Betul Bung Slamet , sekali lagi bukan menyepelekan Global warming , hanya kebetulan saja , sebagai pemancing , kebetulan saya pernah lihat dengan mata kepala sendiri , di musim hujan , dari belakang RS Pantai Indah Kapuk , terbentang genangan air yang sedemikian luas (saya pikir itu danau) , nah lalu beberapa waktu kemudian di musim kemarau , saya dan teman saya mancing kakap putih di tambak-tambak Pantai Indah Kapuk , saya parkir di RS Pantai Indah Kapuk , kemudian saya dan kawan saya jalan kaki dari RS PIK melalui area yang dulunya "danau" tetapi di musim kemarau rupanya mengering , nah sekarang area tersebut sudah di urug berikut tambak-tambak bandengnya .... jadi jelas tempat resapan air yang mungkin sudah terbentuk dari zaman baheula telah menghilang , maka ketika musim hujan , air yang biasanya tertampung di danau musiman tersebut "lari" ke daerah lebih rendah ..dan Global Warming menjadi kambing hitam. Jika developer apartement disalahkan , berani tanggung dia akan ngotot bahwa area tersebut area "kering" / kosong , tentu saja karena dia hanya tahunya dimusim kemarau....
|