar nggarong pas musim ikan....... langsung cepet bisa!
Nah.....mudah2an sekitar bulan Mei-Juni 2007 besok, minturut ilmu nujum dari mbah MJO Ijo Ireng, musim baronang di Kresek dimulai. Saat yang baik dan pas untuk ngajak sebanyak mungkin new garonger trial/latihan/belajar/training mbaronang. Mudah2an nggak kuciwa dan bisa langsung keracunan kaya' ogut, he..he..he.......
Salam keracunan,
Selain pertama disana, habis itu 2 minggu berturut2 ngegarong di muara baru, cuma minggu ini gak ngegarong karena pergi "ngegarong" di negeri seberang, akhirnya dapat ryobi applaus 8000.