Pak Rudy ....,
Hidup dizaman konsumtif dan jaman kapitalis semua aspek memang harus dilihat dari keuntungan-keuntungan. Tanpa keuntungan jangan berharap banyak deh...

Namun saya merenungkan dan teringat apakah semua aspek hidup ini terus menerus kalkulatornya TAMBAH, KURANG, KALI Sementara kalkulatornya BAGI kalo perlu dihilangkan


. Dan apakah hal ini terjadi di kalangan pemancing ??? Saya teringat akan sejarah SUMPAH PEMUDA yang menyatukan pemuda Jawa, Jong Sumatrea dll tampa pamrih dan beberap tahun kemudian menjadi semangat pemersatu melawan kolonial belanda sehingga indonesia merdeka.
Korelasinya dengan pertanyaan apa untungnya masuk Formasi? Jawaban yg jujur memang tidak ada untung. Lalu ngapain tetap jadi anggota Formasi yg sehari harus bayar + - Rp.500,- (setahun 300 ribu : 12 bulan = Rp 17 ribuan : 30 hari = Rp. 500,-) ya di sini saya sedang bermimpi mungkin telalu idealis bila membandingkan atau menjajarkan FORMASI dengan SUMPAH PEMUDA. Saya rasa siapa saja yang ingin menjadi anggota Formasi memang harus siap dengan pepatah yg tidak disenangi oleh pejabat ORBA yg sarat dg KKN yaitu apa yg bisa saya beri BUKAN sebaliknya Apa yg bisa saya dapat....,
MERDEKA....
salam Strike
Markus
Quote:
Originally Posted by Rudy 007
Rasanya pertanyaan p Moezhar yg ini msh belum terjawab. Suatu hubungan memang harusnya saling menguntungkan, membantu dsb (simbiosis mutualisme).
Kalo hal ini blm jelas, rasanya akan sulit menambah anggota formasi. Seseorang/club mengeluarkan sejumlah uang (relatif sih besar atau kecil nilainya) u/ menjadi anggota tanpa tau apa manfaatnya? I don't think so.
Akan jauh lebih bermanfaat masuk FF yg JELAS SANGAT BERMANFAAT DAN KOMUNIKATIF dan bisa gratis lagi.
Sori, dgn rasa hormat bukan bermaksud memojokkan formasi tapi u/ kemajuan formasi ini juga.
|