Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
COMPLETE REPORT Ekspedisi Halmahera Utara & Halmahera Timur, 16 Maret - 03 April 2008
Candra Bandung sudah membantu membuat report awal tentang hasil Tim Ekspedisi Halmahera. Thx Bos... Tapi kayaknya saya juga akan membuat reportnya juga karena seusai Halmahera Utara kami kemudian menuju Halmahera Timur selama seminggu lagi. Banyak cerita baru. Tentunya perlu waktu yang lumayan untuk merangkum hasil-hasil 20 hari perjalanan mancing di Halmahera. Sementara enjoy aja ya beberapa fotonya...
1. Foto pertama adalah GT 38 kg yang didapat oleh Titi, Pemancing Tobelo. Ini adalah ikan terberat selama di Halmahera Utara. Ikan didapat di sekitar Pulau Doi yang langsung berhadapan dengan Laut Filipina.
2. Foto kedua adalah ikan terberat di sungai-sungai Halmahera Utara yang ANEH BIN AJAIBNYA adalah juga GT!!! Ikan ini berhasil dipancing oleh Eni satu hari sebelum kami meningalkan hari lalu di sungai di dekat Teluk Kao, Halmahera Utara. Perkiraan berat (kami tidak bawa timbangan) sekitar 8-10 kiloan. tapi bayangkanlah GT segitu diajar dengan Basstera 10-20 lbs dan Stella 2000!!!!
3. Rudy dengan salah satu penghuni sungai Halmahera. Btw ini MJ apa black bass? Black bass khan ya? Kalau MJ khan kemerah-merahan, ini khan hitam kekuningan? MJ oleh warga Halmahera disebut somasi merah. Kalau black bass disebut somasi kuning. Dan kalau barramundi disebut somasi putih. 4. Pak Wahyu (kakak Pak Rudy) dengan GT 25-30 kg yang didapatkan di Pulau Lima, sebuah kelompok pulau batu yang terletak di Timur Pulau Doi. Di spot yang sama Pak Rudy juga mendapatkan strike yang sangat hebat sampai hampir terlempar ke laut. Sayangnya leader 170 lbs Pak Rudy tidak kuat lagi menahan strike monster itu dan mengalami line break.... Kita akan kembali ke sana khan Pak Rudy? Penasaran nih dengan yang berhasil mengalahkan leader 170 lbs itu...
5. Nelayan Galela, 2,5 jam di selatan Pulau Doi, berkeliling menjual potongan daging sailfish yang dijual 10 rb per potong (ikan layar atau dalam bahasa Galela disebut sapilada)
6. Karly (istri Pak Rudy) dengan GT besar (10 kiloan kali ini ya?) yang dipancing di reef dekat Sosolat. Sosolat terletak di Halmahera Timur. Sosolat adalah kampung tenggiri. Pernah nonton video SIRIP tentang loncatan dan "hujan tenggiri" Halmahera di Sosolat ini?
7. Cin, istri kepala desa Sosolat dengan tenggiri (tarusi dalam bahasa setempat) 8-10 kiloan. Gak sempat nimbang. Lha strike gak pernah berhenti...
Sementara ini dulu ya Pak Bos and Bro semuanya... Sebenarnya banyak banget hasil ekspedisi ini. Ada ofo (dogtooth tuna), bobara (GT), tarusi (tenggiri), wahoo, poparo (barakuda), yellowfin tuna, singaro (kakap batu), dll... Tapi bingung nih gimana ngereportnya. Terlalu banyak foto ikan jadi pusing ngelihatnya... Memory foto habis 6 GB dan Video sekitar 30 GB!!!
Salam,
MRD, tukang mereport yang selalu gak pernah kesampaian mancing. Hiks hiks hiks...
__________________
GRAND FUNK RAILROAD
Last edited by MRD; 04-04-2008 at 13:03.
Reason: Nomor membingungkan...
@ Pak Yanto Irwanto: GT terbesar yang 38 kg gak direlease karena pemancingnya gak mau ngerelease. Tapi kalau GT kecil-kecil dan juga GT 30 kg yang dipancing oleh kakak beradik Pak Wahyu dan Rudy FULL RELEASE. Kalaupun ada yang diangkat itu karena abk dan warga kampung minta dengan sangat ikan-ikan (mereka jarang makan ikan karena gak kuat beli bbm untuk melaut) itu...
Khusus untuk ekpedisi yang ke Halmahera Timur banyak yang direlease daripada yang diangkat Pak... Dan setiap GT atau tenggiri ataupun barakuda yang diangkat semata-mata karena permintaan warga Sosolat yang jarang makan ikan karena tidak mampu melaut. Siapa yang kuat beli minyak tanah untuk melaut yang bisa Rp 10.000 per liternya? Ikan yang berhasil dipancing di Halmahera Timur dibagi keseluruh warga kampung seperti suasana Idul Adha kalau di Jawa.... Mereka jarang makan ikan karena tidak mampu beli minyak untuk melaut... Sungguh mengarukan melihat bagaimana ikan-ikan itu didistribusikan secara gratis ke keluarga-keluarga di kampung itu...
Terus terang ini adalah pencerahan baru bagi saya, bahwa CNR ikan yang didapatkan oleh pemancing di daerah terpencil yang mana bbm sangat langka dan mahal terkadang menjadi dilema yang tidak mudah...
Cuma sedih banget, dimana nelayan kita ga bisa melaut. Illegal fishing pasti menjadi-jadi.
Buat nelayan aja ga ada BBM apalagi buat patroli yang uber2 kapal penjarah.
Kalaupun ada yang diangkat itu karena abk dan warga kampung minta dengan sangat ikan-ikan (mereka jarang makan ikan karena gak kuat beli bbm untuk melaut) itu...
Dan setiap GT atau tenggiri ataupun barakuda yang diangkat semata-mata karena permintaan warga Sosolat yang jarang makan ikan karena tidak mampu melaut. Siapa yang kuat beli minyak tanah untuk melaut yang bisa Rp 10.000 per liternya? Ikan yang berhasil dipancing di Halmahera Timur dibagi keseluruh warga kampung seperti suasana Idul Adha kalau di Jawa.... Mereka jarang makan ikan karena tidak mampu beli minyak untuk melaut... Sungguh mengarukan melihat bagaimana ikan-ikan itu didistribusikan secara gratis ke keluarga-keluarga di kampung itu...
Dalam kondisi seperti di atas yang dijelaskan oleh Mike sih, saya termasuk orang yang mendukung untuk tidak CnR
Btw, gile loe Mike! 20 hari mancing terus... apa gak bosen Selamat yak... kayaknya kudu bikin Majalah Mancing Special Edition tuh....