Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyWildDiskusi mancing air tawar di lingkungan alami. Danau, sungai, dsb
Setelah gabung dengan FishyForum banyak saya temui istilah2 baru di dunia "permancingan" ,
tapi yang paling penasaran itu masalah HAMPALA, dari dulu
perasaan belum pernah denger apalagi liat ikan yang namanya hampala ini.
tapi setelah bongkar2 dokumen lama saya tergelitik dengan satu foto pas di kalimantan tengah,
di gambar pertama ada rekan saya pegang ikan, saya jadi penasaran, apakah ikan ini yang dinamakan HAMPALA?
waktu dapet ikan ini orang2 di kalimantan tengah nyebut dengan nama ikan putih / putihan, pas saya liatkan foto ini ke rekan2 di kalimantan timur (tempat saya berada sekarang) kok disebut jelawat?? tapi pas liat FF lagi kok sepertinya HAMPALA??
waktu itu ga ada timbangan jadi ga tahu berapa beratnya, cuman kalo tidak salah menurut yang pegang sekitar 5 kiloan.
pada gambar kedua adalah sungai kecil tempat dimana ikan itu berasal, untuk lokasinya kurang lebih4 jam dari palangkaraya menuju ke kuala kurun dengan nama desa petak bahandang.
Tapi sedihnya ikan ini didapat bukan dengan mancing, waktu itu alat berat kita mau bendung sungai untuk irigasi nursery (gambar kedua),
and ada ikan gede terjebak dipinggiran, langsung ditengkep deh...
bersama ikan itu ada juga toman dan baung yang ditangkep.
di tempat saya tinggal sekarang banyak sekali sungai2 alami (soalnya tinggal di pinggir hutan ) dan menurut cerita orang2 lokal banyak sekali ikan model ini, tapi saya sendiri blm pernah nyoba mancing.
apakah bener ikan tersebut HAMPALA? dan apa benar bisa mencapai ukuran itu atau bahkan bisa lebih besar?
__________________
gila mancing tapi ga pernah dapet
Last edited by suxetasu; 11-01-2008 at 18:41.
Reason: lha gambarnya attachmentnya ga ada?? dasar katro.. hehehe
Benar itu hampala . Saat ini World Record hampala beratnya 6.5 kg , mungkin ada yang lebih besar tapi belum tertangkap dgn cara Rod n Line saja dgn syarat line rating segala . Saya sendiri pernah dapat sekitar 4.5 kg di S.Atap - Berau .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Dear all,
....................................
di tempat saya tinggal sekarang banyak sekali sungai2 alami (soalnya tinggal di pinggir hutan ) dan menurut cerita orang2 lokal banyak sekali ikan model ini, tapi saya sendiri blm pernah nyoba mancing.
.......
Ayo Pak di explore sungainya, ntar klo memang berpotensi mungkin kita bisa bikin saingan sei atap. Fishing together freshwater
Sewaktu saya masih tinggal di ITCI dulu,setiap Bapak saya dinas ke camp 41/sepaku/meratus saya seringkali ikut untuk mampir mancing di beberapa sungai atau kubangan yg kami lewati sepanjang perjalanan. Kalau dulu hasilnya lumayan,meski yg banyak ikan jenis snakehead spt kihung dan gabus.
Skrng jauh eh klo mo explore kesana,selain itu saya denger sungai dan kubangan disana sudah banyak yg diracun orang
Ayo Pak Windyo, di tes aja.... barangkali masih ada yg potensial
Last edited by piery; 12-01-2008 at 07:20.
Reason: lupa quote =))
@pak john : waktu itu rekan saya liat yang jauh lebih besar pak, dan waktu mau ditangkap si hampala lompat and nyebur lagi di seberang bendungan, kalo menurut orang2 bilang mungkin diatas 10 kiloan.
@piery : whew.... pernah saya explore ke atas sampe km 52 (camp meratus) dan memang banyak sungai yang potensial ada hampalanya, tapi sangat disayangkan kondisi airnya tidak memungkinkan karena sebagian besar sudah sangat keruh, dan memang benar adanya kalau disini kalau musim kemarau orang rame2 ngeracun sungai padahal dari hasil yang didapat tidak sesuai dengan pengorbanannya, sampai2 saya yang tinggal di hilir pernah ga mandi seminggu gara2 sungainya bau bangkai ikan
__________________
gila mancing tapi ga pernah dapet
rekod sebarau(hampala) terbesar yg tercatat di Empangan Temenggor Malaysia adalah 12kg, ditangkap oleh jaring nelayan, tapi dipercayai sebarau bisa menubuh sampai 15kg.
__________________
-Darren-
CATCH N' RELEASE EVERYTIME
SCL fromwww.myfishing.org
daerah kalimantan, sumatra masih berpotensi besar akan tetapi kerserakahan&mo cara gampang aja jadi tidak berpotensial lagi.
jikalau orang2 tidak serakah ekosistem sungai betul2 \
sungai tidak tercemar, nelayan mencari ikan gampang, kita mancing juga enak
tapi orang2 tidak memikirkan seperti itu, di benak mereka cuman ada kata2 "AJI MUMPUNG"
kalo penghasilan udah menipis mereka ngomel2 ngo susah cari ikan, dll karna mereka ngak merasa kalo mereka juga membunuh bibit2 ikan kecil yang nantinya membesar.
untuk info rekor ikan hampala yang di malaysia itu benar, akan tetapi tasik/danau temenggoh sudah tidak berpotensial lagi karna orang2nya tidak memikirkan ke depan, smua sikattTTtttt.
Saya juga akan mencari2 info tentang sungai yang masih ok di jambi, jikalau ada saya akan menginformasikan di FF biar member FF bisa merasakan tarikan ikan yang kita idam2kan
Orang orang yang cara cari ikan nya dgn meracun , pukat n bom dan lain sebagainya yang umumnya merusak sebenarnya bukan nelayan / pemancing sejati dan umumnya mereka bukan penduduk di daerah itu tetapi cenderung penduduk yang selalu berpindah dgn meng-exploitasi satu daerah sampai tidak produktif n pindah setelah daerah tsb. habis di rusak .
Menurut saya orang orang spt. ini sebaik nya disaring oleh yang berwenang dan diberi sanksi berat kalau tertangkap merusak daerah tersebut , masyarakat boleh mengusir dan tidak memperbolehkan nya kembali lagi kesana . Tanpa sanksi ini , pasti akan tetat berulang spt. mana korupsi umumnya di negeri kita ini .
Saya mengharapkan apa yang direncanakan oleh masyarakat sekitar S.Atap bisa menjadi kenyataan dan dapat ditiru oleh daerah lain nya , dgn cara begini kita bisa mengharapkan
( bukan memimpikan lagi ) terdapat daerah dimana hasrat sportfishing bisa tersalurkan spt. umumnya di negara maju spt. USA, Australia , Canada , etc. dan industri local yang berhubungan dgn sportfishing bisa maju .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
...
@piery : ....., dan memang benar adanya kalau disini kalau musim kemarau orang rame2 ngeracun sungai ......
Wakz.... ternyata benar yah yg saya dengar selama ini
Quote:
Originally Posted by Sportfisherman
Guys ,
.........., dgn cara begini kita bisa mengharapkan
( bukan memimpikan lagi ) terdapat daerah dimana hasrat sportfishing bisa tersalurkan spt. umumnya di negara maju spt. USA, Australia , Canada , etc. dan industri local yang berhubungan dgn sportfishing bisa maju .
Jon .
Amiiiinnnnn
Last edited by piery; 14-01-2008 at 08:10.
Reason: lagi2 salah quote;))
kalo lihat ikannya, itu ikan disebut jelawat batu dikalimantan tengah (tp setiap daerah macem2 nyebutnya) kalo Petak Bahandang (artinya tanah merah) kelihatannya bukan arah kuala kurun deh, tp masih bagian katingan karena berada di daerah sungai katingan (kebetulan dulu hampir tiap minggu kesana), dari palangka raya sekitar 1,5 jam lalu pake perahu 2-3 jam lg. Dulu disana terkenal Patinnya , teman saya P.Bobby pernah dapat sekitar 25 kg, sayang semakin banyaknya setruman/ racun makin berkurang ikan disana. Gimana nih Airud, padahal mangkal disana?