Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyTalk'Warung Kopi' para pemancing. Disini bebas ngobrolin apa saja tentang mancing.
Sempet terbersit dipikiran, gimana deh kalau saya udah umur 50 up (bila umur panjang hehehe....), n dengan teknik popping n fight without chair (fight dengan berdiri)masih mau cari GT 25kg up (kalo belom punah juga hehehe...)... gimana dengan boyok (punggung) kita2 yg saya rasa jadi problem bila 'apes' kena GT besar hehehe...
Mungkin pak Jhon or pak Ruki or bro Wiwied or senior lainnya bisa bagi tips teknik fight or ada alat bantu untuk membantu "menghemat" punggung???
Pakai rod yang modern dan reel yang enteng tapi powerfull , sekarang benang tipis juga sangat tinggi breaking strain nya tetapi tetap , physique anda juga harus tetap dijaga krn GT seberat 50 kg itu merupakakan lawan yang bukan main kuat nya .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Intinya rod yang bagus, karena rod yang baik akan sangat membantu pada waktu anda fight dengan ikan. Kalo Pak Jon umur >50kg fightnya sama GT 50kg juga tuh
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Wahh mas Darwan/Bobbo boleh juga tuhh punya semangat luar biasaa.....
btw mungkin 20-30 tahun kedepan sudah "rame" dipake arsenal mancing yg tinggal pencet tombol doank atau teknologi yg membantu kita (udah aki2) mancing heavy weight, misalnya tangan robotic, jd ga perlu "korban" tulang tua kita...hehehe..sorry j/k...
terkadang saya membayangkan, betapa tersiksa'nya fisherman yg udah berumur.... karena saya sendiri bener2 merasakan siksanya dihajar ikan hehehe...
Tak ada teknik khusus seperti fighting belt yg dipasang lebih keatas atau shoulder hardness khusus??? hehehe.... (wah saya dah kuatir kalo besok saya dah berumur, masih suka mancing, trus dihajar ikan gede hehehe...)
terkadang saya membayangkan, betapa tersiksa'nya fisherman yg udah berumur.... karena saya sendiri bener2 merasakan siksanya dihajar ikan hehehe...
Tak ada teknik khusus seperti fighting belt yg dipasang lebih keatas atau shoulder hardness khusus??? hehehe.... (wah saya dah kuatir kalo besok saya dah berumur, masih suka mancing, trus dihajar ikan gede hehehe...)
Alat bantu spt. gimbal belt yang enteng , harness , etc. tentu penting , teknik mancing juga penting dan sekali lagi stamina . Saya sering melihat pemancing yang lebih muda dari saya tapi sangat kesulitan mengangkat ikan krn tidak adanya koordinasi antara reeling n lifting dan umumnya mereka sangat gugup ( mental attitude ) , jadi melawan badan sendiri sambil melawan ikan yang berusaha mempertahankan hidupnya .
Bukan pada mancing saja , tetapi di sport lain seperti golf juga untuk menjadi proficient harus latihan sering dgn menggunakan peralatan yang cocok dgn physique masing masing serta mental attitude yang positive .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
wah, boleh ada kursus teknik fight dengan GT gede donk??? pak Jhon apa sering ke gym juga nih pak, sehingga dengan mudah nakluk'in GT gede... apa pernah ngrasa'in siksa'nya punggung pak?? yg saya alami dulu betul2 'tersiksa' back saya... padahal ikannya tak besar.. mungkin ada masukan dari pak Jhon???
Usia saya sudah diatas 60. Tapi kebetulan belum pernah melawan GT monster walaupun ingin mencobanya. Ikan terberat yang saya pernah fight hanya 11 kg di Binu. Tingkat keberhasilan strike kalau popping di sekitar Selat Sunda kan rendah sekali (mungkin 1000 lemparan hanya 1 strike). Tapi nanti (tahun ini atau tahun depan) kalau saya sempat ke Indonesia Timur atau Papua barangkali terjadi the Old Man vs. Monster. He, he, he, he! Kalau terjadi kesulitan yang akan bertindak sebagai Direktur, yaitu, saya limpahkan ke anak buah saya! He, he, he, he lagi!
Sempet terbersit dipikiran, gimana deh kalau saya udah umur 50 up (bila umur panjang hehehe....), n dengan teknik popping n fight without chair (fight dengan berdiri)masih mau cari GT 25kg up (kalo belom punah juga hehehe...)... gimana dengan boyok (punggung) kita2 yg saya rasa jadi problem bila 'apes' kena GT besar hehehe...
Mungkin pak Jhon or pak Ruki or bro Wiwied or senior lainnya bisa bagi tips teknik fight or ada alat bantu untuk membantu "menghemat" punggung???
Kalau menurut hemat saya sih, sebenarnya kita ndak perlu memaksakan diri fight sambil berdiri apalagi kalau sudah berumur, daripada pinggang melintir terus kudu pensiun sampai mati...
Justru biasanya manusia diciptakan berakal budi untuk berpikir bagaimana membuat sebuah "tugas berat" itu terasa lebih ringan, yaitu dengan diciptakannya alat-alat penunjang.
Dalam hal mancing ini, ya, ada reel, ada joran, ada dudukan joran, ada kursi yang ada seat beltnya... dan semua itu malah kudu dipakai biar kita selalu dalam kondisi yang tingkat "aman dan nyamannya" lebih maksimal.
Emang mungkin kalau kita bisa mengalahkan ikan jumbo tanpa alat bantu itu bisa terlihat sedikit lebih "heroik" tapi juga kudu diingat, begitu ada kecelakaan sedikit saja, kita bisa terlihat "bodoh" karena nantang bahaya yang tidak perlu dan tidak semestinya perlu dilakukan.
Lagian, usia tua bukan berarti kondisi fisik dan kemampuan jadi lebih lemah dibanding yang masih muda lho. Tadi malam saya lihat acara TV yang menggambarkan "para wanita pendekar laut", yang salah satunya adalah kelompok wanita nelayan pencari awabi (sejenis kerang yang hidup di antara barang-karang). Untuk bisa mengambil kerang ini kudu nyelam tanpa alat bantu pernafasan, yang dipakai cuma kaca mata renang, sedalam kira-kira 8-10 meter. Yang paling banyak hasilnya adalah seorang nenek-nenek usia 79 tahun! Padahal anggota kelompok ini banyak yang masih jauh lebih muda dari dia.