Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Barusan di telpon dari teman. Katanya kemarin sore hari Jumat mereka (ber-dua) berangkat dari Malang ke Ngliyep, iseng2 untuk 'olah raga' cari keringat.
Mancing cuma sebentar sekitar 2 jam, karena sampai sana sudah sore sekitar pk 15.00 WIB. Mereka mancing di depan penginapan saja. Pakai rod Jigging, Stella 10k dan PE-6. Umpan pakai popper 'SureCatch' yg kecil, sekitar 60gr.
Maksudnya sih mau menarget GT kecil2 yg memang biasa ada disana, sekitar 2-3kg.
Tiba-tiba...se-ekor GT bagong mengejar popper sambil membuka lebar mulutnya....dan BAM ! Reel stella yg terkunci rapat drag-nya menjerit-jerit ! Popper kecil yg digunakan terlihat jelas di 'emplok' bulat-bulat masuk dengan sempurna di dalam mulut sang GT...
Pemancingnya cuma terkejut dan hanya bisa berkata, "Waduh...gimana ini...gimana ini !"
Akhirnya PE6 dan leader yg hanya sekitar 60lbs, tidak tahan menghadapi karang2 yg cukup banyak di pinggiran situ. Menurut pemancing-nya, ini adalah ikan pertama yg paling besar yg pernah strike pakai popper... (biasa lah, ikan yg paling besar 'kan yg tidak bisa diangkat toh ?)
note: moral of this story, ikan lagi makan nih... bahkan ditempat2 yg tidak disangka-pun ada ikan kejutan. Dan dr info juga mengatakan laut Selatan sudah mulai bersahabat,.... waktunya untuk me-laut !
Mancingnya tepat di depannya penginapan (hotel), gak jauh2 amat. Justru sangat dekat sekali, di sebelah kanan teluk. Biasanya juga banyak orang mancing ikan kecil2 disitu... gak nyangka memang.
Kalau untuk landbase casting (popping), ketiga2nya boleh dicoba. Semua ada kekurangan dan kelebihan masing2...
Popper, untuk tebing yg tidak terlalu tinggi. Idealnya sekitar 2-3meter dari permukaan air laut (hal ini bisa menjadi berbahaya untuk pemancing jika ombak besar datang - HATI2 !). Sangat ideal kalau dipakai di pasiran (seperti contoh report Ngliyep diatas).
Penggunaan popper untuk tebing yg terlalu tinggi (katakanlah 5-10meter) tidak efektif, karena popper tidak bisa main (pop..pop...pop), tapi cuma loncat2 saja.
Metal jig bisa di lemparkan (casting) dan digulung cepat. Selain metal jig, spoon dan metal slug dapat juga dipakai. Bahkan juga bisa dicoba stickbait, soft plastik, meteor dan pencil popper. Semua lure ini bisa dimainkan dari ketinggian tebing dengan baik (kecuali pencil popper tidak bisa terlalu tinggi).
Salah satu referensi penerapan pemakaiannya adalah, kalau ombak lagi halus, gunakan lure yg main di permukaan (popper, pencil dan meteor). Lalu kalau ombak kasar, bisa pakai lure yg sinking atau suspended (stickbait, soft plastic, spoon, metal slug, metal jig, dsb).
Wah.., he2 report-nya kok jadi spt 'Fishy Trick' yah ? Soli...soli, habis laut lagi kondusif gini tapi gak bisa turun mancing sih. Jadi pelampiasan melototin di forum tok...
Sy pernah tuh ke ngliyep, waktu itu sih ke pantai yg masuk area wisata Pantai Ngliyep yg ada penginapannya. Kl ngga salah waktu itu ada perahu yg sandar d pantainya jualin ikan ke warung2 yg ada d skitar penginapan.
Kl masalah lokasi mancing dr Tebing kok kyknya lumayan beresiko krn terlalu licin pijakannya(waktu itu mo nyoba mancing tp ngga berani manjat krn lagi hujan). Kl dari depan penginapan pantainya emang berpasir tp ngga tau kl disitu bisa casting soalnya waktu itu ngga keliatan karang2 spt di Papuma.
Kl emang disini byk ikannya enak bgt tuh buat mancing soalnya bisa sambil camping di pantainya ato kl mau nginap di kamar ada juga tuh.
Ternyata malang asyik juga buat mancing yah. Kemaren sempet tinggal di malank lebih dari setahun tapi gak pernah megang joran sekalipun. Di ajakin trip ma temen kantor aja males. Hehhe.. nyesel juga neh
Aduh...duh...., Mike..... kita keduluan nih, Pak Lod, lokasi ini sdh kami incar semenjak perjalanan kemaren bareng Michael, lokasinya benar2 menggiurkan untuk landbase popping
__________________
Selalu rindu mancing 085722258849, 081809782090
Ngliyep yg diposisi mana pak, soalnya sy awal bulan td ada singgah ke sana, ada 2 lokasi, yg pertama yg ada penginapannya, cuma (maaf) beberapa org disana terkesan kurang "ramah", lalu pindah ke arah g kombang yg ada karang besar..nah sy coba test popping di sana, ternyata tmpt sy berpijak adalah tmpt dimana "paranormal" yg lagi acara larung saji hilang tersapu ombak 2 hr lalu....
susah mainin poppers, bener kata pak Lod, tebing terlalu tinggi,poppernya loncat2..melempar juga agak susah, kuatir tersangkut di ranting pohon & yg pasti takut2 juga kalo2 nyeburrrr...
trus coba pindah ke sisi lain nya, walau tmpatnya terbuka, tp minta ampun dahh, karangnya tajamm bgt...hrs pake sepatu...wajib..
acara popping tanpa hasil....itu pengalaman sy di g kombangnya Ngliyep...
@ Chandra
om klok klok dapet ikan mo angkat kira2 dari mananya? klok liat dari fotonya ngak mungkin bisa angkat dr depan lokasi, ikan kenna ombak pasti masuk karang...
mohon masukannya
__________________
---------------
Pembayaran terakhir pendaftaran de East Java Fishy Gathering I adalah tanggal 1 Agustus 2008
@Denny,
Di tepi karang itu ada tempat pijakan yg jarak ke air kira2 2-3 mtr, mungkin harus sedia ganco dgn gagang panjang atau ganco khusus model jangkar.
Ikan di bawah 5kg masih mungkin ditarik naik, dgn catatan leader minimal 80lbs.
Tapi memang karang di sana tajam2, jadi harus sangat ekstra hati2
__________________
Selalu rindu mancing 085722258849, 081809782090