Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Mancing Estafet : Tompel pertamaku ( dan pertama kalinya saya dipatil tompel..hehe)
Tanggal : 27 - 30 January 2008
Nama Anglers :Om Arip si suhu tegeg
Nico
Lokasi: Jembatan 5 Barelang, Batam (tanggal 27 jan)
Jembatan 6 Barelang, Batam ( tanggal 29 & 30 jan )
Kondisi Angin : Sepoi - sepoi
Kondisi Arus : Tenang sekaleeee….
Cuaca : Cerah cerah panas
Ikan yg di dapat : baronang angin, lingkis, tompel dan ketarap.
Teknik Memancing : negeg dan dasaran
Umpan yg digunakan : Bakwan, udang, cumi.
KRONOLOGIS :
TANGGAL 27 JAN 2008 ( JEMBATAN 5 ) :
KETARAP NYASAR
Karena emang udah rada2 meriang setelah hampir 1 minggu gak ngeliat laut, maka saya dan om Arip memutuskan untuk turun mancing pada hari minggu, 27 Jan 2008.
Kami memilih untuk mancing murah meriah dari jembatan 5 barelang saja dengan pertimbangan beberapa saat yang lalu saat kami memancing disana kami sempat memperoleh gurita nekat yang mau makan umpan pancing kami.
Rencananya kalau nanti dapat gurita lagi mau kami simpan dan akan dipergunakan sebagai umpan saat trip ke pulau petong pada tanggal 9 Feb bersama2 member FF Batam.
Setelah melakukan berbagai macam persiapan sambil menunggu air laut naik pasang, akhirnya pada hari minggu 27 Jan jam 10 pagi kami meluncur ke lokasi.
Tanpa banyak basa basi kami mulai menurunkan pancing dasaran dari pinggir pantai.
Setelah menunggu beberapa saat, pancing saya mulai mendapat respon yang ditandai dengan gentakan yang cukup keras pada ujung joran.
Saya pikir itu ulah lencing yang biasanya selalu menjadi musuh utama saya kalau mancing dasaran di siang hari.
Tetapi setelah saya stike, tarikannya saaangat terasa berbeda….
Saat reel saya gulung dan ikan korban semakin mendekat, barulah tampak bahwa yang ada di ujung senar saya adalah seekor ikan ketarap seukuran telapak tangan.
“ Ikan Ketarap? Di pinggir pantai? Lha? Ini bukannya ikan tengah laut nich? Kok nyasar sampai pinggiran sich? “ Saya benar2 heran kok di pinggir pantai bisa dapat ikan ketarap.
Pada hari itu akhirnya kami tidak mendapat seekor guritapun, tetapi kami mendapat 3 ekor ikan ketarap rata2 seukuran telapak tangan. Batal dech dapet umpan guritanya….
Akhirnya setelah hari menjelang senja dan air laut mulai surut, kami memutuskan untuk pulang.
Sayang ikannya belum sempat di photo udah keburu di goreng duluan dech…..
TANGGAL 29 JAN 2008 ( JEMBATAN 6 ) :
DIPECUNDANGIN
Karena rencananya pada tanggal 9 Feb 2008 member FF akan mengadakan mancing bersama ke pulau Petong, maka pada hari Senin tanggal 28 january, saya, kang Deni frenzy dan om Arip pergi ke jembatan 6 ( tempat tingggal tekong yang punya kapal / pak Jafar ) untuk membayar DP.
Saat di tempat pak Jafar yang rumahnya merupakan rumah panggung, sementara kang Deni membereskan masalah DP kapal, saya dan om Arip mulai celingukan ngeliatin di bawah tonggak2 kayu penahan rumah pak Jafar.
Saat sedang celingukan gitu, om Arip selaku suhu tegeg menatap saya sambil termesem2. Saya ngerti banget arti tatapan seperti gitu… Cuma ada 2 hal yang akan menyebabkan om Arip begitu. Pertama kalau dia lagi horny…kedua kalau dia menemukan lokasi yang potensial untuk mbaron.
Kalau lagi horny sich kayaknya gak mungkin dech…amit2 banget kalau dia sampai horny ke saya…emang kita cowoq apa’aaan……wakakakaka….
Berarti tinggal satu kemungkinan lagi nich….paaasti dia melihat daerah sasaran untuk ngebaron lagi nich….
Syukur banget ternyata dugaan saya tepat…coba kalau meleset? Berarti dia lagi horny khaaan? Wakakakak….
Setelah urusan dengan pak Jafar selesai, dalam perjalanan pulang mulai dech si suhu tegeg kesurupan jin baronang. Sepanjang jalan dia mengatakan bahwa dibawah rumah pak Jafar pasti merupakan daerah potensial tuch…. Untung saat itu kita lagi bawa aqua gelas tuch… setelah dikepret dan disembur, jin mulai tenang dech…wakakakak…..
__________________
masak iyaaa....mancing juga iya...
Demi menjaga jangan sampai sang suhu kesurupan lagi, akhirnya pada keesokan harinya ( tanggal 29 Jan ) setelah makan siang, kami kabur dari kantor dan langsung ngacir ke rumah pak Jafar lagi untuk meluluskan permintaan jin baronang yang kemarin sempet menghinggapi suhu Arip.
Sesampainya di tempat pak Jafar, setelah melakukan speak speak kuda ( berbasa basi sambil cengar cengir kalau lagi ada perlunya aja…hehehe ) dengan tuan rumah, om Arip langsung menyeting tegeg sunlite andalannya sementara saya mulai mempersiapkan rangkaian casting untuk mencoba popperio maglure yang hingga saat ini belum memakan korban ( jadi malu ati sama mas Soni nich…hehehe… Sorry maaas…abis masih bodo banget sich saya kalau untuk urusan lure gitu… Di Batam gak ada yang bisa dijadi’in tutor praktek lapangan sich…. ).
Sementara saya belum selesai setting arsenal, sambil tengok2 ke bawah pelantar om Arip mulai cengar cengir lagi….Duuuuuhhh…kumat lagi dech kesurupannya nich dia….
Tapi untungnya kali ini dia gak kumat lagi karena selesai cengar cengir dia langsung celap celup umpan tegeg….hehehehe…..
Umpan andalan berupa bakwan sakti mulai diturunkan ke air.
Belum juga sampai 10 tarikan napas, om Arip sudah melakukan jurus gentakan tegeg sakti…. Wuuuut……Wuuuttt…… senar di tegeg meliuk2 mengikuti korban yang tersangkut di pancing garong yang berenang dengan liarnya untuk melepaskan diri.
Sementara tegeg sunlite sudah mulai melengkung….
Tanpa ampun om Arip menarik ikan untuk didaratkan ke atas pelantar. Ternyata ikan korban adalah seekor lingkis seukuran 4 jari yang sangat montok….
Satu hal yang sangat lucu…disaat lingkis berhasil didaratkan diatas pelantar dan sedang di photo oleh om Arip, mendadak pak jafar, istrinya dan seluruh tetanggganya yang bermukin di atas rumah panggung itu langsung menyerbu kami dan heboh sekali….
Mereka sangat terheran2 dengan kami. Mereka sangat heran dengan arsenal yang kami pakai untuk ngebaron itu ( tegeg dan settingannya ). Selain itu mereka juga terheran kok bisa lingkis dipancing pake bakwan, karena selama ini mereka kalau mancing lingkis pake umpan udang…Wha…ha..ha….. hiiiidup bakwan saktiii…..
Setelah itu om Arip mulai meneruskan perburuannya dan saya kembali meneruskan setting arsenal saya.
Setelah arsenal light casting selesai, saya mulai lempar kanan lempar kiri, putar ke kanan putar ke kiri….tetapi sampai tangan rasanya mau patah, tetap tak ada sambutan sama sekali. ( kayaknya kalau nanti pulang ke Jakarta, saya harus berguru sama senior2 bagaimana cara menggunakan lure dengan baik dan benar niiich… )
Disaat saya sedang lempar – tarik,lempar – tarik, om Arip berkali2 gentak tegegnya dan beberapa kali memakan korban.
Hingga saat kami pulang, om Arip mendapat 1 ekor lingkis, 2 ekor tompel dan 1 ekor angin….. sementara saya hanya memperolah masuk anginnya saja….hehehehe….
Akhirnya menjelang senja kamipun memutuskan untuk pulang karena para baronang sudah mau bobo….
Dalam perjalanan pulang kembali terjadi aksi kesurupan jin baronang…. Tetapi kali ini yang menjadi korbannya bukan sang suhu Arip, melainkan saya…hehehe…
Saya bener2 penasaran banget kok bisa2nya hari ini saya di pecundangin sama sang suhu secara telak2an…hehehe….
Akhirnya kita memutuskan untuk kembali lagi ke rumah pak Jafar pada keesokan harinya ( tanggal 30 Jan ).
__________________
masak iyaaa....mancing juga iya...
TOMPEL PERTAMAKU ( dan pertama kalinya aku dipatil tompel..hahaha ).
Sesuai dengan yang sudah direncanakan kemarin, setelah urusan kantor bisa ditinggal, pada jam 1 siang kami meluncur lagi ke jembatan 6 untuk menuju rumah pak Jafar.
Saya benar2 penasaran dan bertekad untuk berjibaku habis2an demi sang tompel ( selama ini saya belum pernah ngangkat tompel…..hanya ngangkatin baron angin terus…).
Kali ini kami berangkat bertiga dengan mas Tris yang lebih memilih mancing dasaran dari bawah jembatan 6.
“ Haaaaa???? Mancing lagi kalian? Teruk ( parah ) kali kalian ini…” Hanya komentar itu yang dapat terucap dari mulut pak Jafar sambil tersenyum2 saat melihat kami sudah nongol di depan rumahnya lagi…hahahahaha…….
Aaampuuun paaak…siapa suruh rumahnya banyak baronangnya….hahahaha…..
Kadung dibilang teruk ( parah ) sama pak Jafar, kali ini tanpa speak2 kuda lagi kami langsung setting tegeg dan memilih posisi.
Setelah bom kanan bom kiri sedikit dengan nasi, belum lama tegeg saya yang berumpan bakwan sakti diturunkan, si pelampung sudah mulai gemeteran…. Tanpa basa basi langsung saya gentak dengan serunya… Ternyata si baron di bawah juga tidak mau kalah… Saat dia merasa bibirnya ndower tertancap garong, dia melakukan aksi selam dengan kuatnya….yang ada akhirnya line floro 14 lbs langsung putus surutus…… Kesaaaal sekali hatiku…..
Untung kali ini sang suhu Arip temperature otaknya lagi bener…dengan baik hati dan budimannya belau mengangsurkan tegeg sunlitenya untuk saya pakai, sementara dia menyeting ulang tegeg golden fish saya….Duuuhhhhh…sampai berlinangan air mata saya menerimanya…. Om Ariiippp…besok saya pasang bendera setengah tiang dech demi mengenang jasa2 dan kebaikan om Arip….Wakakakakakak….canda oooom….hahahahaha….
Sementara om Arip sedang setting ulang tegeg saya, dengan sangat yakinnya saya menurunkan tegeg andalan om Arip yang berumpan bakwan secara pelahan2 sekali seperti putri keraton kalau sedang berjalan mengikuti anjuran para master garonger untuk mengatasi si angin yang suka seliweran tapi gak mau makan umpan.
Baru beberapa detik tegeg diturunkan dan baru juga garongnya nyelup air, terasa getaran halus yangmerambat dari senar ke tegeg dan diterima dengan baik oleh tangan saya yang dibaca oleh otak saya…UUUDAAAHHH..GENTAK AJAAA…. KAGAK BAYAR INI….HAHAHAHA….perintah otak ke otot tangan.
Segera otot tangan melakukan perintah yang diberikan oleh si otak….dan Wuuut…… ternyata ada yang bibirnya ndower dibawah sana….. setelah korban muter2 di air dan berhasil ditaklukkan, seekor TOMPEL 4 jarian yang cantik tergantung di ujung garong….
HOOOREEEEEE…….TOMPEL PERTAMAKUUU…. Seeenang sekali hatiku…..hahahaha.
Setelah tompel berhasil diselamatkan ke dalam wadah ikan, kembali lagi saya menurunkan tegeg pinjaman….
Baru beberapa detik pelampung mencapai air, mendadak pelampungnya gemeteran dengan intensnya…..
Sekali lagi si otak teriak ke tangan…” GEEENTAAAK COOOOI…..GENTAAK….!!!! “.
Whuaaa….kali ini tarikan dari dasar airnya terasa lebih berat dari yang pertama….. Saya panik banget…takut kejadian line putus terulang lagi….
Untungnya kali ini saya lebih licik dari ikannya..hehehe…akhirnya seekor tompel ( lagi..hehehe ) 5 jarian berhasil ditaklukan….Whuaaaaa…tooompeeel maniiiing…hahahaha…..
Dengan sangat antusias sang suhu Arip menyuruh saya berpose dengan si tompel itu. Emang dasarnya sayanya yang katrok bin kampungan, dengan kegirangan saya iya’in aja ajakan suhu Arip tersebut karena ini tompel terbesar pertama saya….
Semua orang ( pak Jafar dan tetanggga2nya ) yang melihat kehebohan itu pada berkerumun menyaksikan 2 pendekar tegeg in action….
Saat saya akan memegang ekor si tompel, sebenernya semua orang sudah mengingatkan untuk berhati2 karena bisa si tompel ini cukup parah.
Tetapi emang sayanya yang gebleg dan ceroboh, disaat akan memegang si tompel, duri si tompel sempat mampir ke jempol kiri saya dan mengeluarkan darah yang cukup banyak.
Sueeer dech pemirsa sekalian…kalau saat itu gak ada orang2 yang nonton, paaasti saya udah guling2 ditanah dan nangis Bombay dech tuch….. Yang mbuat saya bisa bertahan sok tegar hanyalah kemaluan…eeh…salah..rasa malu saya yang sangat besar aja nich…. Aslinya mah suaaakiii buanget……
Gak lama kena duri si tompel, tangan kiri saya rasanya pegal dan sakit sekali….
Eeeemaaak…anakmu kepatil tompeeel….wuaaaa……
Iseng2 saya menghitung akan berapa lama reaksi racun si tompel ini menghilang…
Ternyata dari jam 2:30 siang saya kena, sampai jam 4:30 rasa sakitnya belum juga hilang. Malahan jempol kiri saya jadi bengkak….
Yang ngeselin, disaat saya sedang bejuang dengan tompel yang nancep di jempol saya, kok ya si suhu Arip tega2nya cengar cengir sambil moto’in saya yang lagi belingsatan….Tega nian kau, Suhu….hahahaha…..
Duuuuh tompeeel…kok tega2nya kamu menodai kebahagianku dengan membuat aku meriang seperti gini….
Tapi namanya orang udah sakaw, tengah2 meriang ya acara mancing jalan terus…hehehe.
Tak lama setelah itu sang suhu Arip juga menggentak 1 ekor tompel 4 jarian sebagai rasa balas dendam karena muridnya telah disakiti…( wua..ha…ha… gak gitu2 banget dech kali ya paak….)
Menjelang sore saya berhasil menaikkan 1 ekor tompel lagi dengan ukuran 3 jarian.
Hari ini kami menutup hari dengan menhitung hasil perolehan berupa 4 ekor tompal berbagai ukuran dan 1 ekor cendro lumayan besar hasil tangkapan mas Trisno.
Tetapi hari ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya….’JANGAN PERNAH UNDER ESTIMATE DURI DAN BISA TOMPEL DAN KELUARGANYA”…hehehehe….
Pak Arip…tolong tambahin report dan up load pict nya yaaa….
Tangan ane masih nyut2an nich….
Jempolnya bengkak jadi segede jahe…hehehehehe…..
__________________
masak iyaaa....mancing juga iya...
Buset deh.... nyanun, nyanun deh tuh sampe 2jam lebih meriang gitu...
Memang bekas lukanya ga segera dipencet agar racunnya bisa keluar sebagian bersama darah?
Tapi mantap kan tarikan si tompel??
Hehehe... congrats deh.....
hidup bakwan ajaib....hehehehe..
turut berduka atas sakit jempolnya.. sabar ya bro masih mending jempol bukan jari tengah.. wakakakak..
trims kiriman lingkisnya, gong xi fat coi terasa lebih cepat datang dirumah kami... mantap digoreng garing tuch duri yang nancap dijempol sampeyan pak, terasa kraup krauphh... hehehehe..
tapi mana fotonya??? suhu.. suhu.. mana dia? jangan jangan dia kesimpang situ pak nico.. kwak kwak kwak..
Buset deh.... nyanun, nyanun deh tuh sampe 2jam lebih meriang gitu...
Memang bekas lukanya ga segera dipencet agar racunnya bisa keluar sebagian bersama darah?
Tapi mantap kan tarikan si tompel??
Hehehe... congrats deh.....
Udah dipencet plus di kenyot2 biar racunnya keluar om....tapi kayaknya masih sakti'an racun tompel dari pada kenyotan saya...hehehe...
Asli mantab banget tarikannya om....
Ampe kebayang2 ampe sekarang...( emang norak banget ya saya ini...wha..ha..ha... )
Quote:
Originally Posted by kaka
selamat pak nico atas tompelnya.....
lama' pasti kecanduan lebih parah hehehehe
Makasih mas..... Lha ini aja masih kebayang2 gimana serunya tadi... kalau gak inget besok itu banyak kerjaan, udah pengen ngacir ke jembatan 6 lagi dech rasanya...
Lama2 yang punya rumah nyiapin tenda untuk saya kali ya? Wha..ha..ha..ha..
Quote:
Originally Posted by arip
Ocre bos nih tak upload poto-2nya :
1. Tompel pertama Boss Nico (cuaca terang, tapi kok potonya item ya ? ...)
3. Tanda lulusan, tangan bengkak kepatil..... wakakakak
Ooooiii.... jangan2 bawa2 warna kulit dooonk.... kita khan sama2 PEMBALAP = PEmuda BerbAdan geLAP....hahaha....
Lagian juga photo jempol bengkak di upload sich.... Bikin malu aja nich...hahahaha....
Quote:
Originally Posted by frenzy
turut berduka atas sakit jempolnya.. sabar ya bro masih mending jempol bukan jari tengah.. wakakakak..
Kalau kena jari tengah gak apa2 kang....khan masih ada lidah....wua...ha...ha...ha...
__________________
masak iyaaa....mancing juga iya...
masalah kena patil baronang....wajar om,biasanya kan kalo menekuni sesuatu yg baru pasti ada efek/akibatnya,jangan kapok,yang penting lulus tuh...dulu waktu saya baru2 belajar juga gitu...biasanya kl udah kena patil sekali dan tau rasanya....next pasti lebih hati2....
__________________
cheers, Tom RAFAC ers
PREMIUM MEMBER...IS THE BEST CHOICE !!! LET'S JOIN WITH US !!!
Giliran gue koq kecil kecil udah gitu melengos doang
Om Nico , mantap kan tarikan + racun baronang .. he he he .. udah deket sin cia tuh .. kalo bisa panen baronang .. harganya mahal di singapore dan batam .. wakakakak
anyhow sunlit horse 4.5 meter siap dikirim ke batam oleh om ichang , berhubung saya gak sempet jadi ko chang han yang saya tugaskan untuk ngirim .. tenang aja .. udah di jampi sama erwin dukun tegeg + di elus sama johan .. so pasti anti boncos ..
Giliran gue koq kecil kecil udah gitu melengos doang
Om Nico , mantap kan tarikan + racun baronang .. he he he .. udah deket sin cia tuh .. kalo bisa panen baronang .. harganya mahal di singapore dan batam .. wakakakak
Hahaha, rupanya sampeyan masih ingat lokasinya ya ? waktu kita jabanin dulu kan belum ada keramba ikan(kerapu)nya boss, jadi ya boncos.
Mendekati imlek yg mahal cuma lingkis, 250 rb sekilo.
__________________ Begini ini kalau lama gak mancing
masalah kena patil baronang....wajar om,biasanya kan kalo menekuni sesuatu yg baru pasti ada efek/akibatnya,jangan kapok,yang penting lulus tuh...dulu waktu saya baru2 belajar juga gitu...biasanya kl udah kena patil sekali dan tau rasanya....next pasti lebih hati2....
Makasih oom.... Kalau kena patil baronangnya udah kapok dech saya...semoga engga kejaidan lagi...tapi kalau sakaw gentak'in baronang mah makin jadi2 nich....hehehehe....
Apa rasa sakaw itu gara2 efek sampingan dari racun si tompel itu ya? hahahaha....
Quote:
Originally Posted by Jovan
Arip curang ..
Giliran gue koq kecil kecil udah gitu melengos doang
Om Nico , mantap kan tarikan + racun baronang .. he he he .. udah deket sin cia tuh .. kalo bisa panen baronang .. harganya mahal di singapore dan batam .. wakakakak
anyhow sunlit horse 4.5 meter siap dikirim ke batam oleh om ichang , berhubung saya gak sempet jadi ko chang han yang saya tugaskan untuk ngirim .. tenang aja .. udah di jampi sama erwin dukun tegeg + di elus sama johan .. so pasti anti boncos ..
Dulu baronangnya masih dalam masa pertumbuhan tuch boss.... sekarang udah beranjak dewasa semua...hahahaha.....
Makanya buruan kemari boss....nanti kehabisan lhoo... Mumpung itu spot belum rame nich...Lha pak Jafar dan tetangga2nya yang rumahnya diatas "surga"nya tompel aja belum kepikiran explore disitu, apa lagi orang lain...
Kalau kelamaan nanti keburu habis ama kita berdua nich... Abis kejadian semalem bener2 buat saya makin sakaw nich....wakakakak....
Rencananya hari minggu besok mau dijabanin lagi dari mulai matahari terbit sampai matahari tenggelam tuch.... hehehe.
Makasih kiriman arsenalnya om...tadi saya udah sms om Ichang...beliau rupanya juga lagi negeg di bagan tg. kait tuch sekarang....
Quote:
Originally Posted by djusuv
sedep2 hasilnya om nico ama om arip...
semoga (tidak) lekas sembuh dari sakau kepatil tompelnya ya hahahaha.....
Mas Djusuv, kalau rasa sakawnya kayaknya malahan makin jadi2 dech nich mas....hehehe....
__________________
masak iyaaa....mancing juga iya...