Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyRonmentDiskusi tentang lingkungan dan konservasi Sumber Daya Alam.
Senjata Makan Tuan... Keracunan Potas... Rasain Luh...!!
Begitu membaca berita ini di Kompas 3 Desember 2007 halaman 23, saya jadi tertawa sendiri.
Antara tertawa sedih, kasihan, dan nyukurin.. tapi lebih banyak nyukurinnya sih... sadis ya...??
Tapi ya biarin lah... Orang Indonesia tuh kalau belum kejadian nggak kapok. Dengan kejadian ini, saya yakin setelah itu pasti tukang potas jadi kapok beroperasi di daerah itu.. Semoga kapoknya nggak hanya bersifat sementara atau lokal, tapi selamanya jadi sadar dan lingkungan tetap terjaga.
Oh.. keasyikan prolog malah belum ngomongin soal beritanya.
Ceritanya tuh... 255 orang keracunan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan setelah makan hidangan dalam sebuah hajatan.
Usut punya usut, ternyata air yang dipakai buat masak dalam hajatan tersebut tercemar sianida.
Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata sianida tersebut berasal dari peruraian Potas untuk mencari ikan di sungai.
Nah.. kalau dah begini baru tahu rasa, Semoga tukang potas + tukang setrum pada kena tulah senjata makan tuan. Semoga.... kapok dan sadar.. semoga....
salam
ary
Berikut berita lengkapnya :
__________________ The worst day fishing is still better than a good day at work Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
yach semoga tepat lain juga kena bencana seperti itu so spot untuk mancing jadi aman dan damai untuk kita2 ini.
gua doain di jambi smua kampung gitu, jadi mancing dimanapun tetep ok
Begitu membaca berita ini di Kompas 3 Desember 2007 halaman 23, saya jadi tertawa sendiri.
Antara tertawa sedih, kasihan, dan nyukurin.. tapi lebih banyak nyukurinnya sih... sadis ya...??
Tapi ya biarin lah... Orang Indonesia tuh kalau belum kejadian nggak kapok. Dengan kejadian ini, saya yakin setelah itu pasti tukang potas jadi kapok beroperasi di daerah itu.. Semoga kapoknya nggak hanya bersifat sementara atau lokal, tapi selamanya jadi sadar dan lingkungan tetap terjaga.
Oh.. keasyikan prolog malah belum ngomongin soal beritanya.
Ceritanya tuh... 255 orang keracunan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan setelah makan hidangan dalam sebuah hajatan.
Usut punya usut, ternyata air yang dipakai buat masak dalam hajatan tersebut tercemar sianida.
Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata sianida tersebut berasal dari peruraian Potas untuk mencari ikan di sungai.
Nah.. kalau dah begini baru tahu rasa, Semoga tukang potas + tukang setrum pada kena tulah senjata makan tuan. Semoga.... kapok dan sadar.. semoga....
salam
ary
Berikut berita lengkapnya :
bos ini kan belom tentu yg tukang potas nya yg keracunan..... malah orang kebanyakan yg jadi korban tukang potas tersebut.
bos ini kan belom tentu yg tukang potas nya yg keracunan..... malah orang kebanyakan yg jadi korban tukang potas tersebut.
Bener Bang Roel...
Memang yang berbuat belum tentu kena senjata makan tuan.
Tapi paling tidak ada 255 orang yang mendapatkan pembelajaran dari kejadian ini.
Misalnya dari 255 orang ini ada 10 orang saja yang bilang : "Jangan pernah ngeracun ikan pakai potas lagi.." sudah lumayan kan...? Sudah menambah populasi orang yang sadar lingkungan
Saya takutnya mereka bilang : Jangan pernah ngeracun ikan pakai potas lagi, tapi pakailah Decis... atau pakai stroom aja... "
Haduh... sami mawon dong.... kapan sadarnya..
Sorry jadi emosional... soalnya tukang racun & stroom memang musuh berat saya, sekarang, selalu dan sepanjang masa....
salam
ary
__________________ The worst day fishing is still better than a good day at work Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
Begitu membaca berita ini di Kompas 3 Desember 2007 halaman 23, saya jadi tertawa sendiri.
Antara tertawa sedih, kasihan, dan nyukurin.. tapi lebih banyak nyukurinnya sih... sadis ya...??
Tapi ya biarin lah... Orang Indonesia tuh kalau belum kejadian nggak kapok. Dengan kejadian ini, saya yakin setelah itu pasti tukang potas jadi kapok beroperasi di daerah itu.. Semoga kapoknya nggak hanya bersifat sementara atau lokal, tapi selamanya jadi sadar dan lingkungan tetap terjaga.
Oh.. keasyikan prolog malah belum ngomongin soal beritanya.
Ceritanya tuh... 255 orang keracunan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan setelah makan hidangan dalam sebuah hajatan.
Usut punya usut, ternyata air yang dipakai buat masak dalam hajatan tersebut tercemar sianida.
Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata sianida tersebut berasal dari peruraian Potas untuk mencari ikan di sungai.
Nah.. kalau dah begini baru tahu rasa, Semoga tukang potas + tukang setrum pada kena tulah senjata makan tuan. Semoga.... kapok dan sadar.. semoga....
salam
ary
Berikut berita lengkapnya :
Bos, biar tau rasa tuh orang.
Kalo mancing lagi mancing dikunangan atau kumpeh kan sering ada yang pake sampan kecil nyetrum ikan dibawah dermaga, nah tuh orang ditimpuk pake batubata aja kepalenyee.
Abis itu langsung cabut, ngak usah kesana 1/2 tahun dulu biar lupa.
he he he