Setelah terpilih utk bisa ikutan trip bareng Admin FF beserta keluarga, akhirnya diputuskan sy minta ijin utk mengajak adik sy Ferry yang baru mau mencoba tekhnik mancing Popping.
Senin 15 Okt 2007 subuh jam 04.00 di rumah
Beker berbunyi nyaring.....menggangguku yg sedang nikmat mimpi strike GT babon di Shangyang.
Dgn sedikit enggan, akhirnya aku bangun juga. Maklum baru tidur 2 jam saja krn baru selesai mempersiapkan alat2 mancing.
Lalu aku mermbangunkan Ferry.
Kemudian kami mandi + sarapan pagi.
Setelah memuat barang di mobil, kami langsung berangkat.
Senin 15 Okt 2007 pagi jam 05.45, tol Tangerang-Merak
HP ku berbunyi, rupanya Adrianus yg menelpon dgn berita dia sudah sampai di dermaga Mabak, Hotel Pelangi dan sudah bertemu Yantosu yg sedang berlibur di sana dgn calon istrinya.
"Weks, sudah sampai?? Wah kita baru di KM 75 nih" kataku ke Adrianus. Alhasil pedal gas terpaksa aku injak lebih dalam sampai jarum di odometer mencapai angka 165 km/jam
Senin 15 Okt 2007 pagi jam 06.10, dermaga Mabak
Akhirnya sampai juga, ternyata Adrianus & family beserta Yantosu sudah berada di dermaga. Terlihat Adrianus sedang memberikan penjelasan ttg baitcaster casting ke Yantosu.
Barang diturunkan dari mobilku oleh ABK.
Lalu dgn perahu motor kecil kita diantar ke kapal yg buang sauh di pantai.
Wah ternyata kita mendapatkan 'jatah' KM. Mega Jaya dgn Kapt. Rudi.
Padahal sebelumnya Adrianus sdh memesan KM. CP II yg lebih baru dan lebih cepat larinya.
Gimana nih Pak Iwan Merak? Ternyata KM. CP II sudah berangkat dgn tamu yg lain yg menurut Pak Iwan sudah memesan terlebih dahulu.
Wah wah apa boleh buat...
Senin 15 Okt 2007 pagi jam 08.15, sekitar P. Shangyang
Spot popping pertama nih, dgn semangat '45 Adrianus, aku dan Ferry mulai popping.
Lemparan demi lemparan kami lakukan. Adrianus sempat menggunakan stick bait made in Heru Gombong, tetapi tdk ada strike juga di sana.
Wah ternyata reel yg aku pakai ada sedikit masalah. Gagang bail arm agak koclak krn bautnya kendur. Krn tdk bawa tools akhirnya aku berhenti popping.
Sementara kapal berjalan menyusuri P. Shangyang ke arah spot Kedondong, tiba-tiba Ferry berteriak kencang " STRIKE!!".
Rupanya ada ikan yg menyambar poppernya.
Dgn antusias dia memompa rod serta menggulung reel sementara aku meyemangati dia.
Ow, ternyata ada baby GT yg tersangkut treble di kepalanya, krn treble tembus maka akhirnya ikan tdk di relese. Sorry guys.
Akhirnya pupus juga "keperawanan" adik sy. Hahaha maksudnya strike and hook up pertama utk popping, istilah yg populer di Merak.
Senin 15 Okt 2007 pagi jam 09.30, spot Batu Mandi
Aku akhirnya menggunakan light takcle dan lure kecil terbuat dari pipa alumunium dgn kepala timah (sorry lupa namanya, kalo gak salah Omar juga punya juga).
Pada lemparan ke 3 ke arah sebelah kiri Batu Mandi, terasa hentapan.
Setelah fight selama 5 menit, naiklah babay GT sekitar 1.5 Kg.
Wah mantap tarikannya, sensasinya beda.
Tapi sayang, ternyata lure tertelan sehingga ikan hrs diangkat juga. Sorry guys.
Sempat "miss call" bbrp kali di spot ini. Sayang tdk hook up dgn sempurna,
Oh ya kita juga bertemu 2 kapal yg sedang light casting dan flyfishing ternyata rombongan Om Purwanto dan keluarga, Budi aka Snookfly, Ko Ricky aka Patrick_leung888 dan Dede aka gabus_laut yg turun dari Anyer.
Senin 15 Okt 2007, siang jam 12.30 tanjung barat P. Shangyang??
Kita beristirahat dgn mancing dasar dan ngoncer dgn umpan selar hidup yg kita dapat hasil kotrekan di plontang besar dekat pantai Merak.
Wah ternyata Bluefin Trevally dan ikan dasaran lainnya tdk ada yg tertangkap, hanya bbrp kali "miss call" cendro kapak.
Akhirnya ada 1 ekor cendro kapak 70 cm yg berhasil ditangkap oleh istri Adrianus.
Sempat terlihat rombongan 'jablay' atau jalu babon bermain di sekitar kapal. Cuma tdk mau makan umpan rebon yg disodorkan ABK.
Salut utk keluarga Adrianus, tdk ada yg mabuk laut dan semuanya semangat utk mancing.
Sampai putra bungsunya yg baru berumur 3.5 tahun pun ternyata sudah terbiasa menggunakan joran utk mancing. Hebat...
Senin 15 Okt 2007 sore jam 15.00 spot P. Tempurung
Spot terakhir nih, sebelum kita pulang.
Popping kembali, sempat bbrp kali popper Adrianus yg menggunakan Baitcaster diikuti dan di baham ikan, sayang tdk hook up dgn sempurna.
Aku kembali strike, wow tarikannya lebih hebat dari baby GT tadi.
Drag kutambah sampai full tetap laju ikan tdk terhenti.
Setelah perlawanan cukup lama akhirnya ikan ini menang dgn berhasil memutuskan tali PE 15 Lb dan membawa lure ke karang. Hiks....
Ferry yg sudah kecapaian akhirnya meminta utk bertukar gear.
Dgn lure Meteor dari Kyai Magelang akhirnya dia sukses strike juga.
Terlihat cipratan air ketika Meteor di baham ikan.
Wah fight kali ini sangat menegangkan, maklum tdk sempat pakai FC leader lagi shg lure langsung diikat ke PE.
Ikan terasa berat krn arus yg cukup kuat, setelah tarik-ulur selama 10 menit akhirnya 1 ekor lagi baby GT berhasil ditaklukkan, foto sebentar lalu kita release kembali.
Setelah itu ada bbrp kali lure dan stickbait "miss call" serta terlihat diikuti oleh ikan (kerapu?), tapi sayang tdk ada yg hook up.
Senin 15 Okt 2007, sore jam 18.00 dermaga Mabak
Setelah berebenah dan memasukkan barang ke mobil masing2 dan tdk lupa berpamitan dgn Yantosu dan calonnya serta Pa Iwan dan ABK maka kita pun beriringan pulang.
Kesimpulan:
Spot Batu Mandi dan P. Tempurung masih menjanjikan utk light tackle casting.
Light tackle memang sensasinya luar biasa.
More cast, more strike
Utk konceran dan mancing dasar hasil kurang bagus juga sempat dengar dari bbrp kapal lain yg turun pd hari itu.
Ombak 0.5-1 m, angin cukup teduh, cuaca cerah.
Thanks to bro Yantosu and calon, ABK dan Pak Iwan.
Special thanks to bro Adrianus & Family atas trip yg super fun.
IMG_0373.jpgIMG_0374.jpgImage041.jpgIMG_0378.jpgIMG_0381.jpg
IMG_0382.jpgIMG_0384.jpgIMG_0388.jpgIMG_0389.jpgIMG_0390.jpg