Report Hasil Mancing Di Jepara 2-3 Des 2006
Pemancing : Kartono, Rondy, Munir
Tehnik : Handline pancing dasaran & koncer
Umpan : Cumi iris , udang hidup , selar / banyar
Hasil : 9 ekor Kakap Merah @ 0,5 - 1 Kg
1 ekor Kakap Merah Jumbo 4,5 kg
2 ekor Jenaha @ 0,5 kg
1 ekor Manganti @ 1 kg
Beberapa ikan kecil kecil lainnya
Atas bantuan seorang penyelam yang dengan baik hati memberikan sedikit petunjuk arah kompas beserta sudut derajatnya kepada saya untuk dapat mencapai hot spot tempat berkumpulnya ikan Kakap Merah, maka kami dan rekan rekan sepakat untuk mencari tempat tersebut dengan bermodalkan Fishfinder Garmin 250 & GPS kami berangkat menuju lokasi pada hari sabtu sore jam 18.30 dengan menggunakan perahu nelayan / sopek melalui desa Mlonggo Jepara, perjalanan kami tempuh dengan kecepatan 5 - 6 knot,
cuaca sore cukup bersahabat dengan sedikit angin dan sedikit gelombang .
Dari hasil prediksi pembacaan arus dengan menggunakan tide com dilokasi yang akan kami tuju cukup baik, arus timur kecil sepanjang malam hingga pagi hari dan arus barat kuat datang pada jam 9 pagi kesimpulannya waktu yang tepat untuk mancing !
Kami tiba dilokasi pada pukul 20.00 , kami sempat 30 menit berputar putar dulu untuk menentukan lokasi dimana kami akan labuh jangkar karena di monitor FF ikan Full dari atas sampai dasar dan gundukan gundukan karang terpencar pencar, dengan terlebih dahulu melempar plontang akhirnya kami memposisikan perahu dengan arah angin dan arus serta langsung menurunkan jangkar .
Kami mulai menurunkan pancingan dan mulai memancing, satu persatu ikan mulai naik ke atas perahu ... asyiiikkk ... TAPI ...
Pada pukul 23.30 secara tiba tiba hujan turun dengan derasnya ditambah angin besar , ombak serta petir saling bersahutan kami semua berhenti memancing dan segera memasang tenda dan menyalakan lampu emergency agar perahu tidak ditabrak kapal lain yang melintas mengingat pada saat itu kabut juga tebal sekali dan kami berada di rute kapal kapal besar melintas !!! Hiiii ... Ngeriii ...
Perahu kami oleng kiri dan kanan disapu gelombang besar dan hanjut didorong angin sampai beberapa km jauhnya ! Kami segera memakai life jaket & menggeluarkan pelampung dari dalam perahu tapi yang membuat hati kami ketar ketir adalah petir yang terus menyambar tanpa henti dan suara gemuruh dari atas ( Kami berdoa moga moga perahu tidak tersambar petir ) .
Saya bersyukur karena hujan angin petir reda 1,5 jam kemudian dan kami semua pada saat itu menyadari betapa pentingnya baju pelampung / life jaket yang selama ini kami bawa hanya untuk menjadi bantal tidur & barang yang ngerepotin pada saat itu menjadi sebegitu penting dan berharga sekali bagi kami semua.
Acara mancing kami mulai lagi setelah kami kembali ke spot semula hingga pagi hari kami masih menarik beberapa ikan kakap merah dan sempat beberapa kali putus serta mata pancing terbuka ditarik ikan besar ! Gile bener . . . .
Arus barat mulai datang dengan kencang sekali pada pagi menuju siang kami sepakat untuk pulang dengan membawa kenang kenangan badai hujan ombak & angin barat yang mengamuk serta sensasi tarikan ikan kakap merah yang tak terlupakan Thanks Lord . . . .
Kami berjanji akan kembali lagi kelokasi tersebut setelah musim barat selesai nanti .
Sepanjang perjalanan pulang saya membayangkan gulai kepala ikan kakap merah yang sedap tersaji diatas meja yang dibuat oleh istri tercinta saya Nyaaaammm . . . Nyaaaaammmmmm . . . Sedaaaaaaappppppp . . . . Bngettt . . Deeh ! Thanks Bye . . .
Salam Hangat Selalu
Kartono cs