Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Kebanyakan pemancing di Waduk Cirata Cianjur, selalu memilih kolam atau rakit sebagai tempat mancingnya. Dan setiap orang punya daerah faforitnya masing-masing, yang diharapkan selalu memberi hasil masksimal. Tetapi dalam kondisi tertentu, daerah-daerah faforit tersebut terkadang tidak lagi bisa diharapkan, umumnya karena perubahan ketinggian air atau faktor teknis dari rakit atau kolam itu sendiri.
Pada kondisi demikian, sekali waktu cobalah mengunjungi “gatget”, istilah orang Cirata untuk tumbuhan semak berduri yang tumbuh subur ditepian Waduk Cirata, saya tidak tahu nama latin tumbuhan ini.
Ada berbagai cara untuk bisa mancing diantara gatget. Yang pertama adalah membuat tempat “nangkring’ berupa panggung dari bambu diatas gatget, dan cara ini rasanya sangat sulit kecuali bagi orang setempat. Ketinggian air di Waduk Cirata selalu berubah-ubah sehingga panggungpun harus selalu berubah.Yang kedua adalah memancing dari darat dengan meggunakan joran yang cukup panjang. Cara kedua ini menurut saya tidak memberi hasil yang maksimal karena terkadang sulit mencapai tempat yang ideal. Cara ketiga adalah dengan menggunakan perahu, cara paling praktis yang saya sarankan dan telah saya lakukan selama 2 tahun terakhir.
Bila anda ingin mencoba, ini tip yang dapat saya berikan. Lokasi ideal adalah yang gatgetnya cukup tinggi dan banyak enceng gondoknya. Pilih tepian dengan kedalaman air antara 1 hingga 1,5 meter. Apabila pemancing lebih dari 2 orang, parkir perahu dengan menghadapkan ujungnya ke darat, ikat perahu dan kalau perlu gunakan pancang bambu agar perahu tidak tertalu goyang. Atur gatget agar tidak menghalangi gerakan joran : biasanya cukup diikat. Apabila enceng gondok terlalu tebal, cukup buat lubang sekedar bisa menurunkan pancing. Nah Anda siap memancing.
Pengawur yang digunakan cukup menir, karena pengawur pelet akan membuat ikan cenderung cepat kenyang. Pada pagi hari jangan sekali-kali gunakan umpan lumut. Cukup cacing atau “geleng” - istilah orang Cirata untuk umpan buatan – karena pada pagi hari ini biasanya yang menyerang adalah ikan bawal, dari yang bayi sampai yang kakek-kakek. Apabila matahari telah cukup tinggi dan air telah tampak bening silahkan untuk menggunakan lumut mencari nila yang besar. Tak perlu lama, apabila kondisi bagus, cukup 15 menit untuk mulai menimba ikan.
Perlu saya ingatkan bahwa mancing ditempat seperti ini resiko nyangkut dan putus adalah biasa, oleh karena itu gunakan mata pancing yang murah saja dan pakai kenur yang tidak terlalu halus. Prinsipnya adalah, begitu dimakan langsung tarik, terlambat sedikit pasti pancing anda dibawa keliling oleh ikan diantara gatget. Dia berteriak : kalau mau dapat saya, silahkan cabut pohon ini sama akarnya”. Selamat mencoba.
Untuk anda yang tidak terbiasa dengan waduk Cirata, saya rekomendasikan untuk berangkat dari Leuwi Orok di Jangari dengan menggunakan perahu Sdr. Edi. Tukang perahu ini sangat hobi mancing dan sudah berpengalaman bersama saya mancing diantara gatget.
trims banget buat pa'kusumantoro
udah bagi2 ilmu buat pecinta wildfish di FF.
kapan2 boleh dicobain
barangkali boleh ditambahin model mancingnya ,apa model pake pelampung atau model mancing dasar atau model mancing dasar tapi pake pelampung.
Selamat memancing
wass
Mardjoko T
Karawaci
Model manapun bisa,yang harus diingat cuma satu : di lokasi semacam itu dibawah air banyak batang gatget berseliweran dan diatas ada enceng gondok menanti, jadi selalu siap untuk nyangkut. Kalau saya biasanya senang pakai satu joran yang harga murahan, terus dipegang ditangan karena akan terasa ditangan apabila umpan sedang dimakan. Wass.wr.wb.
Quote:
Originally Posted by mardjoko tarijono
trims banget buat pa'kusumantoro
udah bagi2 ilmu buat pecinta wildfish di FF.
kapan2 boleh dicobain
barangkali boleh ditambahin model mancingnya ,apa model pake pelampung atau model mancing dasar atau model mancing dasar tapi pake pelampung.
Selamat memancing
wass
Mardjoko T
Karawaci
Saya siap mendampingi pak Haji, kebetulan beunteur sudah kehilangan minat untuk belajar mancing di laut, jadi saja kembali saja ke habitat aslinya di Cirata. Wass.wr.wb.
Quote:
Originally Posted by abror
Wah cukup bermanfaat tips-nya Kang Kusumantoto, kapan-kapan bisa kesana bareng
Selamat, anda telah memberi informasi yang rinci dan lengkap sekali. Kalau lebih banyak anggota kita yang seperti anda akan bagus sekali. Saya baru sempat baca karena hampir 2 bulan tidak log in. Sebenarnya saya sudah lama ingin nyicipi mancing di Cirata dan danau buatan lainnya kalau laut sedang tidak bersahabat. sampai sampai saya beli perahu karet yang kapan kapan bisa digunakan untuk keperluan "penjelajahan" itu. Seali lagi teruma kasih>
Tapi maaf saya masih perlu informasi tambahan yang mohon anda dapat tambahkan:
1. Yang namanya Leuwi Orok dan Jangari itu disebelah mana? Apakah masuk dari jalan antara Rajamandala - Padalarang atau dari Cakalong Purwakarta?
2. Selalin diantara tumbuhan "gatget" apakah menurut pengetahuan anda ada spot spot lain yang katakanlah hampir tidak pernah didatangi orang sehingga kita bisa datangi misalnya menggunkan perahu karet bermotor tempel?
Saya senang sekali bila suatu hari setelah musim kemarau tiba saya dan anda bisa menjelajah bersama menggunakan perahu karet saya!
Tambahan buat Pak Ahmad s Ruki Rute Ke Leuwi orok " JANGARI "
Dari Jakarta Ambil jalur alternatif Jonggol Taman buah mekarsari
menuju Cianjur ... pas nyampe cianjur ambil rute ke arah bandung dan Jangari pasti ketemu deh soalnya ada plang di jalan.
Tambahan buat Pak Ahmad s Ruki Rute Ke Leuwi orok " JANGARI "
Dari Jakarta Ambil jalur alternatif Jonggol Taman buah mekarsari
menuju Cianjur ... pas nyampe cianjur ambil rute ke arah bandung dan Jangari pasti ketemu deh soalnya ada plang di jalan.
salam, yana
Terima kasih Yana. Saya sudah beberapa kali ke Bdg lewat rute Jonggol. Tapi kalau arah ke Jangari ternya antara Cianjur - Bandung bisa juga lewat Bogor-Puncak atau kalau macet selama akhir pekan bisa lewat Tol Cipularang lalu keluar di Padalarang dan balik lagi menuju ke arah Cianjur ya?. He, he, he, he!
Ass.Wr.Wb. Pak Achmad, maaf baru saya jawab hari ini, beberapa hari ini saya sibuk .... termasuk mancing ke Cirata tanggal 5/3 kemarin. Pertanyaan pertama sudah dijawab oleh Bung Yana. Kalau boleh saya tambahkan, : apabila dari Tangerang lewat Puncak, Cianjur, Cirata ... mampir dulu saja di Bogor, nanti kita sama-sama berangkat, asalkan bukan hari Sabtu atau Minggu .... maklum harus cari duit. Biasanya saya kalau ke Cirata dan niat tidak bermalam, berangkatnya sebelum waktu subuh dari Bogor. Perlu mampir di Terminal angkot Cianjur untuk beli lumut dll. Untuk mempermudah komunikasi bisa kontak saya di 085710373017
Untuk pertanyaan kedua : spot lainnya yang lebih paham adalah pak Edi, tukang perahu yang biasa mancing bersama saya. Lebih 10 tahun tinggal di Cirata, sehari-hari setelah mengantar para pemancing ke rakit atau kolam pekerjaannya adalah mancing...mancing ... dan mancing.
Sebetulnya tak perlu menunggu musim kemarau Pak. Di Cirata yang terpenting adalah stabilitas permukaan air. Bila dalam satu hari permukaan air mendadak naik atau turun lebih dari 50 cm, otomatis ikan agak kurang galak, tetapi di gatget tidak terlalu terpengaruh. Wass. wr.wb.
Quote:
Originally Posted by The Old Man and the Sea
Bung Kusumantoro,
Tapi maaf saya masih perlu informasi tambahan yang mohon anda dapat tambahkan:
1. Yang namanya Leuwi Orok dan Jangari itu disebelah mana? Apakah masuk dari jalan antara Rajamandala - Padalarang atau dari Cakalong Purwakarta?
2. Selalin diantara tumbuhan "gatget" apakah menurut pengetahuan anda ada spot spot lain yang katakanlah hampir tidak pernah didatangi orang sehingga kita bisa datangi misalnya menggunkan perahu karet bermotor tempel?
Saya senang sekali bila suatu hari setelah musim kemarau tiba saya dan anda bisa menjelajah bersama menggunakan perahu karet saya!
Mas Kusumantoro terima kasih untuk informasi dan tawaran anda. Mohon maaf baru menjawab lagi karena sempat mancing dulu di Binu. Nanti kita cari waktu yang pas karena berbeda dengan saya, biasanya hanya bisa mancing justru pada hari sabtu, Minggu atau Libur. Cari duitnya masih pada hari hari Sanin sampai Jumat. Ha, ha, ha! Salam
Pak Oldman, kontak saya aja toh..., saya masih bersedia nganter kok kalo sabtu minggu mah
__________________
Selalu rindu mancing 085722258849, 081809782090 Moderator fishing_freak@fishyforum.com
Anda suka dgn forum ini? mendapatkan manfaat dari forum ini? Gabung yuk, bersama komunitas mancing terbesar di tanah air
Dapatkan lebih banyak manfaat dgn FISHY PREMIUM : http://www.fishyforum.com/t2700/