Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyCastBincang-bincang tentang teknik mancing casting dan popping
Di thread sebelah mengenai Salt Water Lure Fishing for Begginer, saya hanya sedikit banget mengupas apa yang disebut dengan Balance Tackel, karena saya pikir, itu sudah banyak di bahas di thread lain. Tapi, setelah saya pikir dan lihat lagi, ternyata banyak hal-hal khusus yang "mestinya" saya kemukakan di sini mengenai Balance Tackle for Salt Water Lure Fishing ini.
Dan karena di thread sebelah sudah banyak yang reply, dan kalau saya teruskan lagi, saya kawatir nanti terlewat/tidak terbaca, saya beranikan diri membuat thread baru khusus mengenai Balance Tackel for Salt Water Lure Fishing ini.
Dan mohon untuk tetap dipercaya oleh teman-teman dan Admin, SM dan M sekalian, ini saya bukan dalam rangka ngejar setoran, yak! Ini semua, saya maksudkan agar kami para pemula dan pembelajar ini bisa lebih mudah membaca dan mempelajarinya, plus, para master bisa lebih mudah dalam memberikan bimbingan.....
Dari apa yang saya pernah pelajari, Balance Tackel ini ternyata ditujukan untuk angler pencari "orgasme", dan bukan sekedar angler pencari ikan.
Kenapa saya sebut demikian? Karena kalau sekedar angler nelayan, ya, asal kuat, asal bisa narik, asal bisa dapat ikan, asal resiko kenur putus itu kecil kalau bisa resiko=0, asal-asal-asal dan asal yang lain.
Sedangkan balance tackel itu salah satu tujuannya adalah mencari sebuah sensasi/kesenangan yang semaksimal mungkin dalam kegiatan memancing ini, tapi juga tetap memakai logika yang cukup mapan dan masuk akal.
Adalah bukan suatu hal yang cukup menegangkan dan mampu membuat adrealin naik ke tingkat maksimal, dada jedag-jedug layaknya laud speaker konser Gong 2000, kalau kita narik ikan yang kelasnya jauh dibawah tackel yang kita pakai. Dan demikian juga kalau kita harus narik ikan yang kelasnya jauh melebihi dari tackel yang kita pakai, sebab bisa jadi, tantangan itu berubah menjadi keputusasaan karena kita menghadapi sebuah pertarungan yang tidak seimbang. Jadi dengan demikian, sebuah tackel yang balance itu diperlukan agar semuanya terasa begitu menyenangkan. Apalagi kalau itu di Lure Fishing. Keseimbangan lure, reel, joran itu merupakan syarat mutlak agar mancing bisa asyik. Kalau lure kecil tapi pakai joran, reel dan line segede gaban, ya, boro-boro lure bisa terbang agak jauh, paling juga cuma sak cret-an didepan kita aja jatuhnya!
Jadi , kalu begitu apa yang perlu diperhatikan dalam kita membangun sebuah tackel yang minimal mendekati kondisi balance ini? Ynag mesti dan patut diperhitungkan adalah:
1. Ikan Target
2. Field / Lokasi Mancing
3. Rod / Joran
4. Reel
5. Line / Kenur
6. Lure
7. Kondisi-kondisi khusus, semisal musim atau yang lainnya.
Oh,ya, sebelum saya teruskan, buku ini dibuat dan diterbitkan di dan untuk konsumen Jepang. Jadi, bisa jadi agak sedikit beda dengan yang biasa diterapkan di Indonesia.
Sebagai contoh, sebuah set balance tackel A itu diperuntukan untuk mancing ikan XYZ di musim gugur, dengan lokasi XXX. Mengapa bisa begitu? Sebab di musim gugur, dengan lokasi XXX, jenis iakn XYZ itu diperkirakan akan berukuran sekitar sekian, misalnya. Jadi, ya, itu mungkin agak kurang pas bila diterapkan di tempat yang lain. Setuju, kan?
Juga, Balance Tackel ini, karena salah satu faktornya adalah ikan target, tidak semua ikan target bisa saya tulis di sini, hanya beberapa yang saya tangkap dari buku itu. Itu saja sudah membuat mata saya agak jereng, mantengin buku dengan huruf kriting kayak begitu.
Tapi, harapan saya, dengan beberapa pedoman ini, kita jadi bisa berpikir dan membayangkan, sebuah Balance Tackel untuk Salt Water Lure Fishing ini kira-kira seperti apa, dan nantinya, kita bisa berpikir sendiri untuk membuat tackel yang balance yang sesuai dengan lokasi kita mancing.
Lokasi:Surf/Pantai Berombak; Rod:Sea Bass Rod,10-11 feet; Reel:Spinning-Medium; Lines:12-16 Lbs, Lures: Floating Minnow 11-16 cm, Top Water Plug 11-16 cm; Keterangan: Musim Gugur-Musim Dingin.
Lokasi:Teluk/Pelabuhan; Rod:Sea Bass Rod,6-9 feet; Reel:Spinning-Medium; Lines:6-12 Lbs, Lures: Sinking Minnow 5-11 cm, Vibration 5-7 cm; Keterangan: Kalau jarak antara tepi pelabuhan dan permukaan air laut cukup tinggi, diperlukan rod yang lebih panjang, sekitar 10-11 feet
om bowo,
gampangan di p1000 dah kalo gitu..
disini, ikan paling berat, palingan, anggap 8 kg dah.. mo tenggiri kek, mo kakap kek, musim ujan kek, kemarau kek.. hehe..
jadi, selama emang ngga niat macem2 nyari billfish yg kadang suka nongol juga di tempat kita cari riri, 1 set balance tackle yg udah disiapin, bisa memenuhi (nyaris) semua kebutuhan mancing di p1000 ini.
ok om, lanjuut!!
__________________
.··´¯`·.¸.·><((((º>
·.¸.·´¯`·...¸.·><((((º>
fish don't care what you paid !
Lokasi:Lepas Pantai / Kapal; Rod:Sea Bass / Shiira Rod,8-10 feet; Reel:Spinning-Medium; Lines:12-16 Lbs, Lures: Top Water Plug 14-16 cm, Metal Jig 28-60, Minnow 8-11 cm, Sinking Minnow
3. Ikan target: Amberjack / Yellowtail
Lokasi:Karang; Rod:Sea Bass Rod 13-15 feet; Reel:Spinning-Big/Large; Lines:16-30 Lbs, Lures: Top Water Plug14-16 cm, Metal Jig 40-60gr
Lokasi:Lepas Pantai / Kapal; Rod:GT Rod 8-10 feet; Reel:Spinning-Big/Large; Lines:16-30 Lbs, Lures: Metal Jig 40-100gr
4. Ikan Target : GT
Lokasi:Lepas Pantai / Kapal; Rod:GT Rod 8-10 feet; Reel:Spinning-Big/Large; Lines:20-30 Lbs, Lures: Top Water Plug14-16 cm, Floating Minnow 14-16cm
Lokasi:Karang; Rod:GT Rod 13-15 feet; Reel:Spinning-Big/Large; Lines:16-30 Lbs, Lures: Top Water Plug14-16 cm, Floating Minnow 14-16cm
Ya, kira-kira segitu aja, deh, capek saya nulisnya...
Tapi gini, hal-hal yang saya tulis di atas, kalau kita mau coba tarik garis lurus dari persamaan-persamaan yang ada, kita bisa klasifikasikan dengan lokasi, ikan target. Selanjutnya, kedau faktor itulah yang akan menentukan tackel yang sebaiknya kita pakai.
Kita mungkin berpikir, mengapa rod ada yang harus 9 feet, 11 feet, 13 feet, dsb. Apakah kalau disitu tertulis 8 feet, terus kita pakai yang 13 feet itu tidak boleh atau tidak bisa? Tentu saja jawabannya adalah boleh dan bisa. Tapi kalau, misalnya kita naik kapal, terus ada banyak orang, kita pakai rod 13 feet, ntar dapetnya bukan ikan tapi bisa jadi kuping teman sebelah.
Sebaliknya, kalau di pantai yang berombak, kita pakai rod yang pendek, nanti lemparan kita tidak akan bisa jauh, yang jadinya malah cuman main-main ombak saja.
Besarnya lure, ukuran line, ukuran reel dan rod, dsb-dsb itu bertujuan supaya kita dengan mudah mencapai target lokasi yang kita inginkan, dimana biasanya di situlah lokasi ikan target.
Kondisi alam sekitar, seperti karang, misalnya, menuntut kita untuk lebih baik memakai kenur yang agak besar, sebab bisa jadi selain fight dengan ikan, si kenur ini juga harus fight dengan karang-karang tajam.
Besar kecilnya lure, juga berpengaruh, dengan menyesuaikan lokasi, dimana kita harus menyesuaikan dengan makanan alami si ikan, dan juga apakah dengan ukuran sekian, lure kita masih bisa nampak oleh si ikan target, atau malah terlalu besar sehingga ikan malah menghindar, dan lain sebagainya.
Kalau seperti kata Om Koerga, di P 1000 satu set balance tackel bisa dipakai dan diterapkan untk macam-macam ikan. Saya kira itu bukan sesuatu yang mustahil. Secara prinsip, tidak akan salah, dengan catatan, ikan target ada dalam kondisi yang sama atau hampir sama.
Maksud saya, selama ukuran ikan, lokasi ikan, kondisi ikan itu hampir sama, satu tackle bisa untuk salome. Tapi kalau ikan target berbeda, saya kira mesti ganti juga, minimal lure-nya, baik itu tipenya, atau ukurannya. Saya kira, agak mustahil mo nyoba casting kuwe dengan floating tipe. Bukan mustahil tapi.....
So, sekali lagi, mancing itu bukan matematika, dimana semua sudah ada rumusnya. Mancing itu tidak berumus. Yang ada hanya panduan. Kalau dalam matematika A bisa menjadi A', kalau dalam mancing A bisa jadi A', A'', A''', A'''', A''''', dan seterusnya. Kalau kita sudah terbiasa, akan muncul dengan sendirinya patern-patern yang pas dengan kondisi kita masing-masing.
Oh, ya ada satu yang ketinggalan. Sesuatu yang sangat berguna bagi para pemula dan pembelajar seperti saya ini, yaitu panduan ukuran berat atau ukuran line. Ini saya coba scan, tapi nggak tahu, bisa terbaca atau tidak. Kalau toh terlihat, mungkin ndak bisa baca, wong dalam bahasa dan tulisan Jepang..
(Hue.. he.. he... ternyata banyak yang protes... ya udah, sini aku bacain.... )
Di situ dipakai "huruf lambang", m=meter, ft=feet, in=inchi, yd=yard, lb=liebe, g=gram, mm=mili meter.
Di sebelah kiri atas, itu isinya "perbandingan" antar satuan ukuran. Misalnya 1 meter ada berapa feet, 1 feet berapa cm, dsb-dsb.
Di sebelah kanan, dikotakan item yang paling atas, itu tulisannya adalah "nagasa" alias "length" alias "panjang". sekian feet = sekian meter. Di situ, kan cuma sampe 9 feet, jadi kalau mau lebih kudu usaha dikit. Jadi kalau mau misalnya 13 feet, ya, tinggal 13 x 0,305 = 3,965 meter. Gitu, bisa, kan?
Terus, kotakan item di bagian tengah, itu tulisannya "rain" alias "line" alias "kenur". Dibagian itu, kan tabel dibagi 3, yang paling kiri, itu lb (liebe) alias ukuran kenur dalam itungan berat (liebe), ditengah itu tulisannya "go" alias "nomor kenur", dan yang ke tiga, em, itu gampangannya diameter penampang kenur atau besarnya kenur, yang ditulis dalam satuam mili meter.
Jadi,
2 liebes = kenur no 0.6 = diameter 0.128 mm
3 liebes = kenur no 0.8 = diameter 0.148 mm
dst
Kotakan item yang ketiga (bawah), itu bacanya "omosa" alias "berat" alias "weight". Disitu dipakai satuan "oz" (ons), "g" (gram) dan "go" alias nomor.
Jadi,
1/16 oz = 1.77 gram = no. 0,47
1/8 oz = 3.54 gram = no 0,94
dst.
Ukuran ini, sering kita jumpai dalam produk timah pemberat atau jig head, kan?
Di situ dipakai "huruf lambang", m=meter, ft=feet, in=inchi, yd=yard, lb=liebe, g=gram, mm=mili meter.
......... itu lb (liebe) alias ukuran kenur dalam itungan berat (liebe), ditengah itu
Jadi, 2 liebes = kenur no 0.6 = diameter 0.128 mm 3 liebes = kenur no 0.8 = diameter 0.148 mm
dst
Dear all, tadi dapet surat cinta dan Mr Jerry, yang mengorksi bahwa "lbs" itu bukan liebe(s), tapi merupakan sebutan untuk pound atau ounce (ons) kalau di kita. saya jadi bingung, jadi lb(s) itu apaan ya kepanjangannya.
ternyata setelah selidik punya selidik, saya dapet informasi dari wikipedia, kalau "lb" itu diduga berasal dari kata "libra"
"The word pound comes from the Latin word pendere, meaning "to weigh".[citation needed] The Latin word libra means "scales, balances" and it also describes a Roman unit of mass similar to a pound."(Wikipedia)
Jadi, maafkan saya atas kesalahan ini. Dan terima kasih buat pak Jerry atas koreksinya.