Quote:
Originally Posted by Biccarix
Sama bro, gua juga bingung mau nulis dalam english. Sekarang tindakan preventifnya pertama yah, memberikan pengertian dulu ke orang kampung lah.......
Say No To LSM........
Lgan orang kampung dari dulu dah menjaga lho teluk itu, mereka melarang penggunaan Potas, Jaring, Racun dll. Ikan hanya boleh dipancing saja dengan handline.
|
Om Ronald , beberapa hari yang lalu saya sempat baca berita di koran Kompas hari Jumat 19 Oktober 2007 . . . bahwa Teluk Triton di Kaimana sedang dibicarakan oleh pemerintah Indonesia dalam pertemuan APEC 9 Sep 2007 lalu di forum Coral Triangle Initiative (CTI) & menjadi sorotan badan dunia PBB untuk dijadikan bagian dari konsep konservasi segitiga terumbu karang " Hutan Amazone " bawah laut untuk pelestarian lingkungan alam serta kontribusi suplai oksigen .
Hutan Amazone bawah laut tersebut berupa segitiga terumbu karang seluas 75.000 kilometer persegi yang terbentang mulai dari Utara Kalimantan - menuju kep. Filipina - Halmahera - Papua - Papua Niugini - Kep. Salomon - Kep. Arafura - Timor Leste - selat Nusa Tenggara - Selat Bali - hingga di selat Kalimantan .
Diberita itu juga disebutkan kondisi terumbu karang & ikan di teluk Triton di Kab. Kaimana Papua Barat masih alami , Penelitian dari Conservation International di teluk Triton & selat Iris cukup mengejutkan dunia karena mereka menemukan 14 hingga 16 species ikan baru dari 937 species yang hidup di kawasan tersebut , selain itu terdapat 492 species karang yang 6 species diantaranya jenis baru .
So pasti ada hubungnnya dengan berita ini Bro Ronald . . .