View Single Post
  #5 (permalink)  
Old 04-09-2007, 12:41
Hang Tuah's Avatar
Hang Tuah Hang Tuah is offline
Syailendra Sang Wisaksana Wangsa Indra Parama Arta
Location: Tambelan Island South China Sea, Indonesia
RegularFishy
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 68
Points: 1,186, Level: 13 Points: 1,186, Level: 13 Points: 1,186, Level: 13
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default

Quote:
Originally Posted by fishy View Post
Boss:

Kalau dibilang begitu sekarang juga semua pengurus FORMASI gak ada yang dibayar. Ketua yang sekarang, bapak Yuwono Kolopaking, juga memiliki kemampuan finansial dan network yang kuat. Disaping menjabat sebagai Ketua FOMASI beliau juga sesepuh PGI (golf), Ketua Persatuan Pemilik Lapangan Golf Indonesia, Presiden Asosiasi pegolf senior Asia, dsb.

Yang dibutuhkan sekarang adalah pelaksana harian yang kuat. Sekarang satu-satunya staff FORMASI adalah mbak Puji, yang menangani segala sesuatu. Sebenarnya sudah ada pembicaraan untuk mencari seorang manajer professional, bahkan bapak-bapak itu bersedia menanggung gajinya yg diperkirakan sekitar 5 juta rupiah per bulan, tapi sampai sekarang belum ketemu orang yang cocok. Mungkin member FF ada yang berminat?

Soal siapa yg jadi ketua FORMASI diputuskan oleh Rapat Umum Anggota Nasional yang diadakan 4 tahun sekali, tahun depan akan diselenggarakan lagi. Kalau memang mau 'mengubah' FORMASI caranya gampang, masuk saja ramai-ramai jadi anggota, ada 10% saja member FF yang masuk saya jamin kita bisa 'mengambil alih' FORMASI dan menentukan pengurus yang kita kehendaki.

Pertanyaannya setelah itu apa?
Orang sekelas Pak Yuwono Kolopaking sudah tentu tidak diragukan kemampuan finansial dan networknya, tapi masalahnya apakah beliau bisa memberikan dinamika yang kuat kepada dunia permancingan? Dengan sederet jabatan diberbagai bidang, apa beliau masih sanggup menyisakan waktu untuk aktifitas FORMASI??? Maksud saya aktifitas penggalangan event2 yang struktural buat kebutuhan organisasi, bukan event2 seremonial, seperti menggunting pita untuk memulai turnamen dan sejenisnya.

Kita perlu bermain di akar rumput (kelas sosial menengah kebawah), agar basis organisasi FORMASI bisa tumbuh kuat, dan FORMASI tidak menjadi organisasi yang elitis...yang pengurusnya mungkin lebih senang menjadi celeb....

FORMASI perlu mengadopsi Balance Scorecard (BSC) untuk organisasi nirlaba. Dengan BSC, kita menentukan sasaran2 strategis (strategic Focus) yang akan dicapai dalam wkatu yang agak panjang (5 tahunan), dan menentukan Key Performance Indicator (Indikator Kinerja Utama), yang dipakai sebagai alat untuk mengontrol semua program2 yang telah ditentukan dan didesain oleh organisasi. Dengan BSC, setiap pengurus akan tahu tugas dan tanggung jawabnya dalam memajukan organisasi, sekaligus dapat di ukur kinerjanya secara kualitatif dan kuantitatif.apakah berhasil atau tidak? Scorecardnya dapat dilihat setelah masa jabatannya berakhir. Kalau seperti sekarang ini, jadinya nggak jelas..dalam menilai kinerja pengurus...

Dengan setting organisasi FORMASI yang dikelola seperti sekarang ini, FORMASI seperti kerakap tumbuh dibatu, hidup segan mati tak mau...

Himbauan ini hanya sekedar sharing saja dan tidak bermaksud memojokkan siapa saja yang saat ini duduk sebagai pengurus FORMASI Lebih kurang saya mohon maaf

Salam,
__________________
The True Pirate of Malaccan Strait
Reply With Quote