Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Perbandingan Pelampung UFO Dengan Bola (Pelampung Gantung)
Guys,
Kepengin sharing ajah, khususnya untuk penggunaan pelampung gantung untuk jenis bola dan pipih/gepeng/ufo. Setelah mencoba dari awal nggarong sampai sekarang dengan menggunakan pelampung gantung jenis bola (dan sejenisnya) dan pelampung gantung jenis pipih/ufo, saya sampai pada suatu kesimpulan (yang ini purely menurut pendapat "personal point of view" saya) sbb :
1. Pelampung Gantung Jenis Bola ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi angin yang tenang (atau malah lebih ekstrem - sama sekali tidak ada angin). Hal ini karena hambatan udara yang besar dari permukaan pelampung tersebut (permukaan pelampung lebih lebar/besar yang ber"tabrak"an dengan udara). Semakin kencang angin bertiup, semakin tidak stabil pelampung tersebut, semakin sulit membedakan dengan getaran pelampung saat umpan dimakan ikan.
2. Pelampung Gantung Jenis Pipih/UFO ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi berangin. Hal ini karena hambatan udara terhadap permukaan pelampung tersebut yang lebih kecil (permukaan pelampung yang ber"tabrak"an dengan udara lebih tipis/sedikit).
Dari dua kesimpulan diatas, untuk saat ini saya lebih senang untuk menggunakan pelampung jenis pipih/ufo dan yang ukurannya lebih kecil (alasan kenapa menggunakan ukuran yang lebih kecil ada dibawah).
3. Ukuran Pelampung Yang Lebih Kecil ~> Lebih sensitif terhadap getaran umpan yang dimakan ikan, dibandingkan dengan ukuran pelampung yang lebih besar.
Eniwei.......sekali lagi, ini adalah purely dari sudut "my personal point of view". Pasti banyak dari rekan garonger lain yang punya pendapat berbeda. Sok.....silahkeun bagi yang ingin sharing, ojo isin-isin........ he..he..he....
Salam bingung,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!
Kepengin sharing ajah, khususnya untuk penggunaan pelampung gantung untuk jenis bola dan pipih/gepeng/ufo. Setelah mencoba dari awal nggarong sampai sekarang dengan menggunakan pelampung gantung jenis bola (dan sejenisnya) dan pelampung gantung jenis pipih/ufo, saya sampai pada suatu kesimpulan (yang ini purely menurut pendapat "personal point of view" saya) sbb :
1. Pelampung Gantung Jenis Bola ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi angin yang tenang (atau malah lebih ekstrem - sama sekali tidak ada angin). Hal ini karena hambatan udara yang besar dari permukaan pelampung tersebut (permukaan pelampung lebih lebar/besar yang ber"tabrak"an dengan udara). Semakin kencang angin bertiup, semakin tidak stabil pelampung tersebut, semakin sulit membedakan dengan getaran pelampung saat umpan dimakan ikan.
2. Pelampung Gantung Jenis Pipih/UFO ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi berangin. Hal ini karena hambatan udara terhadap permukaan pelampung tersebut yang lebih kecil (permukaan pelampung yang ber"tabrak"an dengan udara lebih tipis/sedikit).
Dari dua kesimpulan diatas, untuk saat ini saya lebih senang untuk menggunakan pelampung jenis pipih/ufo dan yang ukurannya lebih kecil (alasan kenapa menggunakan ukuran yang lebih kecil ada dibawah).
3. Ukuran Pelampung Yang Lebih Kecil ~> Lebih sensitif terhadap getaran umpan yang dimakan ikan, dibandingkan dengan ukuran pelampung yang lebih besar.
Eniwei.......sekali lagi, ini adalah purely dari sudut "my personal point of view". Pasti banyak dari rekan garonger lain yang punya pendapat berbeda. Sok.....silahkeun bagi yang ingin sharing, ojo isin-isin........ he..he..he....
Salam bingung,
wah... jadi ingat pengalaman sewaktu pertama kali coba ngegarong di kresek (lampu ijo) nih om ichang, waktu itu memang saya menggunakan pelampung yg berbentuk bola,pada waktu pagi (kira2 jam 7.30 - 11.30) angin tidak terlalu kencang dan bisa dibilang tenang lah, pada saat itu baron makan terasa banget dari pelampung nya yang naik turun (seperti mesin jahit),tapi yang anehnya setelah angin kencang saya tidak dapat membedakan lagi umpan sedang di makan baron atau ketiup angin, ketika saya coba tarik,..umpan masih ada alias komplit, lalu saya biarkan sampai lama, malah gundul tuh lumut,lama juga gak ngangkat baron, lalu ada baronger lain (gak tau deh garonger mana, pokoke pake topi kaya petani) yang menyuruh mengganti pelampungnya sama yg model piring terbang(dia bilang begitu)karena saya gak punya yg model piring terbang, maka saya bayarin punya garonger tsb, dan memang bener tuh....umpan yang dimakan sama baron lebih bisa terdeteksi dan saya bisa ngangkat baron lagi heheheh .kayanya sih bener juga tuh teori nya om ichang....
Kepengin sharing ajah, khususnya untuk penggunaan pelampung gantung untuk jenis bola dan pipih/gepeng/ufo. Setelah mencoba dari awal nggarong sampai sekarang dengan menggunakan pelampung gantung jenis bola (dan sejenisnya) dan pelampung gantung jenis pipih/ufo, saya sampai pada suatu kesimpulan (yang ini purely menurut pendapat "personal point of view" saya) sbb :
1. Pelampung Gantung Jenis Bola ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi angin yang tenang (atau malah lebih ekstrem - sama sekali tidak ada angin). Hal ini karena hambatan udara yang besar dari permukaan pelampung tersebut (permukaan pelampung lebih lebar/besar yang ber"tabrak"an dengan udara). Semakin kencang angin bertiup, semakin tidak stabil pelampung tersebut, semakin sulit membedakan dengan getaran pelampung saat umpan dimakan ikan.
2. Pelampung Gantung Jenis Pipih/UFO ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi berangin. Hal ini karena hambatan udara terhadap permukaan pelampung tersebut yang lebih kecil (permukaan pelampung yang ber"tabrak"an dengan udara lebih tipis/sedikit).
Dari dua kesimpulan diatas, untuk saat ini saya lebih senang untuk menggunakan pelampung jenis pipih/ufo dan yang ukurannya lebih kecil (alasan kenapa menggunakan ukuran yang lebih kecil ada dibawah).
3. Ukuran Pelampung Yang Lebih Kecil ~> Lebih sensitif terhadap getaran umpan yang dimakan ikan, dibandingkan dengan ukuran pelampung yang lebih besar.
Eniwei.......sekali lagi, ini adalah purely dari sudut "my personal point of view". Pasti banyak dari rekan garonger lain yang punya pendapat berbeda. Sok.....silahkeun bagi yang ingin sharing, ojo isin-isin........ he..he..he....
Salam bingung,
Pelampung UFO...tu terbuat dari bahan apa aja yach OoM ???
Mungkin bisa aku buat tiruannya di Sini....hehe...heee
__________________
Health Body Is Important for Happy Fishing ================================= Mancing Tetap Hobby, Bodybuilding Jalan Terus
---------- ooooo OOO ooooo ----------
(Persahabatan Harus Selalu Terjalin, Meskipun Tidak Saling Temu Muka)
Gue punya dua biji tuh Chang,yg buat orangnya sudah meninggal,pelampung UFO,he...he...he...pelampung kesayangan gue,gue sdh coba cari ditoko pancing yg model begitu sdh kagak nemuin lagi,bikinannya halus dan bahannya karet tapi agak keras.
Pendapat Ente emang betul..tul...tul..tul...mata gue sampai sliweran kalau ngeliat pelampung bola ketiup angin susah deteksinya,kalau UFO getar sedikit saja sdh jelas terlihat walaupun angin kencang,karena diameter yg lebih lebar dan ketebalan yg lebih tipis menjadikan pelampung jenis ini lebih sensitif terhadap getaran turun naik,sekarang saja gue lebih suka pakai model UFO.kalau pelampung bola lebih baik buat tehnik mancing celup kayaknya lebih ok tuh..!kalau enggak Elo telen aja Chang tuh pelampung bola gue yg ada 10 biji.....he....he....he....he....he...:smt0 44
Pas banget neh ngomongin pelampung....., gue tadi naik taksi dari Gedung BEJ ke Jatinegara habis rp65.000 utk beli pelampung baronang, sayang pelampung yang bagus, unik, cute, dll belum saya temukan. Saya mulai dari toko pancing sebelah pasar burung jatinegara s/d toko pancing ronson. Nggak ada yang ciamik......ada yang tahu nggak dimana ada yang jual pelampung baronang yang bagus.....?
Yang komersil mah banyak, tapi yang custom harus cari info dari teman2 sesama pemancing. Masalahnya kebiasaan bagaimana cara mendeteksi pelampung yang lagi 'on'.
Coba mas Hamzy hubungi si E eng (Gembrong) atau Jali Bekasi juga masternya pelampung.
Atau koh Usup di Teluk Gong, om Johan pasti tahu, grupnya jembatan lima yang kemaren juga manceng di p. Ayer besar temannya koh Amin. Biasanya kalo teman sesama mancing ga pernah beli he he he. Paling dimarahin ama dia.
Tapi saya rasa pelampungnya koh Usup masih yang terbaik dia bikin dari kayu Waru yang tengahnya dikosongin dan pin bambunya juga benangnya masuknya ditengah sehingga benar2 "centrally" (terpusat)
Kalau yg tengahnya dikosongin itu ada di toko pancing karang anyar belakang pasar baru(Mas Hamzy bukannya kesana tadi???) cuma sayang modelnya standar gak ada yg model UFO.
saya Yakin Mas Budhi pasti koleksinya banyak neh?...he...he...he...he....
Ini Cuman tambahan informasi dr sy, ..om Hamzy ... bener kata om Rabbit pelampungnya Koh Usup di teluk gong bagus sy juga pernah beli beberapa buah plus garongnya juga n saya bnyk belajar mbaronang ama dia hampir tiap 2 minggu sekali ketemu di P.Ayer mancing Mbaronang n Dia kayak jago mancing mbaronang ndak pernah ndak dapat ikannya.... sebetulnya sy punya no.telp Koh Usup nanti coba sy cari dulu Om
Quote:
Originally Posted by rabbit
Yang komersil mah banyak, tapi yang custom harus cari info dari teman2 sesama pemancing. Masalahnya kebiasaan bagaimana cara mendeteksi pelampung yang lagi 'on'.
Coba mas Hamzy hubungi si E eng (Gembrong) atau Jali Bekasi juga masternya pelampung.
Atau koh Usup di Teluk Gong, om Johan pasti tahu, grupnya jembatan lima yang kemaren juga manceng di p. Ayer besar temannya koh Amin. Biasanya kalo teman sesama mancing ga pernah beli he he he. Paling dimarahin ama dia.
Tapi saya rasa pelampungnya koh Usup masih yang terbaik dia bikin dari kayu Waru yang tengahnya dikosongin dan pin bambunya juga benangnya masuknya ditengah sehingga benar2 "centrally" (terpusat)
Pas banget neh ngomongin pelampung....., gue tadi naik taksi dari Gedung BEJ ke Jatinegara habis rp65.000 utk beli pelampung baronang, sayang pelampung yang bagus, unik, cute, dll belum saya temukan. Saya mulai dari toko pancing sebelah pasar burung jatinegara s/d toko pancing ronson. Nggak ada yang ciamik......ada yang tahu nggak dimana ada yang jual pelampung baronang yang bagus.....?
Salam, hamzy
Woei.........ogut kemaren2 jalan ke toko pancing Lautan Mas (waktu nganter oom Jovan beli Tica Eva) dan ke toko pancing Kartini (seberang kali Hotel Golden Truly Gn.Sahari), ada banyak pelampung UFO dijual. Harga murah meriah cuman 2rb - 3rb per butir. Kemaren sempet ngambil sekitar 3 butir dari masing2 toko.
Kalo yang di Lautan Mas, bahannya dari kayu dan tengahnya ada kayunya seperti yang ente sama bos Didi suka entuh, modelnye macem2. Tapi ogut nggak gitu seneng pake kayunye, ribet bin riweh pas masangnye...... mangkanye ogut masupin batang korek kuping di tengahnye, ganjelnye tinggal pake tusuk gigi. Kagak senter - kagak senter dach..... miring-miring dach...... pokoke praktis bin cepet, he..he..he.....
Kalo yang di Kartini, bahannye ada yang dari gabus & kayu. Ogut kemaren ambil yang dari gabus, lumayan enteng......... sama juga, ogut masupin batang korek kuping biar lebih kecil lobang senarnye, he..he..he......
Salam,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!
Benar dah om Ichang, kemaren gw waktu kehabisan pelampung gara2 putus mulu terpaksa ngiris sandal bekas. Dibikin rada bulat, tengahnya dilobangin jadi juga pelampung, naik juga tuh sang baron. PD aja lagiiiiiii !
sekarang gua udah tergila2 sama pelampung yg bolong kosong dalamnya spt bola pingpong itu. pake tusukan kayu yg berlubang tengahnya, center banget, tapi kadang ribet masukinnya. karena lubang bawah kecil sekali pas seukuran senar 12 lb. deteksi saat dimakan umpan, disaat angin kencang sekalipun, jelas sekali. mungkin faktor center dan lubang bawah yg pas senar itu turut berperan.
minggu lalu sempat ngobrol sama yg bikinnya, (lupa namanya, yg di karang anyar), menurut dia, pelampung ufo kurang bagus saat angin kencang.. tapi gua belum buktikan lho... lebih enak menggunakan pelampung bentuk diamond tapi yg agak ramping, bukan diamond yg bulat gemuk. sekali lagi, ini belum gua buktikan... tugasnya didi ma ichang aja deh yg tukang experiment.... hehehe...
ayo...lampirkan foto pelampung kesayangan anda...
minggu lalu sempat ngobrol sama yg bikinnya, (lupa namanya, yg di karang anyar), menurut dia, pelampung ufo kurang bagus saat angin kencang.. tapi gua belum buktikan lho... lebih enak menggunakan pelampung bentuk diamond tapi yg agak ramping, bukan diamond yg bulat gemuk. sekali lagi, ini belum gua buktikan... tugasnya didi ma ichang aja deh yg tukang experiment.... hehehe... ayo...lampirkan foto pelampung kesayangan anda...
He..he..he....... Ooom,
Jadi kapan nich ogut sama bos Didi disuruh test drive macem2 pelampung ituh? Gimane kalo besok sabtu/minggu di pulaunye SP? Udeh hari jum'at nich......belon ada "undangan" resmi, he..he..he....... paling2 besok ngasih makan si baron di kresek dech......... sing paling deket rumah tur sing paling irit, hi..hi..hi.....
Salam,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!
Om Didi n Om Ichang ,.... test aja nanti di PLTU Suryalaya Merak 24 Feb 2007 kayaknya koleksi Pelampung om Johan asyik banget tuh... bayangin pelampungnye getar/muter kayak dadu he he..... td Om Yono sms lg di Keramba Serangan Benoa Bali mbaron disana hsl lumayan 6 ekor susu ,1 ekor jalu n 1 ekor kakaktua katanya dia juga mau ikutan trip ke Merak Om
Quote:
Originally Posted by didi.a
wah Chang , sabtu besok gue masuk kerja,paling minggunya baru bisa negeg..ahik..ahik..ahik... minggu depan tgl 24 baru libur.
waduh... sorry sementara g bisa kirim2 undangan... kapal ogut lagi diungsikan ke pulau 1 bulan... gileee di marina ancol n p.mutiara 90% kapal2 disegel bea cukai semua...
waduh... sorry sementara g bisa kirim2 undangan... kapal ogut lagi diungsikan ke pulau 1 bulan... gileee di marina ancol n p.mutiara 90% kapal2 disegel bea cukai semua...
Om Johan emang apa urusannya boat ama bea cukai?
Rese juga yah tuh, ampe di segel-segel segala.
Perhatikan pelampung pada baris kiri (dari atas ke bawah) adalah yg asli, menurut penjualnya waktu itu pembuatnya sudah almarhum jadi langka deh.
Sedangkan yg kanan adalah tiruannya, kalah jauh baik warna dasar dan detailnya.