Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
tgl 25 kemarin pukul 07.00 wita saya mancing di kapal tambat di pantai kedonganan jimbaran
kondisi air jernih sehingga kumpulan ikan sangat terlihat jelas saya melihat banyak sekali gerombolan baronang kurang lebih 40-50 ekor mondar mandir di bawah kapal { kapal yang lagi turun jangkar } ukuran 3-8 jarian. apalagi setelah saya kasih bom nasi tambah rame aja. dengan perasaan deg degan saya turunkan garong saya yang telah di tutupi umpan nasi lumat, tapi koq umpan saya tidak di sentuh sedikit baronang tersebut memilih mengejar bom yang saya tebar, saya coba hampir satu jam tidak ada hasil { saya memang tidak pernah mancing garong/baronang sebelumynya}. akhir nya saya mancing dasaran biasa menggnakan umpan hidup. dalam 2 jam dapat hasil sbb
4 ekor sembilang {lele laut}
2 ekor ikan hias
1 ekor kembung
1 ekor pasu bedil { panjang 1 meter }
pada akhir kegagalan total mancing baronang dapat terobati sedikit
mohon info rekan rekan baronangers tehnik apa yang kurang atau teknik menghadapi gerombolan baronang yang lagi puasa { padahal udah lebaran }
thks
Harusnya anda jangan terpaku hanya pakai kail garong. Dicoba juga pakai kail ukuran kecil dan gunakan umpan nasi utuh 1 atau 2 butir tiap kailnya.
Lebih bagus lagi kalau dicoba juga pakai umpan udang rebon.
Jangan terpaku mancing baronang hanya dgn menggunakan kail garong. Karena sering kali baronang yg 'puasa' ternyata lebih ganas pakai kail biasa dgn ukuran kecil.
Kadang-kadang fenomena tersebut juga sering dialami oleh kita-kita yang senior. Hal ini karena air laut yang sangat bening sehingga beronangnya mungkin dpt melihat kenurnya atau pancing garongannya terlalu besar.
Saya juga pernah mengalaminya di P. Kelapa (Kep Seribu-Jakarta). Airnya saat itu sangat bening, beronang tompelnya rombongan hilir mudik di kolong dermaga Ferry, ukurannya jumbo semua (diatas 7 jari). Saya turunkan nasi ataupun lumut tetap saja tdk dihiraukan. Kayaknya rombongan beronang tsb lagi happy atau sengaja mau show ke kita biar penasaran. Ha...Ha...Ha....enjoy aja. Mungkin lain waktu baru nyangkut di garongan kita.
Kapan-kapan kita ketemu ya, kalau saya tugas ke Bali. Saya ada pengalaman menarik mancing beronang di sana. Biasanya saya ngekos di Kuta karena saya ada teman di Kuta yang juga buka toko pancing.
Salam,
ok next saya coba kail kecil (mohon rekomendasi info merk dan no.kailnya)
saya sementara pake garong made in toko pancing bahan nya baja/besi saya ingi buat sendiri pake kail carbon (merk daiichi ) cuma saya ragu masalah penyolderannya apakah bisa pake solder elektronik ?
atau ada dari rekan rekan merekomendasikan merk solder/timah yang bagus buat garong
kea kea
saya tunggu di bali saya siap mancing sabtu/minggu
Om Yohan,
salam kenal dulu nih,saya dan Bung Tom pernah mengulas cara pembuatan
kail garong baik yg menggunakan mata kail biasa ataupun karbon pada thread halaman disini,coba deh dan selamat mencoba.
Salam bung Tomblos
Kadang-kadang fenomena tersebut juga sering dialami oleh kita-kita yang senior. Hal ini karena air laut yang sangat bening sehingga beronangnya mungkin dpt melihat kenurnya atau pancing garongannya terlalu besar.
Saya juga pernah mengalaminya di P. Kelapa (Kep Seribu-Jakarta). Airnya saat itu sangat bening, beronang tompelnya rombongan hilir mudik di kolong dermaga Ferry, ukurannya jumbo semua (diatas 7 jari). Saya turunkan nasi ataupun lumut tetap saja tdk dihiraukan. Kayaknya rombongan beronang tsb lagi happy atau sengaja mau show ke kita biar penasaran. Ha...Ha...Ha....enjoy aja. Mungkin lain waktu baru nyangkut di garongan kita.
Kapan-kapan kita ketemu ya, kalau saya tugas ke Bali. Saya ada pengalaman menarik mancing beronang di sana. Biasanya saya ngekos di Kuta karena saya ada teman di Kuta yang juga buka toko pancing.
Salam,
KeaKea
Selamat datang & selamat gabung Oom Kea-kea,
Bener nggak nih oom Kea-kea yang udah lama banget "maenan" baronang? Ogut minta mangap dulu nich karena kemaren2 ngirim artikel/thread disini "ngopi" bulet2 artikel yang oom buat.
BTW, kalo oom Kea-kea sama dengan oom Cien, berarti kita kedatangan salah satu mahaguru mbaronang disini. Dari obrolan dengan bos Tom dan juga rekan2 senior mbaron lainnya, oom Cien termangsuk salah satu pelopor mbaron. Ogut kebetulan mbaca artikel yang dikirim ke majalah Trip & Trick edisi pertama tahun 2002 lalu.
Sekali lagi met gabung dah oom. Jangan lupa ajak2 kita para junior mbaronang kalo ada trip mbaron, apalagi sekarang-katanya-udah mulai masuk musim hujan, masa "pesta" mbaron yang akan segera di mulai.
Salam junior,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!
bung didi
saya nyoba bikin sendiri garong pake kail no.8 carbon daiichi 3 jam jadi 1 biji sabtu baru saya coba ternyata susah ya bikin nya , udah jadi terus mau di rapiin timahnya eh malah lepas semua akhir nya kelar juga sih satu biji.
ada baiknya kalo coba bikin pancing garong pake mata kail biasa dulu (flower brand,pioneer,dll),proses nyoldernya lebih mudah,kalo dah lancar baru pake mata kail carbon
selamat mencoba..semoga sukses
__________________
cheers, Tom RAFAC ers
PREMIUM MEMBER...IS THE BEST CHOICE !!! LET'S JOIN WITH US !!!
Om Tom, Om Didi, Om Ichang. & Om-om baronanger yang lain....Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir & Bathin.....sorry kelupaan nich...tapi...ngga papa-kan .... ... ...
__________________
Health Body Is Important for Happy Fishing ================================= Mancing Tetap Hobby, Bodybuilding Jalan Terus
---------- ooooo OOO ooooo ----------
(Persahabatan Harus Selalu Terjalin, Meskipun Tidak Saling Temu Muka)
Salam buat mas Isnaeni
Mungkin utk mencegah kekeliruan yg lebih jauh perlu saya luruskan disini
Kea-kea dengan Om Cien itu beda, Om Cien biasanya bikin artikel di Media Mancing Indonesia, kalau Om Kea-kea itu biasanya nulis artikel utk Majalah Mancing
Dua duanya kebetulan saya kenal
Salam buat mas Isnaeni
Mungkin utk mencegah kekeliruan yg lebih jauh perlu saya luruskan disini
Kea-kea dengan Om Cien itu beda, Om Cien biasanya bikin artikel di Media Mancing Indonesia, kalau Om Kea-kea itu biasanya nulis artikel utk Majalah Mancing
Dua duanya kebetulan saya kenal
Maaf atas koreksinya
Rabbit
Oh sorry bgt, saya jg cm menduga tp ternyata salah....mhn maaf utk om kea-kea....terimakasih pak rabbit atas koreksinya
Oh sorry bgt, saya jg cm menduga tp ternyata salah....mhn maaf utk om kea-kea....terimakasih pak rabbit atas koreksinya
Iya, ngapunten juga nich buat oom Kea-kea. Hatur nuhun buat oom Budi rabbit atas koreksinya.
Btw, oom Yohan.
Kata bos Tom, baronang di batere priok emang seneng ujan2an. Ganjen amat kaya'nye, sekarang lagi pade mudik kampung & blon balik ke batere, nunggu ujan & banjir dulu di priok baru mereka mau balik lagi ke Jakarta, he..he..he.... Senengnye ame aer yang butek campur aer ujan, kalo aer bening kaya' sekaran pade malu maen ke pinggir batu, takut ditimpukin sama garongers, he..he..he.....
Salam,
__________________
Ichang
RAFAC Rabbitfish.....Try to fish with pole rod & feel the zenzation.....You'll cry for more.....!