Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyTronicBincang-bincang soal alat elektronik untuk kapal atau untuk mancing. GPS, Fish Finder/Depth Sounder/Sonar, Radar, dll.
Mohon saran nih... saya Krisno dari TEAC Fishing - Batam. Terus terang kami sangat awam dengan teknologi memancing dengan alat bantu elektronik seperti fishfinder. Kemudian ada saran dari tim dari perush lain yg menyarankan memakai fishfinder karena sangat membantu dalam pencarian spot mancing. Skrg ada wacana mo beli fishfinder. Kira2 rekan2 ada yg punya rekomendasi ngga ya. Atau mungkin ada yg bisa sharing pengalamannya menggunakan fishfinder tertentu. Terus terang selama ini trip kami sangat tergantung dari tekong kapal yg kami sewa. "Fishfinder" dia ya memori di kepala itu. he he..
Kalo ada yg bisa kasih rekomendasi dan perkiraan harganya berapa.. Ada ngga ya versi ekonomis dg harga antara 1,2 sampai 1,7 jt an..?
Yang harus diketahui kedalaman laut tempat anda mancing , semakin dalam semakin perlu RMS POWER dan kalau saya sih tidak akan mempertimbangkan
lagi B/W screen . Kedalaman lebih dari 100m mutlak memerlukan 500W RMS
dgn syarat transducer nya diletak-kan diluar / langsung in contact dgn air .
Khusus untuk Recreational fishfinder , mungkin merk NAVMAN cukup baik dan begitu juga GARMIN , kedua merk ini sudah ada agen nya di Indonesia jadi kalau rusak ada yang bisa diminta bantuannya n harganyapun tidak terlalu beda dgn di SIN .
Lebih baik beli fishfinder yang baik mutunya dari pada fishfinder mainan yang mungkin hanya untuk penggunan di danau dangkal , merk Hummingbird banyak
yang utk penggunaan air tawar , jadi baca specs. nya , kalau sudah salah beli nanti jadi barang rongsok-kan .
Mungkin bapak bisa langsung merekomendasikan 1 atau 2 jenis beserta perkiraan harganya atau contact person yg bisa dihub. Kami sudah lama browsing2 di internet ada Garmin 90, 140, 190 dsb. Tapi pengalaman dari pemancing yg sudah menggunakan pasti akan sangat berharga. O iya, kami biasanya mancing di kedalaman 30 – 80 meter. Mohon sarannya. Terima kasih.
mas Krisno,
baru2 ini saya ditawarkan garmin 160c seharga USD 260 alias sekitar 2,5 juta, sudah termasuk transducernya,
depth max 300m atau sekitar 1000 feet. baterai excluded.
lalu saya menyelidiki kemampuan alat itu secara online, dari garmin.com
ternyata resolusi layar hanya 128pixel kali 128 pixel, yang artinya dengan handphone yang ericson t610 sama resolusinya hanya layarnya gede.
saya ndak jadi beli, nanti informasi yang ditampilkan akan berupa kotak2 piksel gede2 dan kurang detail.
nah,
menambahkan pak Jon, saya pikir resolusi layar juga memegang peranan penting dalam pemililhan FF, juga masalh casing apabila mau dipakai secara portable, selain kemampuan kedalamannya, kalau di Bali, sebenarnya ukuran 300 meter agak mepet, saya suka juga mancing di kedalaman sekitar 300-500 meter depth, tapi kalau nge-jig ya dibatasi di 200-300 aja, bisa pegel 2 harian kalau di 400 meteran atau lebih.
kawan saya di bali memakai merk furuno,
transducernya dibuatkan clamp dan dudukan supaya bisa di jepitkan di segala jenis kapal, akinya masih memakai aki honda tiger yang 12 volt.
Nah baterai dan kompabilitas untuk yang pemakaiannya berpindah-pindah juga mesti dipertimbangkan, kecuali dipasang permanen di sebuah kapal saja.
lebih bagus lagi apabila,
bisa disambungkan dengan GPS handheld untuk marking spot, apabila yang built-in GPS biasanya gak mahal.
Beberapa merk malah ada yang berharga sekitar USD 200 kebawah, tapi bukan di indonesia, di basspro harga garmin 160c USD210, dan beberapa moodel lain bahkan 149 usd.
saya mengincar sebuah FF yang di basspro, lengkap seharga USD 199, tetapi ketika saya tanyakan di singapura, harganya USD 310 tanpa baterai.
Tapi sesuai nasihat pak Lod,
membelinya mending di indon karena masalah garnasi dan reparasinya
Pak Jon,
Mohon info dimana saya bisa membeli garmin atau navman di indonesia pak, soalnya di bali jarang ada toko yang bawa FF. kalau ada di surabaya lebih baik pak, saya bisa langsung kesana, kalau ke jakarta saya agak takut2 gitu.
tapi semisal ada di jakarta, saya berniat membelinya secara jarak jauh saja.
Agen nya NAVMAN kantor nya di ITC Senayan , saya bisa kesana tapi tidak tau address nya , sorry . Pemiliknya pak Reinhardt Kumala .
Kalau merk Furuno , JRC , RayMarine , etc. umumnya lebih mahal , karena budget nya sangat terbatas saya ridak sebut dech merk tsb. sebelumnya .
Kalau untuk Bali atau pantai selatan Jawa , 600W RMS tuh sudah minimum dan lebih baik lagi kalau 1 kW atau lebih . Soal pixel dan screen , semakin besar semakin mahal !
Pak Jon,
Terimakasih banyak untuk informasi nama pak Reindhart Kumala,
karenanya saya berhasil mendapatkan info ttg PT. Asia digital/Pak R. Kumala kontak beserta alamat web-nya, demikian saya share infonya:
Mobile Number: 62811951668
Phone Number: 62-21-57931916 /17
Fax Number: 62-21-57931915
Address: STC Senayan, Jalan Asia Afrika, 5th floor No.177-178, Senayan
Jakarta 10270, DKI. Jakarta
Pak Jon,
Pilihan saya sepertinya jatuh di Humminbird 565, sekitar USD 219, bisa 280 meter / 800feet (lumayan -a sal ndak dalem2 mancingnya), 250 RMS, peak2peak 2000watt, 5 inches display, 640 px kali 320px, 12 grayscale/meski belum color. semoga bisa dapet di tempat pak Kumala.
Terima kasih atas sharing dari rekan2 sekalian. Meskipun saya belum bisa memutuskan "yg mana" tapi paling tidak saya bisa tau kalo budgetnya musti di review. Terlalu kecil he he..
Sedikit tambahan saja buat yang mau beli depth sounder/fish finder.
Jangan terlalu berharap bahwa penggunaan alat ini akan otomatis meningkatnya hasil mancing anda. Yang dilakukan alat ini hanyalah sekedar 'melihat' kolom air dan dasar laut. dan menampilkannya di layar dalam bentuk titik-titik.
Untuk hasil yang optimal dibutuhkan:
1. Depthsounder yg baik, ini sudah cukup banyak dibahas.
2. Pemasangan transducer yang baik. Depthsounder seharga 40 juta lebih pun, dengan power 1 kW, tidak akan memberikan hasil otimal kalau pemasangan transducernya kurang baik.
3. Waktu dan uang untuk berkeliling mencari lokasi. Lautan sangat luas, dan lokasi mancing (karang, tander, dll) kebanyakkan hanya berupa spot-spot kecil yang kadang cuma berukuran puluhan meter persegi. Untuk memperolehnya dibutuhkan usaha dan waktu yang lama. Seringkali, setelah kita temukanpun, lokasi itu ternyata kosong alias tidak ada ikannya, atau hanya ada ikan kecil sebangsa kuniran. Orang-orang yg dianggap 'jagoan' mancing dengan alat elektronik di kep seribu (mis: Bobby Halim, Eddie Cacing, Johan (yang ini anggota kita), biasa mancing SETIAP SABTU MINGGU SELAMA BERTAHUN-TAHUN, menggunakan kapal yang cepat, dan peralatan elektronik yang canggih (mereka rata rata menggunakan fishfinder 3000 watt dengan layar diatas 10'). Begitupun, mereka sekarang mengeluh bahwa ikan semakin sulit dicari. Johan pernah bercerita pada saya bahwa terakhir kali dia mancing kakap merah dia mengunjungi belasan lokasi dan hanya satu yg ada ikannya.
Ini hanya tambahan saja agar jangan menaruh harapan terlalu tinggi pada penggunaan alat elektronik.
Sedikit tambahan saja buat yang mau beli depth sounder/fish finder.
hanya ada ikan kecil sebangsa kuniran. Orang-orang yg dianggap 'jagoan' mancing dengan alat elektronik di kep seribu (mis: Bobby Halim, Eddie Cacing, Johan (yang ini anggota kita), biasa mancing SETIAP SABTU MINGGU SELAMA BERTAHUN-TAHUN, menggunakan kapal yang cepat, dan peralatan elektronik yang canggih (mereka rata rata menggunakan fishfinder 3000 watt dengan layar diatas 10'). Begitupun, mereka sekarang mengeluh bahwa ikan semakin sulit dicari. Johan pernah bercerita pada saya bahwa terakhir kali dia mancing kakap merah dia mengunjungi belasan lokasi dan hanya satu yg ada ikannya.
Ini hanya tambahan saja agar jangan menaruh harapan terlalu tinggi pada penggunaan alat elektronik.
Oom... tertarik saya dengan pernyataan ikannya susah.... mungkin ikan yang dicari beliau beliau yth tersebut ikan2 dari spesies tertentu ya, apa mungkin juga dari kiloan tertentu... kalo sekadar mancing dapat ikan saja gimana ?
regards
satryo.w
__________________
____________________________________
the worst day fishing is better than the best day working !