Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyLureBincang-bincan tentang teknik mancing dengan umpan buatan / lure
Banyaknya jenis dan macam lure di karenakan peruntukannya berbeda-beda. Baik dari segi target ikan, lokasi, perangkat mancing yg dipergunakan, dsb... maka dari itu sebaiknya lingkupnya dapat dipersempit lagi untuk lebih specific, agar lebih mudah bagi yg lain memberi masukan.
Secara umum bagi saya untuk pemilihan lure, (jujur nih) adalah lure yg paling menarik perhatian atau yg paling 'mencuri' hati sejak saat pertama melihatnya... Wah, ha2.... kaya soal cewe saja yah ?
Tapi hal ini juga merupakan salah satu faktor penting dalam 'luring'. Karena kunci yg pertama adalah anda harus 'percaya diri' terlebih dahulu dengan lure yg anda pergunakan. Bagaimana bisa dapat ikan kalau anda sendiri kurang 'PD' dan tidak percaya lure yg dipakai akan berhasil mengelabuhi sang ikan ?
Dengan 'cinta' pada lure yg dipakai, kita akan lebih yakin ikan juga 'cinta' dengan lure-nya dan akan terus casting, casting...dan casting tanpa mengenal lelah. Dan biasanya hal ini akan membuahkan hasil !
pak, yang paling baik lure yang paling banyak strike dan sekali strike tidak mocel, pokoknya sang target klo lihat atau dengar aja langsung neguk liur abis abisan ...pokoknya di miscall aja, sang target telpon balik deh...he he..kreteria
-Gerakannya gemulai seksi.....sss...ssseperti live memberikan getaran asmara pada Mangsa sehingga membuat ikan wanita mencemburuinya
-Mampu melintas sedekat mungkin sampai kebibir target ...mmm.. diatas permukaan atau dalam sedalam2nya
-Tapi dia kuat dalam duel ....ohhh..gak KO duluan
-Yang sudah tergaet tak ingin melepaskan pelukan dan cengkramannya...hmmm..
-Kulitnya dan bentuknya cantik mempesona membuat siapapun menginginkan dan merasakan tubuhnya hohhhh...
Saya setuju dengan Mr. Lod, bahwa kalau mau beli lure, kita mesti tahu dulu, kita mau apakan itu lure? Mau dipajang, mau dielus-elus atau mau dipakai untuk mancing.
Kalau mau dipajang atau dielus-elus, silahkan pilih bentuk dan warna yang sesuai dengan selera kita. Tapi kalau mau untuk mancing, silahkan dipilih yang sesuai dengan selera ikan.
Kalau kita bicara selera ikan, artinya kita mesti tahu dulu, ikan yang mau ditarget. Minimal, kita bisa tahu di area mana si ikan ini tinggal / hidup. Disekitar permukaan air, di bagian tengah atau di dasar air. Dari situ, kita bisa tahu jenis lure yang mau dipakai, floating, suspend atau sinking.
Kalau masalah warna, ini yang agak sulit, sebab biasanya warna itu menyesuaikan dengan warna air. Kalau air jernih, mestinya sih pakai warna-warna yang agak netral biar ikan nggak takut, dan sebaliknya kalau air agak keruh, kalau pakai warna kalem bisa-bisa nanti tidak nampak.
Untuk jenis lure, ya, ini juga bukan hal yang mudah. Pencil, shad, minnow, vibration... biasanya pengetahuan kita akan bertambah seiring dengan jam terbang kita masing-masing, plus tanya atau lihat kanan kiri. Tapi, setahu saya, biasanya orang yang baru mulai pakai lure lebih cenderung pakai jenis minnow... mungkin karena bentuknya yang seperti ikan, jadi membuat angler lebih pede!
Kalau saya boleh kasih saran, kalau beli lure, lebih baik yang "bagus" sekalian. Saya itu dulu berpikir, toh sama saja, semua bentuknya seperti itu. Tapi ternyata "ikan itu pada matre!" kalau yang mahal, lha kok mau makan... selidik punya selidik, ternyata kalau yang bermerk dan mahal itu kalau di air bisa mirip sekali dengan ikan umpan si ikan target, baik bias warnanya dan juga gerakannya.
Tapi harus diingat, apa yang saya tulis di atas, bukan sesuatu harga mati. Artinya, kalau anda terus beli lure seharga sekian juta, terus anda pikir akan ada jaminan bakalan strike, itu ya, agak berlebihan menurut saya. Malah saya pernah dengar, di Gunung Kidul Yogyakarta, orang mancing dengan umpan tali rafia! Mudah, murah dan strike!
FYI, saya punya banyak lure. Lebih dari 50 buah. Belum lagi soft lure (ini bukan dalam rangka sombong dan pamer, lho, cuman sebuah contoh dan perumpamaan yang gampang saja). Tapi pada prakteknya, sekarang ini, paling banter yang saya pakai, atau sering pakai, cuman separonya saja. Yang lain, itu mungkin seperti salah beli dan sebagai sisa-sisa proses belajar mengenal dunia casting. Kalau ada yang mau, silahkan ambil sendiri di tackel box saya yang warna bening.... tapi jangan salahkan saya kalau itu cuman akan bikin bulu ketek rontok doang...
Dan satu lagi, masih menurut saya yang juga baru mulai belajar casting ini, kayaknya casting ini bukan suatu pilihan yang tepat dan menarik buat orang-orang yang senang mendapat banyak ikan. Tapi nampaknya lebih ditujukan ke orang yang senang bermain-main di air/laut dan mau berpikir dengan sabar bagaimana mengendalikan lure itu sehingga bisa menggoda ikan sehingga mau makan/menyerang lure kita.
Btw,
kalau mau beli lure, kontak aja Mr Soni (hampala / super_hampala). Bukan promosi, tapi kayaknya berdasar cerita teman-teman di sini (FF) beliau ini cukup disegani di dunia per-lure-an. Saya sendiri sih belum pernah diberi kesempatan nyoba lure beliau, jadi belum bisa cerita banyak.
Wah saya suka dgn pendapat p Bowo, luring bkn u org yg berharap mendapat omzet byk. Setuju, yg utama adalah kepuasan saat lure tsb di makan ikan .
Sedikit menambahkan secara umum, selain mutu yg bgs jg hrs di pelajari dan berlatih cara memainkannya. Yg paling gampang memang diving minnow tinggal lempar dan gulung. Tp beda lagi u popper, pencil bait, spoon dan jig.
Bener banget mas Bowo dan mas Rudy:
Saya merasakan sendiri waktu nyoba casting bandeng Sabtu 19-01 kemaren. Mulanya saya dan teman2 mancing dgn cara biasa pake pelet merah, ikan terus2an makan, banyak strike. Melihat keganasan tersebut dan teringat cerita di forum ini, saya keluarkan popper kecil bikinan kyai Soni, saya pilih yg sewarna pelet (kemerahan). Sekali cast, retrieve nihil, dua kali, tiga kali...sampe berkali-kali tanpa ada strike. Ganti warna lain sama saja, cuma lewat saja di tengah gerombolan bandeng. Sesekali popper diikuti ikan tapi nggak disentuh. Akhirnya saya nggak tahan lagi karena temen2 di sebelah ngeliatin saya dgn pandangan kasihan, hehehe sialan lo pade. Mereka terus2an nimba ikan, sementara saya nihil. Ya udah saya kembali ke pelet merah lagi, nyari omzet buat oleh2 orang rumah.
Dari penjelasan om Soni dan postingan beberapa rekan yg saya baca kembali, ternyata retrieve saya kurang pelan dan tidak berirama. Baginilah kalo baru nyoba sekali tapi ekspektasi berlebih, hehehe jadinya kuciwa. Mudah2an trip berikut bisa strike...saya berencana pake rod yg agak lenturan biar cast-nya enak. Sigma titanium yg saya pake kemaren agak kaku buat popper mungil eks Magelang. O ya, apa timah segede kacang tanah yg saya pasang 10cm di depan popper ngaruh ke nihilnya strike ya?
__________________ TedjØ Setiawan
...pergi mancing, muka gosong, bini marah...
...gak pergi mancing, muka bersih tapi pikiran melayang, sakaw, gwnya marah2...
...Jadi...? Ya udah, MANCING JUGA AKHIRNYA, item item dah muka gw...
dear mania kasting,
sy danang lagi bingung n mo minta advis kalian. ada pengaruhnya gk kalo trebel asli bawaan minnow (minnow surecatch 7cm yang warnanya belang 3) diganti dengan trebel yang lebih besar lagi. soalnya pernah 2x strike kakap putih sekitar 5/6kiloan di pantai celong tapi setelah kringetan 10menitan dan ikan sampai pinggir kurang lebih 5meteran lompat dan lepas. ternyata trebelnya lurussss!!!!sy ganti dengan yang lebih besar gk ada yang mau nengok blashh!!!
Advisnya donk....
betul, luring dijamin membuat anda merasakan indah'nya dunia mancing yg 'beda' ktimbang sebelumnya... dijamin deh ehehehe... Guru luring saya,pak Lod, yang ngobrak ngabrik saya untuk try hard... ucapan beliau betul, pede pada lure, shingga anda akan mencoba lebih sering....
Pak Danang, menurut saya boleh2 aja treble di ganti dgn yg lebih besar, tapi tentunya harus disesuaikan dgn besar lurenya/targetnya, jadi jgn kelewat besar.
Saran saya lebih baik ganti dgn treble hook yg lebih baik kualitasnya spt owner atau decoy (favorit, tapi agak mahal), atau mustad, vmc dll yg lbh murah.
__________________
Selalu rindu mancing 085722258849, 081809782090
Saya setuju dengan Mr. Lod, bahwa kalau mau beli lure, kita mesti tahu dulu, kita mau apakan itu lure? Mau dipajang, mau dielus-elus atau mau dipakai untuk mancing.
Kalau mau dipajang atau dielus-elus, silahkan pilih bentuk dan warna yang sesuai dengan selera kita. Tapi kalau mau untuk mancing, silahkan dipilih yang sesuai dengan selera ikan.
Kalau kita bicara selera ikan, artinya kita mesti tahu dulu, ikan yang mau ditarget. Minimal, kita bisa tahu di area mana si ikan ini tinggal / hidup. Disekitar permukaan air, di bagian tengah atau di dasar air. Dari situ, kita bisa tahu jenis lure yang mau dipakai, floating, suspend atau sinking.
Kalau masalah warna, ini yang agak sulit, sebab biasanya warna itu menyesuaikan dengan warna air. Kalau air jernih, mestinya sih pakai warna-warna yang agak netral biar ikan nggak takut, dan sebaliknya kalau air agak keruh, kalau pakai warna kalem bisa-bisa nanti tidak nampak.
Om bowo kalo mau tau selera ikan tanya ikannya apa mesti nyelem dong,,, nanya hei kamu makan apa iya hehehe....
^
iya, dong Pak William! Terus jangan lupa, pas nyelem itu sekalian bawa ganco, begitu ikannya mangap mau njawab, langsung diganco aja...... masuk deh ke cooler box he.. he.. he...
Terima kasih rekan2 senior, yg telah banyak memberi masukannya.
ternyata para seniorpun sulit memilih lure yang cocok, 50 lures lebih bahkan masih ada tercecer di tackle box..useless , TRY & ERROR.
tapi dari sekian banyak lure sudah tersaring,
Lure yg wajib warna/model apa ya?, saya pikir ini baik bagi pemula.
Thks
IK.
__________________
Don't blame Yourself for trying all those other lures
Ini adalah koleksi lure untuk menambah arsenal saya baru2 ini...
Strike Pro, panjang 14cm, berat 48.6gr. Model ini adalah yg terbesar/terberat yg pernah saya jumpai. Dulu pernah punya yg kecilan, tapi hilang 'dimakan' karang didasar, karena model ini sinking type.
Tertarik karena size dan model-nya yg seperti ikan 'legenda', ceritera saat waktu masih kecil dulu, ikan tinggal tulang belulang tapi masih hidup...
Lalu yg berikut ini adalah Mepps spoon, anda bisa Googling untuk product2 dari Mepps ini. Hanya saja saya sudah mencari yg type ini (BP 09-06391) di web site-nya Mepps mereka sudah tidak ada stock lagi alias modelnya sudah keliwat lama...
Yang menarik perhatian saya adalah spoon ini yg paling berat yg pernah saya jumpai. Biasanya spoon sebesar ini paling2 cuma seberat 15gr atau 20gr maksimal. Tapi yg satu ini bisa seberat 40gr ! Bahannya jauh lebih tebal, sehingga lebih berat. Dengan spoon seberat ini tentu saja kita dapat lebih mudah untuk melempar (casting)...
Kekurangannya cuma karena saking lamanya di stock di toko, sebagian finishing chrome-nya sudah sedikit mengelupas. Tapi ada juga point lebihnya, discount 50% !
Berikutnya adalah lure yg mirip dengan lure legendaris Heddon Zara Spook, "Walk the Dog". Baik bentuk dan sizenya. Bikinannya lumayan bagus dan halus. Dan yg paling penting adalah tidak terasa 'sakit' di kantong, cuma sekitar Rp20-30rb saja/bh....
Lure ini mempunyai berat 25gr.
Lalu gbr yg terakhir masih ada lagi spoon juga, cuma yg ini biasa saja. Agak bulat dan yg menarik perhatian juga adalah size-nya.... agak lebar dari yg biasa saya jumpai. Berat dari spoon ini adalah 38gr, cukup berat juga untuk sebuah spoon.
__________________
rgds,
Lod.
Last edited by Lodewijk; 30-01-2008 at 12:07.
Reason: Ooops, lupa attach gbr spoon-nya...