
21-09-2007, 11:27
|
 |
Aryanto Purnomo
Location: Jogja - Jambi
Hanya Pemancing Biasa
|
|
Join Date: Oct 2006
Posts: 243
|
|
Quote:
Originally Posted by monyet
Let me share my view :
- Kalo keluarga 'boxfish' sama keluarga 'buntel' emang mengandung racun 'tetrodotoxin ; konsentrasi racun yang tinggi terutama pada ovary (saluran telur), hati dan jeroan lainnyah. Kalo dibagian daging, racun ini relatif lebih rendah dan dapat dikurangi dengan metode pencucian dan pemotongan yang benar. Masih inget kasus yang dapet buntel di Ancol ; korban yang meninggal hampir sekeluarga lhhohh.. itu karena kesalahan dalam proses penyiangan ikan.
- Lalu kalo perihal 'snapper' dan 'GT' - saya rasa gak pernah disebutkan bahwa kedua jenis ikan tersebut beracun. Namun, pada ukuran yang babon ; resiko keracunan ciguaterra akan meningkat.
Ok, sebelum lebih lanjut ; apa seh 'ciguatera' itu?? racun ini merupakan akumulasi dari ciguatoxin, semakin tinggi tingkat predator ikan - maka resiko keracunan ciguatera akan meningkat pula. Bar-cud, snapper, dan GT adalah ikan yang termasuk hampir 'top predator' - dan resiko keracunan pun relatif meningkat pula.
Nich gw kutip dari bahan kuliah "Clemson University :
Ciguatera is a unique type of food poisoning caused by the consumption of marine species that harbor natural toxins originating in certain tropical waters. These species and locations are linked by a food chain, which generates and accumulates a heat-resistant, acid-stable collection of toxic substances known as ciguatoxin. The initial culprits are certain species of microplankton or dinoflagellates that form the toxins that higher-order predators and man consume. These natural toxins can concentrate as they move up the food chain, but their adverse effects appear limited to man.
Lalu :
WHERE DOES CIGUATERA OCCUR?
Ciguatera occurs in marine waters near tropical reefs. The common boundaries referenced are for tropical reef waters between latitudes 35° south and north. Within these areas the occurrence is unpredictable and patchy, both in distribution and time. The majority of reefs are not ciguatoxic and outbreaks are usually localized. Thus, knowledge of the ciguatoxic areas or reefs is usually based on the local experience of fishermen and consumers.
Artikel itu juga tidak menyatakan bahwa ikan - ikan itu 'pasti' beracun .... tertulis : species the poison occurs seasonally in others, it is permanent dan lebih lanjut lagi... may transmit ciguatera (fish poisoning)
Saya sama sekali tidak ngebelain artikel itu, cuma mencoba untuk mendudukan pada porsinya ajah. Pada prinsipnya artikel ini hanya mengedepankan resiko.
So, bukan propaganda negatif laahhh, pliss dech kita netral dulu dan pelajari lebih lanjut. Ojo shu'udon se' toch massss .......
Cuma yang saya tahu, ciguatera ini bersifat akumulatif pada ikan - semakin 'babon' (terutama predators) semakin tinggi resiko nyah... Pliss pliss.... be cool......
|
=====
Thank you Boss Ferry..... Sharingnya sangat bagus dan sangat membantu...
Its nice to have someone with cool and clear mind like you do..
salam
ary
__________________
The worst day fishing is still better than a good day at work
Kerja ya kerja, tapi jangan sampai ganggu mancingnya...
|