Tempat memancing : Tulamben
Arah/Kecepatan angin : Barat/bervariasi 15-25 knots
Kondisi laut : Hujan,angin sangat kencang dan berombak antara 1-3
meter
Pemancing : 1.Saya sendiri dengan nahkoda jukung pak sari
2.Chandra dengan nahkoda jukung pak kutang
Review tackle set saya dalam trip ini :
- ROD SEAHAWK RED SCORPION "RE562MHSJ" JIGGING SERIES
- REEL CANDO ST-8000
- MAIN LINE DYNEEMA MAGIC BRAID NO.10
Kemampuan rod ini setelah saya kombinasikan dengan reel Cando ST-8000 saat fight dengan lemadang 7 kg sangat nyaman alias tidak bikin susah dengan harga yang murmer 435 ribu rod ini lumayan menunjukkan kelasnya…di rod tertulis max line sampai PE6 dan maks drag 11 kg,tapi sengaja saya pasangkan dengan PE10 agar dapat meminimalkan waktu fight dengan ikan…
Di rekomendasikan untuk pemancing yang ingin strike dengan ikan untuk waktu pendek…
ROD SHINO MONSTER CHASER SMC529S-3
REEL SHIMANO NAVI-6000 PG
MAIN LINE SALT MAX “SANYO”APPLAUD NO.3
Kemampuan dan bentuk rod ini sangat artistik dan mempunyai
kelenturan yang sangat memukau…
di rod tertulis maks PE3 dan sangat cocok untuk pemancing
yang ingin merasakan fight dengan ikan dalam waktu yang lama…
REPORTNYA :
Tanggal 15 Januari malam saya telpon-telponan dengan bapak chandra untuk rencana memancing di tulamben besok…sebabnya trip sebelumnya saat Chandra mengantar koleganya Pak Indratoto saya tidak bisa ikut karena bekerja

….tapi saya sudah senang bisa mempersiapkan alat transportasi untuk mereka….
Pulang dari kantor pukul 03.00 dini hari sampai di rumah langsung mempersiapkan alat-alat untuk trip….tepat pukul 05.00 subuh telpon saya bahwa nelayan sana melaporkan cuaca lagi mendung,ombak dan anginnya lumayan besar

tapi berhubung kebelet mecahin telor rod yang sudah di beli saya putuskan untuk berangkat…masalah di tulamben nggak bisa mancing itu mah urusan belakang

…
Pukul 06.15 pagi Chandra baru nongol di rumah dan kita akhirnya jalan ke tulamben…sepanjang jalan dari sanur sampai padangbay terlihat banyak perahu nelayan memancing dan ombak rada tenang walaupun mendung menutupi seluruh langit bali….
Pukul 09.00 kami sudah sampai di tulamben,setelah berbagi perahu saya berangkat dengan jukung Pak Sari dan Chandra dengan jukung Pak Kutang dengan berbekal anak tongkol masing 10 ekor/1 perahu..dengan semangat 45

kami memulai trip disertai dengan angin kencang,ombak besar dan hujan sporadis karena sudah taruhan sama Chandra cari ikan yang terbesar dia yang menang….saat menuju rumpon inilah perahu sempat di hajar ombak setinggi 3 meter yang menyebabkan Pak Sari hampir nyebur ke laut,untung kakinya masih nyangkut dibibir jukung…sudah 3 rumpon kita coba belum ada yang strike,yang ada malah umpan di protoli tapi begitu di gentak mocel

(sepertinya ikan pogot/ayam-ayaman kecil)…begitu tiba di rumpon 4 terjadi strike seekor lemadang menyambar rod seahawk milik saya….sejurus kemudian naik ikan lemadang seberat 4,5 kg….setelah berputar lagi tanpa hasil kami pindah ke rumpon ke 5 di kejauhan terlihat beberapa ekor burung mengitari rumpon

…ada harapan dapat monster nih pikir saya….sebenarnya saya berharap rod shino yang di sambar lemadang tapi rupanya seahawk lagi yang di hajar…disini naik lemadang ukuran 7 kg….setelah lama nggak ada strike kami memutuskan pindah…saat menuju rumpon satunya terlihat ada ranting kayu hanyut…langsung saja saya turunkan umpan buatan seperti kona head dan benar saja

….seekor lemadang kecil kira-kira 2 kg menyambar rod shino saya……akhirnya lemadang saya released karena masih kecil…tiba di rumpon terakhir sempat terjadi fight,sayang saat ikan melompat keatas air mocel….saat menuju rumpon terakhir dengan sisa umpan 2 ekor saya kembali melihat pohon hanyut lengkap dengan dahan2nya cuman jauh lebih besar

….pasti ada lemadangnya nih….mulailah kita slow trolling,dan benar saja…..baru setengah putaran rod seahawk di hajar oleh seekor lemadang seberat 4,1 kg….penasaran sama kayu ini akhirnya kami drifting mengikuti kayu ini…mulailah saya casting menggunakan irisan tongkol ke dekat pohon hanyut ini….dan strikeeeee dalam hitungan detik umpan sudah disambar seekor kakap hitam seberat 2,5 kg….lempar lagi strike lagi yang lebih kecil…sedangkan rod seahawk malah dimusuhi oleh sang kakap karena yang strike cuman rod shino…tapi giliran lemadang rod shinonya bengong karena tidak disambar oleh lemadang….tak terasa umpan habis sedangkan didarat hujan sudah mulai lebat akhirnya saya putuskan kembali ke darat….
NB: buat mas soni "hampala" dan william jangan protes lagi yaa...reportnya sudah di buat nih....