Nimbrung ah....
Bener seperti yang dibilang temen-temen.
Pakai PE untuk galatama ikan mas sering mocel. Setelah gw pikir-pikir...
kesimpulan sementara adalah :
1. Ikan mas bukan tipe ikan yang langsung nyaplok terus lari. Biasanya umpan di emut-emut dulu, setelah aman baru dibawa lari.
Dalam kasus ini, karena PE gak strech, pas ikan lagi emut-emut kita kirain sudah dibawa lari, padahal belum. Pas digentak, tidak hook up sempurna, mata pancing kena cuma tipis, makanya sering mocel.
2. Pada kenur mono, karena ada faktor strech, pas ikan emut-emut tuh umpan, kita belum kerasa apa-apa. Setelah ikan lari bawa umpan baru kita kerasa strike... gentak dan hooked up sempurna. Makanya kalau pakai mono, ikan gak sering mocel.
3. Kasus tangan lebih pegel kalo pake PE, ya jelas... karena faktor strech yang kecil. Misalnya kekuatan lari ikan 10 kg dengan strech "0" (Nol) maka tangan kita juga nahan 10kg. Sedangkan Mono, karena ada faktor strech tadi, maka misalnya kekuatan lari ikan 10kg, tangan kita cuma menahan dibawah 10kg, karena momentum tenaga lari ikan tadi terserap mulurnya kenur.
4. Pengalaman saya, galatama pakai PE selama ini sih OK-OK aja, asal kenur dikendorkan, serta harus extra waspada. Kalau ikan makan biarin aja... tunggu sampai joran hampir lompat (start dari kenur kendor) baru digentak. Drag juga harus lebih kendor dibanding setelah mono. Dengan cara ini biasanya sih hooked up sempurna dan gak mocel. Tapi gw nemu cara ini juga setelah trial error sekian kali dan tentu saja mocel sekian kali hehehe..

Jujur sebenarnya kalo mau cari "adrenalin" lebih enak pakai PE. Soalnya joran sering hampir loncat dan kalo dah begitu, jantung langsung deg..deg...deg....

5. Pemakaian PE di galatama ikan mas juga bisa diimbangi dengan joran yang lentur. Kalau pakai joran stiff reflek kita terlalu cepat dan kasusnya akan seperti point 1 diatas.
6. Trick yang bisa dipakai adalah memperbesar pemberat (teknik glosor). dan tentu saja kenur harus kendor. Kalau mau kenur kencang, pakailah timbel yang ringan.
7. Semoga membantu
salam
ary