Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Hari : Kamis
Tanggal : 1 Mei 2008
Lokasi/Spot : Pantai Garongan Kulon Progo DIY
Angler : banyak sekali termasuk saya..
Ombak : sampai siang kecil, sore besar sekali
Arus : sampai siang kecil, sore mblender banget
Angin : pelan
Ceritanya begini :
Hari libur, pinginnya pergi mancing, namun partner lagi ada kerjaan, jadi berangkat sendiri ke Garongan, dari Jojga udah jam 12 siang, tiba di lokasi jam 13an, di lokasi sudah banyak banget pemancing yang menunggui sebuah lebeng di sebelah timur saya menset alat.
Setelah selesai dan cari umpan, saya langsung aja lempar di persis di depan saya. Sepi tak ada sambaran sampai berkali-kali lempar...
Tidak lama datang seorang bapak, namanya Pak Gunadi, kami sempat ngobrol-ngobrol dan beliau mengatakan sehari sebelumnya (30/4) berhasil mengangkat 2 ekor gatho seberat 4 dan 5 Kg, "wah ternyata masih ada juga gathonya," pikir saya... (2 minggu sebelumya laut rusak sehingga sulit dipancingi) Sekedar info saja : hari minggu (27/4) saya bersama Mas Agus Kenzo dan juga rombongan Mas Salim Jefri juga mancing disekitar lokasi ini, tp berhubung lautnya gak bersahabat, ombak besar bgt, hasilnya nihil...hil...hilll
Tidak lama kami ngobrol, beliau lempar lagi sambil bergeser ke sebelah kanan saya, ditunggu dgn ngantuk-ngantuk sambil megangi joran....telaten sekali bapak ini mancing...lagi asyiknya ngantuk dibelai sepoi angin laut, tiba-tiba jorannya menghentak, Striiiikeee...dan dia langsung hook up, seketika joran tambah melengkung dan reel berputar kencang,
"Wah bejo banget pak Njenengan, (wah beruntung sekali Bapak), Strike yang begitu mengagetkan... Gimana pak? Besar kelihatannya, tarikannya kenceng banget...kalau gak salah gatho lagi nih, jawabnya sambil senyum-senyum penuh kegembiraan.
Lama banget Pak Gunadi ini menghajar si ikan, namun ikan belum mau juga minggir, kadang mau ditarik namun gantian merarik lagi kearah lautan...kelelahan tampak sekali dari raut mukanya, namun semangatnya untuk mengalahkan ikan begitu membara, telaten sekali,
Setelah lebih dari 30 menitan menghajar ikan, ikan mulai mau minggir namun belum kelihatan diantara ombak, dengan telaten Pak Gunadi tetap mengikuti kemauan si ikan, begitu sampai di pinggir dan leader sudah kelihatan, tampaklah bahwa leader tidak bergerak ke mana-mana, Wah ...Ikan Pari ternyata bukan gatho, serunya kecut... Inilah karakater ikan pari jika kepancing, setelah sampai pinggir Pari akan mengubur diri di pasir (istilah pemancing pasiran Jogja "Ngekop") tinggal kuat-kuatan, sabar-sabaran siapa yang kuat dia yang menang,
Setelah ikan Pari mau keluar dari tidurnya dipasir, temannya segera datang membantu, ikan pari tinggal diangkat dgn jari dimasukkan lubang hidungnya yang memang berlubang besar... berat diperkirakan 10 kg, besar juga...
Begitu terangkat, langkah pertama yang diambil adalah mencabut duri yang ada di ekor ikan pari, seperti diketahui bahwa duri ikan pari sangat beracun, rekan-rekan FF pasti mengetahui bahwa Steve Irwin pakar hewan liar Australia pun tewas setelah tertusuk dan tesengat duri ikan pari.. Setelah Pari berhasil diangkat Pak Gunadi hanya bisa loyo, menghela napas, lelah sekali katanya.... Fight dengan pari seberat 10 kg an. Saya hanya bisa menilai Pak Gunadi ini semangatnya luar biasa, tidak pantang menyerah....
Hari itu juga banyak strike yang terjadi, kebanyakan gatho, yang terbesar naik 7 kg (Bp Samsu) maaf tidak terdokumentasi karena saya datang beliau sudah pulang, gatho 1,5 Kg (mas Safari) dan 2 ekor gatho terangkat oleh Bp Plenthong sebesar 1 Kg an. Saya yang me"report"kan sampai sore tidak strike dan pasti tidak dapat ikan hanya dapet senengnya mancing...he...he..he
Demikian sekedar report saya mancing pasiran di Garongan, seru sekali menyaksikan fight dgn Ikan Pari, semoga bisa menambah informasi kasanah dan dinamika permancingan di Indonesia pada umumnya dan peminat mancing pasiran pada khususnya.
Salam kenal..
Mantap reportnya pak,
walah engak ada hasilnya. yang penting report nya.
enak banget ya mancing di pantai bisa dapat ikan babon juga nih.
semoga trip berikutnya bisa angkat garong babon.
__________________
Sssttttt........
Jangan Berisik lagi Mancing nih
Dimana Ada Sungai disitu Saya Mancing
Congrats ya... Terus report pasiran om.. Yg jauh2 disini gak bisa psairan or karangan. Biar Jateng DIY terkanal ma pasirannya..
Wah,, ngenteni iwak pari metu seko njero pasir,, sabar men yo?? hihiihii..
ngentenine lak sui..
Iwak Pari di Asap emang enak yo..
Mas, Ikan Pari niku echo, napa? Teng mriki nek kersa ikan Pari, mbok ngantos gegere sengkleh nariki iwak saget mawon mancing Ikan Pari. Gede-gede.....
Tur teng mriki niku mboten wonten sing mancing, jeh!
Wah ... echo sanget pak lorens, kula mpun nate dahar ngangge ikan pari bakar nanging ingkang alit-alit, weleh-weleh campur sayur asem betawi plus sambel terasi tumbas ting muara karang jakut....mak nyos....lho..he..h.e
Saran buat Mas Hageng klo berangkat tempur niatnya jangan mo kirim report, soale kayake kemaren anda sibuk mendokumentasi pertempuran pemancing lain jadi lupa ama joran sendiri.... Tapi biar gak dapet strike tetap semangat Mas ( Terus terang critane sampeyan marai gatel Dab...)
Terus terang mas Hageng ini rajin report... thanks.. ya masa udah mau share pengalaman mancing dengan kita2 yang belum pernah mancing pinggiran... jadi pengen nyoba...
Matur nuwun nggeh...
To Mas Dwi Balecoz, Mas Innal, :
Makasih tanggapannya, biar FF tambah ramai gitu..., juga sekedar sharing pengalaman aja, bisanya mancing pasiran, reportnya jg mancing pasiran...heeheheehe
To Mas Jefri :
Katanya suruh me-report kalau mancing ini udah saya reportkan lengkap, mohon maaf kalau bikin gatel, maaf juga gak punya obatnya, obatnya hanya satu, undur-undur tancepke pancing lempar ke lebeng...hahahaha
To Mas hariku19, Mas Plojo, Mas Andowijaya, Mas Ghostteam :
Matur nuwun, sekedar report untuk FF
To Pak Lurensius :
Terbukti pari juga enak dan banyak penggemarnya to, coba aja njenengan kalau mancing nanti dapat pari, dibakar, selanjutnya mau dioseng, digoreng atau diolah asam manis dan dicoba rasanya, paling juga bilang...rasanya mak nyuuuus, hehehe
Wah jadi ingat cerita dari temen yg pernah mancing sama nelayan kawakan, kalo ikan sembunyi di karang, senar pancing ditahan kencang, lantas di pluruti (bhs jawa, bhs indo nya apa yah .....) pakai jari telunjuk dan jempol yang sebelumnya dilumuri air perasan tembakau rokok, krn geli kali ya .... ikan akan bangkit dr pesembunyian akhirnya keluar dari karang. Mungkin cara ini bisa dicoba kalao kena pari yg lagi nyekop. -muhti.
To Pak Lurensius :
Terbukti pari juga enak dan banyak penggemarnya to, coba aja njenengan kalau mancing nanti dapat pari, dibakar, selanjutnya mau dioseng, digoreng atau diolah asam manis dan dicoba rasanya, paling juga bilang...rasanya mak nyuuuus, hehehe
Wah, Mas Hageng, kalau ikan Pari, mungkin saya lebih baik dengar reportnya ja kali ya..... Ngeri saya...
btw, kalau ikan pari di sini itu kok warnanya abu-abu agak biru gitu, ya, ndak coklat kayak di fotone sampeyan itu.... terus gedene... mbok sak becak ha.. ha.. ha.. sing cilik ya ada sih.. tur nek nyangkut sing gede, opo rak malah kepuyuh-puyuh saya nanti....
btw, dulu saya pernah juga nyangkut di ikan Pari agak kecil, gitu aja sama teman yang Jepang itu suruh mutusin aja. katanya bahaya plus nggak bisa dimakan...
Makasih semuanya...
Mas Yuri :
Mancing murah meriah di Jogja ya surf fishing (pasiran)...kalau ikan lagi minggir wah mantap tenan mancinge...
Mas Bobbo :
Kadang Ikan pari ikut-ikutan nyambar juga, selain target utama si gatho...
Mas Muhti :
Ada juga yang mengakali dengan cara demikian, saat ikan pari ngekop di pasir, senar ditarik kencang, kemudian dislentik-slentik, mungkin karena ikannya kesakitan kesentak pancingya jadi mau keluar dari pasir...
Mas Ade Chancan :
Kebetulan saat-saat ini ikan lagi mau minggir di Pantai Garongan dan sekitarnya , kalau dah gini pemancing juga bejubel (pemancing pribumi/penduduk setemat dan pendatang kumpul jadi satu), semua pemancing jogja yang dengar infonya pasti langsung serbu kesini , ada minat mancing di Jogja? Monggo teman-teman Semarang diajak nanti saya temani... mugo-mugo masih banyak ikan minggir....
Mas Lorensius :
Bener niih gak mau mancing ikan pari?...kalau nanti umpan panjenengan disambar pari kapok...hee..he..he.
Wah kalau ikan pari segede becak belum pernah lihat tuh di Jogja, kecuali di TV si Manta itu, yang kecil malah ada, dikenal dgn Pari Tuko paling besar sebesar piring, kalau dapet yang ini biasanya langsung direlease karena juga gak enak, mengenai teman panjenengan yang menyarankan diputus kalau dapet pari takut kesengat kali, memang ganas sengatannya... dari pada pengin seneng malah dapetnya senep, cilaka....
Ayo mancing dari pasiran....
Jayalah Pemancing Indonesia...