Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Berangkat dari jakarta dengan Ragu2 karena cuaca yang kurang baik, disepanjang jalan angin sangat kencang sampai2 mobil terasa goyang waktu dijalan tol karena tertiup angin barat. setelah sampai di berkah melalui perjalanan dari panimbang. angin sudah mulai redah. berharap besok pagi angin mulai redah.
Pagi2 jam 7 peralatan pancing sudah mulai dimasukan ke kapal KM Martabe satu persatu. setelah semua siap kami langsung berangkat menuju pulau Tinjil. 6 set trolling dipasang di rod holder, tidak ada sambutan sama sekali kami putuskan untuk mancing dasar di pulau selatan tinjil. karena fish finder dikapal tersebut ngga nyala ( yang nyala cuman simulatornya doang) saya sempat kaget liat kedalaman air di selatan tinjil hanya 8 meter. ternyata saya coba liat tuh FF hanya simulator.
akibat buang jangkar di pasir terus yah hasilnya cuman jangkar yang larat terus....hehehehe
sampai sore cuman mandapatkan ikan terberat lencam 0.3 kg. kira2 10 ekor + takol 0.3 5 eokr...sedih sekali sampai2 makan siang ngga ada yang di goreng.
Malam angin barat mulai ganas lagi sehingga mulai berlindung di tinjil. ngga ada tanda kehidupan cuman dapat 1 ekor kerapu yang manjadi panutan ikan terberat 0.6 kg.
akhirnya setelah pagi kami langsung ambil keputusan untuk kembali ke berkah.
NB: kalua cuaca sudah ngga baik mending jangan malanjutkan perjalanan, karena tujuan mancing jadi ngga karuan.
kalau cuaca kaya gini...emang kadang posisi kita jadi agak sulit (terkait sewa kapal).
kalo dah terlalu dekat kapten2 tuh biasanya gak mau tahu...hanya bisa dibatalin jika kita dah sampe binu..dan benar2 gak bisa berangkat. dibatalin kurang dari 1 minggu aja..mrk ancam dp ilang dll. capee dehh...
kalo kita batalin mendadak..lain kali mrk gak percaya ama kita...he-he susah khan jadi tim lider itu...
anyway safety first lah..biar aja dp melayang. krn kalo dipaksain kesana...malah sewa full yg melayang....krn gak dapet apa2.
congrats buat mas steve atas komitmennya.
laen kali kalo ragu2 batalin aja deh....
oh ya...dengar2 ada 5 kapal yg berangkat dr binu hari ini...kita tunggu report mereka
al: pratama, surya1 dll
__________________
Kita mancing supaya bisa kerja
Kita kerja supaya bisa mancing
Saya setuju dengan yang om Ben katakan. menurut pengalaman saya memang begitu,pernah saya membatalkan ke binu 1 hari sebelum hari H nya karena cuaca yang tidak bersahabat, malah disuruh ganti uang layar ABK dan Kapten.
Memang susah kalau begitu Om...kita sebagai pemancing ingin mancing mau cari yang nyaman, bukan cari bencana
NB: kalua cuaca sudah ngga baik mending jangan malanjutkan perjalanan, karena tujuan mancing jadi ngga karuan.[/quote]
Om Steve, saya setuju sekali, apa yang menjadi catatan, tapi memang kadang-2 saya suka maksakan diri untuk terus lanjut mancing, padahal hasilnya tetap tidak bagus, tapi yang penting adalah strike tidak strike ke Laut, hirup udara segar
Steve, sekali kali dapat Marlin 60 kiloan sekali kali dapat lencam 3 ons kan enggak apa apa. Jangan gue aja yang boncos kena haantam ombak seperti tanggal 3-4 Nopember lalu! Ha, ha, ha, ha, ha!
Hahahahaha bisa aja om Ruki.... tapi enak main hujan om.
Tapi ngga apa2 lah yang penting bisa pulang dengan selamat om Wau
Saya tahun ini 2 kali kena hataman ombak besar. Pertama bulan Mei lalu pakai KM Shakila yang ukurannya 14 m dan terpaksa lari sembunyi dibelakang Tinjil. Kalau bulan Nopember kemarin pakai Surya II dia enggak lari cuma 5 dari 7 pemancing teler dan cuma bisa tidur. TApi yang namanya The Old Man ini,.... biar boncos tetap tegaaar! Ha, ha, ha, ha!
Wah makanya Om Ruki kalau mau turun ke Binu musti liat Ramalan cuaca dulu di Bmg atau fnmoc. waktu kemarin memang udah liat cuaca ngga bagus tapi karena sudah sakaw pengen mancing yah dipaksa2in juga sih...hehehehe
Menurut bmg belum tuh, coba cek di http://maritim.bmg.go.id/weekly24.php. Angin bertiup dari barat dgn kecepatan 15-20 knott dan ombak di kisaran 2.5-3 meteran.
Beberapa kali sebelum ke laut saya cek di web ini bmg.co.id -- hasil nya cukup akurat tuh.
Silahkan coba dan posting supaya bisa di jadikan petunjuk utk yg lain.
Pak Steve, jangan kapok ya, adakalanya hasil mancing memang begitu, kondisi cuaca ngga mendukung.
Btw, kalo pengalaman saya dengan pak Suwito, ntuk booking kapal ngga pake dp/uang muka, jadi kalopun batal kita ngga kehilangan uang, cuma ya itu untuk dapet jadwal dia susah karena banyak yang booking duluan. Menurut dia ngga pernah menerima uang dp pembatalan dari tamu2nya, walopun secara bisnis itu sah.
salam,
dwi
__________________
Fishing is always in my mind
Visit my blog at:
http://www.senengmancing.blogspot.com/
Menurut bmg.go.id situasi di lautan selatan P jawa (Samudran Hindia/Indonesia) - binuangan, kondisi ombak lebih menganas dng perkiraan 3 - 5 meter. Makin jauh dari pantai makin besar pula ombaknya.
Kalau bmg betul, hati2 lah untuk pergi mancing di Binguangan sekarang2 ini.
Ikan seberapa besar pun msh tdk sebanding dgn keselamatan/safety.