Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Waduh dah mulai curang ya? tapi curangnya kaya gimana ya? soalnya pas di timbang kita lihat hasilnya.... ato mungkin di umpan... tapi biasanya di cek sama yang punya empang... waduh pusing N ngeri
Beberapa issue yg pernah gw dengar nih Ry:
- Tidak menggunakan timah, tapi menggunakan gabus/kayu yg di cat seperti timah, jadi umpan melayang/tidak tenggelam.
- Pemilik kolam kong kalikong menurunkan jockey
- Kedi mancing di pinggiran lapak tanpa joran, setelah strike kemudian buru2 diikat ke leader dan ikan segera diajar pemancing.
- Pemancing kong kalikong dgn pemilik/pengelola kolam.
__________________
Selalu rindu mancing 085722258849, 081809782090 Moderator fishing_freak@fishyforum.com
Anda suka dgn forum ini? mendapatkan manfaat dari forum ini? Gabung yuk, bersama komunitas mancing terbesar di tanah air
Dapatkan lebih banyak manfaat dgn FISHY PREMIUM : http://www.fishyforum.com/t2700/
Garis besarnya kecurangan bisa dibagi menjadi tiga :
Seperti contoh yang di jelaskan sama kang candra
1. Kenakalan pemancing (point 1)
2. Kenakalan panitia (point 2)
3. kenakalan panitia bekerja sama dengan pemancing (point 4)
Penggunaan umpan haram adalah penggunaan umpan yang tidak di perbolehkan di kolam pemancingan tersebut, secara umum biasanya di kolam galatama tidak diperbolehkan penggunaan umpan sbb :
- Pelet terapung
- Pelet multi
- Roti kering
- Kacang sukro
- Chiki dll.
2. Bemper.
Tiap kolam pemancingan punya standar penggunaan bember dengan timah pemberat yang ditentukan, kecurangan penggunaan bemper biasanya dengan cara :
- Penggunaan timah pemberat yang lebih kecil dari yang di tentukan panitia
- Penggunaan timah bodong (timah pemberat palsu)
- Bemper ganjal, yaitu dengan cara mengganjal timah supaya tetap berada di ujung atas bemper dengan lidi atau batang korek api.
- Bemper karet, disini bukan timah pemberat yang diakalin tapi kepalan bomnya yang dipalsukan, biasanya di buat dari getah karet yang menyerupai kepalan bom.
3. Mata Kail
Rangkaian mata kail yang di perbolehkan umumnya terdiri dari rangkaian dengan tiga mata kail, tapi pemancing kalau ikan sedang tidak makan terkadang menggabungkan dua rangkaian mata kail pada ujung peniti.
4. Menyerok ikan yang naik dipermukaan dekat lapak
5. Menggaet ikan yang mengambang.
6. Bantuan peserta lain.
Biasanya trik ini dilakukan dengan cara menyatukan perolehan hasil tangkapan dari dua peserta atau lebih yang bersebelahan, tujuannya adalah memperoleh juara total.
B. Kenakalan Panitia
Kecurangan panitia biasanya dilakukan jika ada lomba dengan sistem paket, yaitu hadiah sudah ditentukan sebelumnya, jadi berapapun jumlah peserta hadiahnya tetap sama, masalah terjadi jika lapak tidak terisi penuh, disinilah panitia bermain dengan memasukan orang sendiri untuk ikut memancing, tentu saja akan ada perlakuan khusus karena teman sendiri.
C. Kenakalan Panitia bekerja sama dengan pemancing
Disini biasanya pemancing bekerjasama dengan satu atau lebih oknum panitia dengan imbalan tertentu jika pemancing berhasil menjadi juara
Bentuk kecurangannya biasanya dilakukan dengan cara :
1. Mengatur pengundian lapak
Panitia pada saat pengundian lapak akan mengatur sedemikian rupa sehingga pemancing mendapatkan lapak yang bagus
2 Mengatur timbangan ikan
Jika peserta yang bekerja sama dengan panitia menimbang ikan super atau setidaknya pada saat penimbangan berat total dilakukan, panitia akan menambahkan berat total untuk pemancing yang sudah menjalin kerjasama.
Yang paling umum dilakukan adalah dengan cara menentukan hasil timbangan pada saat air masih belum turun semuanya, atau pada saat ikan masih bergerak gerak.
Begitulah beberapa kecurangan yang kadang terjadi, hal ini saya ungkapkan bukan bermaksud supaya teman teman bisa berbuat curang (he.. he.. jangan dilakukan ya..) tetapi supaya setidaknya kita mengerti trik trik yang mungkin terjadi.
Ada lagi pengalaman saya di daerah bila ada main besar:
» Pemain bermain curang tehadap pemain lain contohnya melemparkan bomnya seakan-akan tdk sengaja ketempat pemain lain padahal didlm bom tsb sdh diberi campuran lain contohnya, minyak angin, reumason, kapurbarus dll
» klo pemilik pemancingan yg curang contohnya:
Air msk kekolam dicampur sesuatu, air yg masuk kekolam dikurangi atau dimatikan juga dimasukkan sesuatu ditengah kolam dll
Hallo Om, saya ikut nimbrung nich ...........
Saya sangat setuju apa yang di katakan oleh Kang Wawan, itu yang membuat saya tidak pernah lagi mau ikutan galatama, sakit hati..........hancur .................... banget, contoh bentuk kecurangan :
1. Umpan pakai chiki, shg terapung diatas air, dengan mudah ikan besar yang sedang mengapung (kekurangan oksigen) makan itu umpan.
2. Pakai pelet Babi (besar-2 warna hijau), shg ikan dengan mudah kumpul (strike terus), kita disebelahnya bengong ........... gondok, etc.
3. Pakai umpan bakwan.
4. Pakai cacing tanah, waktu malam hari.
5. Tidak menggunakan timah (pemberat), itu yang sisebut lost stroom.
6. Menggaet ikan besar (terjadi di salah satu kolam galatama terbesar di Jakarta), hal ini pernah saya tegur............ dia ngotot ........... saya ngotot............... (tdk saya teruskan).
7. Koordinasi dengan penimbang, utk beratnya timbangan, cukup selisih 0,5 kg untuk juara, dengan imbalan yang akan diberikan oleh peserta (orangnya itu-2 saja).
8. Pengundian lapak : lapaknya yang lagi trend....... (saat itu juara terus), diatur sedemikian rupa, shg yang dapat yang panitia kenal.
sekian dulu daris saya, saya sarankan, daripada mancing di Galatama, mendingan mancing di laut : (sorry banget)
1. Ikan bisa di bawa pulang, tanpa formalin, dimakan oleh anak dan istri.
2. Tidak bisa pilih ikan,
3. Keuangan bisa diatur, tidak mungkin kita tiap hari ke laut.
4. Sensasi tarikannya beda banget sama yang di kolam.
Saya memang belum pernah mancing di empang atau kolam, juga belum pernah ikutan mancing galatama...saya memang sering mendengar pengalaman2 teman tentang mancing galatama, yang membuat saya berketetapan hati untuk tidak mau ikut mancing galatama...mancing dilaut lebih seru, ikan tak dapat, masih dapat udara bersih dan segar ditengah laut.
ikut nimbrung , walaupun , terus terang ide saya gila (harap maklum saja) . Dari uraian diatas kecurangannya masih tetap memiliki faktor ketidak pastian , baik yang dilakukan pemancing maupun panitia , tokh tetap tidak bisa diatur ,ikan yang terbesar makan umpan tersebut , paling hanya memperbesar kemungkinan .
Satu-satunya cara memastikan ikan yang terbesar memakan umpan ialah kerja sama dengan pemancing tertentu dengan panitia . Berhubung kolam pemancingan airnya umumnya keruh , dan pemancingan besar cukup dalam , sebenarnya cara terbaik ialah panitia menggunakan seorang penyelam yang membawa ikan paling besar ( yang masuk ke kolam dengan pintu khusus tidak terlihat , harus dibuat dari design awal kolam , kalau perlu ada ruang khusus didalam kolam yang dirancang untuk itu ) , kemudian didalam air ikan terbesar tersebut (panitia kan tahu pasti berapa berat ikan terbesar) di kail-kan ke pemancing "teman" , nah pasti ikan terbesar jatuh ke pemancing teman dan hadiah tidak lari ke pemancing lainnya. Gila ? tidak juga , dengan trend hadiah mobil yang bernilai ratusan juta , pasti ada juga orang 'gila' yang rela melakukannya untuk memastikan mobilnya tidak hilang......he..he..just kidding lho ...tidak mungkinlah begitu ...pasti ada cara yang lebih canggih lagi...lho ?
kalo menurut gw sich kembali lagi kepada pemancingnya sendiri,maksudnya
tujuan dr ikut galatama sendiri seperti apa? kalo memang tujuannya mau nyari duit di kolam tsb ya hal2 yg di bahas tsb diatas menjadi masalah besar. Tapi kalo tujuannya hanya untuk fun yg penting narik ikan ya ikutin nasib aja yg penting kita jangan buat curang sy udah buktiin kog kalo emang rejeki mah ngga kemana2
Location: Semanan/ Duri Kosambi Area (X-Deres/ Cengkareng)
RegularFishy
Join Date: Sep 2007
Posts: 237
Quote:
Originally Posted by yuri
Berhubung kolam pemancingan airnya umumnya keruh , dan pemancingan besar cukup dalam , sebenarnya cara terbaik ialah panitia menggunakan seorang penyelam yang membawa ikan paling besar ( yang masuk ke kolam dengan pintu khusus tidak terlihat , harus dibuat dari design awal kolam , kalau perlu ada ruang khusus didalam kolam yang dirancang untuk itu ) , kemudian didalam air ikan terbesar tersebut (panitia kan tahu pasti berapa berat ikan terbesar) di kail-kan ke pemancing "teman"
Yang jelas tuh kolam yg punya biliuner. kolamnya kayak jems bon. udah gitu, 1. karna kolam airnya keruh, bisa2 tuh penyelam susah nyari pancing "temannya" itu dan terpaksa kepalanya harus nongol ke permukaan (kesimpulan: pasti ketahuan lah).
2. karna banyak pemancing dan airnya keruh, bisa2 pas lagi renang ada orang ngegentak (kesimpulan: badan penyelam sobek ken kail).
3. Orang kalau nyelam kan alat2nya ada yang blubub2 keluar gelembung (yang mancing takut dikira ada buaya).
Kalo yang saya tau kebanyakan orang mancing galatama tuh pake dukun, tru umpan dikasi sesajen. katanya sih.......
ada juga Pemilik kolam menurunkan jockey 5 jockey secara berjajar, terus pemilik kolam menyediakan maskot ikan terbesar di bungkus kain basah dan di serahkan ke jockey yang tengah (biasanya di taruh di dalam tas rangsel) di tengah2 jalanya lomba jockey yang tengah memasang mata kailnya ke mulut ikan, ketika jockey di sampingnya nomer jockey 2 atau jockey 4 dapet ikan, jockey nomer 3 mempunyai kesempatan melepas ikas dalem tas ke kolam dengan "catatan waktu ngelepas ikas bersamaan dengan kain basah tadi" tunggu beberapa kemudian strike.....jockey 3 beraksi pura2 dapet master he..he....
ini testimonial dari beberapa temen yang jadi jockey di kota malang
saya buat thread ini sengaja karena sewaktu mancing galatama di tmii bersama om kakang pd hari selasa,
beliau menceritakan tentang kejadian yg menimpa istri beliau selagi ikut lomba besar (di kolam galatama lain)..
so, apa om kakang siap membeberkan tentang kecurangan itu secara detil?
1. Pengeboman menggunakan cacing rambut.
2. Bekerja sama dengan 6 atau lebih: lapak berpencar ,kemudian bila salah
salah satu rekan mendapat ikan yg lumayan besar, maka rekan lain akan
mengganti pelet bom dengan campuran potas.
3. Ada kolam tertentu yang mendesain kolamnya untuk lapak tertentu dibuat l
lebih dalam[tentunya yang menempati adalah joki panitia]
hal tersebut diatas tidak lah mutlak tapi mempunyai KANS 70% berhasil. Nah semoga rekan FF tidak meniru karena saya yakin SPORTIVITAS rekan FF tidak diragukan lagi.