Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
adakah kaitannya speed kapal dengan strikenya trollingan...?
guys..
aku punya masalah nih. sewaktu FFT binuangeun kemarin kami trollingan dengan speed +/- 5-7 knot. setelah sekian lama trolling hanya 2x terjadi strike hook up.. setelah itu saya melihat umpan2 trollingan rapala banyak sekali bekas gigitan mangsa.
yang ingin saya tanyakan kenapa ya setelah sekian banyaknya bekas gigitan ga terjadi strike? apa kecepatan kapal terlalu cepat ato terlalu lambat?
Bro Chris;
mungkin bisa saja hook up nya belum sempurna sehingga pada saat fight ikannya mocel. Dengan kecepatan 7-9 knot, kami juga semp[at trolling di KM Jagat Surya, namun cuma ngangkat satu lemadang, dan putus dua kali di main line.
mungkin maksud sdr chris ini, ndak terdengar drag reel strike .
saya kira hook upnya ndak sempurna atau setelan dragnya kegedean untuk ikan yang makan ikan tsb kecil.
terus terang saya belum pernah trolling, jadi sebenarnya tidak paham benar. Saya cuma cukup sering lihat TV/Video/DVD Mancing Trolling ini, mulai dari trolling untuk GT, shiira (lemadang), sampe kajikimaguro (marlin).
Yang saya tahu (dari film itu) kan posisi popper itu tidak terlalu jauh dari kapal, jadi kalau dimakan/digigit ikan, masih bisa kelihatan. Jadi kalau sampai di gigit ikan dan tidak ketahuan, apa posisi poppernya jauh dari kapal, atau bagaimana? Atau karena yang saya lihat cuman film..
Atau jangan-jangan trollingnya sambil main gaple hi.. hi.. hi... Peace, ya! Saya mau belajar trolling, nih! Siaapa tahu nanti bisa trolling di Binu sama teman-teman FF sini...
Location: Cipinang BesarSelatan, Jatinegara, Jakarta Timur
Queenfish
Join Date: Nov 2007
Posts: 356
Quote:
Originally Posted by silver_sanma
Para master trolling,
Atau jangan-jangan trollingnya sambil main gaple hi.. hi.. hi... Peace, ya! Saya mau belajar trolling, nih! Siaapa tahu nanti bisa trolling di Binu sama teman-teman FF sini...
Hahaha bisa aja Mas Bowo ini...mosok troling sambil main gaple, ya pada terbanglah kartunya.
Kebetulan waktu itu christ satu kapal dgn saya, jadi yg saya liat panjangnya benang dari belakang kapal gak terlalu dekat2 banget, kira2 25- 30 meter lebih seh. Dan waktu itu malah Christ nyajen sebuah rapala juga yg dibawa kabur ikan...bener kan christ?
Hallo Om Chris, saya sanget setuju dengan apa yang dikatakan Bang Mindo, kecepatan yang ideal untuk trolling adalah 6-7 knot, kurang juga jelek, kalau lebih, ikan kurang bisa nguber umpan, bisa saja lebih dari 9 knot, tapi resikonya mudah putus.
Saya juga bukan ahli sih sebenarnya, tapi saya juga pernah beberapa kli terjadi seperti itu, CMIIW, hal itu dimungkinkan karena pada saat strike dan reel berbunyi kapal terlambat menambah gas agar hook-upnya mantab. Terkadang bahkan jika kapal sudah digas masih juga suka lepas, yang biasanya gara2 angler atau abk terlambat mengangkat joran agar line tetap kencang, dan bisa juga karena kailnya tumpul pak. Tapi bisa juga sih pak gara2 apes he he he...
Sharing, dari pengalaman saya trolling pake umpan rapala, pada saat strike kemungkinan ikan tidak terkait di mata pancing secara sempurna, dng beberapa kemungkinan :
1. Posisi kecepatan kapal yg tidak stabil, pd saat stike terpengaruh arus/gelombang, pas umpan disambar momentnya jadi tidak pas.
2. Posisi ikan yg mengejar umpan berada diatas umpan menukik ke bawah dari arah depan maupun dari arah belakang.
3. Ukuran umpan yg dipakai tidak seimbang dng size ikan
4. Umpan diserang / digigit secara bersamaan oleh beberapa ikan
5. Setting drag yg tidak sesuai (terlalu tinggi) sehingga pada saat ikan menggigit umpan tidak sempat tertahan dimulut/badan ikan.
6. dan kemungkinan lain yg masih banyak, silahkan ditambah atau dikoreksi...