Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyCastBincang-bincang tentang teknik mancing casting dan popping
untuk memasukan kerangka kawat steinless dan timah sebagai pemberat sekaligus penyeimbang. setelah keseimbangan oke, baru celah itu dimasuki lem kayu,
Q : cara menyeimbangkan lure gimana om?
pelajaran yang saya dapatkan, bahwa jangan terlalu banyak memberikan lem diantara aluminium foil dan kayu, karena akan membuat lapisan aluminium foilnya tidak rata, dan lem susah banget menjadi kering
Q : alumunium foil -nya kalo pake yang gulungan biasa buat masak pake oven itu bisa gak om?
em, setelah kita membuat bentuk sesuai dengan yang kita inginkan, kan biasanya posisinya bisa tidak sesuai dengan yang kita inginkan. coba masukan ke dalam air, bisa jadi posisinya miring atau tenggelam tegak, dan sebagianya.
Nah, fungsi dari timah itu adalah membaut agar lure itu bisa jatuh, terapung, melayang atau tenggelam seperti yang kita inginkan, dengan menempatkan timah pemberat ini di tempat yang kita pikir akan membuat lure itu jatuh dan bergerak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Quote:
Q : alumunium foil -nya kalo pake yang gulungan biasa buat masak pake oven itu bisa gak om?
bisa saja dipakai. tapi karena itu tipis, agak susah membuatnya nempel dengan rata di bodi lure.
sebenarnya aluminium itu kan cuma agar ada efek mengkilat seperti warna sisik ikan, kok, seklaigus sedikit mengurangi resiko air meresap ke bodi lure yang terbuat dari kayu itu.
kalau mau meratakan, coba diratakan dengan sesuatu yang bulat, seperti pensil, dengan sedikit ditekan. jangan terlalu keras, nanti aluminiumnya sobek.
atau kalau mau lebih mudah, pakai aluminium yang dijual dalam bentuk mirip plak ban itu, jadi tidak perlu kasih lem lagi.
om lam kenal
saya afif dari bali
saya pemula dalam hal mancing,saya mau nanya apa bahan untuk lidah umpan(ga tau namanya""""")
kalo buat tolong saya dikasih aturan n cara pembuatan yang lengkap.thanks before
Dari beberapa sumber yang saya baca, bahan untuk bib (bibir/lidah ) itu bisa dari apa saja. Dari logam (steinless), dari plastik, dari akrlik, dari kayu dan lain sebaginya.
Cara bikinnya, ya, dibentuk sesuai dengan yang kita inginkan, bisa lonjong, bulat, kotak, segitiga, dll..... namanya juga bikin sendiri, jadi bisa suka-suka kita, kan, sekalian buat percobaan aja...... Untuk membentuknya, bisa pakai cutter, gergaji, patar/kikir dan sebagainya.
Good luck!
Btw, Mister Afif, kalau bisa, tolong kenalan juga di Forum Fishytalk subforum fishyintro, ya.... biar asyik, banyak teman di FF ini yang pasti bisa saling bantu....
wah, keren hasilnya. saya juga lagi bikin lure neh. untuk lapisan alumuniumnya saya pake alumunium foil gulung yang untuk masak, asal gak terlalu kuat nariknya gak akan sobek. trus di rataiin pake benda yang mulus di tekan tekan jangan terlalu kuat, seperti yang dianjurin om silver sanma. Untuk corak sisiknya saya gunai cutter. masalahnya cuman di fihishing, ancur banget. ada yang tau caranya ngecat bahan kayu biar mulus dan glossy? oh iya tuh lidah pake bahan apa? mulus banget.
untuk lidah (bib) kan udah saya sebut tuh di atas postingan mister..
untuk masalah pewarnaan, saya itu cuman pakai cat untuk akrilik / poster. itupun cuman dioles pakai kuas kecil untuk gambar. Cat itu sebenarnya ndak glossy, lho! tapi saya pakai finishing silicon coating. kalau di sini, botol kecil sekitar 18 cc harganya 270 yen, atau sekitar 24 ribu rupiah, bisa dipakai untuk 50 lure lebih. Ngolesinnya bisa dicelup, bisa pakai kuas juga, dua-duanya sama bagusnya. kalau dicelup, kudu beli yang agak gedean botolnya agar semua permukaan lure masuk ke carian. dengan dikasih fisnishing itu, nanti akan tampak glossy dengan sendirinya.
kalau mau yang bagus, ya mesti pakai cat semprot untuk air brush. pasti bagus sekali. tapi kudu investasi banyak... karena saya cuman untuk "main-main" jadi ya, cukup dengan kuas saja. yang penting keinginan saya untuk bikin lure dapat terpenuhi. kalau mau lure yang bagus, kalau di sini malah lebih murah kalau beli...
tapi ada juga kekurangannya dengan finishing seperti ini, yaitu lure tetap lunak. kalau pakai epoxy/resin kan jadi keras, tuh! jadi karena tetap lunak, kalau dihajar sama ikan gigi tajam dan gedean, kayaknya bakal hancur deh... tapi kalau saya sih, kalau hancur begitu, malah saya senang...
btw, saya kebetulan sekarang sedang kasih warna dan blum saya coating. nanti saya ambil foto, kasih lihat sebelum dicoating dan setelah dicoating, biar tahu / tampak bedanya...
hehe, makasih om, maksud saya yang om pake di lurenya om. saya pun waktu nyoba2 buat lidahnya cuman pake potongan tutup kaleng susu. tapi blom pernah di test. ngetest paling di parit depan rumah. Oh iya om, bentukan lidah serta kemiringan yang ideal tuh yang kayak mana yah. karna buatan saya jalannya megal mmegolnya gak seksi kale. mohon di bagi om pengalamannya.
^
saya itu pakai lembaran akrilik dengan ketebalan sekitar 1 mm...
untuk sudut kemiringan, asal ndak lebih dari 45 drajat, kayaknya masih bisa kalau sekarang yang saya sedang coba buat, sudutnya sekitar 15-30 untuk model crank. sekarang sedang saya kasih urethan finisher, belum kering banget. nanti kalau sudah kering banget, saya akan posting fotonya deh...
kalau masalah seksi, ndak mesti kudu seksi kok! malah sebagian lure itu actionnya menyerupai ikan sekarat..... di mata ikan predator, gerakan ikan sekarat mungkin lebih menggiurkan sebab mungkin bagi si predator gerakan itu mengandung arti "belum mati (bangkai) tapi lebih gampang ditangkap"
Weleh, om yg satu ini gak pernah habis idenya. Glosy lg. Oh ya pagi td sy nyoba2 ngecat lure. Pertama tuh kayu sy semprot pake sanding sealer, stelah kering diamplas pake amplas 400, diulangi 2 ato 3 kali sampe permukaan kayu licin.trus disemprot lg dengan warna yg dinginkan. Selanjutnya melekatkan foil. Foil yg di pake yg biasa untuk nambal panci, karna lebih tebal n gak perlu pake lem tambahan, udah ada perekatnya. Terakhir disemp rot cat clear. Lumayan hasilnya lebih glossy. Btw, makasih om sanma atas sharenya
yang itu nggak saya kasi bib, yang dikasi bib blom di cat. fotonya blom ada. dan yang itu blom dikasih mata. rencananya mo pake mata yang biasa dipake untuk boneka binatang. makasih om sanma.
kalau untuk mata, kalau saya, sih....emang yang mudah dan praktis sih beli mata untuk lure. tapi kalau sulit atau mahal, daripada pakai mata yang untuk boneka binatang itu, akan lebih baik kalau bikin sendiri.
Caranya, itu aluminium dibikin bulatan, terus dicat merah gelap, atau kalau ada cat GID. Terus, bikin lagi bulatan yang lebih kecil, terus dicat hitam. Bisa juga sebaliknya, yang GID yang kecil. baru ditempel disatukan (bulatan kecil dan besar), terus dipakai di lure. Setelah dicat clear / clear finisher, nanti itu mata akan tampak lebih bagus daripada mata boneka. coba deh... ini saya lihat di beberapa produk metal jig sebenarnya..
Nah itu dia, kesulitannya adalah mencari bahan2 yang tepat, mata khusus untuk umpan mo nyari kemana saya. cat gid yang kayak mana om? slama ini saya hanya gunain bahan2 yang mudah didapat aje. malas mau muter2 ke pasar pasalnya, hehehhe. tapi sarannya boleh saya coba, makasih. kemarin aja muter2 nyari epoxy/resin (lagian saya blom pernah liat barangnya, yang ada hanya akrilik epoxy) gak ketemu, atau saya kurang muter2nya. wekekeke. selain itu saya juga gak punya pengetahuan dalam cat mengecat, apalagi lure painting, jadi selama ini lure yang dah jadi terbengkalai karna bingung mo ngecatnya. kalo untuk finishing akhir pake pernis (betul yah tulisannya) bisa keras gak? Nanya terus nih om.
wah mister, kalau saya ditanya mengenai bahan-bahan yang ada di sekitar mister tinggal, ya pasti bingung juga lah
tapi, kalau untuk pernis, kayaknya nggak bisa jadi keras. tapi ya ndak papa, palingan kalau dihajar ama barkud jadi coel-coel, tapi kan malah bangga dong, lure sendiri dicoel-coel ama barkud saya pakai urethan fisnisher itu juga nggak keras-keras banget. kalau mau yang keras, mungkin yang akrilik epoxy itu. tanya aja sama yang jual, bisa keras atau tidak, clear atau tidak, cara pakainya, dsb-dsb.
kalau untuk mata, ya udah, pakai yang tadi saya sampaikan, yan sering dipakai di metal jig, aja, mister... ikannya benernya nggak ngaruh kok pakai mata apa saja, keculali kalau mata yang GID, Optic atau magnet, yang bisa kasih tampilan sedikit beda ketika di pakai.
Eh, gimana nih kabar teman-teman yang pada coba bikin lure sendiri.... Ini saya postingkan foto Handmade Minnow buatan saya sendiri yang terbaru....
minnow suspend dan sinking, ukuran 10-12 cm, berat 11-13 gram, bibless, double dan triple hook-eye, bahan kayu sudachi, finishing urethan finisher, GID eye.
dari ke enam minnow itu, yang dipinggir (kepala kuning dan biru) cat biasa, dan dari yang 4 lainnya GID di bagian bawah plus yang kepala merah GID full body.
semua lure diwarnai dengan kuas dan cat akrilik / poster. Glossy timbul setelah dikasih finisher urethan yang dilakukan sebanyak 4-5 kali.
yang kedua dari kiri, itu warnanya seperti metalik. sebenarnya warna itu akibat dari "ketidaksengajaan", yaitu saya campur cat ungu tua itu dengan warna silver. Setelah di finishing, jadinya metalik. kalau kena cahaya bisa berkelap-kelip..... kalau ada yang mau coba silahkan. kalau di indonesia, mungkin bisa dicampur brom, kali, ya...
maaf fotonya agak blur, soalnya yang fotonya clear lagi dipinjam ama MRD!