Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyWildDiskusi mancing air tawar di lingkungan alami. Danau, sungai, dsb
Ada yang pernah mancing udang galah di sungai mohan pencerahannya, mulai dari joran, reel, mata kail umpan & sebagainya (maaf kalo udah pernah dibahas sebelumnya)
Thanks............
saya bukan ahlinya ..tapi kebetulan pernah mancing dan dapat , jadi boleh dong kasih input :
1) Joran pake yang paling lentur ,terutama bagian ujung. ( bisa buat sendiri)
2) Reel piranti ringan saja, tidak pakai reel juga bisa , kenur yang halus / kecil.
3) Kail no : 9-12 ( kecil) , sebaiknya kail tidak ada "barbs"nya jadi seperti jarum melengkung saja , kalau maniak pemancing udang , biasanya bikin sendiri kailnya.
4) setahu saya umpan favorit dan efektif adalah cacing tanah .
Kalau ditarik udang jangan disentak seperti mancing ikan , tetapi dibiarkan saja dulu , ujung joran melengkung halus (ini sensasinya) , nah tarik atau lebih tepatnya angkat perlahan-lahan tuh joran , sampai tuh udang ikut naik kepermukaan . Idealnya sih posisi kenur tegak lurus dengan posisi udang , oleh karena itu penggunaan pole / tegeg atau perahu , sehingga posisi kenur tegak lurus sangat dianjurkan , sebaliknya reel tidak begitu perlu , karena jarang orang mancing udang dengan melontarkan jauh dari posisi mancingnya . Harus saya akui mancing udang ini membutuhkan perasaan yang lebih halus dari mancing ikan .nyuutnya itu lebih halus lho...tapi memang tidak cocok bagi mereka yang suka sensasinya fight yang keras....
Salam kenal Pak Ryan. Bapak tinggal di Samarinda pasti masih banyak Udang galah yah. Saya pernah mancing udang di Sintang ( Kal-Bar ) tapi masih harus naik sampan lagi ke hulu sungai. Saya ikut mereka mancing Udang galah biasanya pakai kail yang terbuat dari kawat ban luar Truck yang memang bisa dibentuk agak lebar karena mungkin kalau beli kail bentuk ini tidak ada. Bisa juga dibuat dari jarum tangan. Menurut mereka kalau dibuat dari jarum maka Udang yang terpancing lebih cepat mati. Disana mereka mengunakan joran yang lembut sekali.
Cara memancingnya tunggu udang yang makan akan terasa lembut dan biarkan ulur jangan sekali-kali membuat kenur menjadi tegang sesudah kurang lebih 3 jengkal maka baru sentak berlawanan. Waktu fight jangan terlalu memaksakan tidak perlu tergesa-gesa. Ini yang saya lakukan hasilnya lumayan tetapi biasanya kami mancing tunggu surutnya air sungai. saya juga pernah mancing Udang di sana menggunakan teknik dari Taiwan dengan menggunakan pelampung memang lebih akurat karena kenur akan selalu tegang tapi ingat pelampung yang digunakan harus kecil. begitu Udang makan pancingan maka saya tunggu sampai pelampung saya tengelam tidak keliatan baru saya gentak hasilnya memuaskan.
Selamat mencoba.
Thanks atas responnya
bisa dijelaskan piranti arsenalnya mulai dari kenur kemata kail apa pake pemberat ato kili2 karena sungainya kadang berarus. apa warna air juga mempengaruhi thanks
saya juga sering mancing Udang Galah di Sungai Wampu Sumatra Utara. dari tips diatas emang benar sekali.
1. joran yang lentur banget ujungnya.
2. kenur yang halus.
3. mata kail yang melengkung.
4. umpan cacing tanah, cacing air atau udang hidup juga Ok.
Teknik memancing udang galah perlu feeling yang lembut tidak perlu ada sentakan.
asyiknya bisa berbagi pengalaman dgn para senior.
bravo mancing
__________________
Sssttttt........
Jangan Berisik lagi Mancing nih
Dimana Ada Sungai disitu Saya Mancing
Alo om, kalo sy seh lbh enak pake kail khusus udang tp yg ada ruit nya. Banyak koq di jual. Selama ini sy pake pemberat supaya tidak hanyut n dapat mencapai dasar. Hati2 waktu nariknya, pelan aja. N biasanya kalo udang kalo udah kena pancingan selalu berusaha meraih tempat untuk bertahan, kalo tuh udang berhasil meraih misal batang kayu, bakalan susah diangkat n kemungkinan putus lebih besar. Maaf kalo ada yg salah.
Halo konco2 semua...
Aku jg bukan ahli mancing udang, tp pernah mancing udang. Sptnya di sini ada dua aliran cara mancing. Ada yg gak usah disentak, ada yg disentak ke arah belakang. Ada yg pake kail tanpa seruit (barbless); ada yg pake. Cuma sharing aja. Aku biasanya mancing udang makai pancing khusus udang yg tanpa seruit, banyak kok yg jual di toko pancing yg lumayan lengkap. Adapun caranya, sentak atau tidak, aku pikir tak usah disentak karena udang ngga makan pake mulut alias menggigit, ia mencuilnya sedikit demi sedikit dengan capit kecilnya, jd klo disentak mungkin malah gak nyantol atau kaki2nya potol.
Tp mancing dengan menyentaknya ternyata terbukti berhasil spt pengalaman Pak Arief, dan perlu kita coba. Mungkin klo udangnya gede, bisa digentak.
Soal sungai apakah ada udangnya atau engga, paling gampang tanya penduduk sekitar karena gak semua sungai ada udang galah atau satangnya. Atau pergi ke sungai yg jelas2 ada udangnya.
Menurutku mancing udang paling bagus malem. Tp ati2 dgn ular.
Iya, Mas Rikok benar. Klo udang dah berhasil megang sesuatu di dalam air, bakalan susah ngangkatnya, aku sering sekali putus senar. Jd tarik ulur perlahan-lahan sampai ke atas. Paling mudah klo tau dasar sungai adalah pasir, udang gak bisa gondelan.
Salam mancing semuanyaah.
umpan joss buat udang galah adalah anak udang yang sering nempel didinding kolam, kalo pake cacing sampah yang suka disko juga bisa..
tapi kalo emang inceran nya galah wajib pake umpan anak udang hidup galak lho samberan galah... wuenak banget dulu pernah dapet yang kepalanya kaya gelas duralex, mancing disamarinda dipelabuhan peti kemas syahbandar depan tempekong, mancing nya di lubang2 air pelabuhan, kalo aer sungai lagi merah nah manteb tuh... sekian moga bermanfaat hihihihi
Ikut nimbrung setahu pengalaman saya :
Wah... asyik bener ngomongin tentang udang galah/satang seolah terkenang masa lalu waktu udang masih banyak (belom banyak kena limbah >>> khususnya di Jakarta dan sekitarnya).
bro Eianzona....
Rasanya semua sudah disharingkan dari rekan2 terutama bro Yuri yang telah mengupas tuntas (kayak acara tv....hehe) mulai dari arsenal /alat-alat, umpan hingga cara mengangkatnya...kalo ada perbedaan hanya tipis saja.
1. Biasanya sungai yang ada udangnya (galah) termasuk didaerah hilir sungai.
2. Spot udang biasa berkumpul di tempat-tempat kayu roboh yang sudah lapuk, tiang pancang, rumputan di tebing yang airnya dalam, tegongan air yang alirannya lambat.
3. Waktu makan udang relatiplah bisa siang ataupun malam, penggunaan perahu sangatlah ideal karena bisa menjangkau daerah /medan yang sulit dibanding lewat darat (tepian sungai).
4. Khusus mancing malam... jangan pas lagi terang bulan apalagi terang bulan penuh (purnama)... dari pengalaman saya dan teman2 wah... itu udang nggak napsu makan kalaupun ada yang makan biasanya hanya dipegangin doang...atau udang akan terlentang hingga sering sekali mocel.
5. Keadaan lingkungan alam akan sangat berpengaruh terhadap makannya udang. Misalnya lagi banjir airnya sangat deras dan keruh, sungai tersebut sering kena pencemaran/racun (biasanya dari pabrik yang membuang limbahnya tanpa diolah terlebih dulu). Yang paling ideal adalah sungai itu dalam keadaan airnya bening, mengalir pelan... mantap oi....
6. Pemberat diperlukan untuk mencapai dasar (-/+ sebesar melinjo atau lebih kecil sedikit) memakai hok (mata kail) tunggal (pancing sukabumi- atau bikinan sendiri menyerupai clurit tanpa ruit). Untuk pembatas bisa digunakan timah daun atau kili-kili sejengkal dari mata kail.
7. Untuk umpan biasanya memakai cacing (terserah cacing apa.. tapi cacing susu keliatannya lebih dominan (cacing yang hidup di tumpukan sampah yang udah lama berwarna agak keputih2an-kalau terpotong diwaktu malam mengeluarkan fosfor (cahaya).
8. Udang makan dengan cara dipegang dulu... ditarik...baru didekatkan ke mulutnya terus mundur... (ini berkaitan bila joran baru melengkung jangan buru-buru diangkat) tunggu dulu biar sampe ke mulut.
Mungkin masih banyak yang perlu disharingkan... tapi itulah pengalaman saya, bagi para senior2 silahkan bila ada yang perlu dikoreksi atau ditambahkan. Mudah-mudahan dapat membantu dan selamat mencoba mancing udang.
pak, saya mau share pengalaman saya mancing udang mungkin perlu di coba...
saya pernah mancing make daging kambing mentah yang di jemur dulu setengah hari sampe setengah kering mirip dendeng ,jemurnya ngga usah di balik jadi biar sisi satunya kering sisi satunya lagi tetep basah ,di iris kecil setengah cm aja, ternyata hasilnya cukup memuaskan
dan umpan ini juga sangat awet udah dapet udang 5 ekor umpannya masih utuh
mungkin bau daging kambing yang perengus itu dapat menarik udang yang lokasinya lumayan jauh dari umpan kita
mancing udang pake daging kambing ini saya di ajarin seorang temen yang hobi mancing udang
Daging kambing baru denger bisa buat umpan tapi akan saya coba. saya biasa pake cacing sampah ama anak udang hidup seperti mas ichsan bilang. kalo cacing saya beri perangsang (essen Ready aroma coconut)
Thanks rekan2 yg udah kasih respon.
wah ngomongin mancing udang jadi pingin nimbrung neh...
hal terpenting kalo kita mau mancing udang adalah kondisi airnya bro,
kalau disini saya biasa harus nunggu air betul2 jernih dan biasanya itu harus menunggu di musim kemarau.
kalau hujan turun sudah pasti air menjadi keruh dan udang malas makan pancing kita.
masalah umpan biasa kita pakai cacing tanah dan untuk daging kambing baru saya dengan kali ini (saya tunggu juga reportnya)
stik dan lainnya sama dengan comment2 sebelumnya.
yang paling asyik dari mancing udang adalah tarikannya.
jika umpan kita dimakan maka tarikannya akan mak NYUUT.... NYUUUT...... NYUUUUT...
dan kita harus penuh perasaan menggulung kail kita karena mulut si udang akan robek jika kita sentak......
Mas Teguh kalo dilihat dari kondisi air, mancing udang paling manteb pada saat air konda(air ga berarus) atau pada saat air mulai pasang kemudian bertahan lalu turun, bener ga seperti demikian.
salut with all threads in this forum ! semua saling sharing pengalaman mancing udang ,saling menghormati teknik masing-masing ,tanpa seorang pun merasa paling jago ...salut to fishy forum !
Mas Teguh kalo dilihat dari kondisi air, mancing udang paling manteb pada saat air konda(air ga berarus) atau pada saat air mulai pasang kemudian bertahan lalu turun, bener ga seperti demikian.
buetul sekali mas ryan...
kalau orang berau bilang pas air mati.
tapi kenceng2nya narik biasanya pas air mulai naik dan pas air mulai balik arah..
apalagi kalau di sekitarnya ada banyak batang2 kayu tempat bersembunyinya si capit biru.....
satu lagi trik untuk mengundang si capit biru adalah dengan kelapa yang sudah kita bakar dan dimasukkan ke dasar sungai (dengan diikat)
saya sudah pernah mencoba tetapi karena kondisi airnya kurang pas maka teknik tersebut kurang berhasil.
kalo soal arus, jangan sampe arus mati ato terlalu kenceng..........
kalo pas engkong udang ada di sana pasti di samber juga seperti yang di dapet temenku&dia juga orang ff, itu hasil iseng semalem manceng dengan kondisi arus yang rada kenceng dengan umpan cacing tanah, pas arus mati sama sekali ngak ada sambaran baik dari ikan kecil
panjang perambut tergantung kondisi aer, kalo arus sungai pelan pakain yang pendek(ukuran 1jengkal)&arus rada kenceng pake perambut rada panjang(2jengkal)
umpan udang yang paling manjur adalah cacing bakau, yang darahnya merah&amis.
Ikutan nimbrung ahh..
Bukannya sok pintar, cuma berdasarkan pengalaman masa kecil, umpan yang paling joss untuk udang adalah cacing tanah tanah yang berwarna merah dan banyak kaki-kaki kecil seperti kaki seribu hanya saja jauh lebih empuk dari kaki seribu, hidup disekitar pantai yang berlumpur, cuma kalau tidak ada, bisa pakai daging udang itu sendiri, bisa daging udang yang beli di pasar atau cari di pinggir-pinggir sungai